cover
Contact Name
Oktaf Juairiyah
Contact Email
jurnalpptksumsel@gmail.com
Phone
+6285268675705
Journal Mail Official
jurnalpptksumsel@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Prov. Sumsel
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN
ISSN : 19785879     EISSN : 26218119     DOI : https://doi.org/10.46774
The purpose of this Journal Publication is to provide space to publish critical thinking on the results of original research, as well as conceptual opinions from academics, researchers, and also support those who have never discussed about other media.This Journal Scope of Economics, Health, Education, Natural Resources, Environment, Technology and Agriculture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 527 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AEDES EGYPTI BERJENJANG DALAM PENANGGULANGAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Hamzah Hasyim
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian demam berdarah dengue (DBD) yang memiliki pola cyclic trend, bisa meluas menjadi kejadian luar biasa (KLB), menimbulkan korban serta menimbulkan dampak baik ekonomi, sosial, politik maupun pariwisata, kasus ini sebenarnya dapat dicegah baik sebelum maupun sesudah kejadian, asal penanganannya cepat. Dilakukan pengembangan model pemantauan jentik nyamuk aedes egypti berjenjang, sebagai usulan kegiatan penanggulangan DBD melalui pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarame pada 30 responden ibu rumah tangga. Melalui metode Action Research, dilakukan tahapan kegiatan yaitu preliminary survey keadaan dan potensi masyarakat melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD), dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan dan pelatihan DBD, serta evaluasi dan monitoring sistem pelaporan berjenjang (multilevel monitoring) terhadap angka bebas jentik (ABJ) nyamuk aedes aegypti, sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaaan berbasis masyarakat yang efektif dan efesien. Dari FGD diperoleh informasi dari masyarakat, bahwa DBD merupakan ancaman kesehatan yang perlu ditanggulangi bersama melalui keterlibatan aktif masyarakat, Pada kegiatan pre dan post penyuluhan dan pelatihan DBD, menggunakan uji beda dua mean dependen atau paired t test, ada hubungan tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan responden antara pengukuran pertama dan kedua (Pv < 0,05), yang bermakna kegiatan ini efektif untuk meningkatkan KAP (knowledge, attitude, practice) responden. Pada kegiatan sistem pelaporan berjenjang (multilevel monitoring) menggunakan teknologi formulir pemeriksaan jentik (FPJ I – III), terhadap angka bebas jentik (ABJ) nyamuk aedes aegypti, diperoleh hasil 77 rumah yang diperiksa terdapat 5 rumah yang positif jentik aedes aegypti, sehingga ABJ di Kelurahan Sukabangun pertanggal 14 mei 2006 adalah 93,5% Agar pengembangan model pemantauan jentik nyamuk aedes egypti berjenjang, sebagai alternatif metode penanggulangan DBD berbasis masyarakat, melalui peningkatan partisipasi ibu rumah tangga, dapat berjalan optimal dan sustain perlu keterlibatan aktif dan dukungan dari semua sektor terkait, termasuk keterlibatan khususnya dari kelompok mahasiswa kesehatan sebagai supervisor kegiatan lapangan.
ANALISIS KEBUTUHAN BATUBARA & GAS BUMI SUMATERA SELATAN DALAM MENUNJANG PENGELOLAAN SUMBERDAYA ENERGI YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN SEBAGAI SALAHSATU SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SUMSEL Muhammad Said; A. Taufik Arief
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran prakiraan kebutuhan akan batubara dan gas bumi selama 20 tahun dalam memenuhi kebutuhan pembangunan dan perekonomian di Sumatera Selatan dan prakiraan dampak lingkungan yang terjadi serta memformulasikan kegiatan eksploitasi dan produksi yang tidak merusak. Dari hasil perhitungan proyeksi kebutuhan batubara dan gas bumi di Sumatera Selatan menggunakan program LEAP dari tahun 2005 - 2025, pada dasarnya menggunakan prinsip perhitungan produksi dan cadangan energi, sehingga dapat diproyeksi besarnya kebutuhan energi batubara dan gas bumi di Sumatera Selatan yang diukur dengan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), pertumbuhan penduduk, dan pendapatan per kapita. Dari hasil perhitungan, kebutuhan batubara dan gas bumi di Sumatera Selatan selama 20 tahun terjadi peningkatan, dan mengakibatkan peningkatan luas lahan yang terganggu. Dilihat dari besarnya kebutuhan batubara selama 20 tahun masih mencukupi ditinjau dari besarnya cadangan batubara dan gas bumi di Sumtera Selatan. Oleh karena itu sangat memungkinkan untuk mengembangkan pemanfaatan energi alternatif pengganti minyak bumi di masa mendatang untuk kepentingan negara, industri dan masyarakat.
CARA ALTERNATIF MENGATASI BANJIR DAN KEKERINGAN PADA SUBDAS KOMERING UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT Akhmad Fauzi; Zuraidah Jauhari
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir dan kekeringan pada Sub Daerah Aliran Sungai (SubDAS) Komering rutin terjadi setiap tahun. Banjir dan kekeringan ini berdampak negatif terhadap aktivitas sosial-ekonomi masyarakat antara lain pertanian/petrkebunan, transportasi darat dan air, air bersih, perikanan, dan kualitas kehidupan secara umum. Banjir dan kekeringan secara teknis merupakan salah satu ciri telah rusaknya Daerah Aliran Sungai (DAS). Kerusakan DAS ini berhubungan erat dengan kondisi hutan di hulu DAS yaitu hulu sungai Musi dan sungai Komering. Kerusakan hutan dan berkurangnya luas kawasan hutan berakibat meningkatnya aliran permukaan di musim hujan, selanjutnya meningkatkan erosi, tanah longsor dan akhirnya menyebabkan sedimentasi dan pendangkalan bagian-bagian rendah dan muara sungai. Penelitian ini memberikan cara alternatif pemecahkan masalah banjir dan kekeringan akibat sedimentasi, pendangkalan sistem sungai Komering. Penelitian lapangan dan pengambilan contoh air dilakukan pada awal Januari 2004 sampai akhir Desember 2005 pada sistem sungai Komering. Pengujian kadar sedimen dilakukan Laboratorium Polsri Palembang dan Laboratorium Mekanika Tanah CV.Usamacon. Dari survei lapangan, pengujian laboratorium dan simulasi keseimbangan debit air/sedimen masuk/keluar sistem sungai didapat hasil : 1) banjir dan kekeringan disebabkan karena telah terjadi pendangkalan sistem sungai; 2) perbaikan dan pengaturan sistem sungai dapat mengatasi sedimentasi dan mendangkalan tersebut; 3) pengendalian debit air/sedimen masuk dan keluar sistem yang berimbang membuktikan hanya terjadi 11.553 ton/tahun sedimen mengendap di sistem sungai; 4) Pembuatan bendung gerak pada Terusan Randu merupakan cara terbaik untuk mengurangi debit sungai Komering yang keluar ke sungai Ogan, selanjutnya mengurangi banjir di bagian hilir sungai Ogan; 5) keberhasilan cara ini hangat bergantung kepada pengendalian erosi di hulu SubDAS Komering dan DAS Musi; yang harus dilakukan oleh semua pihak terkait dengan melakukan pengendalian erosi dan penghijauan atau penghutanan kembali.
TEKNOLOGI PANEN BUAH DUKU SISTIM GETAR SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF MEMINIMALISIR BIAYA PANEN Kiagus Abdul Kodir
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi teknologi panen buah duku Palembang dilakukan untuk memperoleh buah duku yang kematangannya seragam dan mengurangi dampak rejuvenilitas pada pohon. Hal ini dimaksudkan untuk menjawab salah satu permasalahan produksi dan pasca panen buah duku. Produksi buah duku selama ini masih fluktuatif dan cenderung menurun, sementara mutu buah duku tidak dapat dipertahankan dalam waktu lama. Gagasan inovasi teknologi ini diilhami dengan memperhatikan panen buah duku secara konvensional dan pengaruh negatifnya. Uji coba diawali dengan membuat simulasi panen buah duku dengan merancang prototype alat/mesin getar yang mungkin dapat dikembangkan, kemudian dilakukan uji coba panen duku di lapangan. Hasil uji coba di lapangan memperlihatkan bahwa penggunaan mesin getar cocok untuk panen duku karena akan diperoleh keseragaman kematangan buah yang dipanen. Hal ini lebih baik dibanding cara konvensional dan panen buah duku lebih mudah karena pemanenan tidak perlu memanjat sampai ke ujung dahan. Namun demikian, teknologi ini masih perlu penyempurnaan dalam pengembangannya. Untuk itu masih harus terus dikaji lagiKata kunci: mesin getar, panen, duku
ANALISIS FINANSIAL SISTEM USAHATANI TERPADU (INTEGRATED FARMING SYSTEM) BERBASIS TERNAK SAPI DI KABUPATEN OGAN ILIR Idham Alamsyah; Tri Lestari; Dessy Adriani
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research are 1) to calculate the investment cost and operational cost which used by the company in production of integrated farming system based on cattle breeding, 2) to analyze the financial feasibility of integrated farming system based on cattle breeding, 3) to identified the most sensitive factors which influenced the financial feasibility of integrated farming based on cattle breeding. From the result of this research, know that the investment cost of integrated farming system based on cattle breeding is Rp5.043.254.000,00 and the operational cost is Rp14.276.416.000,00. The financial feasibility analysis of integrated farming system based on cattle breeding net B/C is 2,59, NPV is Rp4.676.889.872,19 and IRR is 30 percent. Sensitivity analysis of integrated farming system based on cattle breeding done from the input increasing such as the increasing of cattle breeding purchasing cost, the output decresing such as the decreasing of cattle breeding price selling, the production of cattle breeding can’t be reach, and also the sensitivity analysis done from both side together such as the increasing of cattle breeding purchasing cost together with the decreasing of cattle breeding output price selling, increasing of cattle breeding purchasing cost together with the decreasing of cattle breeding output price selling and the production of cattle breeding can’t be reach. The tolerance limit of the increasing of cattle breeding purchasing cost is 10,47 percent, the tolerance limit the decreasing of cattle breeding price selling is 8,68 percent, the tolerance limit of the production of cattle breeding can’t be reach is 8,68 percent, the tolerance limit of the increasing of cattle breeding cost together with the decreasing of cattle breeding price selling is 4,75 percent, an also the tolerance limit increasing of cattle breeding purchasing cost together with the decreasing of cattle breeding output price selling and the production of cattle breeding can’t be reach is 1,50 percent.
INOVASI TEKNOLOGI BAGI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) MELALUI SERAMBI DIFUSI IPTEK Amidi Amidi; Erna Erna; Hari Hari
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM yang merupakan penggerak roda perekonomian memberi kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian nasional dan perekonomian daerah. Dalam rangka mempertahankan keberadaannya dan meningkatkan pendapatan UMKM perlu dilakukan pembinaan yang berkesinambungan dan perlu bantuan teknologi tepat guna serta bantuan teknis dalam mengoperasionalkan teknologi tersebut. Selian itu pembenahan manajemen dan peningkatan pengetahuan tentang pasar juga tidak kalah pentingnya bagi UMKM.
OBSERVASI GALUR HARAPAN PADI RAWA LEBAK BERDASAR POTENSI HASIL DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN Suparwoto Suparwoto
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The experiment was conduted at Kijang Ulu village, Kayuagung sub district during dry season 2006. The objective was to find information of several rice promissing lines. The result showed that there were 8 rice genotypes which have hight yield potential than local variety (Sei Putih). The productivity of them were 3.9 to 5,6 ton/ha. The yield potential of Sei Putih variety is lower than KAL 9414 F-M-2-KN-0 (30%), B 9852 E-KA-66 (53%), B 9833 E-KA-66 (60%), IR 70181-5-PM-1-1-2-B-1 (63%), IR 69502-6-SKN-UBN-1-B-1-3 (70%), B 10214 F-TB-7-2-3 (73%), IR 70213-9-CPA-12-UBN-2-1-3-1 (87%), B 7003 D-MR-24-3-1 (87%).
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SUMSEL Isnawijayani Isnawijayani
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No.49 Tahun 1985 tentang Komputerisasi Kepegawaian Departemen Dalam Negeri maka Sistem informasi Manajemen (SIM) pegawai berbasis komputerisasi diimplementasikan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Sampai saat ini SIM tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal, karena informasi yang disajikan tidak memiliki kualitas dan tidak mampu memberikan konstribusi yang diharapkan. Program pengembangan SIM Pegawai (SIMPEG) melalui mekanisme perancangan, pembangunan sistem, sesuai dengan kemajuan di bidang teknologi informasi yang telah di modifikasi. Perubahan lainnya yang ditempuh adalah pada pola pengolahan data. Persoalan-persoalan itu dikaji untuk mempelajari keberhasilan dan hambatan yang mempengaruhi implimentasi kebijakan sistem informasi manajemen. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan diperlukan peningkatan kuantitas dan kualitas perangkat keras komputerisasi. Kemampuan SDM pegawai masih perlu ditingkatkan pengetahuan dan keahliannya melalui pelatihan yang bersifat Class-room Training ataupun On the Job Training. Dan diperlukan dana yang mendukung.
PENGARUH PEMBERIAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG MENSTRUASI DAN DYSMENORRHOE DI SMA MUHAMMADIYAH 2 PALEMBANG TAHUN 2008 Sulaiman Sulaiman
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

When a woman menstruates for first time, moment that's him has passed adult spandrel. Vital organ as a woman have “matured". Ironically, many “small girl" are muzziness, surprise and have no idea, when for first time see coherent blood in her underwear. Menstruates cycle range from 21-40 day, and only about 10-15% women owning cycle 28 day. Problem of which is often faced by women when menstruating arriving is menstrual moment pain in bone or dysmenorrhoe. Dysmenorrhoe often happened, possibility more than 50% natural women and 15% among others experience of super pain in bone. Usually primary dysmenorrhoe arise at teen-age, that is about 2-3 year after first menstruating. Intention of this research is to know influence of interpersonal communications giving to knowledge, action and attitude of girl about menstruating and dysmenorrhoe. Research type was Quasi Experimental by using pre-post test design. Samples are done by random sampling by using sampling random simple technique. Research samples was women student which enlist and active as student in SMA Muhammadiyah 2 Palembang during even semester of school 2007 / 2008 with class criterion 1 and 2 counted 100 samples from 130 totalizing population. Utilized data analysis was Wilcoxon test. Result of data analysis showed there is significant relation between interpersonal communications giving with knowledge of girl about menstruating and dysmenorrhoe where p value < 0,05 (p value= 0,000). Result of data analysis showed that there was significant relation between giving of interpersonal communications with attitude of girl about menstruating and where p value < 0,05 (p value= 0,000). While at attitude of girl about dysmenorrhoe according to result of data analysis showed that there is no significant relation between giving of interpersonal communications with attitude of girl to dysmenorrhoe where p value > 0,05 (p value= 0,269). From result of this research, hence suggestion raised by researcher is to be health institution expected to more impetuous in counseling and pay attention to menstruate and dysmenorrhoe of girls.
REKAYASA MESIN PENGERING PADI BAHAN BAKAR SEKAM (BBS) KAPASITAS 10 T TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI PENGGILINGAN PADI DI LAHAN PASANG SURUT SUMATERA SELATAN Sutrisno Sutrisno; Budi Raharjo
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research about designing and building a 10 t capacity husk paddy dryer which integrated in rice milling in tidal swampy area in South Sumatera have done at 2007. Thi addres of research place is Telangrejo village, channel 8, bridge 5. This research was done by unity system that invide many institutions and every institution have give contribution to the research. They are : BPTP Sout Sumatera as field coordinator, SSFFMP of Urope Union in Palembang have contributed a Vietnam model of axial blower with 76 cm diameter and decimination activity, the RMU owner in Telangrejo village (private party) have contribute drying chamber made by cocrate with 10 t capacity, and a building where the husk dryer builded, BBPMP Serpong was funded this rearch, and supervisor, and BB Padi was contributed uniit husk furnace with 10 t capacity, diesel engine “Yanmar” with 23 HP, and another any things that needed to finishing this reseach. After the building of husk dryer have been finished, the next activity is testing the dryer The testing consist with functionally and verification testing . The results of the functionally testing was shown that all components of the dryer are have good performens for 10 t capacity. The paddy quality which used for testing was low. The water content was hight, 27.50 % and the green kernel was hightly also. The results of testing showed that for reduced water content from 27.50 % to 14.10 % needed time 12 hours. The velocity of drying air through out the paddy bulk in the drying chamber was 7.00 m/minute.The drying process happen with average of drying air temperature was 42 °C. Results of milling test showed that the rice recovery of paddy that dryed by machine and sun drying were 65 % and 62 % respectively. The percentage of head rice was 74.54 % and 44.30 % respectively, and the rice price were Rp5,000 and Rp4,500 respectivelly.Based on to the economic calculation showed that using of 10 t box dryer energy dryer, can resulted added value Rp 5,194,000.- per operation, higher then using 6 t and 3 t capacities that resulted added value Rp 2,457,660.- and Rp 1,0228,830.- respectivally.

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 8 No 1 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 1 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 2 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 2 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 1 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 2 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 1 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 2 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 1 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 1 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 1 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 3 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 2 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 2 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 1 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 3 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 1 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 3 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 2 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 1 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 3 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 1 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia More Issue