cover
Contact Name
Yusuf Rahman
Contact Email
ushuluna@uinjkt.ac.id
Phone
+628128340778
Journal Mail Official
ushuluna@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin
ISSN : 24609692     EISSN : 2721754X     DOI : 10.15408
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin is a journal published by the Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta. The journal is published twice annually (June and December) and consists of articles on Qur’anic studies and interpretation, hadith and Prophetic tradition, religious studies, and mysticism.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "vol. 10 no. 2 (2024)" : 4 Documents clear
Reinterpretasi Hadis Larangan Minum Sambil Berdiri Perspektif Hermeneutika Schleiermacher Khaerul Umam
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v10i2.42692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagimana penerapan teori hermeneutika Schleiermacher terhadap hadis “larangan minum sambil berdiri”. Dalam hal ini Schleiermacher menawarkan dua teori dalam memahami teks, yakni hermeneutik gramatikal dan psikologis. Di samping itu, sumber data yang dilampirkan pada tulisan ini berupa sumber primer yang didasarkan pada kitab hadis otoritatif dan sekunder yang dihasilkan dari buku atau jurnal yang bersangkutan dengan melalui kajian kepustakaan. Metode penelitian pada tulisan ini menggunakan kualitatif yang berbentuk sebuah pernyataan. Kemudian, untuk menganalisis, penulis menggunakan analisis deskriptif dimana mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya, yang kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan inti pembahasan. Sehingga hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa hadis “larangan minum sambil berdiri” tidak dimaknai sebagai “berdiri” melainkan “berjalan” yang didasari pada kata kunci ketika sedang minum harus dalam keadaan “tenang” baik dalam keadaan duduk maupun berdiri. Dengan demikian teori yang digagas oleh Schleiermacher relevan serta dapat digunakan dalam memahami teks hadis.
Otoritas Keagamaan Digital: Pembentukan Otoritas Islam Baru di Ruang Digital Rahmat Hidayatullah
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v10i2.42831

Abstract

This study explores the formation process and characteristics of religious authority in digital spaces. Starting from the rise of “digital preachers” and “religious microcelebrities” in recent years, it examines how religious authority is constructed, imagined, and established within digital culture. Using a qualitative approach based on literature research, the study finds that digital religious authority is not shaped by external recognition of an individual’s connection to a foundational or prophetic past. Instead, it is driven by digital expertise, online visibility, and the prominence of content within an algorithm-driven reputation and ranking system. Digital religious authority results from ongoing labor to cultivate followers through aesthetics of persuasion and self-branding, enabling individuals to be perceived and recognized as charismatic figures based on algorithmic logic.
Pribumisasi Hadis di Nusantara: Studi atas Manuskrip Hikayat Nabi Mi’raj Koleksi Stattsbibliothek zu Berlin (Schoemann V 32) Hilmy Firdausy
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v10i2.43584

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses pribumisasi hadis di Nusantara melalui analisis manuskrip Hikayat Nabi Mi’raj koleksi Staatsbibliothek zu Berlin (Schoemann V 32). Fokus utama penelitian adalah bagaimana narasi hadis tentang Isrā’ dan Mi’raj direstrukturisasi dan disajikan ulang dalam bentuk hikayat, yang menjadi medium penyebaran tradisi Islam di kalangan masyarakat akar rumput. Melalui pendekatan filologis dan studi naratif, penelitian ini membandingkan struktur kisah dalam Hikayat Nabi Mikraj dengan berbagai riwayat hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hikayat tersebut tidak hanya mereproduksi kisah Isrā’ dan Mi’raj secara tekstual, tetapi juga memperkaya narasi dengan unsur lokal dan kosmologis yang mencerminkan konteks budaya masyarakat Nusantara. Proses adaptasi ini melibatkan pengembangan struktur cerita, penambahan tokoh, serta penyisipan nilai-nilai kearifan lokal yang relevan dengan audien setempat. Penelitian ini menegaskan bahwa manuskrip hikayat memiliki signifikansi dalam memahami dinamika penyebaran Islam dan pembentukan imajinasi kolektif masyarakat Muslim Nusantara.
Manuskrip Hikayat Muhammad Hanafiyah, Argumen Eksistensi Syi’ah dalam Sejarah Awal Islam di Nusantara Muhamad Khoirul Huda; Siti Nabilah
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v10i2.44741

Abstract

Artikel ini bertujuan meninjau ulang gagasan yang menyebut manuskrip Hikayat Muhamamd Hanafiyah yang beredar di Kepulauan Nusantara ke-16 mencerminkan kehadiran doktrin Syi’ah di kawasan tersebut. Peneliti menelaah karya sarjana yang menyebut bahwa manuskrip tersebut mengandung elemen ajaran Syiah seperti L.F. Brakel. Tiga elemen yang dianggap mencerminkan pengaruh doktrin Syi’ah seperti maqtal (pembunuhan Husain), imamah (kepemimpinan Ali bin Abi Thalib, Hasan dan Husain), dan takfir (kebencian terhadap Yazid bin Mu’awiyah) ditinjau dengan dikomparasikan dengan pandangan teologi kalangan Muslim Sunni. Kesimpulan artikel ini, tiga elemen yang dianggap wujud ajaran Syiah tidak benar-benar mencerminkan ajaran Syi’ah karena kaum Sunni, yang sering diposisikan sebagai lawan Syi’ah, juga memiliki pandangan yang sama. Artinya, ketiga elemen sejatinya bukan tradisi khas Syi’ah. Di sisi lain, sejak abad ke-14, realitas historis-sosiologis masyarakat kawasan Kepulauan Nusantara menunjukkan dominasi aliran Sunni. Karenanya, penyebaran literatur yang beraroma Syi’ah merupakan upaya meminjam wacana atau setidaknya menunjukkan adanya kelompok minoritas di kawasan ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 2 December 2025 Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 1 June 2025 Vol 10, No 2 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 2 DECEMBER 2024 Vol 10, No 1 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 1 JUNE 2024 Vol. 10 No. 2 (2024) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 2 December 2024 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 1 June 2024 Vol. 10 No. 1 (2024) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 2 DECEMBER 2023 Vol. 9 No. 2 (2023) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 1 JUNE 2023 Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 2 (2022) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 2 DECEMBER 2022 Vol. 8 No. 1 (2022) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 1 JUNE 2022 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 2 DECEMBER 2021 Vol. 7 No. 2 (2021) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 1 JUNE 2021 Vol. 7 No. 1 (2021) Vol. 6 No. 2 (2020) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 2 DECEMBER 2020 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 1 JUNE 2020 Vol. 6 No. 1 (2020) Vol. 5 No. 2 (2019) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 2 December 2019 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 1 June 2019 Vol. 5 No. 1 (2019) Vol. 4 No. 2 (2018) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 2 December 2018 Vol. 4 No. 1 (2018) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 1 June 2018 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 2 December 2017 Vol. 3 No. 2 (2017) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 1 June 2017 Vol. 3 No. 1 (2017) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 2 December 2016 Vol. 2 No. 2 (2016) Vol. 2 No. 1 (2016) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 1 June 2016 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 2 December 2015 Vol. 1 No. 2 (2015) Vol. 1 No. 1 (2015) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 1 June 2015 More Issue