Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (Jupiter) Journal publishes research articles from laboratory or field experiment as well as theoretical and elaborative research in field of physics such as theoretical physics, computational physics, material physics, environmental physics, energy physics, medical physics, astrophysics, geophysics, physics education as well as other relevant topics in Physics.
Articles
65 Documents
Pengaruh Paparan Medan Magnet ELF (Extremely Low Frequency) 500 µT Terhadap pH, Massa Jenis, dan Kualitas Fisik Tahu Sutera
Nurul Mega Astutik;
Sudarti Sudarti
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v2i2.5687
Tahu sutera merupakan salah satu jenis produk olahan tahu yang memiliki kandungan air tinggi, sehingga membuat tahu sutera bersifat mudah rusak atau busuk. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengkaji pengaruh paparan medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) terhadap pH, massa jenis, dan kualitas fisik pada tahu sutera. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain rancang acak lengkap (RAL). Sampel pada penelitian adalah 51 tahu sutera dengan 15 sampel untuk kelompok kontrol dan 36 sampel untuk kelompok eksperimen. Kelompok kontrol adalah kelompok yang tidak diberi paparan medan magnet Extremely Low Frequency, sedangkan kelompok eksperimen adalah kelompok yang diberi paparan medan magnet Extremely Low Frequency intensitas 500 µT dengan variasi lama paparan 60 menit, 90 menit, dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) berpengaruh pada pH, massa jenis, dan kualitas fisik tahu sutera. Paparan medan magnet mampu menghambat pertumbuhan bakteri dalam tahu sutera, sehingga menyebabkan nilai pH tahu sutera meningkat dan massa jenis tahu sutera menurun. Paparan medan magnet ELF selama 90 menit efektif dalam menghambat proses pembusukan fisik tahu sutera.
Pengaruh Spektrum Cahaya Terhadap Perkecambahan Kacang Hijau (Vigna radiata)
Dwi Indah Lestari;
Laily Nur Azizah;
Khoiru Ainin Nisa;
Upik Nurbaiti;
Fianti Fianti
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i1.5986
Tanaman kacang hijau termasuk suku polong polongan fabaceae yang memiliki manfaat sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi dan merupakan salah satu komoditas pangan ketiga setelah kedelai dan kacang tanah. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menentukan spektrum warna yang efektif untuk mempercepat pertumbuhan benih tanaman kacang hijau melalui indikasi panjang batang, jumlah dau, serta perhitungan panjang gelombang spektrum yang digunakan selama 4 hari penelitian. Data didapatkan diolah dalam bentuk tabel dan grafik pertumbuhan batang dan banyaknya daun yang dihasilkan oleh benih kacang hijau. Hasil dari analisis data menyatakan bahwa spektrum warna merah merupakan spektrum yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman dibanding dengan spektrum warna jingga, hijau maupun biru.
Pengukuran Radiasi Elektromagnetik Telepon Seluler Berdasarkan Tipe Telepon
Alun Pratama;
Jumingin Jumingin;
Atina Atina
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i1.6759
Telah dilakukan penelitian pada bulan juni tentang radiasi elektromagnetik pada telepon seluler menggunakan elektromagnetik radiation detector (BENETECH 3120) di Universitas PGRI Palembang. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mengetahui seberapa tinggi instensitas radiasi elektromagnetik berdasarkan kuat medan listrik dan kuat medan magnet pada telepon seluler saat mode on (dalam panggilan seluler) dan mode off (standby). Metode yang digunakan adalah metode Purpossive Sampling dan mendapat data-data kuat medan listrik dan medan magnet. Kemudian didapat nilai kuat medan listrik dan kuat medan magnet diperoleh nilai tertinggi dan terendah dari nilai yang didapat. Kuat medan listrik pada mode on yaitu pada ponsel dengan tipe 7 yaitu 306 V/m dan pada mode off yaitu pada ponsel dengan tipe 7 yaitu 267 V/m. Sedangkan nilai kuat medan magnet yang tertinggi pada mode on oleh ponsel tipe 7 yaitu 0,56 μT dan pada mode off oleh ponsel tipe 8 yaitu 0,12 μT. Nilai kuat medan listrik terendah pada mode on yaitu pada ponsel dengan tipe 2 yaitu 12 V/m, sedangkan pada mode off terdapat 2 tipe ponsel dengan nilai yang sama pada tipe 2 yaitu 12 V/m. Nilai kuat medan magnet yang terendah pada mode on terdapat 3 tipe ponsel dengan nilai yang sama pada tipe 3, tipe 5 dan tipe 6 yaitu 0 μT, dan pada mode Off terdapat bahwa 8 tipe ponsel dengan nilai yang sama pada tipe 1, tipe 2, tipe 3, tipe 4, tipe 5, tipe 6, tipe 9 dan tipe 10 yaitu 0 μT. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat medan listrik dan kuat medan magnet pada mode on (sedang dalam panggilan) dan mode off (mode stand by) masih dibawah ambang batas yang ditetapakan oleh WHO.
Sistem Monitoring Level Khususnya Pada Tangki FA-303 Di Pabrik Pusri IB
rahmawati rahmawati
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i1.6626
PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang termasuk operasi industri petrokimia yang menghasilkan produk industri kimia organik dari gas sintetis (Syn-gas) campuran dari karbon monoksida (CO) dan hidrogen (H2). Bahan baku pada pembuatan pupuk urea di PT. Pusri adalah amonia (NH2) dan karbondioksida (CO2). Operasi petrokimia pada PT. Pusri sangat berpengaruh pada pengukuran dan sistem pengendalian proses parameter. untuk itu peneliti ingin mengetahui bagaimana mempertahankan tingkat cairan pada tangki supaya tidak luber, oleh karena itu rumusan masalah dalam raporan ini mengenai sistem monitoring level khususnya pada tangki FA-303 di Pabrik Pusri IB.System monitoring pengendalian level pada tangki FA-303 berkerja secara system control loop tertutup. FA-303 sebagai plantyang digunakan untuk penampung urea terlalut dari dust chamber kemudian akan dipulihkan kembali menjadi urea dengan konsentrasi lebih tinggi dengan pengkristalan yang diatur oleh actuator (LV-304). Debit fluida yang masuk didalam FA-303 yang dimanipulasi sehingga debit fluida yang keluar melalui actuator proses. Sensor yang digunakan transmitter (LT-304), tekanan yang diukur berbanding lurus dengan level.Sensor akan mengukur level cairan pada plant (FA-303), berdasarkan perbedaan tekanan antara sisi highdan low.Kemudian nilai tekanan yang terukur akan ditrasmisikan melalui sinyal 4-20 mA untuk dikirimkan ke DCS, DCS akan memonitoring. Pada DCS terdapat controller yang berfungsi mengendalikan level supaya berada pada nilai yang diinginkan(set point).
Pengaruh Material yang Berbeda Terhadap Laju Perpindahan Panas
Jamilah Jamilah Jamilah;
Fadhila Rahma Oktavia;
Salsabila Widya Nafita
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i1.5979
This research is based on material differences that greatly affect heat transfer. The purpose of this study is to determine the rate of heat transfer that occurs in different materials. The method of research conducted is to use the experimental method by preparing glasses of glass and plastic (with a size of 200 ml) then filled with hot water that will be observed temperature changes every 5 minutes with 1 thermometer alternately. The results of this study showed that objects with high conductivity (glass glasses) have a slower rate of temperature drop than objects with low conductivity materials (plastic cups) have a faster rate of temperature drop.Keywords : Conductivity, Heat transfer,Temperature.
Pengamatan Lamanya Penyinaran Matahari di BMKG Kelas II Kota Palembang Menggunakan Alat Campbell Stokes
Atina, Atina;
Prasetio, Heru
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i2.7148
Campbell Stokes Recorder adalah yang digunakan secara resmi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam kegiatan pengukuran lamanya penyinaran matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lamanya penyinaran matahari di kota Palembang periode Agustus 2021 dan memahami faktor apa saja yang mempengaruhi lamanya penyinaran matahari. Metode yang digunakan adalah pengukuran langsung di lapangan terhadap keadaan cuaca di Kota Palembang selama bulan Agustus tahun 2021 di stasiun kelas II BMKG Kota Palembang. Hasil penelitian diketahui bahwa Lamanya penyinaran matahari periode Agustus di kota Palembang, nilai tingkat penyinaran matahari terpanjang terjadi pada tanggal 12 Agustus 2021 yaitu 8,4 jam. Hal ini dikarenakan cuaca yang cerah dan matahari tidak tertutup awan. Pada tanggal 4, 7, 10, 17, 25 dan 26 cuaca mendung, sehingga hasil pengukuran yang didapatkan kecil dikarenakan tertutup awan. Sedangkan penyinaran matahari terpendek terjadi pada tanggal 22 dan 30 Agustus 2021 yaitu 0 jam karena cuaca mendung dan tertutup awan sepanjang hari. Pengukuran ini dilakukan dimulai dari matahari terbit sampai matahari tenggelam. Faktor- faktor yang mempengaruhi lamanya penyinaran matahari yaitu waktu dan posisi tempat bumi terhadap matahari, durasi hari dan sudut datang radiasi matahari, cuaca serta ketelitian pengamat dan alat pengukur.
Effect of Exposure to Magnetic Field ELF (Extremely Low Frequency) 500μT on pH and Physical Quality of Green Cayenne Pepper
Nuriyah, Sinta
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i2.7224
Cayenne pepper (Capsicum frutescens L) is a horticultural crop commodity that has high economic value with fruit consisting of various combinations of colors and flavors. Extremely Low Frequency (ELF) magnetic fields are non-ionizing electromagnetic waves and have been widely used in various food fields. This study aims to examine the effect of exposure to the ELF magnetic field intensity 500 μT  for 60, 90, and 120 minutes on the pH and physical quality of green chili peppers. The research design used was Completely Randomized Design (CRD). The samples used were green chilies with 4 samples of the control group (without exposure to the ELF magnetic field) and 12 samples of the experimental group (the group that was exposed to the ELF magnetic field intensity of 500μT). Measurements were made on days 2, 4, 6 and 8 after exposure. The results showed that the ELF magnetic field was able to inhibit the growth of lactic acid-forming spoilage microorganisms in chilies, thus affecting the pH and physical endurance indicators of green chili peppers. The effective dose in inhibiting the activity of lactic acid-forming bacteria in green cayenne pepper was exposure intensity of 500μT for 120 minutes. Â
Rancang Bangun Alat Penghantar Makanan Pintar
Subagja, Riki;
Nurdiana, Nita;
Al Amin, M Saleh
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i2.7476
The COVID-19 pandemic has given rise to new habits where these new habits require people to keep their distance in all community activities and interactions. From this habit, the idea was born to design a prototype of a smart food delivery device. The purpose of this research is to design a device that can help serve food automatically to the customer's table by relying on a conveyor as a mechanical device that can move goods from one place to another and sensors and laser diodes as a plate position detection device. The design of this tool uses a conveyor that is positioned like a conveyor belt to deliver food. The LDR is used as a sensor to detect where the food stops receiving input from the laser diode. This sensor is placed facing the laser diode when food is placed on the conveyor table it will pass through the LDR and laser diode. Based on the results of the tests that have been carried out, this prototype requires a power of 0.593 Watt when the conveyor is without load and 1.142 Watt when the conveyor is loaded. Overall, the tool works as designed AbstrakPandemi COVID-19 memunculkan kebiasaan baru dimana kebiasaan baru tersebut menuntut masyarakat untuk menjaga jarak dalam segala aktivitas dan interaksi masyarakat. Dari kebiasaan tersebut lahirlah ide untuk merancang sebuah prototipe perangkat pengantar makanan pintar. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu alat yang dapat memantu menyajikan makanan secara otomatis ke meja pelanggan dengan mengandalkan konveyor sebagai alat mekanis yang dapat memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain serta sensor dan dioda laser seagai alat pendeteksi posisi piring. Perancangan alat ini menggunakan konveyor yang diposisikan seperti ban berjalan untuk mengantarkan makanan. LDR digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi di mana makanan berhenti menerima input dari dioda laser. Sensor ini diletakkan menghadap ke laser diode ketika makanan diletakkan di atas meja conveyor maka akan melewati LDR dan laser diode. Bedasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, prototipe ini membutuhkan daya sebesar 0,593 Watt saat conveyor tanpa beban dan 1,142 Watt saat conveyor berbeban. Secara keseluruhan, alat ini bekerja sesuai dengan perancangan
Penerapan Konsep Usaha dan Energi Dalam Persfektif Sains dan Al-Qur’an
Hadi, Su
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i2.7570
The purpose of this study was to determine the application of the concept of effort and energy in the perspective of science and the Qur'an. The type of research used is library research, which is a series of activities related to library data collection methods. In this study, the authors use sources from the Qur'an, interpretations, books, articles and from other sites related to the research. The results of the research conducted that the effort in the perspective of science is the product of the force and displacement. Meanwhile, in the perspective of the Qur'an, effort is discussed in Qs. An-Najm verse 39. The energy used as an example is the kinetic energy of mountain movement. According to the perspective of science, kinetic energy is the energy possessed by objects because they have speed, so when the mountain moves, it means the mountain has kinetic energy. Meanwhile, in the perspective of the Qur'an, kinetic energy is discussed in Qs. An-Naml verse 88
Analisis Kejadian Hujan Lebat Berdasarkan Kondisi Atmosfer dan Citra Satelit Himawari-8 (Studi Kasus Kab. Bolaang Mongondow Utara, 4 Maret 2020)
Hutagalung, Maria Octavia Rosnauli
Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/jupiter.v3i2.6995
Hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang lama terjadi di sebagian besar wilayah Kab. Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara pada tanggal 4 Maret 2020 menyebabkan banjir dan tanah longsor yang menewaskan 2 orang warga dan rusaknya ribuan rumah warga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab banjir di Kab. Bolaang Mongondow Utara pada 4 Maret 2020 berdasarkan anomali atmosfer dan citra satelit Himawari-8. Analisis kejadian dilakukan dengan mengumpulkan data Pos hujan disekitar wilayah Kab. Bolaang Mongondow Utara yang diolah secara statistik, data citra satelit Himawari-8 dianalisis menggunakan aplikasi GrADS dan SATAID, data streamline dari Berau of Meteorology, dan data indeks stabilitas atmosfer selama periode kejadian yang dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas hujan selama periode kejadian rata-rata tergolong sangat lebat. Analisis streamline menunjukkan adanya pusat tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah selatan Pulau Jawa dan sirkulasi Eddy di perairan Samudera Pasifik yang menyebabkan belokan angin (shearline) di wilayah Sulawesi Utara sehingga mendukung cuaca buruk di wilayah tersebut. Analisis time series dan kontur suhu puncak awan menunjukkan adanya awan konvektif Cumulonimbus dengan suhu puncak yang sangat rendah yaitu -85.5°C. Analisis indeks stabilitas atmosfer rata-rata menunjukkan adanya kondisi ketidakstabilian atmosfer.