cover
Contact Name
Indar Sabri
Contact Email
indarsabri@unesa.ac.id
Phone
+6281357970529
Journal Mail Official
getersendratasik@unesa.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Sendratasik, Jurusan Sendratasik, FBS, Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik
ISSN : -     EISSN : 26552205     DOI : -
Core Subject : Art,
Jurnal Gétér adalah Jurnal Seni Pertunjukan yang mewadahi pikiran kritis dan akademis melalui berbagai pendekatan maupun perspektif.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020)" : 14 Documents clear
FUNGSI TARI TANGGAI DI PALEMBANG Hera, Treny
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat di Palembang kental dengan kultur permisif artinya mudah bergaul dan mudah akrab dengan tamu yang datang ke Palembang, bentuk khas kulturnya adalah tuan rumah ataupun instansi yang memiliki acara kedatangan tamu dari dalam dan dari luar Palembang menyajikan tari Tanggai pada awal acara sebagai tanda bahwa acara akan dimulai, diawali dengan proses menyambut tamu melalui penyajian tari Tanggai yang ditarikan oleh penari remaja putri berparas menarik menggunakan busana tari khas Palembang yaitu aesan Pak Sangko, aesan Gede dan aesan Selendang Mantri. Fungsi tari sebagai produk seni bagi masyarakat di Palembang sebagai tontonan dan hiburan disajikan dengan kadar estetisnya sebagai prioritas. Bentuk penyajian tari Tanggai yang konvensional di Palembang merupakan produk dari masyarakat yang memiliki pola pikir pembaharuan terhadap kesenian tradisional, namun hal ini tidak mempengaruhi fungsi tari Tanggai bagi masyarakat Palembang.
PERAN ’AKTOR’ DI BALIK PENGGUNG TERHADAP TANDHAK TAYUB DI MALANG JAWA TIMUR Hidajat, Robby -
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tandhak atau teledek di Malang Jawa Timur masih tergantung pada peran ?aktor? di balik panggung,yaitu ?pelandang?, ?Pengendang? atau ?ketua Paguyuban?. Peran yang dimainkan oleh para ?aktor? di balik penggung  itu memiliki dampak tersendiri bagi tandhak. Penelitian ini mengkaji peran ?aktor? di balik panggung dalam penyelenggaraan pementasan tayub. Metode penelitian menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan terdiri dari teknik wawancara, observasi, dan penumpulan dokumentasi. Data yang telah melalui seleksi, tabulasi, dan dilakukan uji trianggulasi untuk menentukan kebasahanan. Metode analisis dipergunakan diskriptif interpertatif. Hasil penelitian menunjukan (1) peran pelandang yang memiliki peringkat sangat dominan terhadap tandhak, (2) peranan pengendang bersifat melindungi tandhak, dan (3) ketua paguyuban tayub yang bersifat moderat. Karena ketua paguyuban mempertimbangkan kelangsungan para penggembar tayub.
ANALOGI POLITIS MONOLOG NON REALIS DI JAWA Suryandoko, Welly
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Teater di Jawa mengikuti perjalanan genre teater barat yang dipolitisir, termasuk salah satunya yang mengisi ruang teater di Jawa adalah monolog, mengedepankan pada kekuatan aktor secara individu, dalam hal ini seorang aktor monolog bermain sendiri didukung dengan unsur-unsur pendukung yang menguatkan pertunjukan monolog, dalam monolog kemasan pertunjukan memiliki bentuk yang serupa dengan drama non realis dan realis juga terdapat dalam monolog, pada perkembangannya non realis atau bentuk yang ingin lepas dari nalar dan menolah konvensi-konvensi realis, kebebasan bentuk aktor monolog dapat terjadi pada bentuk monolog non realis ini. Perkembangan monolog non realis ini pun mengikuti perjalanan kesungguhan dalam berproses dan ketidak sungguh-sungguhan dalam berproses. Maka,  pelaku akan memilih non realis sebagai teater kaya namun miskin, atau realis sebagi teater miskin namun kaya. Fenomena itu terjadi mulai saat ini hingga kesungguhan berteater aktor monolog  muncul.
PERBANDINGAN KECERDASAN EMOSI KOMPOSISI MUSIK ROCK ASLI DAN ARANSEMEN KE DALAM MUSIK JAZZ Fillamenta, Novdaly; Arfani, Mohammad
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ritme musik yang berbeda antara musik rock dan Musik Jazz akan menyebabkan kondisi emosi yang berbeda ketika didengarkan oleh manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan antara musik rock dan jazz dalam meningkatkan kecerdasan emosional. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif komparatif menggunakan quasi eksperimental dengan desain pre-test dan post-test, dan dianalisis dengan paired t-test. Subjek penelitian adalah remaja yang mendengarkan musik rock dan jazz di Palembang, sekitar 100 di antaranya dengan kriteria seperti sering mendengarkan musik dan berusia 17-20 tahun. Metode pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Musik Rock Asli oleh Metallica dengan tittle judul Nothing Else Matters dan mengatur musik menjadi jazz dengan tittle yang sama oleh Postmodern Jukebox feat Caroline Baran. Emotional Quotient diukur menggunakan skala EI, skor yang lebih tinggi menunjukkan EI yang lebih tinggi.
SISTEM PEWARISAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI TRADISI Elvandari, Efita
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pewarisan merupakan suatu problema kebudayaan dalam dinamika kehidupan manusia. Proses pewarisan dipandang sebagai salah satu kegiatan pemindahan, penerusan, pemilikan antar generasi dalam rangka menjaga tradisi dalam sebuah silsilah keluarga yang bergerak secara berkesinambungan dan simultan. Tujuan pewarisan umumnya untuk menjaga nilai-nilai kebudayaan dari masa lalu, sekaligus upaya untuk menjaga (sakralitas) kesenian tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk membahas tentang sistem pewarisan pada seni tradisi sebagai upaya untuk melestarikan eksistensi kesenian tersebut. Dengan menggunakan teori sistem pewarisan, tulisan ini mengkaji  mengenai jenis pewarisan dan aplikasinya pada seni tradisi, motivasi serta kendala-kendala dalam proses pewarisan seni tradisi, serta upaya yang dilakukan dalam proses pewarisan agar tetap terjaganya kelestarian ekssistensi seni tradisi.
BODY LABOR TALANG TUWO GLOSARIUM PROJECT TEATER POTLOT DI PALEMBANG Dhony, Nugroho Notosutanto Arhon; -, Hasan
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengamatan langsung dilaksanakan di Komunitas Teater Potlot dan Pertunjukannya dengan judul Talang Tuwo Glosarium Project yang digelar di Taman Budaya Graha Sriwijaya Jakabaring Palembang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Teori Drama. Analisis penelitian ini difokuskan pada kompetensi aktor/aktris dan penulisan naskah lakon, meliputi: gesture (fisik dan vokal) dan penulisan naskah lakon. Hasil penelitian menjelaskan bahwa teater potlot mengangkat teater berjenis kontemporer atau teater modern dan menjadikan tubuh serta vokal aktor/aktris sebagai kekuatan dalam pertunjukannya. Seperti halnya naskah lakon yang ditulis oleh Conie Sema merupakan hasil karya tulis yang kreatif dan imajinatif serta sarat akan makna, pesan-pesan, serta nilai yang terkandung di dalamnya.
GAYA PUKULAN KENDHANG GROUP MUSIK DANGDUT PALAPA M.Pd, Jarmani
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dangdut merupakan aliran musik yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Irama dangdut identik dengan seni musik kalangan kelas bawah merupakan cerminan dari aspirasi kalangan masyarakat yang mempunyai ciri khas kelugasan dan kesederhaannya. Suara kendhang yang membuat semua orang berjoget menjadi tolok ukur pupolaritas dari musik dangdut itu sendiri. Penelitian ini  berpijak pada pendekatan kualitatif dengan hasil akhir dari penulisannya dibuat secara diskriptif. Objek penelitian dalam penelitian ini group musik dangdut Koplo yaitu group musik dangdut Pallapa.  Hasil penelitian ini yaitu mendeskripsikan pukulan  kendang Koplo dalam masing-masing pukulan Slamet group musik Pallapa dengan kesamaan dan pererbedaan dalam teknik pukulnya dengan pengendang yang lain
SENI MUSIK ETNIK HADRAH NUR MUHAMMAD DI KECAMATAN JAYALOKA KABUPATEN MUSIRAWAS KAJIAN BENTUK SAJIAN DAN STRUKTUR MUSIK Kurniawan, Arif; Firmansyah, Dedy
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk dan struktur seni musik etnik  Hadrah yang ada di Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musirawas. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk musik etnik  Hadrah yang ada di Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas adalah jenis musik ansambel yang dilengkapi dengan struktur lirik (syair) lagu, alat musik, teknik permainan, pemain dan vokal. Alat musik yang digunakan adalah alat musik ritmis seperti Genjringan, Kentam, Keprak, Darbuka, Gendang Bass, Ketiplak dan Kemplingan, Simbal serta Tamborin. Teknik permainan yang digunakan adalah teknik permainan pola dasar, pola ningkah dan pola variasian. Jumlah keseluruhan anggota adalah 15 anggota termasuk pelatih, terbagi menjadi 10 pemain musik dan 5 orang penyanyi (vokal)
ANALOGI POLITIS MONOLOG NON REALIS DI JAWA Suryandoko, Welly
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/geter.v3n1.p78-92

Abstract

Pertumbuhan Teater di Jawa mengikuti perjalanan genre teater barat yang dipolitisir, termasuk salah satunya yang mengisi ruang teater di Jawa adalah monolog, mengedepankan pada kekuatan aktor secara individu, dalam hal ini seorang aktor monolog bermain sendiri didukung dengan unsur-unsur pendukung yang menguatkan pertunjukan monolog, dalam monolog kemasan pertunjukan memiliki bentuk yang serupa dengan drama non realis dan realis juga terdapat dalam monolog, pada perkembangannya non realis atau bentuk yang ingin lepas dari nalar dan menolah konvensi-konvensi realis, kebebasan bentuk aktor monolog dapat terjadi pada bentuk monolog non realis ini. Perkembangan monolog non realis ini pun mengikuti perjalanan kesungguhan dalam berproses dan ketidak sungguh-sungguhan dalam berproses. Maka,  pelaku akan memilih non realis sebagai teater kaya namun miskin, atau realis sebagi teater miskin namun kaya. Fenomena itu terjadi mulai saat ini hingga kesungguhan berteater aktor monolog  muncul.
PERBANDINGAN KECERDASAN EMOSI KOMPOSISI MUSIK ROCK ASLI DAN ARANSEMEN KE DALAM MUSIK JAZZ Fillamenta, Novdaly; Arfani, Mohammad
GETER Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/geter.v3n1.p17-30

Abstract

Ritme musik yang berbeda antara musik rock dan Musik Jazz akan menyebabkan kondisi emosi yang berbeda ketika didengarkan oleh manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan antara musik rock dan jazz dalam meningkatkan kecerdasan emosional. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif komparatif menggunakan quasi eksperimental dengan desain pre-test dan post-test, dan dianalisis dengan paired t-test. Subjek penelitian adalah remaja yang mendengarkan musik rock dan jazz di Palembang, sekitar 100 di antaranya dengan kriteria seperti sering mendengarkan musik dan berusia 17-20 tahun. Metode pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Musik Rock Asli oleh Metallica dengan tittle judul Nothing Else Matters dan mengatur musik menjadi jazz dengan tittle yang sama oleh Postmodern Jukebox feat Caroline Baran. Emotional Quotient diukur menggunakan skala EI, skor yang lebih tinggi menunjukkan EI yang lebih tinggi.

Page 1 of 2 | Total Record : 14