cover
Contact Name
Suci
Contact Email
suci@gmail.com
Phone
+6281333040494
Journal Mail Official
suci@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Prima JODS
ISSN : -     EISSN : 26151235     DOI : 10.1234
Core Subject : Health,
Prima Jods merupakan kumpulan jurnal yang dikelola oleh fakultas kedokteran gigi Universitas Prima Indonesia yang mencakup bidang obat gigi termasuk dalam perawatan gigi dan mulut, kebijakan publik, sistem Fakultas Ke dok teran gigi, analisa gigi, analisa mulut, analisa obat-obatan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi April" : 5 Documents clear
Persepsi diri terhadap estetika gigi dan senyum pada mahasiswa kedokteran gigi Lina Hadi; Zulfan Muttaqin; Susanna Halim; Alya Adhana; Evi Sariyanti Pasaribu; Sherina Alfida; Zara Magfirah
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v4i1.2395

Abstract

Persepsi estetika gigi dan senyum dipengaruhi oleh banyak faktor. Penilaian persepsi diri terhadap estetika gigi dan senyum adalah hal yang penting untuk mendapatkan perawatan estetika yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi diri mahasiswa pre-klinik Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia (FKKGIK UNPRI) terhadap estetika gigi dan senyum berdasarkan jenis kelamin, usia, dan tingkat semester. Penelitian cross-sectional ini  melibatkan 70 mahasiswa pre-klinik yang berumur 17-24 tahun. Sampel penelitian mengisi 15 pertanyaan mengenai estetika gigi dan senyum via Google Form. Uji Chi-Square digunakan untuk analisis data. Hasilnya, terdapat perbedaan persepsi diri mahasiswa pre-klinik terhadap estetika gigi dan senyum berdasarkan jenis kelamin (p=0,013). Tidak terdapat perbedaan persepsi diri mahasiswa pre-klinik terhadap estetika gigi dan senyum berdasarkan usia (p=0,981). Tidak juga terdapat perbedaan persepsi diri mahasiswa pre-klinik terhadap estetika gigi dan senyum berdasarkan tingkat semester (p=0,220). Dapat disimpulkan terdapat perbedaan persepsi diri mahasiswa pre-klinik terhadap estetika gigi dan senyum berdasarkan jenis kelamin, namun tidak terdapat perbedaan persepsi diri mahasiswa pre-klinik terhadap estetika gigi dan senyum berdasarkan usia dan tingkat semester.
Kombinasi ekstrak daun salam (Eugenia polyantha wight) dengan daun mint (Mentha piperita) sebagai antiseptik pada pengguna ortodonti cekat Idamawati Nababan; Molek Molek; Novelya Novelya; Ribhi Dwi Aufa; M. Diffa Satrya; Monica Silaen; Ananda Kasuma
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v4i1.2411

Abstract

Pengguna ortodonti cekat beresiko mengalami karies dan bau mulut (halitosis). Untuk meminimalkan terbentuknya bakteri penyebab halitosis dan plak, diantaranya dengan cara menggunakan obat kumur berbahan alami. Tujuan dari penelitian ini mengetahui kombinasi ekstrak daun salam (Eugenisa polyantha wight) dengan daun mint (Mentha piperita) berpengaruh sebagai antiseptik pada pengguna ortodonti cekat. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan prettest and posttest with control group. Sampel adalah pengguna ortodonti cekat sebanyak 20 sampel yang dibagi menjadi dua kelompok. Pengukuran skor plak berdasarkan kriteria Loe and Sillness, sedangkan skor VSC diukur dengan alat breathtron II. Kemudian, dianalisis data menggunakan uji statistik paired t test dan independent t test. Rata-rata skor plak sampel pra dan pasca berkumur pada kelompok perlakuan adalah 2,0±0,47 dan 0,1±0,32. Rerata skor plak sampel sebelum dan sesudah berkumur pada kelompok kontrol adalah 2,3±0,5 dan 1,2±0,6. Rerata skor VSC pra dan pasca berkumur pada kelompok perlakuan adalah 124,0±28,75 ppb dan 54,5±27,13 ppb. Rerata skor VSC pra dan pasca berkumur pada perlakuan kontrol yaitu 132,0±23,00 ppb dan 97,0±16,36 ppb. Hasil paired t test menunjukkan bahwasanya terdapat pengaruh signifikan terhadap kombinasi ekstrak daun salam dengan daun mint dan klorheksidin terhadap VSC. Dari hasil independent t test dinyatakan bahwa ada efektivitas yang signifikan kombinasi ekstrak daun salam dengan daun mint sebagai antiseptik pada pengguna ortodonti cekat.
Tingkat pengetahuan dan kepedulian tentang kesehatan gigi dan mulut pada karyawan Harian Sinar Indonesia Baru Medan Idamawati Nababan; Mangatas Halomoan Parluhutan Hutagalung; Chandra Wijaya; Sendyra Utama; Rajindervir Singh
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v4i1.2427

Abstract

Penyakit gigi dan mulut masih menjadi salah satu penyakit yang sering diderita oleh masyarakat. Tingkat pengetahuan dan kepedulian ditegarau menjadi faktor penentu seseoarang dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan dan kepedulian tentang kesehatan gigi dan mulut pada karyawan Harian Sinar Indonesia Baru Medan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 40 orang responden. Data dianalisis data secara univariat untuk melihat gambaran distribusi frekuensi pengetahuan dan kepedulian sampel pada kesehatan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan (87,5%) dan kepedulian (82,5%) karyawan Harian Sinar Indonesia Baru Medan tentang kesehatan gigi dan mulut dalam kategori baik.
Hubungan karies gigi dengan konsumsi air minum galon, air sumur dan air minum isi ulang Molek Molek; Suci Erawati; Andre Gideon Lase; Anna Maria; Surya Agung; Hendrik Steven; Yogie Setiawan
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v4i1.2429

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan di indonesia yang belum menjadi prioritas tinggi. Dari hasil riset kesehatan Dasar 2018 menunjukan prevalensi karies gigi mencapai 88,80% dan prevalensi periodontitis 74,10%. Air minum merupakan salah satu komponen yang sangat berpengaruh atau berperan dalam penentuan derajat kesehatan gigi. Kandungan flor dalam air minum juga dapat berhubungan untuk terjadi nya karies gigi. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui dampak konsumsi air galon,air isi ulang, air sumur terhadap percepatan pembentukan karies gigi. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional yang dilakukan di Desa Tanjung Gusta Medan Helvetia selama bulan September-Oktober 2020. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tj.Gusta Medan Helvetia yang berjumlah 30 orang dan metode sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Setiap sampel dilakukan pemeriksaan karies gigi dengan menggunakan indeks DMF-T lalu dilakukan pengukuran kadar fluor air minum dengan menggunakan metode Kolorimetri di laboratorium. Data dianalisis menggunakan uji t-independent. Hasil uji menunjukkan bahwa terdapat perbedaan DMF-T berdasarkan jenis air yang dikonsumsi yaitu air sumur memiliki nilai jumlah DMF-T tetinggi sebesar 5,3. Konsumsi air sumur dan air isi ulang memiliki pengaruh terbesar dalam percepatan pembentukan karies gigi. Kadar fluor air yang dikonsumsi masyarakat Tangjung Gusta Medan adalah <0.003ppm (layak konsumsi=1.00-1.5pmm). Tingkat konsumsi fluor cukup akan mempengaruhi keadaan email gigi dan menyebabkan demiralisasi gigi.
Pengaruh jus belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap perubahan warna stain ekstrinsik pada resin komposit nanohibrida Ega Yolanda Selvia; Firdha Muharraran; Doni Aldi Lumbantobing; Lydia Rahmadani
Prima Journal of Oral and Dental Sciences Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/primajods.v4i1.2465

Abstract

Stain atau penodaan yang terdapat pada gigi merupakan suatu masalah yang mengganggu penampilan. Stain juga dapat terjadi pada resin komposit yang disebabkan oleh faktor makanan dan minuman yang mengakibatkan perubahan warna. Perubahan warna pada resin komposit dapat diatasi dengan menggunakan bahan alami, salah satunya belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang mengandung senyawa karboksilat berupa asam oksalat, selain itu juga terdapat senyawa peroksida yang dapat menimbulkan efek bleaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap perubahan warna stain ekstrinsik pada resin komposit nanohibrida. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 20 buah resin komposit nanohibrida berbentuk tablet dengan diameter 5 mm dan ketebalan 2 mm. Resin komposit direndam kedalam air kopi  selama 7 hari untuk mendapatkan stain ekstrinsik lalu diukur menggunakan shade guide dan chromameter. Resin komposit direndam ke dalam jus belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) selama 3 hari lalu diukur menggunakan shade guide dan chromameter. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dari nilai rata-rata perubahan warna resin komposit sesudah perendaman kopi dengan setelah perendaman belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) pada pengukuran menggunakan alat ukur shade guide dan chromameter (0,000).

Page 1 of 1 | Total Record : 5