cover
Contact Name
Saeful Rokhman
Contact Email
jbinaummatstidnatsir@gmail.com
Phone
+6281289422092
Journal Mail Official
jbinaummatstidnatsir@gmail.com
Editorial Address
Komplek Pusdiklat Dewan Da'wah Jl. Kp. Bulu Setiamekar. Tambun Selatan Bekasi Jawa Barat Indonesia 17510
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
ISSN : -     EISSN : 27217531     DOI : 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir
Core Subject : Religion, Social,
Jurnal Bina Ummat is focused on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to Pengembangan Masyarakat Islam. The main objective of Jurnal Bina Ummat is to provide a platform for the international scholars, academicians, and researchers to share the contemporary thoughts in the fields of Dakwah, Social, ZIS, Empowerment. Jurnal Bina Ummat publishes research papers in the all the fields of Pengembangan Masyarakat Islam. Such as, Histroy of Social development, Ummah Development, Tafsir and hadits related to social development, community development, and other related studies of Islamic Study.
Articles 132 Documents
PERAN SYAIKH AHMAD ISA AL-MA’SHARAWI DALAM DAKWAH BERBASIS QIRA’AT AL-QUR’AN DI ERA KONTEMPORER Jumroni
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v9i1.484

Abstract

Penelitian ini mengkaji tokoh pakar dalam bidang Ilmu Qiraat Syaikh Ahmad Isa al-Ma’sharawi bagaimana peran dan metode dakwahnya di era kontemporer. Penelitian merupakan study tokoh. Penulis meggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan konsep metode dakwah Abu Fath al-Bayanuni. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa peran dalam dakwah Syaikh Ahmad Isa al-Masha’rawi yaitu berupa rekaman-rekaman bacaan al-Qur’annya yang mencakup semua riwayat. Yang kedua, mendirikan lembaga-lembaga Qiraat al-Qur’an yang tersebar di berbagai negara. Dan ketiga adalah menginisiasi lahirnya Mushaful Ummah. Pendekatan Metode dakwah metode Aqli yaitu menetapkan standar bacaan atau qiraat al-Qur’an. Metode hissi yaitu menyebarkan ilmu Qiraat kepada muridnya dan metode âthifi yaitu menyampaikan pesan dakwah lewat tadabbur ayat-ayat dan hadits Nabi yang dapat menyentuh hati dan menggugah perasaan para pembaca.  
ANALISIS DAN SOLUSI PROBLEMATIKA MASYARAKAT ISLAM DI PEDESAAN Abdul Syukur; Endah Kurniati; Ahmad Zamroni
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v9i1.488

Abstract

ABSTRAK Masyarakat pedesaan di Indonesia masih menghadapi berbagai problematika sosial yang kompleks, seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia, keterbatasan infrastruktur, kemiskinan, pengangguran, urbanisasi, lemahnya tata kelola pemerintahan desa, konflik agraria, serta ketergantungan terhadap kondisi alam. Permasalahan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga mempengaruhi efektivitas pelaksanaan dakwah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan dakwah yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan solutif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika dakwah di masyarakat pedesaan serta merumuskan solusi melalui pendekatan dakwah yang tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi akar permasalahan yang terjadi di masyarakat. Data diperoleh dari studi literatur serta pengalaman empiris penulis dalam bidang pemberdayaan masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika masyarakat pedesaan bersifat multidimensional dan saling berkaitan, sehingga membutuhkan solusi yang holistik dan berkelanjutan. Dakwah yang efektif harus mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan pemberdayaan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan dakwah yang dapat diterapkan meliputi penguatan pendidikan dan keterampilan, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, peningkatan tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan sumber daya agraria yang adil, serta peningkatan kesiapsiagaan terhadap risiko bencana. Selain itu, metode dakwah yang digunakan perlu disesuaikan dengan karakteristik masyarakat pedesaan melalui pendekatan kultural, partisipatif, dan kolaboratif. Dengan demikian, dakwah memiliki peran strategis sebagai agen transformasi sosial dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat pedesaan. Keberhasilan dakwah sangat ditentukan oleh kemampuan da’i dalam memahami kondisi masyarakat serta mengintegrasikan nilai agama dengan solusi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: dakwah, masyarakat pedesaan, problematika sosial, Root Cause Analysis (RCA), pemberdayaan masyarakat