cover
Contact Name
Rizki Wahyudi
Contact Email
rizki.key@gmail.com
Phone
+6281329125484
Journal Mail Official
jpkmi@icsejournal.com
Editorial Address
Perum Pasir Indah Blok K. No. 22, Pasir Lor, Kec. Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53161, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia)
ISSN : -     EISSN : 2721026X     DOI : 10.36596/jpkmi
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), dengan nomor ISSN 2721-026X (online), JPKMI Terdaftar di CrossRef system dengan Digital Object Identifier (DOI) prefix 10.36596/jpkmi adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh ICSE (Institute of Computer Science and Engineering). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG), kesehatan, pemasaran, keamanan pangan lokal, desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) menerbitkan jurnal empat kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, November. Kontributor dalam jurnal ini merupakan peneliti, dosen dari perguruan tinggi di indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: Mei (2022)" : 10 Documents clear
Upaya Pengembangan UMKM Melalui Strategi Online marketing di Desa Duwet Krajan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Tomy Rizky Izzalqurny; Faridah Puteri Permatasari; Gracia Angelina Nawang Wulan; Dania Anitsa
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.401

Abstract

Abstrak: Tim pengabdian Universitas Negeri Malang melakukan observasi pada Desa Duwet Krajan Kabupaten Malang dan ditemukan suatu fakta bahwa UMKM disana masih kurang memahami media sosial dan pemasaran digital. Dengan demikian maka pelaku usaha disana tidak berkembang, dengan demikian akan dilakukan sosialisasi terhadap kondisi tersebut. Tujuan kegiatan pengambdian ini adalah semakin memperluas pasar dari UMKM di desa Duwet Krajan. Metode pada pengabdian ini adalah penyuluhan  dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Balai Desa di Desa Duwet Krajan pada tanggal 23 November 2021 dengan peserta yaitu pelaku UMKM. Hasil dari pelaksanaan diperoleh bahwa pengaplikasian media sosial dan marketplace dalam pemasaran usaha memberikan manfaat, antara lain: memperluas jangkauan pasar usaha, mempermudah peningkatan penjualan, dapat melakukan analisa perkembangan bisnis, meminimalisir pengeluaran biaya untuk pemasaran, meningkatkan pendapatan usaha, usaha lebih kompetitif, dan teknik pemasaran yang lebih variatif, dengan demikian semakin banyak pemahaman yang didapatkan oleh pelaku UMKM, dan pengabdian ini akan dilanjutkan dengan pendampingan secara khusus.Abstract: The Malang State University service team made observations in Duwet Krajan Village, Malang Regency and found a fact that MSMEs there still did not understand social media and digital marketing. Thus, the business actors there will not develop, thus socialization will be carried out on these conditions. The purpose of this service activity is to further expand the market of MSMEs in Duwet Krajan village. The method in this service is counseling with stages, namely planning, implementation and evaluation. This activity was carried out at the Duwet Krajan Village Hall on November 23, 2021 with participants, namely MSME actors. The results of the implementation show that the application of social media and marketplaces in business marketing provides benefits, including: expanding the reach of the business market, facilitating increased sales, being able to analyze business developments, minimizing costs for marketing, increasing business income, making businesses more competitive, and technical more varied marketing, thus more understanding will be obtained by MSME actors, and this service will be continued with special assistance.
Upaya Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Serangan COVID-19 bagi Lansia di Kelurahan Babakansari Umar Sumarna; Mamat Lukman; Adelse Prima Mulya
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.345

Abstract

Abstrak: COVID-19 merupakan penyakit yang sedang menggemparkan dunia karena virusnya mudah menyebar. Virus ini berasal dari kota Wuhan, Tiongkok. Beberapa negara di dunia telah tertular dengan kasus yang sangat banyak dan beberapa diantaranya meninggal dunia. COVID-19 kini sudah menyebar di seluruh provinsi di Indonesia dengan jutaan kasus dan sudah banyak menewaskan ratusan ribu jiwa manusia. Upaya pemerintah Indonesia dalam menanggulangi masalah ini selain mempercepat upaya pengobatan juga dengan cara menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat dan penyuluhan untuk meminimalisir terjadinya penularan. Untuk membantu pemerintah melaksanakan upaya tersebut tim pengabdian terjun langsung ke lapangan mengadakan penyuluhan untuk meningkatkan kewaspadaan lansia di Kelurahan Babakansari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung. Namun karena situasinya sangat darurat untuk mencegah terjadinya penularan, maka metoda yang digunakan adalah telenursing. Peserta penyuluhan terdiri dari 32 lansia, 11 laki-laki dan 22 perempuan. Hasil yang dicapai adalah terjadinya peningkatan pengetahuan lansia, yaitu dari nilai mean 35 pada Pre-test menjadi nilai mean 70 pada Post-test, sementara nilai maksimum 60 pada Pre-test menjadi nilai maksimum 100 pada Post-test. Keberhasilan penyuluhan ini terjadi karena disesuaikan dengan tingkat intelektualitas lansia peserta dan isi penyuluhan sesuai dengan kebutuhan informasi saat ini. Dampak dari penyuluhan ini akan membuat lansia waspada pada resiko penularan dan kematian akibat serangan COVID-19.Abstract: COVID-19 is a viral disease that is speading the world. This virus originated in Wuhan, China. Several countries have been infected with very many cases and some of them have died. COVID- 19 has now spread to all provinces in Indonesia with millions of cases and has killed hundreds  thousands of people. The Indonesian government's efforts in tackling this problem through accelerating treatment efforts and limiting on community activities and educating to minimize of contagion. To help the government’s efforts, the team parcipated directly to hold educating to increase the elderly awareness in Babakansari Village in Bandung. But due to an emergency situation, the method used is telenursing. The educating participants consisted of 32 elderly, 11 male and 22 female. The result was increase in knowledge, from mean value of 35 at Pre-testt to mean value of 70 at posttest, maximum value of 60 at Pre-testt to maximum value of 100 at posttest. The success of this educating caused it accordance with intellectual level of the elderly as participants and the educating content was accordance with current information needs. The educatng impact will make elderly alert of the contagion and death risk of COVID-19 attack.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Gudang Hirang RT 02 Tentang Bahaya COVID-19, Isolasi Mandiri, dan Penggunaan Bahan Alam Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Rohama Rohama; Muhammad Al Gifari; Sariyasih Sariyasih
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.341

Abstract

Abstrak: Isolasi adalah upaya memisahkan seseorang yang sakit yang membutuhkan perawatan COVID-19 atau seseorang terkonfirmasi COVID-19, dari orang yang sehat yang bertujuan untuk mengurangi risiko penularan virus yang lebih besar. Di Indonesia terdapat sejumlah total positif kasus COVID-19 sebanyak 4.251.423 dan total angka kematian sebesar 143.685 orang. Untuk data Kabupaten Banjar, telah terkonfirmasi sebanyak 6.040 kasus yang positif dan kasus kematian sebanyak 176. Dalam mengatasi COVID-19 dapat memanfaatkan bahan alam yang ada disekitar lingkungan untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti daun kelor, jahe merah, temulawak, kencur, dan kunyit. Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk mengurangi angka terjadinya penularan COVID-19 di Desa Gudang Hirang pada warga RT 02 dan penerapan isolasi mandiri sesuai dengan ketentuan, dan peningkatan penggunaan bahan alam disekitar yang dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Penyuluhan melalui media audiovisual digunakan dalam kegiatan ini dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 38 orang. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan diikuti oleh 38 responden dan terdiri atas 36 orang wanita dan 2 orang pria, responden tersebut dapat memahami terkait hasil pemaparan dari materi penyuluhan. Keberhasilan pengabdian ini dapat dilihat dari hasil presentase Pre-test dan Post-test dari 34% menjadi 66% yang menunjukkan peningkatan setelah diberikan edukasi yang pada awalnya kurang mengetahui terkait COVID-19, isolasi mandiri, dan penggunaan bahan alam untuk meningkatkan daya tahan tubuh menjadi mengetahui. Kegiatan pengabdian berdampak pada meningkatnya pengetahuan peserta tentang peningkatan pengetahuan masyarakat Desa Gudang Hirang RT 02 tentang bahaya COVID-19, isolasi mandiri dan penggunaan bahan alam untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Keberhasilan pengabdian ini dapat dilihat dari hasil presentase Pre-test dan Post-test dari 34% menjadi 66%. Pemasangan spanduk juga dilakukan sebagai pengingat dalam penerapan isolasi mandiri.Abstract: Isolation is an effort to separate someone who is sick who needs COVID-19 treatment or someone who is confirmed to be COVID-19, from a healthy person, which aims to reduce the risk of greater virus transmission. In Indonesia, there are a total of 4,251,423 positive cases of COVID-19 and a total death toll of 143,685 people. For Banjar Regency data, 6,040 positive cases have been confirmed and 176 deaths have been confirmed. In overcoming COVID-19, we can use natural materials around the environment to increase body resistance, such as Moringa leaves, red ginger, temulawak, kencur, and turmeric. To increase knowledge, awareness, willingness and ability and to reduce the incidence of COVID-19 transmission in Gudang Hirang Village to residents of RT 02 and the  application of self-isolation in accordance with the provisions, and increase knowledge of natural materials around which can be used to improve the body's immune system. Counseling through audiovisual media is used in this activity with a total of 38 participants participating in this activity. Results The implementation of the extension activities was attended by 38 respondents and consisted of 36 women and 2 men, these respondents were able to understand the results of the exposure of the extension materials. The success of this service can be seen from the results of the Pre-test and Post-test percentages from 34% to 66% which shows an increase after being given education who initially did not know about COVID-19, self-isolation, and the use of natural ingredients to increase body resistance. knowing. Service activities have an impact on increasing participants' knowledge about increasing knowledge of the people of Gudang Hirang Village RT 02 about the dangers of COVID-19, self-isolation and the use of natural materials to increase body resistance. The installation of banners was also carried out as a reminder of the implementation of self-isolation.
Pelatihan Pemanfaatan Papan Permainan Daring, Blog, dan LKPD Interaktif untuk Menunjang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas bagi Guru Farid Wahyudi; Listanto Tri Utomo
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.443

Abstract

Abstrak: Pada pasca pandemi covid-19 pemerintah mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) yaitu dengan kapasitas siswa dan jam pelajaran yang dibatasi sesuai dengan ketentuan level dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dampak dari kegiatan PTM tersebut pembelajaran di sekolah menjadi dua model yaitu tatap muka dan secara daring, dari keadaan itulah maka sekolah khususnya para guru perlu untuk belajar pengetahuan-pengetahuan baru dalam mengajar dalam dua model sekaligus atau biasanya disebut dengan blended learning. Maka dibutuhkan suatu pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan proses pembelajaran agar pembelajaran tetap berjalan dengan baik tanpa mengalami learning loss. Tujuan dari kegiatan pelatian ini adalah untuk memberikan kemampuan atau pengetahuan baru yaitu tentang bagaimana memanfaatkan papan permainan daring, blog untuk pendidik, dan LKPD interaktif dalam menunjang pembelajaran tatap muka terbatas. Pelatihan ini diikuti oleh 53 guru dari beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Malang, dan model pelaksanaan dari pelatihan adalah secara daring menggunakan aplikasi google meet, dimana para peserta yang sudah hadir nantinya dalam pelatihan diwajibkan untuk mempraktikan dan mengumpulkan hasil dari praktikumnya guna memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat dengan akumulasi 32 Jam Pelajaran.Abstract: In the post-covid-19 pandemic, the government began implementing Limited Face-to-face Learning (PTM), namely with limited student capacity and lesson hours in accordance with the level provisions of the Enforcement of Community Activity Restrictions (PPKM). The impact of PTM activities is learning in schools into two models, namely face-to-face and online, from that situation, schools, especially teachers, need to learn new knowledge in teaching in two models at once or usually called blended learning. So we need a training that can improve the ability of teachers in carrying out the learning process so that it continues to function smoothly and there is no loss of knowledge. This training activity's goal is to teach participants new skills or knowledge, such as how to use online learning media to supplement restricted face-to-face learning.This training was attended by 53 teachers from several schools in Malang Regency, and the implementation model of the training is online using the Google Meet application, where participants who have attended later in the training are required to practice and collect the results of their practicum in order to meet the requirements to get certificate with accumulated 32 Lesson Hours.
Intervensi Kelompok dalam Membuat Kreativitas Buket Snack di Kota Binjai Azizi Maulida; Bengkel Bengkel
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.333

Abstract

Abstrak: Saat pandemi COVID-19 semua masyarakat di Indonesia mengalami guncangan ekonomi, tentunya hal ini sangat berdampak buruk bagi masyarakat terutama masyarakat kalangan bawah yang sangat merasakan imbasnya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan serta keterampilan pada kelompok kecil di Jl. K.H.A. Karim gg. Dipo Lk.V Kota Binjai. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi kelomok kecil yang terdiri dari mahasiswa dalam membuat kreativitas buket snack karenanya dapat menambah penghasilan. Anggota kelompok kecil ini terdiri dari tiga mahasiswa yang berasal dari Universitas yang berbeda, tetapi mereka memiliki tujuan yang sama yaitu menambah pemasukan untuk membayar uang kuliah dan memenuhi kebutuhan lainnya. Pengabdian ini menggunakan metode praktik pekerja sosial menurut Zastrow yaitu, dengan level intervensi mezzo, serta menggunakan unit intervensi kelompok dan metode intervensi groupwork  secara umum dan group therapy. Hasil pelaksanaan pengabdian ini akan digunakan untuk tambahan membayar uang kuliah bagi anggota kelompok kecil yang terdiri dari tiga mahasiswa tersebut, dan bukan hanya keuntungan uang saja kelompok kecil yang terdiri dari mahasiswa ini dapat diketahui bahwa anggota kelompok kecil ini mendapatkan untung seperti keterampilan mereka yang semakin handal dalam membuat buket snack dan semakin kereatif dalam membuat buket snack.Abstract: During the COVID-19 pandemic, all people in Indonesia experienced economic shocks, of course this had a very bad impact on the community, especially the lower class people who really felt the impact. This service aims to provide training and skills to small groups on Jl. K.H.A. Karim gg. Dipo Lk.V Binjai City. Surely this is very beneficial for a small group consisting of students in the creativity of making snacks because it can increase their income. The members of this small group consist of three students who come from different universities, but they have the same goal of increasing income to pay tuition fees and meet other needs. This service uses the practice method of social workers according to Zastrow, namely, with a mezzo level of intervention, and uses group intervention units and general groupwork intervention methods and group therapy. The results of this service will be used to pay additional tuition fees for members of the small group consisting of three students, and it is not only financial gain. This small group consisting of students can be seen that members of this small group get benefits such as their increasingly reliable skills in making a snack bouquet and creative improvement in making a snack bouquet
Penerapan Alat Cuci Tangan Portable Otomatis Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 Sopian Alviana; Bobi Kurniawan
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.352

Abstract

Abstrak: Griya Pataruman Asri 3 adalah salah satu perumahan yang terletak di kawasan Pataruman, Bandung Barat. Tujuan dari kegiatan bakti ini adalah untuk membantu warga mencegah penyebaran COVID-19. Virus corona yang saat ini terus ada bersama kita, mengharuskan setiap masyarakat untuk dapat menjaga dan berusaha mencegah penularan COVID-19. Penyebarannya bisa melalui sentuhan media yang sama. Universitas Komputer Indonesia melalui kegiatan pengabdian masyarakat ingin memberikan bantuan berupa alat cuci tangan portable otomatis yang dapat digunakan warga sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19. Sebelumnya pihak Universitas Komputer Indonesia dalam hal ini pelaksana pengabdian telah melakukan survei dan observasi terkait dengan kondisi di Griya Pataruman Asri. Selain dengan memberikan bantuan berupa alat cuci tangan portable otomatis yang diberikan, warga juga akan diberikan pelatihan dan pemahaman terkait dengan penggunaan alat tersebut. Dengan dibuatnya alat cuci tangan otomatis, menjadi salah satu upaya dalam mencegah penularan virus corona yang disebabkan oleh sentuhan yang sama pada media tertentu.Abstract: Griya Pataruman Asri 3 is one of the housing located in pataruman area, West Bandung. The purpose of this devotional activity is to help citizens prevent the spread of COVID-19. The coronavirus that currently continues to exist with us, requires every community to be able to maintain and try to prevent the transmission of COVID-19. The spread can be through the same media touch. Universitas Komputer Indonesia through community service activities wants to provide assistance in the form of automatic portable hand washing tools that can be used by citizens as an effort to prevent the transmission of COVID-19. Previously, the Indonesian Computer University in this case the implementation of the service has conducted surveys and observations related to the conditions in Griya Pataruman Asri. In addition to providing assistance in the form of automatic portable hand washing equipment provided, residents will also be given training and understanding related to the use of such tools. With the creation of automatic hand washing equipment is expected to be one of the efforts in preventing the transmission of the corona virus caused by the same touch on certain media.
Edukasi Kanker Payudara Pada Wanita di Desa Singkil Wetan, Kecamatan Ngombol, Purworejo Dwi Kartika Rukmi
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.361

Abstract

Abstrak: Kanker payudara (KP) merupakan kanker dengan insiden tertinggi untuk semua jenis kanker di Indonesia. KP di Indonesia seringkali ditemukan sudah dalam stadium lanjut dan sudah sulit untuk dilakukan pengobatan. Tindakan skrining dini perlu dilakukan untuk mendeteksi sel-sel abnormal sebelum berkembang menjadi kanker yang mematikan. Sebelum menuju kearah skrining kanker payudara, masyarakat perlu untuk diberikan pemahaman terkait dengan KP, hal ini dikarenakan pemahaman yang rendah dapat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap peningkatkan kejadian KP. Edukasi KP dilakukan pada wanita di Desa Singkil Wetan untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil kegiatan edukasi mendapatkan bahwa nilai pretest sebelum edukasi rata rata 51,5± 4,95 dengan nilai minimal-maksimal adalah 43-61.  Setelah diberikan edukasi didapatkan ada perbedaan signifikan (pv:0,000) untuk tingkat pengetahuan KP dibandingkan dengan tingkat pengetahuan sebelum mendapatkan edukasi. Dimana nilai posttest didapatkan rata rata 58,7 ±3,78 dengan nilai minimal-maksimal adalah 46-62. Kategorisasi tingkat pengetahuan sebelum edukasi didapatkan sebanyak 53,8% peserta berada pada kategori sedang. Setelah edukasi, sebesar 96,2% peserta berada dalam kategori tinggi untuk tingkat pengetahuan terkait kanker payudara.Abstract: Breast cancer (BC) is cancer with the highest incidence in Indonesia. BC is often found in an advanced stage and is already in a problematic condition for treatment. Early detections need to detect abnormal cells earlier before they develop into deadly cancer. Before heading towards BC screening, someone needs to understand BC itself; because low understanding can contribute to the increasing of BC incidence. BC education was carried out on women in Singkil Wetan Village to determine the level of knowledge before and after being given education. The educational activity found that the average pretest score before education was 51.5 ± 4.95 with a minimum-maximum score of 43-61. After being given education, it was found that there was a significant difference (PV: 0.000) for the level of KP knowledge compared to the level of knowledge before receiving education. The post-test score obtained an average of 58.7± 3.78 with a minimum-maximum score of 46-62. The categorization of the level of knowledge before education was found that 53.8% of participants were in the medium category. After education, 96.2% of participants were in the high category for knowledge related to breast cancer.
Peningkatan Literasi Pasar Modal pada Mahasiswa (1st Step to Entry Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia) Rachma Agustina
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.358

Abstract

Abstrak: Kondisi yang terjadi pada pasar modal Indonesia saat berhadapan dengan masa krisis karena pandemi dari permulaan 2020 hingga 2021 akhir telah menunjukkan kecenderungan meningkatnya investor dengan signifikan. Penyebab utama dari terjadinya hal tersebut adalah banyaknya kebijakan yang telah dibuat oleh Otoritas Jasa Keuangan guna mendorong peningkatan dan bertahannya emiten di Bursa Efek Indonesia. Dukungan dari pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional juga tidak tanggung-tanggung dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi yang sejalan dengan kebijakan OJK. Peningkatan jumlah investasi pada pertengahan sampai akhir 2021 menunjukkan bahwa pasar modal menjadi alternatif untuk memperoleh pendapatan selain juga untuk berinvestasi jangka panjang. Sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional, Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia melaksanakan acara-acara guna memberikan pengenalan dan peningkatan literasi mahasiswa pada pasar modal. Acara dilaksanakan dengan peserta dari kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa pada semester awal di Fakultas Ekonomi, bertujuan untuk membangun kelompok yang berfocus pada pasar modal, sekaligus sebagai wahana pembelajaran di bidang investasi. Setelah dilaksanakan kegiatan, antusiasme mahasiswa terhadap keberadaan Galeri Investasi meningkat, tampak dari penambahan keikutsertaan mahasiswa dalam Kelompok Studi Pasar Modal, juga pergerakan positif pembukaan akun RDN baru di GI BEI.Abstract: The conditions in Indonesian capital market when dealing with a crisis period due to the pandemic from the beginning of 2020 to the end of 2021 have shown a significant trend of increasing investors. The main cause of this happening is the many policies that have been made by the Financial Services Authority to encourage the increase and persistence of issuers on the Indonesia Stock Exchange. Support from the government for the recovery of the national economy is also not half-hearted by issuing economic policies that are in line with OJK policies. The increase in the number of investments in mid to late 2021 shows that the capital market is an alternative for earning income as well as for long-term investment. In line with the government's program to encourage the recovery of the national economy, the Indonesia Stock Exchange Investment Gallery holds events to introduce and increase student literacy in the capital market. The event was held with participants from among students, especially students in the first semester at the Faculty of Economics, aiming to build a group that focuses on the capital market, as well as a vehicle for learning in the investment sector. After the activity was carried out, students' enthusiasm for the existence of the Investment Gallery increased, as seen from the participation of students in the Capital Market Study Group, as well as the positive movement of opening a stock account at the IDX GI.
Edukasi Kesehatan dan Bakti Sosial di masa pandemi COVID-19 dan Pasca Badai Seroja di Desa Lelogama-Amfoang Selatan Kabupaten Kupang Arman Rifat Lette; James Adam Seo; Vinsensius Belawa Lemaking; Rosina Kardina Kidi Hurek; Mili Arthanedi Jumetan; Maryati Agustina Barimbing
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.296

Abstract

Abstrak: Infeksi Coronavirus (SARS-CoV-2) atau COVID-19 masih terus terjadi hingga saat ini. Coronavirus menyebabkan angka kematian/ mortalitas yang tinggi. Disaat badai pandemi belum berlalu masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditimpa bencana badai siklon tropis Seroja yang terjadi pada awal April 2021. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang Kesehatan khususnya COVID-19 serta membantu meringankan penderitaan masyarakat akibat pandemi COVID-19 dan badai seroja yang terjadi di NTT. Metode pengabdian yang dilakukan adalah bakti sosial dengan kegiatannya berupa penyuluhan Kesehatan tentang Kesehatan reproduksi dan vaksinasi COVID-19, pembagian bahan makanan, pembagian bahan bangunan bagi keluarga yang terdampak badai seroja, pembagian pakaian layak pakai serta pemeriksaan dan pengobatan gratis.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan  selama 3 hari, pada hari Jumat-Minggu, 23-25 April 2021 yang berpusat di gedung Gereja Pniel Lelogama-Amfoang Selatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melibatkan sebanyak 35 mahasiswa Universitas Citra Bangsa (UCB). Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan banyak pihak yang mendukung, baik itu dari pihak kampus maupun pihak ketiga. Ketua Majelis dan Masyarakat menerima dengan senang hati, antusias mengikuti kegiatan dan berterima kasih atas rangkaian kegiatan yang telah dilakukan.Abstract: Coronavirus infection (SARS-CoV-2) or COVID-19 is still happening today. Coronavirus causes a high mortality/mortality rate. When the pandemic storm has not passed, the community in NTT Province must experience the tropical cyclone Seroja which occurred in early April 2021. The purpose of community service is to educate the public about Health, especially COVID-19 and help ease the suffering on the community due to the COVID-19 pandemic and the Seroja storm that occurred in NTT. The method of service carried out is social service with activities in the form of health counseling on reproductive health and COVID-19 vaccination, distribution of food ingredients, distribution of building materials for families affected by the seroja storm, distribution of suitable clothing and free examination and treatment. This service activity is carried out on Friday-Sunday, 23-25 April 2021 and is centered in the Peniel Lelogama-Amfoang Selatan Church building. This community service activity also involved 35 UCB students. This community service activity can run well. Many parties support this service activity, both from the campus and third parties. The Chairperson of the Assembly and the Community welcomes, enthusiastic in activities, and is grateful for the series of activities that have been carried out.
Evaluation of the Effectiveness of Technology Transfer in the Process of Wood Crafts for Workers with Disabilities Sugiono Sugiono; Bayu Rahayudi; Rudianto Raharjo; Dwi H Sulistyarini; Slamet Thohari; Nur M. F. Dinia; Qoid A Fadhlurrahman; Safa S Istafada
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 2: Mei (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i2.347

Abstract

Technological changes are important to increase productivity, quality of products produced, and provide safety and health for workers. The purpose of this paper is to evaluate the application of wood craft machinery technology by persons with disabilities. The first step is an initial survey of the existing wood craft production process, which related to the equipment used, work methods, and work results (productivity and quality) as well as the level of accidents or health problems at work. Small enterprises for disabled workers were used as research objects to check the impact of technological changes on the production process. Changes in technology used in the form of cutting machine, carving chisel, small CNC machine, smoothing machine, and paint machine (finishing process). The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) was adopted to approach the assessment of the impact of the technology implementation of the wood carving process. Data was collected through several activities such as interviews and direct observation. The success measurement parameters were divided into several main points, including performance, effort, user behavior, experience, facility design, environmental impact, and the level of worker safety or health. In short, it can be said that technology can improve the quality and productivity of work for disabled workers while still paying attention to the ergonomic value of the human-machine relationship at the right workstation.

Page 1 of 1 | Total Record : 10