cover
Contact Name
Saeful Rokhman
Contact Email
jbinaummatstidnatsir@gmail.com
Phone
+6281289422092
Journal Mail Official
jbinaummatstidnatsir@gmail.com
Editorial Address
Komplek Pusdiklat Dewan Da'wah Jl. Kp. Bulu Setiamekar. Tambun Selatan Bekasi Jawa Barat Indonesia 17510
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
ISSN : -     EISSN : 27217531     DOI : 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir
Core Subject : Religion, Social,
Jurnal Bina Ummat is focused on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to Pengembangan Masyarakat Islam. The main objective of Jurnal Bina Ummat is to provide a platform for the international scholars, academicians, and researchers to share the contemporary thoughts in the fields of Dakwah, Social, ZIS, Empowerment. Jurnal Bina Ummat publishes research papers in the all the fields of Pengembangan Masyarakat Islam. Such as, Histroy of Social development, Ummah Development, Tafsir and hadits related to social development, community development, and other related studies of Islamic Study.
Articles 116 Documents
USTADZ H. OQIB SUMPENA SANG PENCERAH DI POLINGGONA (METODE KOMUNIKASI DA’WAH USTADZ H. OQIB SUMPENA DALAM MENSYIARKAN ISLAM PADA MASYARAKAT DI KEC. POLINGGONA, KAB. KOLAKA SULAWESI TENGGARA) Sya’roni Tohir; Salman Salim
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v8i2.392

Abstract

Untuk mengetahui bagaimana metode komunikasi da’wah ustadz  H. Okib Sumpena dalam mensyiarkan Islam pada Masyarakat di Kec. Polinggona, Kab. Kolaka Sulawesi Tenggara. Metode Penelitian: Kualitatif dengan analisis deskriftif. Hasil dan Diskusi: Dalam penelitian ini kami menemukan metode-metode da’wah yang digunakan Ustadz H. Okib Sumpena yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi metode da’wah bil-lisan dan metode da’wah bil-hal. Metode da’wah bil-lisan, yaitu mengajar dan ceramah di berbagai kegiatan masyarakat baik formal maupun non formal. Sedangkan metode da’wah bil-hal, yaitu keteladanan, memberi hadiah kepada masyarakat, serta menjadi Kepala Desa yang mengajak warganya untuk taat beribadah dan hidup sesuai ajaran Islam. Menggunakan jabatan untuk berda’wah, mensyi’arkan agama Islam. Dan mendirikan pondok pesantren daarul arqom. Kesimpulan: Ustadz H. Okib Sumpena bisa dikatakan sebagai sang pencerah di Kecamatan Polinggona. Metode da’wahnya bil-lisan, dengan mengajar dan ceramah-ceramah. Dan bil-hal, dengan keteladanan dan tindakan nyata dalam menjalankan keislaman, mendirikan Pondok Pesantren Baitul Arqom. Metode da’wahnya cukup efektif dalam menyampaikan ajaran Islam dan membentuk karakter masyarakat muslim yang taat.
PETA DA’WAH KAWASAN PEDESAAN (STUDI KASUS ANALISIS TANTANGAN DAN PROBLEMATIKA DA’WAH DI DESA JURANGJERO KAPANEWON NGAWEN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) Madeni; Hafidzoh Qoni’ah; Agusman
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v8i2.398

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peta da’wah kawasan pedesaan studi kasus analisis tantangan dan problematika da’wah di Desa Jurangjero Kapanewon Ngawen Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2025. Adapun Metodologi Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini, berdasarkan Analisis SWOT terhadap pelaksanaan da’wah di Desa Jurangjero mengungkapkan sejumlah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang saling mempengaruhi. Kekuatan utama terletak pada semangat keislaman masyarakat serta keberadaan tokoh agama lokal yang berpengaruh. Namun, pelaksanaan da’wah masih terhambat oleh keterbatasan jumlah da’i, belum meratanya kegiatan ke seluruh dusun, dan pendekatan yang cenderung verbal. Di sisi lain, peluang terbuka melalui keterbukaan masyarakat terhadap pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan adanya dukungan dari lembaga eksternal. Ancaman muncul dari kuatnya pengaruh budaya lokal yang dapat memicu praktik sinkretisme, serta minimnya regenerasi da’i muda. Temuan ini menunjukkan bahwa kekuatan internal belum sepenuhnya mampu mengatasi kelemahan dan menjawab tantangan eksternal secara optimal. Untuk itu, dibutuhkan upaya pengembangan sumber daya manusia da’i, peningkatan fasilitas pendukung, serta pembentukan struktur organisasi yang lebih terkoordinasi. Pendekatan da’wah yang kontekstual, kultural, dan santun dinilai krusial guna memperkuat efektivitas dakwah secara berkelanjutan dan harmonis di tengah realitas sosial budaya setempat.
INDIKATOR KINERJA KEGIATAN DAN ANALISIS HUMAN CAPITAL MANAGEMENT PROGRAM AKSES REFORMA AGRARIA DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Endah Kurniati; Tontowi Jauhari
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v8i2.400

Abstract

Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, sumber daya manusia (SDM) tidak lagi dipandang sekadar sebagai faktor produksi, melainkan sebagai aset strategis yang menentukan daya saing organisasi. Konsep Manajemen Modal Manusia (Human Capital Management/HCM) muncul sebagai pendekatan modern dalam mengelola SDM, dengan fokus utama pada bagaimana organisasi dapat mengembangkan, mempertahankan, dan memaksimalkan potensi karyawannya untuk mencapai tujuan bisnis jangka panjang. Saat ini perkembangan industri dan perekonomian harus diimbangi oleh kinerja karyawan yang baik sehingga dapat tercipta dan tercapainya tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Salah satu persoalan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia (pegawai) dalam organisasi adalah mengukur kinerja pegawai. Pengukuran kinerja dikatakan penting mengingat melalui pengukuran kinerja dapat diketahui seberapa tepat pegawai telah menjalankan fungsinya. Ketepatan pegawai dalam menjalankan fungsinya akan sangat berpengaruh terhadap pencapaian kinerja organisasi secara keseluruhan. Selain itu, hasil pengukuran kinerja pegawai akan memberikan informasi penting dalam proses pengembangan pegawai
STRATEGI MANAJEMEN BAKAT DALAM MENINGKATKAN KINERJA DAN INTEGRITAS PERSONEL KEPOLISIAN DI ERA DIGITAL Sobrun; Tontowi Jauhari
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v8i2.401

Abstract

Era digital merevolusi penegakan hukum dengan ancaman siber dan kebutuhan adaptasi personel, sehingga strategi manajemen bakat menjadi krusial untuk meningkatkan kinerja dan integritas personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep manajemen bakat, kinerja, integritas, dan transformasi digital dalam konteks kepolisian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, mengkaji literatur jurnal dan buku terkini (2018–2024). Hasil menunjukkan bahwa manajemen bakat melalui proses acquisition, development, performance management, dan retention terintegrasi dengan teknologi digital meningkatkan disiplin, profesionalitas, dan efektivitas kinerja, sekaligus memperkuat integritas etis untuk membangun kepercayaan publik. Tantangan seperti kesenjangan literasi digital di Polri dapat diatasi dengan strategi hybrid. Secara umum, penelitian ini memberikan implikasi reformasi SDM kepolisian yang holistik, mendukung Polri menjadi institusi agile dan akuntabel di era digital.
HUKUM BERDAKWAH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH Lukman Ma'sa
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v8i2.403

Abstract

Dakwah merupakan amanah teologis yang mendasari kesinambungan risalah Islam yang ditegaskan melalui berbagai ayat al-Qur’an serta hadits yang sahih. Penelitian ini mencoba menganalisis landasan normatif kewajiban dakwah, khususnya pada ayat-ayat yang secara eksplisit menyebutkan perintah dakwah seperti Ali Imran ayat 104, serta menelaah konstruksi pemikiran ulama mengenai status hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi pustaka (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para ulama sepakat atas wajibnya dakwah, namun berbeda dalam menentukan sifat kewajibannya, apakah fardu ‘ain, fardu kifayah, atau bentuk kombinatif yang bergantung pada kapasitas individu dan kebutuhan masyarakat. Perbedaan tersebut mengindikasikan fleksibilitas syariat dalam mengatur distribusi tanggung jawab dakwah agar tetap efektif dan sesuai dengan konteks. Dengan demikian, dakwah diposisikan sebagai pilar fundamental dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai Islam dan pembinaan umat. Ketiga jenis kewajiban tersebut saling melengkapi, sehingga dakwah tetap menjadi pilar utama keberlanjutan risalah Islam.
STRATEGI FORUM KOMUNIKASI ISLAMIYAH (FORKIS) DALAM PEMBERDAYAAN ANAK YATIM DI KELURAHAN KOTA BARU KECAMATAN BEKASI BARAT Agus Samsono; Muhammad Akbar
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v8i2.415

Abstract

Anak yatim merupakan kelompok rentan yang memerlukan perhatian ekonomi, pendidikan, dan pembinaan karakter. Di wilayah urban seperti Bekasi Barat, mereka menghadapi tantangan kompleks, mulai dari keterbatasan pendidikan agama hingga risiko pergaulan bebas. Forum Komunikasi Islamiyah (FORKIS) memberdayakan anak yatim melalui pembinaan berbasis komunitas tiga kali seminggu, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan emosional. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui strategi Forum Komunikasi Islamiyah (FORKIS) dalam pemberdayaan anak yatim di Kelurahan Kota Baru Keccamatan Bekasi Barat. Metode Penelitian yaitu kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa FORKIS menjalankan berbagai program pembinaan seperti tilawah, fikih, hadroh, silat, Al-Qur’an Camp, pemberian uang saku, dan upaya penyediaan ambulans. Seluruh kegiatan ini diklasifikasikan ke dalam tiga aspek utama Teologi Al-Mâ‘ûn berupa pendidikan, pelayanan sosial, dan kesehatan. Program-program tersebut tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga aspek sosial dan emosional anak yatim. Strategi pemberdayaan FORKIS bersifat terstruktur dan menyeluruh, serta merepresentasikan da’wah bil hal yang sejalan dengan semangat Teologi Al-Mâ‘ûn. FORKIS tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan kemandirian anak yatim. Dengan pendekatan ini, FORKIS telah berkontribusi dalam membina generasi yang beriman, berilmu, dan berdaya, sesuai dengan nilai-nilai Islam yang menekankan kepedulian terhadap kaum lemah.

Page 12 of 12 | Total Record : 116