cover
Contact Name
Deasy Sylvia Sari
Contact Email
redaksi.padjir@unpad.ac.id
Phone
+6285222251435
Journal Mail Official
redaksi.padjir@unpad.ac.id
Editorial Address
Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Jln. Ir Soekarno, KM. 21, Jatinangor Sumedang, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Padjadjaran Journal of International Relations
ISSN : -     EISSN : 26848082     DOI : https://doi.org/10.24198/padjir.v1i1
Core Subject : Humanities, Social,
Politik Global, Ekonomi Politik Global, Organisasi dan Kerjasama Internasional, Tata Kelola Global dan Hukum Internasional, Diplomasi, Kebijakan Luar Negeri, dan Studi Keamanan, Gender dan Feminisme, serta Studi Budaya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Diplomasi Perdagangan Indonesia di Afrika Selatan (2015-2019): Upaya Peningkatan Perdagangan di Pasar Afrika Selatan Sekar Wulan Febrianti; Dadan Suryadipura
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v4i1.35169

Abstract

Riset ini bertujuan menjelaskan upaya diplomasi perdagangan Indonesia untuk meningkatkan perdagangannya di Afrika Selatan tahun 2015-2019. Konsep yang digunakan adalah konsep diplomasi ekonomi dan diplomasi perdagangan dari Okano Heijmans. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah metode kualitatif. Sumber data berasal dari studi pustaka dan wawancara. Hasil riset menunjukkan bahwa dalam periode 2015-2019, Indonesia telah melakukan diplomasi perdagangan di Afrika Selatan meliputi upaya penurunan tarif melalui pembentukan PTA bersama SACU dan Afrika Selatan, mengadakan Konsultasi Bilateral RI-Afrika Selatan, melakukan kunjungan terkait pendirian pabrik Indomie di Afrika Selatan, serta melindungi produk Indonesia dari antidumping dan safeguard. Meskipun demikian, Indonesia belum optimal dalam meningkatkan perdagangannya di Afrika Selatan. Hambatan utama dalam meningkatkan perdagangan Indonesia di Afrika Selatan adalah tarif yang tinggi serta masih rendahnya rasa percaya Afrika Selatan terhadap Indonesia sebagai mitra dagang. Meskipun demikian, terdapat beberapa potensi lain yang dapat dimanfaatkan Indonesia untuk meningkatkan perdagangan di Afrika Selatan, seperti investasi, joint venture, dan meningkatkan promosi perdagangan.
Kerja Sama Regional dalam Rantai Pasokan Pertanian untuk Mencapai Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Studi Kasus ASEAN Putri Saviera Quaralia
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v4i1.37614

Abstract

Sektor pertanian memiliki rantai yang sangat kompleks, pasokan pertanian memainkan peran penting dalam menyediakan akses pangan dari produsen ke pasar. Namun, pada saat yang sama sektor ini menghadapi tantangan, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang paling rentan terkena dampak pandemi karena sangat terkait dengan faktor ekonomi utama seperti perdagangan global di kawasan, dan yang lebih penting dalam hal pasokan dan ketahanan pangan masyarakat. Artikel ini membahas mengenai kerja sama regional dalam rantai pasok pertanian, sebab pencegahan penyebaran COVID-19 telah mengganggu managemen rantai pasok pertanian, penelitian ini menggunakan studi kasus Kawasan ASEAN. Diharapkan managemen rantai pasok pertanian di Kawasan ASEAN tetap berjalan dengan baik melalui kerjasama-kerjasama yang dilakukan demi mencapai ketahanan pangan berkelanjutan di negara-negara anggota ASEAN. Penelitian ini menggunakan teori internasional rezim dalam menjelaskan pembentukan dan penjagaan kolaborasi dalam sektor pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan di ASEAN. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif dengan mengkaji sumber literatur demi menunjang tujuan penulisan artikel.
Ancaman Impor Sampah Ilegal terhadap Keamanan Lingkungan di Indonesia, 2016-2019 Amanda Raissa Shafira; Satriya Wibawa; Savitri Aditiany
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v4i1.32458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan impor sampah ilegal dapat mengancam keamanan lingkungan di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengimpor limbah sebagai bahan baku untuk industri dalam negeri. Namun, sejak tahun 2018, peningkatan impor yang drastis mengungkap bahwa telah terjadi banyak kasus impor sampah ilegal yang masuk bersamaan dengan impor bahan baku, terutama kertas dan plastik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menghimpun data dari wawancara serta literatur berupa buku, artikel, dan jurnal yang relevan. Analisis penelitian ini menggunakan konsep keamanan lingkungan yang merupakan bagian dari konsep keamanan manusia. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa impor sampah ilegal yang terjadi di Indonesia selama tahun 2016 hingga 2019 telah mengancam keamanan lingkungan akibat pencemaran yang ditimbulkannya terhadap ketiga aspek lingkungan, yaitu air, tanah, dan udara. Impor skrap plastik dan kertas dengan kontaminan yang sangat tinggi, telah menyebabkan penumpukan sampah di dalam negeri yang kemudian tidak bisa diolah kembali. Seluruh pencemaran terhadap ketiga aspek tersebut membuat lingkungan di sekitar pabrik yang mengimpor sampah ilegal menjadi tidak layak bagi manusia. 
Kebijakan Uni Eropa dalam Menangani Sampah Antariksa Eka Ricky Prasetyanto; Hasan Sidik
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v4i1.33825

Abstract

Eksplorasi antariksa merupakan kegiatan pemanfaatan ruang antariksa untuk kebutuhan umat manusia di muka bumi. Aktivitas yang dilakukan berupa peluncuran satelit-satelit buatan manusia telah dilakukan oleh negara-negara yang memiliki kapabilitas eksplorasi di sektor ini, sudah berlangsung sejak tahun 1950an. Efek dari kegiatan eksploari antaraika yang bersifat membahayakan kehidupan manusia di permukaan bumi adalah sampah antariksa, yaitu berupa satelit yang sudah tidak aktif yang menurut ketentuan internasional negara peluncur harus bertanggung jawab. Bagaimanakah kebijakan Uni Eropa terkait masalah ini? Riset ini menggunakan metode kualitatif, disertai teknik analisis dengan pendekataan triangulasi data. Hasil riset menunjukkan bahwa Uni Eropa telah memiliki kebijakan penanganan sampah antariksa yang tersusun dalam European Space Policy. European Space Policy ini memuat ketentuan tentang bagaimana penanganan sampah antariksa, sampai tidak berbahaya bagi kehidupan di permukaan bumi. Ketentuan ESP ini diikuti oleh negara-negara Uni Eropa dan ditrasformasi ke dalam hukum nasionalnya masing-masing.
Diplomasi Digital Jepang terhadap Indonesia Melalui Akun Instagram @Jpnambsindonesia Afif Ridha Ramadhan; Viani Puspita Sari
Padjadjaran Journal of International Relations Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/padjir.v4i1.34700

Abstract

Pemerintah Jepang, melalui penggunaan berbagai media sosial melaksanakan diplomasi digitalnya. Pada bulan April 2018 lalu, Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia di bawah pimpinan Duta Besar Masafumi Ishii mulai menggunakan media sosial Instagram dengan username @jpnambsindonesia dalam rangka pelaksanaan diplomasi digital Jepang. Riset ini memaparkan mengenai aktivitas Selfie Diplomacy tersebut, yakni bagaimana citra Jepang yang hendak diproyeksikan oleh Duta Besar Masafumi Ishii melalui unggahan-unggahannya di akun Instagram @jpnambsindonesia. Riset ini menggunakan pendekatan diplomasi digital serta meminjam konsep citra negara empat dimesi dari Alexander Buhmann dan Diana Ingenhoff. Metode riset yang digunakan ialah metode riset kualitatif melalui penelaahan materi audio-visual, pemeriksaan dokumen, dan wawancara. Temuan dari riset ini ialah terdapatnya tiga aspek dari diplomasi digital dalam aktivitas akun @jpnambsindonesia, yakni engagement, listening, dan pendekatan collaborative. Di sisi lain, citra negara yang diproyeksikan pun beragam dengan memenuhi keempat dimensi; dimensi fungsional, dimensi normatif, dimensi estetika, dan dimensi simpatetik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5