cover
Contact Name
Oktaf Juairiyah
Contact Email
jurnalpptksumsel@gmail.com
Phone
+6285268675705
Journal Mail Official
jurnalpptksumsel@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Prov. Sumsel
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN
ISSN : 19785879     EISSN : 26218119     DOI : https://doi.org/10.46774
The purpose of this Journal Publication is to provide space to publish critical thinking on the results of original research, as well as conceptual opinions from academics, researchers, and also support those who have never discussed about other media.This Journal Scope of Economics, Health, Education, Natural Resources, Environment, Technology and Agriculture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 527 Documents
UPAYA MASYARAKAT SUMATERA SELATAN MENGGUNAKAN ENERGI ALTERNATIF Isnawijayani Isnawijayani
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menggambarkan keadaan masyarakat Sumatera Selatan dalam menyikapi kebijakan pemerintah tentang energi alternatif. Dengan fasilitator memimpin dua belas informan sebagai nara sumber dan dengan metode analisis kualitatif melalui FGDS (Focused Group Discussions) atau diskusi kelompok menggunakan instrumen pertanyaan yang telah ditetapkan, untuk melihat upaya masyarakat Sumatera Selatan dalam menggunakan energi alternatif. Diawali dengan perkenalan dan teknik Ice Breacking dan interview, data lebih mudah didapatkan. Hasil temuan kajian ini adalah : Mendukung semua kebijakan pemerintah tentang energi alternatif berupaya mulai menggunakannya;Sumsel potensi energi yg paling banyak adalah batubara; Ada perbedaan dalam memandang dan penggunaannya karena memang tidak efisien untuk semua kelompok; Dinas pertambangan dibuat kemasan briket yg menarik; Sesuai dengan program pemerintah yaitu Sumsel sebagai lumbung Energi Nasional dan Pangan seirama dengan penggunaan Briket yang dibuat dari Batubara yang banyak di Sumsel; Masyarakat Sumsel bukan hanya wacana dalam menyikapi energi alternatif, tetapi telah berupaya dan berperilaku untuk menggunakan energi alternatif dalam rumah tangga, pondok pesantren, sekolah, restoran, dan peternakan; Merubah batubara menjadi listrik, perlu kebijakan pemerintah untuk mendukung seperti yg diharapkan; Briket dimaksimalkan dan berjalan bersamaan elektifikasi; Kemampuan menjadi sebuah kebijakan;Tiap daerah berbeda tenaga alternatif yang digunakan. Palembang Sumatera Selatan dengan Batubara dan Briket, Kalau Semarang fokus ke tenaga Nuklir
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN SERTA MASYARAKAT MEMELIHARA LINGKUNGAN PERKOTAAN DI KOTA MAKASSAR Mulyadi Mulyadi
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The subject intended to study in this research was the role of community in preserving the city environment in Makassar city. Therefore the aim of this research was to know some factors influencing the role of community in preserving the city environment in Makassar city. The design of this research was a survey in quantitative approach. The scope of research covered three groups of different settlement in Makassar city namely (1) elite settlement group, (2) middle settlement group, and (3) crowded settlement group. The population of this research were the community who lived in Makassar city. Total sample were 300 household leader selected by using random sampling. The variable of this research were the role of community in preserving the environment as the dependent variable, knowledge about the ecosystem, knowledge as the life environmental, knowledge about the conservation, knowledge about the environmental pollution, know ledge about environmental preservation, behavior on the environmental concern, education level, income level, resource available in family and clean culture as the independent variable. To know the description of community role in preserving the environment, it was used the descriptive statistic analysis. To know some factors influencing the role of community it was used inferential statistic analysis. The models of analysis was multiple regression analysis. The results showed thet (1) the community participation in preserving the city environment in Makassar city viewed from conservation aspect, pollution handling and environmental conservation included in low category, (2) community knowledge about the city ecosystem, life environment, conservation, live environment pollution, city environment conservation included in low category, (3) the community behavior towards the city environment classified positive and the concern towards the environment classified care, (4) the knowledge about the ecosystem issue of city, life environment issue, environmental conservation issue, life environmental pollution issue, city environmental preservation issue, care towards the environment, education level, and clean culture influenced positively towards the community participation in preserving the city environment in Makassar city, and (5) the income level, and available resources in a household didn’t influenced towards the community participation in preserving the city environment in Makassar city.
PERIODISITAS PARASIT FILARIASIS DI DESA KARYA MAKMUR KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2007 Santoso Santoso
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study on the periodicity of filarial larvae in Karya Makmur Village, Batumarta VIII Health Care East OKU has been conducted in 2007. The objectives of the study were to identify the prevalence of microfilaria rate (Mf rate), filarial larvae species and periodicity of filarial larvae. The number of people examined were 381 people and out of this number 4 people were mf positive. The Mf rate was 1.05%. Periodicity study was done in 5 positive persons. Blood was taken from each patient every 2 hours in 24 hours. The highest density was 8.95 per mm³ found at 21.00. According to the analysis it was found that the parasite was nocturnally periodic in 3 patients and not found in 2 patients.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESULITAN MENGINGAT DAN KONSENTRASI PADA USIA LANJUT DI INDONESIA TAHUN 2004 Faiza Yuniati
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elderly population increases from year to year in Indonesia, and has caused many social problems in elderly, physical diseases and also mental diseases. One of the mental diseases in elderly is Subjective complaints of memory and concentration. The goal of this research is to uncover the factors correlate with Subjective Complaints of Memory and Concentration in Indonesian elder people using a quantitative research with cross sectional design. Data resources in this research is a data of National Social Economic Survey integrated with Family Health Survey, year 2004.The result shown that prevalence of subjective complaints of memory and concentration is 12,5 %, known that factors correlate with subjective complaint of memory and concentration is age, disability in activity daily living, low self esteem and depression, disability in social activity, education, marital status, and behavior in consume fruits and vegetables.
KAJIAN PEMERATAAN KESEMPATAN MEMPEROLEH PENDIDIKAN ANTAR KABUPATEN DI PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2005 Ekowati Retnaningsih
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intervention to the education sector represent the Law recommendation which is in line with world agreement in target of Millennium Development Goals (MDGs), and it will double affect are improve the IPM and at one blow reach the MDGs. This Study was executed in the year 2006, using quantitative paradigm with the descriptive analysis. Source of Data used secondary data from on institution of South Sumatra province at 2004 / 2005. Study result indicate that in the year 2004 / 2005: SD/MI in South Sumatra Province have the APK was 106,97%, APM was 90,78%. At level SMP/MTS have APK was 71,58% and APM was 54,62%. Transition Number was 78,0%. Disparities of performance of generalization of education opportunity (APM) at SD/MI, SMP/MTS usher the district. Disparities of performance of generalization of education opportunity ( AT) of SMP/MTS usher the district. Recommendations to increase opportunity get education at level SD/MI and SMP/MTS are:1) Study use more variable and source of primary data so that its result will be more be comprehensive 2) Policy of program mush conduct more local specific because at the province level do not see the existence of influence of one of or some factor manifestly. Factor influence the equality education at level SD/MI more variation usher district.
KAJIAN AWAL KEBUTUHAN JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA KAJIAN AWAL KEBUTUHAN JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA KAJIAN AWAL KEBUTUHAN JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA KAJIAN AWAL KEBUTUHAN JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA KAJIAN AWAL KEBUTUHAN JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA KAJIAN AWA Joni Arliansyah
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growths of population, economic and number of vehicles in Palembang cause the increment of mobility of people and goods in the city. Congestion at road sections and intersections, and capacity problem of Ampera Bridge now become the crucial problems that need to be solved. The purposes of this research are to evaluate the service condition of existing road network, to evaluate the existing transportation solution alternatives and to study the need of the bridges that connect the hilir and hulu sides of Palembang City. In this study, origin destination survey, traffic count and secondary data collection was conducted. The data was used to evaluate the existing transportation network and to build the transportation model of Palembang. JICA STRADA (System for Traffic Demand Analysis) Ver. 3 is used to analyze traffic demand. The Results indicate that transportation model that was developed can good represent the existing traffic condition of the road network. It can be seen from the value of determination coefficient (R2) i.e. 0.89. Evaluation of existing road transportation network indicates that, in peak hours, the main roads such as Jl. Ryacudu (Ampera Bridge), Jl. Kol. H. Burlian, Jl. Sudirman, Jl. A. Yani, Jl. Basuki Rahmat, Jl. A. Rivai and Jl. Veteran are saturated with the traffic. Some existing solution alternatives was evaluated and the results indicate that to solve the existing transportation problems, the Musi III Bridge and some fly overs are needed to be build to over come the existing transportation problems. The Musi IV is also need to be built before 2016.
SANKSI PIDANA UNDANG-UNDANG KEHUTANAN BAGAIKAN PALU PEMBUNUH SEMUT Amrullah Arpan
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The law is guidance for human being, the last task of the law is to protect every one as regards fundamental rights (including right for life). For rural community, his life still depends on woods to make their houses and so on. The other side they have not free to take the product of forest and woods. With out license of government, it is the crime act, and to get the license they must pay contribution. That contribution is expensive and need long time until finish. Is it fair to punish them as criminals.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Anggota Dewan Riset Daerah Sumatera Selatan Akhmad Fauzi; Zuraidah Jauhari
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan daerah rawa pasang surut untuk lahan pertanian telah dimulai sejak 85 tahun yang lalu oleh suku banjar dan bugis pada berbagai wilayah di Indonesia. di Sumatera Selatan pada tahun 1969 Pemerintah melakukan pembukaan rawa pasang surut untuk menunjang swasembada pangan dengan diiringi oleh Program Transmigrasi Penduduk dari Pulau Jawa/Bali. Pembukanan tersebut dilakukan pada daerah pesisir pantai Sumatera umumnya di Kabupaten Banyuasin. Sampai akhir tahun 1986 telah dibuka 19 unit daerah pasang surut dengan luas sekitar 2500 km2 , saat ini sebagian besar daerah persawahan pasang surut tersebut tidak produktif karena berbagaii kendala antara lain sistem irigasi,sedimentasi, keasaman tanah, fasilitas pendukung, dan akses masuk. Karena itu sebagian petani meninggalkan lahan pertanian dan berobah profesi menjadi buruh dikota atau pekerja kasar lainnya. Penelitian lapangan dilaksanakan pada awal bulan januari 2004 sampai akhir bulan Desember 2005 di daerah rawan pasang surut di Kabupaten Banyuasin. Meknisme sedimentasi di jaringan irigasi pasang surut diawali oleh transportasi sedimen dari sungai Musi ke sungai Banyuasin melalui Terusan Sebalik/PU kemudian menuju sistem irigasi pasang surut dan kemudian pengendap sebelum air surut. Hasil survei menunjukan bahwa 750 km2 sawah pasang surut tersebut tersedimen lumpur setebal lebih kurang 30,00 cm. Bila di lakukan pengerukan terhadap sedimen tersebut diperlukan biaya Rp. 4,5 triliun, sangat besar dan tidak layak secara ekonomi. Tulisan ini mencoba memberikan saran mengatasi problema tersebut yaitu menlakukan konversi lahan sawah tersedimen menjadi lahan perkebunan kelapa sawit. Dari analisa benefit-cost (B-C Analyses) yang dilakukan didapatkan bahwa indikator kelayakan yaitu BEP, NPV, B/C Ratio dan IRR menunjukan nilai sangat baik dan berarti konversi lahan dimaksud layak dilakukan.
PROSPEK PEMANFAATAN ECENG GONDOK UNTUK INDUSTRI KERAJINAN KERTAS SENI DI KAWASAN WISATA SUNGAI MUSI UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT Sahwalita Sahwalita
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan gulma eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solm.) di kawasan perairan semakin mengkhawatirkan dan mengancam kelestarian wilayah perairan tersebut. Namun demikian tanaman gulma tersebut juga menyimpan potensi yang sangat besar bagi upaya pengembangan kerajinan rakyat sekitar, khususnya kerajinan kertas seni. Populasi eceng gondok yang menutupi wilayah perairan sebenarnya merupakan sumber bahan baku selulosa yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan industri kerajinan kertas seni. Eceng gondok dapat diproses dengan teknologi yang cukup sederhana menjadi produk kertas seni yang bernilai tambah tinggi. Pengembangan usaha kerajinan tersebut, disamping berdampak positif bagi pengendalian populasi gulma di wilayah perairan, juga memiliki prospek yang baik bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, serta mendukung perkembangan sektor wisata di kawasan wisata Sungai Musi. Pelatihan, bantuan investasi dan pembinaan teknis bagi masyarakat pengrajin di daerah sekitar sangat diperlukan agar potensi yang tersedia dapat dimanfaatkan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERNALAR SISWA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME Sri Indrawati
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernalar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah dalam perkuliahan Psikolinguistik melalui pembelajaran konstruktivisme. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian berlangsung selama dua siklus, mulai September –Desember 2007. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester V Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan daerah. Prosedur penelitian diawali dengan perencanaan, implementasi, observasi, dan evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan bernalar mahasiswa dalam perkuliahan Psikolinguistik melalui pembelajaran konstruktivisme. Penelitian berakhir pada siklus II karena, baik dari hasil tes maupun hasil proses pembelajaran, telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 8 No 1 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 1 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 2 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 2 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 1 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 2 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 1 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 2 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 1 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 1 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 1 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 3 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 2 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 2 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 1 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 3 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 1 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 3 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 2 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 1 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 3 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 1 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia More Issue