cover
Contact Name
I Made Sumarya
Contact Email
sumaryaimade@yahoo.com
Phone
+6281338717933
Journal Mail Official
sumaryaimade@yahoo.com
Editorial Address
Prodi Biologi Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Universitas Hindu Indonesia Jln. Sangalangit Tembau Penatih, Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Widya Biologi
ISSN : 20865783     EISSN : 26556456     DOI : -
Jurnal Widya Bioloogi adalah jurnal open access dan ditelaah oleh mitra bestari bidang biologi, bertuuan untuk mempublikasikan artikel hasil penelitian atau pemikiran ilmiah dan kajian pustaka dalam bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu lain yang berkaitan dengan ilmu biologi. Fokus dan scope yang ditelaah adalah biologi sains dan biologi terapan.
Articles 68 Documents
KUALITAS AIR SUMUR GALI DI SEKITAR PASAR DESA YEHEMBANG KECAMATAN MENDOYO KABUPATEN JEMBRANA I Putu Sudiartawan
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 02 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyabiologi.v12i02.2145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur gali di sekitar Pasar Desa Yehembang berdasarkan parameter fisika, kimia dan mikrobiologi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Pengambilan sampel air sumur gali menggunakan metode stratified systematic unaligned sampling. Pengambilan sampel pada lokasi penelitian dengan jarak masing-masing titik sampel 20 meter (S1), 40 meter (S2) dan 80 meter (S3) dengan total jumlah sampel sebanyak 6 sampel air sumur gali. Analisis sampel dilakukan secara in situ dan uji laboratorium yang bertempat di Laboratorium Klinik dan Kesehatan Masyarakat Bina Medika Denpasar. Kemudian digunakan metode deskriptif komparatif untuk membandingkan hasil analisis laboratorium dengan baku mutu berdasarkan Peraturan Gubernur Bali No.16 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Lingkungan Hidup dan Kriteria Baku Kerusakan Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 15 parameter kualitas air sumur gali yang diteliti ternyata ada 2 parameter yang telah melampaui ambang batas baku mutu yaitu parameter nitrit (NO2) dan biological oxygen demand (BOD5). Selanjutnya hasil perhitungan dengan metode Storet menunjukan skor pada masing-masing stasiun yaitu stasiun 1 (-20), stasiun 2 (-20) dan stasiun 3 (-12), yang menunjukan kualitas air sumur gali di sekitar Pasar Desa Yehembang termasuk dalam kelas C (cemar sedang).
KUALITAS AIR PAMSIMAS DESA SABA KABUPATEN GIANYAR DITINJAU DARI SIFAT FISIK, KIMIA DAN MIKROBIOLOGI Ni Wayan Korniasih; I Putu Sudiartawan; Ni Luh Gede Sudaryati
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 12 No 02 (2021): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyabiologi.v12i02.2146

Abstract

Pemeriksaan terhadap PAMSIMAS Desa Saba di beberapa titik sambungan oleh UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten Gianyar tahun 2019 melaporkan bahwa bak penampungan air PAMSIMAS di Banjar Sema, Desa Saba telah mengalami pencemaran. Maka peneliti melakukan penelitian kualitas air PAMSIMAS di Desa Saba Kabupaten Gianyar ditinjau dari sifat fisik, kimia dan mikrobiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air PAMSIMAS di Desa Saba, Kabupaten Gianyar. Data penelitian dianalisis secara deskriptif komparatif mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 dan Peraturan Gubernur Bali No.16 tahun 2016. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 2 (dua) kali di PAMSIMAS Desa Saba, Kabupaten Gianyar dengan jumlah sampel masing-masing pada setiap pengambilan sebanyak 7 (tujuh) sampel (7 stasiun Penelitian), sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 14 (empat belas) sampel. Sedangkan parameter kualitas air yang diteliti sebanyak 15 (lima belas) parameter yang meliputi parameter fisik, kimia dan mikrobiologi. Dari 15 (lima belas) parameter yang diteliti, menunjukkan bahwa terdapat 3 (tiga) parameter kualitas air yang melampaui standar baku mutu lingkungan yaitu parameter BOD, COD dan Escherichia coli dengan nilai rata-rata BOD, COD dan Escherichia coli berturut-turut 9,48 mg/L; 17,41 mg/L dan 3,64 MPN/100 mL. Kualitas air PAMSIMAS Desa Saba, Kabupaten Gianyar memenuhi syarat jika ditinjau dari sifat fisik tetapi dari sifat kimia dan mikrobiologi kualitas air PAMSIMAS Desa Saba tidak memenuhi syarat sebagai bahan baku air minum.
EKSPLORASI TANAMAN USADA DAN UPAKARA DI KABUPATEN GIANYAR DALAM RANGKA MENDUKUNG PENGEMBANGAN KEBUN RAYA GIANYAR I Nyoman Lugrayasa; I Made Ardaka; I Putu Agus Hendra Wibawa
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 01 (2022): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian jenis-jenis tumbuhan yang memiliki khasiat obat atau sebagai sarana upacara agama sangat penting untuk dilakukan mengingat makin minimnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan fungsi dari tumbuhan tersebut. Kebun Raya Gianyar adalah tempat konservasi tumbuhan dengan tujuan spesifik yang bertema “Taru Pramana dan Usada, Banten Bali Pulina (Tanaman upakara dan tanaman obat, yang digunakan dari zaman Bali kuno)”. Selain sebagai lahan konservasi ex-situ, Kebun Raya Gianyar diharapkan dapat menjadi perpustakaan hidup dan tempat belajar tentang pemanfaatan tumbuhan di Bali. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengkoleksi jenis-jenis tumbuhan yang memiliki manfaat obat maupun upacara, serta melihat peran serta masyarakat dalam konservasi tumbuhan khususnya tumbuhan yang bermanfaat sebagai bahan obat maupun upacara. Kegiatan eksplorasi berhasil mengkoleksi sebanyak 128 nomor koleksi yang terdiri dari 45 suku, 99 marga dan 119 jenis. Tanaman koleksi terbanyak diperoleh dari famili zingiberaceae. Dari kegiatan ini diketahui bahwa masyarakat di Kabupaten Gianyar berperan aktif dalam konservasi tumbuhan khususnya tumbuhan yang bermanfaat sebagai bahan obat maupun upakara.
PEMERIKSAAN HEMATOLOGI RUTIN SEBAGAI DETEKSI DINI KESEHATAN IBU HAMIL Luh Putu Arishanti W.; I Nyoman Arsana
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 01 (2022): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hematologi rutin merupakan salah satu pemeriksaan laboratorium pada kehamilan untuk mendeteksi secara dini Kesehatan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai hematologi rutin sebagai deteksi dini kesehatan ibu hamil. Penelitian menggunakan rancangan cross sectional. Sebanyak 56 orang ibu hamil digunakan sebagai sampel. Sampel darah diambil dari vena cubiti selanjutnya dianalisis menggunakan Hematology Analyzer Sysmex-X-100. Parameter yang diukur meliputi WBC (white blood cell), RBC (Red Blood Cell), HGB (Hemoglobin), HCT (Hematokrit), PLT (Platelet), Lymposit, dan Neutropil. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki nilai WBC katagori tinggi, RBC bernilai normal, HGB bernilai normal, HCT bernilai normal, PLT bernilai normal, LYM bernilai normal, dan NEUT bernilai tinggi. Kesimpulan, ibu hamil menunjukkan leukositosis dan neutrofilia.
PERBEDAAN KANDUNGAN TIMBAL (Pb) PADA DAUN TREMBISI (Samanea saman (Jacq.) Merr) DI SEBELAH UTARA DAN SELATAN JALAN BY PASS Prof. Dr. IDA BAGUS MANTRA I Gusti Ayu Ngurah Komang Wirah Krisnawati; I Made Sumarya
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 01 (2022): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Logam timbal (Pb) sebagai sisa hasil pembakaran bahan bakar fosil kendaraan bermotor merupakan penyebab utama pencemaran lingkungan udara. Daun trembesi sebagai tanaman peneduh jalan berfungsi sebagai bioindicator pencemaran udara oleh logam Pb. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kandungan logam Pb dan perbedaan kandungannya pada daun trembesi yang berada disebelah Utara dan Selatan Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel daun trembesi di lima wilayah (klaster) yang masing-masing berjarak 4 km baik di sebelah Utara maupun Selatan Jalan Prof. Dr Ida Bagus Mantra. Penentuan kandungan logam Pb pada daun trembesi dilakukan dengan metode AAS. Data kandungan logam Pb pada daun trembesi dianalisis secara statistk dengan dengan uji beda Mann Whitney µ pada taraf signifikansi ? = 0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kandungan rata-rata logam Pb pada daun trembesi yang berada disebelah Utara dan Selatan Jalan Prof. Dr. Ida bagus Mantra secara berturut-turut adalah 0,8254 ± 0,05463 mg/kg dan 1,0395 ± 0,03630 mg/kg. Ada perbedaan kandungan logam logam Pb yang signifikan (p<0,05) pada daun trembesi yang berada di sebelah Utara dan Selatan Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.
PREVALENSI DIABETES MELLITUS PADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB BANGLI Pande Ketut Rini Primayani; A.A. Komang Suardana; I Wayan Wahyudi
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 01 (2022): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warga Binaan Pemasyarakatan termasuk didalamnya narapidana adalah terpidana yang menjalani pidana hilang kemerdekaan di Lembaga Pemasyarakatan. Hilangnya kemerdekaan dapat berimplikasi pada berkurangnya aktivitas fisik seseorang serta timbul stres. Berkurangnya aktivitas fisik serta stres ini dapat memicu kenaikan kadar glukosa dalam darah yang merupakan salah satu gejala dari diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi Diabetes mellitus pada WBP di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, artinya mendeskripsikan hasil data bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual serta akurat tentang fakta-fakta, sifat-sifat beserta hubungan diantara fenomena yang diteliti. Penelitian ini menemukan bahwa prevalensi Diabetes mellitus pada warga binaan pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli adalah sebanyak 4% dan Pre-diabetes sebanyak 12%. Jumlah prevalensi diabetes mellitus dan pre-diabetes ini lebih tinggi dari prevalensi diabetes mellitus di Indonesia pada tahun 2018 yaitu 8.5%.
AKTIVITAS HIDROKSIKAVIKOL LOLOH (OBAT TRADISIONAL BALI) AIR REBUSAN DAUN SIRIH SEBAGAI ANTIDISLIPIDEMIA DAN ANTIOKSIDAN UNTUK MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG I Made Sumarya
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 01 (2022): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Loloh air rebusan daun sirih merupakan obat tradisional Bali mengandung senyawa aktif Hidroksichavikol, memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antidislipemia. Dari hasil-hasil penelitian dilaporkan bahwa loloh air rebusan daun sirih mengandung senyawa aktif hidroksikavikol (HC). Senyawa aktif hiroksikavikol memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antidislipidemia. Sebagai anti oksidan dapat mengais ROS dan menghambat aktivitas radikal bebas. Sebagai antidislipidemia dapat menormalkan metabolisma lipid dengan menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, LDL dan VLDL serta meningkatkan kadar HDL serum darah. Stres oksidatif dan dislipidemia merupakan factor resiko utama penyakit jantung yang disebabkan oleh aterosklerosis. Aterosklerosis adalah terjadinya pembentukkan plak di dalam lumen pembuluh darah yang dipicu oleh sters oksidatif melalui disfungsi sel endotel, implamasi dan peroksidasi lipid. Stres oksidatif menyebabkan disfunsi sel endotel, meningkatkan kontraktilitas, pertumbuhan VSMC, invasi monosit dan peroksidasi lipid, inflamasi dan peningkatan pengendapan matrik protein ekstraseluler. Berdasarkan hal-hal tersebut disimpulkan bahwa HC loloh air rebusan daun sirih memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antidislipidemia untuk mencegah penyakit jantung.
PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella thypi DAPAT DIHAMBAT DENGAN AIR REBUSAN DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) TETAPI TIDAK DENGAN AIR PERASANNYA. Putu Alit Wardana; I Nyoman Arsana; Ni Luh Gede Sudaryati
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 01 (2022): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemangi (Ocimum basilicum L) telah dimanfaatkan sebagai bahan obat untuk mengatasi berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat air rebusan dan perasan daun kemangi terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella thypi. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 12 kelompok perlakuan yaitu perasan daun kemangi konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100%, dan rebusan daun kemangi dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100%, ditambah dengan satu kontrol positif (chloramphenicol) dan satu kontrol negatif (aquades). Rebusan daun kemangi disiapkan dengan merebus 50g daun pada suhu 90oC selama 15 menit kemudian disaring, sedangkan perasan disiapkan dengan menghancurkan 50g daun dan airnya disaring. Daya hambat ditentukan dengan medote cakram disk pada media Muller-Hilton Agar yang telah diinokulasi S. thypi. Hasil penelitian menunjukkan rebusan daun kemangi pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100%, memiliki zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri S. thypi, berturut-turut sebasar 0 mm, 8.67± 0.881 mm, 11.67±0.333 mm, 12±0.577 mm, dan 13.33±0.333 mm, sedangkan air perasan tidak memiliki zona hambat. Kesimpulan, pertumbuhan bakteri S. thypi dapat dihambat dengan rebusan daun kemangi tetapi tidak dengan air perasan.
INFEKSI SALURAN KEMIH PADA PASIEN DIABETES MELITUS Ni Nyoman Triyani; I Nyoman Arsana; Ni uh Gede Sudaryati
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 02 (2023): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyabiologi.v13i02.3565

Abstract

Diabetes melitus menimbulkan berbagai komplikasi lain seperti Infeksi Saluran Kemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji infeksi saluran kemih pada penderita diabetes mellitus. Penelitian menggunakan metode cross-sectional. Sebanyak 43 orang pasien terlibat dalam penelitian ini. Sampel urine pasien diperiksa secara mikroskopis, hasil positif mikroskopis kemudian dilanjutkan dengan metode kultur agar. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 11 orang dinyatakan positif infeksi saluran kemih. Pasien dengan hasil positif sebagian besar berjenis kelamin perempuan, terjadi pada usia diatas 60 tahun, serta lebih banyak terjadi pada penderita dengan diabetes lebih dari 10 tahun. Kesimpulan, perempuan dengan diabetes melitus lebih rentan terkena infeksi saluran kemih dibandingkan dengan laki-laki. Usia, lama menderita diabetes, dan Indeks Massa Tubuh juga menunjukkan ada keterkaitan erat dengan Infeksi Saluran Kemih.
DAYA HAMBAT MADU LEBAH KLANCENG (Trigona laeviceps) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli I K. P Astawa; I N. Arsana; I W. Wahyudi
JURNAL WIDYA BIOLOGI Vol 13 No 02 (2023): Widya Biologi
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyabiologi.v13i02.3566

Abstract

Madu lebah klanceng memiliki banyak manfaat diberbagai aspek seperti kesehatan, kecantikan dan pangan. Madu sebagai antibakteri tidak terlepas dari kandungan zat aktif yang ada didalamnya seperti hidrogen peroksida, senyawa flavonoid, minyak atsiri, dan berbagai senyawa organik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat madu lebah klanceng terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang dilaksanakan dari bulan April – Juni 2018 di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran dan Laboratorium Mikrobiologi Pangan Fakultas Teknologi Pangan Universitas Udayana. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan metode yang digunakan adalah uji sensitivitas bakteri dengan disk yang dibagi menjadi tujuh kelompok perlakuan konsentrasi madu lebah klanceng yaitu konsentrasi 15%, 30%, 45%, 60%, 75%, 90% dan 100% serta dua kelompok kontrol sebagai pembanding yaitu kontrol negatif (aquadest) dan kontrol positif (meropenem). Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu lebah klanceng dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan rerata daya hambat pada konsentrasi 15% (6 mm); 30% (6,33 mm); 45% (7,67 mm); 60% (9 mm); 75% (9,67 mm); 90% (11 mm); dan 100% (11,67 mm). Semakin tinggi konsentrasi madu lebah klanceng, maka semakin besar daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Hal tersebut diperkuat berdasarkan uji analisis Kruskal-Wallis yang dilanjutkan dengan post hoc U Mann-Whitney terdapat perbedaan yang signifikan antara masing-masing variasi konsentrasi madu lebah klanceng dengan nilai p=0,001 (p<0,05).