cover
Contact Name
Jumingin
Contact Email
juminginpgri@gmail.com
Phone
+6282180926898
Journal Mail Official
jupiter.fisikapgri@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Fisika, Fakultas MIPA, Universitas PGRI Palembang Jl. Ahmad Yani Lrg. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia 30251
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
ISSN : -     EISSN : 27145425     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/jupiter
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (Jupiter) Journal publishes research articles from laboratory or field experiment as well as theoretical and elaborative research in field of physics such as theoretical physics, computational physics, material physics, environmental physics, energy physics, medical physics, astrophysics, geophysics, physics education as well as other relevant topics in Physics.
Articles 65 Documents
Pemanfaatan Logam Tembaga dan Seng Sebagai Sel Volta Dalam Media Limbah Buah-Buahan. setiawan, rudi; Eddy, Syaiful; Arif Setiawan , Andi
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i1.9128

Abstract

Buah-buahan yang sering dibuang akan menghasilkan limbah, akan tetapi lebih dari itu limbah khususnya buah-buahan memiliki nilai ekonomis bagi yang memanfaatkannya, salah satunya adalah sebagai energi alternatif karena beberapa buah mengandung keasaman yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji beda potensial dan arus yang dihasilkan, maka dari itu peneliti memandang perlu untuk melakukan penelitian seberapa besar beda potensial dan arus listrik yang dihasilkan limbah buah-buahan. Metode yang digunakan yaitu survey di lokasi pasar Induk Jakabaring Kota Palembang, berupa pengamatan langsung di lapangan disertai pengambilan sampel. Tahapan selanjutnya dilakukan percobaan (eksperimen) di Laboraturium. Sampel limbah buah-buahan ini terdiri dari buah nanas, tomat, jeruk dan pisang, di blander dan selanjutnya sampel diambil ekstrak buah di diamkan tersebut dimasukan kedua elektroda Cu dan Zn untuk di ukur beda potensial dan arus listrik berdasarkan 6 kali pengulangan dan pengulangan pengukuran pada masing-masing ekstak limbah buah berjangka waktu 5 menit. Hasil penelitian ini adalah Urutan buah yang menghasilkan beda potensial dan arus listrik dari yang paling tinggi yaitu tomat (0,99 v ; 1,41 mA), jeruk (0,97 v ; 1,04 mA), nanas (0,97 v ; 1,01 mA), dan pisang (0,96 v ; 0,43 mA).
PENGARUH SUHU PADA PROSES PENGENDAPAN SANTAN KELAPA DALAM PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Rahmawati, Rahmawati; Agustrian
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i1.9180

Abstract

Indonesia is one of the large and wide countries that has a tropical climate because it is located on the equator. So that there is a lot of diversity of plants that live in tropical areas, namely coconut plants. The coconut fruit can be used as a variety of processed products, one of which is coconut oil. This study aims to analyze the effect of temperature on the deposition of coconut milk in the manufacture of Virgin Coconut Oil (VCO) to determine the value of density, viscosity, aroma, color, and flavor. This research was conducted at the Biology Laboratory of the University of PGRI Palembang in June 2022. The method used in this research is the experimental method. Data collection was carried out in the Biology Laboratory and then data testing was carried out in the Lab. Sriwijaya State Polytechnic Chemical Engineering. The results showed that for the coconut oil sample at a temperature of 800C the density value was 0.918 or 0.92 gr/cm3 according to the SNI standard density in the range of 0.91-0.92 gr/ml, viscosity value 57.26 mPa.s, oil color clear coconut, the characteristic aroma of coconut oil, and the tasteless taste. As for the temperature of 1000C, the density value is 0.92 gr/cm3 based on the SNI standard (Firdausi et al., 2008), the viscosity value is 63.83 mPa.s, the color of the coconut oil is clear, the distinctive aroma of coconut oil, the tasteless taste is according to the SNI 7381 standard:2005 (Alamsyah, 2005). From the results of the study it is said that temperature affects the process of making coconut oil.
Analisis Kecelakaan Kapal Gili Cat II Fauzika Maurisa Rohmah, Amanda; Zudhan, Aprisya Haafizhu; Setiaji, Bayu
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i1.11618

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapakah kecepatan yang dianjurkan untuk mengendarai Kapal Gili Cat II dan apa yang terjadi ketika Kapal Gili Cat II dikendarai dengan kecepatan atau laju di atas batas yang dianjurkan serta mengetahui massa maximum yang dapat dibawa oleh Kapal Gili Cat II dan mengetahui hubungan dari massa terhadap kecepatan kapal. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dokumen. Hasil dari studi kasus yang telah dilakukan bahwa kecepatan yang dianjurkan untuk mengendarai Kapal Gili CAT II sekitar 20-25 knot. Jika kapal dikendarai dengan kecepatan melebihi batas maksimum maka risiko kecelakan dan kerusakan pada mesin akan besar terjadi. Kapal Gili Cat II ini hanya dapat membawa 35 orang penumpang dan 4 awak kapal dengan massa maximum yang dapat dibawa sekitar 2 ton. Dapat dijelaskan hubungan massa dan kecepatan dalam hukum Newton 2 dimana massa mempengaruhi besar nilai kecepatan sehingga semakin besar massa maka kecepatan akan semakin besar. Kata kunci: Hukum Newton 2, Kecepatan, Massa Analysis of the Gili Cat II Ship Accident Abstract The purpose of this study is to find out what the recommended speed is for driving the Gili Cat II Ship and what happens when the Gili Cat II Ship is driven at a speed above the recommended limit and to find out the maximum mass that can be carried by the Gili Cat II Ship and find out relationship between mass and speed of the ship. The method used in this research is document qualitative method.The results of the case studies that have been conducted show that the recommended speed for driving the Gili CAT II Ship is around 20-25 knots. If the ship is driven at a speed exceeding the maximum limit, the risk of accidents and damage to the engine will be great. This Gili Cat II ship can only carry 35 passengers and 4 crew members with a maximum mass that can be carried around 2 tons. The relationship between mass and velocity can be explained in Newton's 2nd law where mass affects the value of velocity so that the greater the mass, the greater the speed. Keywords: Newton's 2nd law, Velocity, Mass
Analisis Konsep Fisika Osilasi Terkopel pada Sistem Pegas Bermassa Fatihah, Nurul; Nurul Khomsati , Nikma; Sahda Widyadhari , Talitha; Nur Aziz, Khafidh
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i1.11777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi harmonik pada sistem pegas terkopel serta mengetahui pengaruh variasi massa terhadap frekuensi harmonik pada sistem pegas terkopel yang disusun seri dan paralel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif eksperimental. Data yang diambil untuk dianalisis berdasarkan percobaan secara langsung di Laboratorium Fisika Dasar Universitas Negeri Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan Frekuensi harmonik pada rangkaian seri berturut-turut adalah 1,29 Hz; 1,25 Hz; 1,05 Hz; 1,04 Hz; 0,94 Hz; 0,86 Hz; 0,81 Hz sedangkan pada rangkaian paralel 2,71 Hz; 2,50 Hz; 2,23 Hz; 1,92 Hz; 1,84 Hz; 1,75 Hz; 1,61 Hz. Massa mempengaruhi nilai frekuensi yang dihasilkan. Semakin besar massa, maka frekuensi yang dihasilkan semakin kecil.
Aplikasi Gaya Magnet Pada Fenomena Osilasi Teredam Dalam Sistem Gerak Harmonik Sederhana Ghifari, Muhammad Rajeev; Agung Pramono , Rahmat; Nur Aziz , Khafidh
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i1.11839

Abstract

Telah dilaksanakan percobaan APLIKASI GAYA MAGNET PADA FENOMENA OSILASI TEREDAM DALAM SISTEM GERAK HARMONIK SEDERHANA bertempat di Laboratorium FMIPA, Lab. Fisika dasar, Universitas Negeri Yogyakarta yang bertujuan menginvestigasi pengaruh gaya magnet pada sistem gerak harmonik teredam. Metode yang penyusun gunakan ialah metode percobaan pendulum sederhana pada beban batu silinder dan beban bola besi yang kemudian direkam menggunakan smarphone dan ditrack dengan aplikasi tracker pada laptop. Pada analisis data, nilai faktor redaman osilasi pada beban batu silinder meningkat hingga bernilai , sementara nilai faktor redaman osilasi pada beban bola besi stabil di rentang nilai 0,08. Hal ini berarti osilasi pada beban batu silinder akan lebih cepat teredam menurut faktor waktu dibandingkan osilasi pada beban bola besi. Nilai kuadrat lebih dari nilai kuadrat yang berarti pada masing-masing sistem bekerja gerak osilasi redaman ringan (Light Damping). Analisis data juga menunjukkan bahwa gaya magnet berperan dalam mengurangi redaman pada sistem osilasi, mempertahankan gerak osilasi sehingga bandul memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai posisi setimbang.
Pemanfaatan Variasi Spektrum Cahaya Light Emitting Diode (LED) terhadap Pertumbuhan Tanaman putri, Salsabila Wardahtuz Tarita; Sudarti
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i2.8164

Abstract

Spektrum dan intensitas cahaya sangat berpengaruh dalam proses pertumbuhan tanaman karena keduanya membantu proses fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh spektrum serta intensitas lampu LED terhadap pertumbuhan tanaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah tinjauan artikel, dengan jumlah 20 artikel hasil penelitian yang relevan dari tahun 2014 hingga 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% penelitian mendukung bahwa spektrum dan intensitas cahaya LED berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, sedangkan 10% sisanya tidak mendukung. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa variasi spektrum cahaya LED dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Studi Kualitas Pengolahan Air Sungai Ogan Kertapati dengan Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Afifah, Ummu; Setiawan, Andi Arif; Atina, Atina
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v6i1.9202

Abstract

Kegiatan industri dan kegiatan rumah tangga di sungai berpotensi mempengaruhi kualitas air. Upaya peningkatan kualitas air dapat dilakukan dengan cara fisik, salah satunya dengan penggunaan elektrokoagulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan ion-ion terlarut di sampel air sungai Ogan Kertapati dengan cara elektrokoagulasi. Metode yang digunakan berupa survey di lokasi Sungai Ogan Kertapati Palembang, pengamatan langsung disertai pengambilan sampel. Tahap selanjutnya dilakukan percobaan (eksperimen) di laboratorium. Elektrokoagulasi dilakukan dengan memvariasikan lama waktu elektrolisis (30, 60 dan 90 menit). Hasil menunjukkan bahwa penurunan ion-ion terlarut terbesar pada luas elektroda 3 cm x 10 cm, lamanya waktu 90 menit dengan penurunan sebesar 248,12 μS/cm, Uji F2 faktor menunjukkan variasi lama waktu dan luas elektroda yang digunakan didapatkan masing-masing memiliki data sebanyak 9 data, kemudian dilakukan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) antara perlakuan waktu dan luas elektroda yang berbeda menunjukan perbedaan yang nyata terhadap penurunan ion-ion terlarut.
Pemanfaatn Jeruk Lemon (Citrus limon) dan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) Sebagai Media Elektrolit untuk Menghasilkan Tegangan Listrik Fermi, Enrico; Atina, Atina; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i2.9225

Abstract

Buah jeruk lemon dan belimbing wuluh mengandung derajat keasaman yang cukup tinggi yang dapat mempengaruhi tegangan listrik dan kuat arus. Tujuan penelitian ini adalah dapat menganalisis seberapa besar tegangan yang dihasilkan jeruk lemon dan belimbing wuluh dengan variasi rangkaian menggunakan elektroda Cu-Zn dan Cu-Mg. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan 7 variasi rangkaian. Variasi I (1 buah), II (1 buah), III (1 buah), IV (I dan II diserikan), V (I dan III diserikan), VI (II dan III diserikan), VII (I, II, dan III diserikan). Hasil penelitian menunjukkan tegangan listrik jeruk lemon dengan elektroda Cu-Zn yang tertinggi adalah variasi VII terdapat sebesar 2,927 Volt sedangkan terendah sebesar variasi III sebesar 0,989 Volt. Tegangan jeruk lemon dengan elektroda Cu-Mg tertinggi adalah variasi VII terdapat sebesar 4,445 Volt dan terendah variasi II sebesar 1,463 Volt. Tegangan belimbing wuluh dengan elektroda Cu-Zn tertinggi adalah variasi VII terdapat sebesar 2,294 Volt dan terendah variasi II sebesar 0,920 Volt. Tegangan belimbing wuluh dengan elektroda Cu-Mg tertinggi variasi VII terdapat sebesar 4,381 Volt dan terendah adalah variasi III sebesar 1,535 Volt.
Menentukan Panjang Gelombang Laser He-Ne RATNA PURI, TASA
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v5i2.12138

Abstract

Interferometer Michelson adalah alat eksperimen yang berlandaskan pada interferensi dari gabungan dua gelombang cahaya dengan lintasan optik yang berbeda. Pola interferensi yang terbentuk pada interferometer Michelson lebih tajam, lebih jelas, dan jarak antar frinji lebih sempit dibandingkan dengan interferometer lainnya. Prinsip interferensi menyatakan bahwa perbedaan lintasan optik (d) akan membentuk suatu frinji. Frinji ini digunakan untuk menentukan besaran fisis, salah satunya adalah panjang gelombang. Untuk menentukan panjang gelombang sumber cahaya laser He-Ne, dapat digunakan persamaan: l= 2Dd/n. Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan, didapatkan hasil tingkat dan presentase akurasi paling baik dan paling mendekati nilai asli panjang gelombang laser He-Ne pada n = 800 dengan panjang gelombang 612,5 nm..
Penerapan Prinsip Aksi dan Reaksi: Hukum III Newton dalam Gerakan Kapal Otok-Otok Abidin, Najwa Siti Rahma; A-isy Muna Waroh; Gistrin Dimitry Amora; Bayu Setiaji
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jupiter.v6i1.13931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hukum Newton III yang menyatakan bahwa setiap aksi memiliki reaksi yang sebanding tetapi berlawanan diterapkan pada kapal otok-otok. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu berupa uji coba eksperimen pada kapal otok-otok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksi yang bekerja pada kapal otok-otok yaitu ketika air yang sudah dimasukkan ke dalam pipa kecil pada kapal otok-otok lalu diberi api dan menghasilkan uap mengakibatkan adanya dorongan ke belakang, mendorong air ke arah yang berlawanan. Reaksi yang dihasilkan adalah sebagai respons, kapal akan bergerak ke depan. Reaksi ini sebanding dengan aksi dorongan tekanan uap yang dihasilkan, tetapi berlawanan arah.