cover
Contact Name
Dr. Otih Rostiana
Contact Email
otihrostiana@gmail.com
Phone
+62251-8321879
Journal Mail Official
buletintro@gmail.com
Editorial Address
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office : Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI) Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111 Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010 E mail : buletintro@gmail.com
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
ISSN : 02150824     EISSN : 25274414     DOI : http://dx.doi.org/10.21082/
Core Subject : Agriculture,
Focus and Scope Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research finding on spice, medicinal, aromatic and industrial crops that have never been publish in any other scientific publications. Scopes of Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat are: Scope of science: Agricultural Microbiology, Agricultural Socio-Economics, Agronomy, Plant Biotechnology, Plant Breeding, Plant Protection, Plant Physiology, Soil Science, Seed Technology, Primary Post Harvest Scope of commodities : spice, medicinal, aromatic and industrial crops
Articles 514 Documents
KUMBANG PEMAKAN DAUN TANAMAN RANGGA DIPA (Clerodendron indicum (L.) O Ktje) DAN BEBERAPA ASPEK BIOLOGINYA Tri Lestari Mardiningsih
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 21, No 1 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v21n1.2010.%p

Abstract

Tanaman rangga dipa (Cleroden-dron indicum) merupakan salah satu tanaman obat yang berkhasiat dapat menyembuhkan radang saluran kencing, radang kandung kemih, keseleo, rematik, dan asma. Di Petak Pamer Kebun Per-cobaan Cimanggu, tanaman ini terserang oleh kumbang yang menyerang daun. Suatu penelitian, yang bertujuan untuk mengetahui jenis kumbang dan beberapa aspek biologinya, dilakukan di Laborato-rium Hama, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor, sejak Juli 2006 sampai dengan Oktober 2007. Serangga dewasa (imago) dibawa ke laboratorium untuk diidentifikasi. Penelitian biologi dilakukan dengan memelihara larva yang baru menetas secara individu pada cawan petri plastik dan diberi makan daun rangga dipa. Pengamatan dilakukan setiap hari sampai imago mati. Parameter yang diamati ialah lama stadia telur, larva, pupa dan imago, banyaknya instar larva, siklus hidup dan persentase penetasan telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kumbang ini ialah Phyllocharis undulata, famili Chrysomelidae, ordo Coleoptera. Stadia telur, larva, pupa, dan imago masing-masing berlangsung selama 9; 13-16; 5-7; dan 103-408 hari. Larva terdiri dari empat instar. Persentase penetasan telur 34,78-100%. Siklus hidup dari telur sampai imago bertelur ialah 41-43 hari. 
KARAKTERISTIK MORFOLOGI, PRODUKSI DAN MUTU 15 AKSESI NILAM Wawan Haryudin; Sri Suhesti
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v25n1.2014.1-10

Abstract

Peningkatkan mutu genetik tanaman dapat dilakukan melalui, eksplorasi, hibridisasi, mutasi breeding dan rekayasa genetik. Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) mempunyai variasi genetik yang sempit karena diperbanyak secara vegetatif. Salah satu teknik peningkatan mutu genetik nilam dapat dilakukan dengan mengumpulkan plasma nutfah dari berbagai sentra produksi maupun daerah lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakter morfologi, anatomi, produksi dan mutu minyak atsiri 15 aksesi nilam. Penelitian dilakukan di KP. Cimanggu Balittro sejak Januari sampai Desember 2010. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua ulangan. Bahan tanaman yang digunakan adalah 15 aksesi yaitu GR1, GR3, GR4, BNY, CLP, PWK1, BRS, DRI, PKB, GYL, KT, TM2, Sipede 4, LO1, SK dan varietas Sidikalang sebagai kontrol. Parameter yang diamati karakter pertumbuhan, produksi dan mutu pada umur lima bulan setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan variasi yang tinggi terhadap karakter kuantitatif, sedangkan pada karakter kualitatif variasinya sangat sempit. Tingkat kekerabatan berdasarkan karakter morfologi batang dan daun berkisar antara 83,95-97,41%, karakter produksi dan mutu berkisar antara 65,86-95,91% dan terbagi menjadi dua kelompok utama yaitu kelompok I dan II. Masing-masing kelompok dipisahkan oleh karakter jumlah daun, panjang daun, tebal daun, tinggi tanaman, jumlah cabang sekunder, panjang ruas cabang, diameter batang,  bobot  basah,  bobot  kering,  dan  jumlah  kelenjar  minyak.  Tingginya  kandungan kadar  minyak  atsiri  dan patchouli alkohol terdapat pada GR1 (2,44%), GR3 (2,27%), GR4 (3,31%), PKB (2,85%), dan TM2 (2,25%) dengan kadar patchouli alkohol di atas 43,85%. Produksi bobot basah 402,3-861,2 g dan bobot kering 91,3-203,4 g tanaman-1.
Pengendalian Hindola striata Maa. secara Kimiawi Tri L. Mardiningsih; NFN Siswanto; T. Sutarjo; C.J Lomer
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 2 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v4n2.1989.94-98

Abstract

Pengaruh Waktu Penyerbukan Terhadap Pembuahan Empat Tipe Panili Robet Asnawi
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 2 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v9n2.1994.92-97

Abstract

PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI DAN AGENSIA HAYATI UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT BUSUK JAMUR AKAR PUTIH PADA JAMBU METE Mesak Tombe
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 19, No 1 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v19n1.2008.%p

Abstract

Penyakit busuk jamur akar putih (JAP) sampai saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu OPT utama pada tanaman jambu mete di Indonesia. Penyakit ini dapat menye-babkan kegagalan berproduksi dan kematian tanaman jambu mete. Penelitian penanggulang-an penyakit JAP jambu mete telah dilaksana-kan di desa Kayangan, Kabupaten Lombok Barat NTB dan laboratorium Fitopatologi Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, pada tahun 2002 – 2004. Komponen teknologi yang digunakan adalah agensia hayati, pupuk or-ganik dan fungisida nabati. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan fungisida nabati (cengkeh dan nimba) disertai pemberian pupuk organik yang telah diperkaya dengan agensia hayati (Bacillus sp., Tricho-derma sp. dan Cytopaga sp.) dapat menekan serangan penyakit antara 47 - 80% dan berbeda nyata dengan kontrol. Perlakuan terbaik adalah fungisida nabati cengkeh (Mitol 20 EC) disertai pemberiaan pupuk organik yang mengandung Bacillus pantotkentikus dan Trichoderma lac-tae. Hasil isolasi mikroorganisme menunjuk-kan bahwa pupuk organik 1 didominasi oleh Trichoderma spp. dan pupuk organik 2 di dominsi oleh Bacillus spp. Kepadatan populasi mikroorganisme dalam setiap perlakuan teruta-ma Bacillus sp., Trichoderma sp. dan Pseu-domonas flourescens sangat erat kaitannya dengan tingkat serangan penyakit busuk akar jamur putih pada jambu mete. 
Pengaruh Jenis Bahan Organik dan Dosis Pupuk N Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Rimpang Muda Lempuyang Gajah Agus Ruhyanat
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 1 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v13n1.2002.59-67

Abstract

Observasi Pertumbuhan dan Komponen Hasil pada Beberapa Varietas Lada Robet Asnawi; M. Tohir Soemantri
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v6n2.1991.69-73

Abstract

PENGARUH POLA TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TEMPUYUNG (Sonchus arvensis L.) Hera Nurhayati; Ireng Darwati; Rosita SMD
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v24n1.2013.%p

Abstract

Simplisia tempuyung (Sonchus arvensis) mengandung silika, kalium, flavonoid, taraksasterol, inositol, oe-laktuserol, p-laktuserol, manitol, dan inositol yang bermanfaat sebagai pelancar keluarnya air seni, antiurolitiosis, serta mempunyai daya melarutkan batu ginjal, kolesterol, Ca-Oxalat, dan asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pola tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi simplisia tempuyung. Kegiatan penelitian dilaksanakan di KP Cimanggu, Bogor, Jawa Barat dari sejak April sampai Juli 2012. Metode penelitian dengan menggunakan rancangan acak kelompok dengan ulangan sebanyak lima kali. Perlakuan pertama adalah pola tanam, yakni (K1) monokultur, (K2) tumpangsari dengan jagung, jarak tanam jagung satu meter, dan (K3) tumpangsari dengan jagung, jarak tanam jagung dua meter. Jarak tanam jagung dalam baris adalah 20 cm. Perlakuan kedua adalah dosis pemupukan, terdiri dari (P1) 50% SOP (50 kg Urea + 50 kg SP36 + 50 kg KCl ha-1); (P2) 100% SOP (100 kg Urea + 100 kg SP36 + 100 kg KCl ha-1); dan (P3) 150% SOP (150 kg Urea + 150 kg SP36 + 150 kg KCl ha-1). Pengamatan meliputi parameter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, panjang dan lebar daun) dan produksi. Panen dilakukan pada umur tiga bulan setelah tanam (BST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tanam dan pemupukan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Penanaman secara monokultur, maupun dengan jagung pada jarak tanam antar baris dua meter, dapat dilakukan dalam budidaya tempuyung. Pemupukan sesuai SOP dapat dijadikan rekomendasi pemupukan mendukung teknologi budidaya tempuyung. 
PENGARUH CARA PENGERINGAN TERHADAP MUTU SIMPLISIA SAMBILOTO Feri Manoi
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 17, No 1 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v17n1.2006.%p

Abstract

Effect of drying methods to quality of Andrographis paniculata material dryThe study on the effect of drying methods to the quality of  sambiloto material dry was con-ducted in the Post Harvest Laboratory, Research Institute for Spice and Medicinal Crops, from April to September 2004. The study aimed to findout the effect of drying methods on quality of sambiloto material dry. The experiment design were used completely randomized design with four treatments and three replications. Treat-ments tested of drying were (1) wind drier, (2) sun, (3) blower, (4) sun and blower combinations. The result  showed that the drying methods give a significant effect on quality sambiloto material dry. The treatment of drying sambiloto  with was sun and blower combinations to give the best results with lowest water  content  8.40%,  lowest  ash  content 7.63%, lowest ash insoluble in Hcl content 0.04%, highest water extractive matter content 26.83%, highest alcohol extractive matter content 14.42 %. 
Aspek Pemanfaatan dan Pengembangan Tanaman Obat Hidayat Moko
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 1, No 2 (1986): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v1n2.1986.1-18

Abstract

The medicinal crops are natural resources that can support the development of medicinal materials technically and economically. They also take part in supporting the public health service. The medicinal crops are still used traditionally. The production hasn’t been supported by the valid research data. Accordingly it is necessary to plan and coordinate to improve these crops. The development of these crops is aimed at acquiring export commodities, supporting traditional and modern medicine industries and improving the germplasm collection, some of which tend to be vanished. It is important, therefore, that the research strategy and target be suttled in order to conduct research based on the terms which are agreed upon.

Filter by Year

1986 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 2 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 32, No 1 (2021): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 2 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 31, No 1 (2020): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 2 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 30, No 1 (2019): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 2 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 29, No 1 (2018): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 28, No 2 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 28, No 1 (2017): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 2 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 26, No 2 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 26, No 1 (2015): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 2 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 2 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 24, No 1 (2013): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 23, No 2 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 2 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 22, No 1 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 2 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 21, No 1 (2010): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 2 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 20, No 1 (2009): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 2 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 19, No 1 (2008): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 2 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 18, No 1 (2007): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 2 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 17, No 1 (2006): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 2 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 16, No 1 (2005): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 2 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 15, No 1 (2004): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 2 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 14, No 1 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 13, No 2 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 1 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 12, No 1 (2001): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 11, No 2 (2000): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 10, No 1 (1999): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 2 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 9, No 1 (1994): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 2 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 8, No 1 (1993): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 2 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 7, No 1 (1992): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 2 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 6, No 1 (1991): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 2 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 1 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 2 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 4, No 1 (1989): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 2 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 1 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 2 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 2, No 1 (1987): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 1, No 2 (1986): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT Vol 1, No 1 (1986): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat More Issue