cover
Contact Name
Oktaf Juairiyah
Contact Email
jurnalpptksumsel@gmail.com
Phone
+6285268675705
Journal Mail Official
jurnalpptksumsel@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Prov. Sumsel
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN
ISSN : 19785879     EISSN : 26218119     DOI : https://doi.org/10.46774
The purpose of this Journal Publication is to provide space to publish critical thinking on the results of original research, as well as conceptual opinions from academics, researchers, and also support those who have never discussed about other media.This Journal Scope of Economics, Health, Education, Natural Resources, Environment, Technology and Agriculture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 527 Documents
PERUBAHAN NILAI GIZI PEMPEK LENJER SELAMA PEREBUSAN Railia Karneta; Amin Rejo; Gatot Priyanto; Rindit Pambayun
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasakan pempek lenjer dilakukan dengan cara perebusan, yang bertujuan agar tepung tapioka (pati) mengalami proses gelatinisasi, sehingga granula pati mengembang dan protein terdenaturasi. Lama dan tingginya suhu pada proses perebusan pempek harus dikendalikan karena mempengaruhi nilai gizi pempek. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh formula dan suhu pada titik pusat terhadap perubahan nilai gizi pempek lenjer selama perebusan. Perlakuan dengan empat taraf formula adonan dan lima taraf perlakuan suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan tepung tapioka, maka kadar air, kadar protein, kadar lemak dan kadar abu semakin turun, tetapi kadar karbohidrat dan kadar serat semakin tinggi. Kadar air tertinggi pada suhu di titik pusat pempek 950C, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, kadar abu, dan kadar serat tertinggi pada suhu di titik pusat pempek 750C.
KERAGAMAN ANOPHELES DI DESA SUNGAI TUHU DAN DESA PURWODADI OKU TIMUR TAHUN 2012 Santoso Santoso; Yulian Taviv
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria in East OKU Regency remains a health concern. The number of cases as 980 clinical and 826 malaria positive. The highest number found in the Purwodadi health center with a number of 510 clinical cases (AMI =13.19 ‰ and API=8.37 ‰). One factor that may increase the risk of malaria infection is the presence of mosquitoes that are vectors of malaria, so we need a survey to know the vector species and its bionomic. Activity survey conducted in two villages in the district of East OKU, the Village and Village Purwodadi Tuhu River. Activities include the arrest of a 12-hour adult mosquito larvae and arrests around the houses. Results catching mosquitoes in the village of River Tuhu gained 15 Anopheles mosquitoes which consists of 7 species, namely: An.barbirostris, An.barbumbrosus, An. umbrosus, An.vagus, An.letifer, An.nigerimus and An.teselatus. Results catching mosquitoes in Purwodadi get 102 Anopheles mosquitoes which consists of 3 species, namely: An.barbirostris, An.barbumbrosus and An.vagus. Types of mosquito breeding sites are found in the form: the former pond, unused irrigation channels and rice fields.
PEMBELAJARAN BASO PALEMBANG ALUS (BEBASO) DI SEKOLAH Houtman Houtman
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remember the importance of the role Palembang language, especially bebaso besides as a medium internal communication but also as a medium construction, development, and inheritance culture community from owners of the language in each community members; and pay attention for beginning age classes at elementary level as a productive ages in obtaining language (including Palembang language as a mother tongue), then , the use of intermediate language at that education level should use Palembang language. Giving lessons using intermediate language at beginning levels can be medium for forming self confidence in students. They feel valued, because language that they usually use and as a medium culture socialization that forming their self confidence, used as a medium in knowledge delivery at their school. Besides that, psychologically students feel safe in school and will always ready for accepting lessons. Inability would occur if certain subjects delivered in secondary language that students have not mastered yet. Besides must struggling to understand lesson materials, also at the same time students must pull out all of their potentials to understand language that spoken in delivered lesson materials. Applied concrete that must to do is in the placement form of Palembang language (bebaso) as a subjects and this is appropriately with the substance of the curriculum 2013.
BEBERAPA FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KAPITALISASI PASAR SAHAM Lokot Zein Nasution
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main objective of this study was to measure the effect of capital market and the exchange rate of the composite stock price index. This study uses secondary data and using multiple linear regression analysis where there is a classical hypothesis testing and the assumptions therein. The empirical results show that the capital market has positive influence on the movement of the stock price index and while the rupiah against the dollar negatively influential to the movement of the stock price index.
PENENTUAN VEKTOR FILARIASIS DAN SPESIES MIKROFILARIA DI PUSKESMAS BATUMARTA VIII KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2012 R. Irpan Pahlepi; Santoso Santoso
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filariasis atau penyakit kaki gajah adalah penyakit yang disebabkan infeksi cacing filaria yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat menyerang semua golongan tanpa mengenal usia dan jenis kelamin. Puskesmas Batumarta VIII merupakan salah satu daerah endemis Filariasis yang berada di wilayah Kabupaten OKU Timur (Mf rate 1,05 %). Penelitian ini bertujuan untuk konfirmasi vektor filariasis dan spesies mikrofilaria di wilayah Puskesmas Batumarta VIII Kabupaten OKU Timur. Penelitian dilakukan selama 8 bulan(April-November 2012). Kegiatan pengambilan dan pemeriksaan sediaan darah jari di lakukan pada malam hari terhadap 502 orang. Jumlah Penduduk yang positif mikrofilaria sebanyak 4 orang (Mf rate 0.8%) dengan spesies Brugia malayi dan kepadatan rata-rata 200/mL. Hasil 3 kali penangkapan nyamuk mendapatkan 2.792 ekor nyamuk yang terdiri atas 5 genus dan 21 spesies. Hasil Pembedahan terhadap 34 ekor nyamuk tidak ditemukan adanya Larva L3 dalam tubuh nyamuk. Tersangka vektor filariasis yang ditemukan adalah Mansonia annulifera, Ma. Uniformis dan Anopheles nigerrimus. Perlu adanya kegiatan pengobatan massal filariasis karena ditemukan adanya kasus baru dan belum dilakukannya pengobatan massal di daerah penelitian.
PENGARUH PENAMBAHAN LENO-WEAVE FIBER TERHADAP KEKUATAN TEKAN RESTORASI RESIN COMPOSITE Sri Wahyuni; Helios Adriyoso; smalayani smalayani
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Composit merupakan salah satu bahan tambal kedokteran gigi yang cukup memenuhi syarat dan sering dipakai pada orang dewasa maupun anak-anak. Composit dipakai karena sifat estetiknya baik akan tetapi kekuatannya untuk gigi posterior kurang. Pada kasus karies gigi posterior yang sudah lebar atau besar dibutuhkan bahan tambal yang mempunyai kekuatan yang sangat besar karena digunakan untuk mengunyah makanan sebaiknya menggunakan bahan tambal amalgam yang sudah terbukti mempunyai kekuatan lebih tinggi dibandingkan dengan restorasi yang sewarna dengan gigi sedangkan restorasi amalgam mempunyai kandungan merkuri metal yang tinggi yang toksik sehingga penulis ingin mencari alternatif metode penggunaan bahan restorasi yang sewarna dengan gigi tetapi mempunyai kekuatan tekan yang tinggi.Fiber yang paling sering digunakan dalam kedokteran gigi adalah Leno-weave fiber yang digunakan pada produk laboratoris dan sering digunakan pada aplikasi klinis.Tujuan dari peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh penambahan leno-weave fiber terhadap kekuatan tekan restorasi resin composit. Jenis penelitian eksperimental,tempat penelitian di laboratorium mekanik Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang.Jumlah sampel seluruhnya 25 dibagi 5 kelompok. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh penambahan leno weave fiber terhadap kenaikan kekuatan tekan restorasi resin composit.Kenaikan paling besar pada penambahan leno-weave fiber diameter 4 mm dan posisi saling silang kekuatan tekan sebesar 269,074 N/mm2. Hal ini disebabkan leno-weave fiber mampu meningkatkan sifat fisik dari restorasi resin composit dan dengan bentuk anyaman mampu meneruskan tekanan kunyah sehingga tahan terhadap tekanan.
PENGARUH AIR SEDUHAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP KELARUTAN ION KALSIUM GIGI PERMANEN ( in Vitro) Vitri Nurilawaty; Nur Adiba Hanum; Sri Wahyuni
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan email terutama terjadi karena proses demineralisasi mineral hidroksi apatit email gigi akibat proses kimia. Kondisi demineralisasi terjadi bila pH mulut dibawah titik kritis (pH<5,5), disebabkan karena kondisi asam di rongga mulut, antara lain karena konsumsi minuman yang mengandung asam seperti jus buah, minuman beralkohol dan minuman bersoda. Salah satutumbuhan yang dapat mencegah berbagai penyakit adalah Rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Kelopak bunga rosella mengandung asam sitrat dan asam malat yang tinggi, sehingga memberikan sensasi rasa asam segar pada minuman herbal rosella. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh air seduhan kelopak bunga rosella terhadap kelarutan ion kalsium pada gigi permanen. Sampel penelitian adalah 25 gigi premolar permanen rahang atas yang bebas karies, dibagi 5 kelompok. Tiap kelompok direndam dalam seduhan kelopak bunga rosella 1%, 2%, 4%, aquadest dan minuman bersoda. Lama perendaman gigi dalam air seduhan selama 3,5 hari. Pengukuran kadar kalsium yang terlepas dari email menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antar konsentrasi seduhan kelopak bunga rosella dalam melarutkan ion kalsium gigi permanen. Kadar kelarutan ion kalsium gigi permanen yang direndam dalam air seduhan bunga rosella 1% sebesar 128,7 ppm, seduhan 2% sebesar 94,5 ppm, seduhan 4% sebesar 54,2 ppm. Kesimpulan penelitian adalah air seduhan bunga rosella mempunyai pengaruh yang bermakna dalam melarutkan ion kalsium gigi permanen. Semakin tinggi konsentrasi seduhan bunga rosella, semakin kecil kadar kelarutan ion kalsium gigi permanen.
PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN DAN KOTA TERBAIK DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Suripto Suripto
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Sumatera Selatan memiliki perkembangan pembangunan manusia yang sangat baik. Hal ini ditunjukan dengan capaian peringkat 10 besar nasional dan pertumbuhan indek pembangunan manusia selama 2005-2010. Namun demikian, capaian tersebut merupakan kontribusi dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Hal yang sangat menarik adalah perkembangan pembangunan manusia kabupaten dan kota sangat bervariasi, kondisi tersebut yang menunjukan kurang meratanya pembangunan di Sumatera Selatan. Study ini menganalisa kabupaten/kota yang memiliki perkembangan pembangunan manusia terbaik dengan menggunakan metode evaluasi dan tool analytical hierarchy process (AHP). Hasil Analisa menunjukan bahwa Kabupaten Musi Rawas memiliki pembangunan manusia terbaik dengan nilai 10.1 persen.
KELAYAKAN USAHA INDUSTRI KEMPLANG ANEKA RASA SKALA KECIL DI KELURAHAN 5 ULU PALEMBANG Sri Maryani
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemplang aneka rasa sebagai salah satu ikon kota Palembang memiliki peluang besar untuk dikembangkan, selain untuk menunjang ekonomi masyarakat juga untuk peningkatan sumber pendapatan daerah di sektor pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelayakan usaha kemplang aneka rasa di kelurahan 5 Ulu Palembang dengan menggunakan metode kriteria finansial konvensional meliputi perhitungan NPV, Net B/C dan Pay Back Period, serta metode non finansial yang meliputi kelayakan teknis, kelayakan politis, kelayakan sosial, dan kelayakan sebagai sumber penghasilan utama rumah tangga. Penelitian menunjukkan bahwa usaha industri kemplang aneka rasa dengan skala 5 kg per hari cukup untuk biaya hidup minimum, serta akan mampu membiayai pendidikan 2 orang anak sampai ke jenjang perguruan tinggi. Selain itu dengan nilai NPV sebesar Rp.255.974.400,-, nilai Net B/C 2,31, serta nilai PBP adalah 0,79 tahun yang secara keseluruhan menunjukkan bahwa usaha ini layak untuk dibangun di kelurahan 5 Ulu Palembang.
PENENTUAN HARGA SEWA MESIN-MESIN DI INKUBATOR TEKNOLOGI BADAN PENELITIAN PENGEMBANGAN DAN INOVASI DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN Hendrixon Hendrixon
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inkubator Teknologi Balitbangnovda merupakan fasilitas inkubator yang dimiliki Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang selain sebagai sarana penunjang praktek, dapat pula dimanfaatkan sebagai suatu unit usaha di bawah koperasi dengan menyewakan mesin-mesin tersebut kepada rekanan kerja. Untuk itu diperlukan perhitungan yang baik mengenai biaya sewa untuk dapat digunakan pihak Inkubator Teknologi Balitbangnovda dalam menentukan harga sewa mesin-mesin tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode Akuntansi Biaya Job Order. Harga sewa yang ditetapkan haruslah kompetitif dan nilai kumulatifnya memadai untuk membeli mesin pengganti pada akhir umur ekonomisnya. Harga sewa mesin per jam yang diperoleh dari hasil penelitian ini untuk beberapa mesin seperti mesin cnc portable adalah Rp.7.444,25/jam; mesin grafir adalah Rp.4.410,48/jam; mesin vacuum frying adalah Rp.2.259,35/jam; mesin moln dryer adalah Rp.2.863,29/jam dan mesin ball mill adalah Rp.1.787,86/jam. Dengan demikian harga sewa mesin per jam tanpa operator dan bahan baku langsung ini dapat digunakan sebagai dasar penentuan harga sewa mesin-mesin yang ada di Inkubator Teknologi Balitbangnovda.

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 8 No 1 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 2 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 1 (2024): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 2 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 6 No 1 (2023): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 2 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 5 No 1 (2022): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 2 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 4 No 1 (2021): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 2 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 3 No 1 (2020): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 2 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 2 No 1 (2019): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 1 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 8 No 1 (2014): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 7 No 1 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 3 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 2 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 6 No 1 (2012): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 3 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 2 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 5 No 1 (2011): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 3 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 4 No 1 (2010): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 3 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 2 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 3 No 1 (2009): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 3 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 2 No 1 (2008): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 3 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia Vol 1 No 1 (2007): Jurnal Pembangunan Manusia More Issue