cover
Contact Name
Nurma Diana Poetri
Contact Email
nurma.diana89@gmail.com
Phone
+6282277769385
Journal Mail Official
gentlebirth.journal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dewi Sartika - Komp. Perum Citra Raysa Indah - Rantauprapat - Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Gentle Birth
ISSN : -     EISSN : 26230461     DOI : -
Jurnal gentle birth adalah jurnal kebidanan berbahasa Indonesia. Mengangkat tema tentang kesehatan ibu hami, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, akseptor Keluarga Berencana, bayi baru lahir, bayi dan balita
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018): Januari" : 6 Documents clear
PENGETAHUAN IBU TENTANG ANTENATAL CARE (ANC) DENGAN PENCAPAIAN KUNJUNGAN K4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARBAU Rani Darma Sakti Tanjung
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.115 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang Antenatal Care (ANC) dengan pencapaian kunjungan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Marbau tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Marbau dengan populasi penelitian sebanyak 285 orang dan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang antenatal care (ANC) sebagian besar kurang sebanyak 18 responden (41,9%) dan pencapaian kunjungan K4 sebagian besar tidak tercapai sebanyak 34 responden (79,1%). Ada hubungan antara pengetahuan responden tentang antenatal care (ANC) dengan pencapaian kunjungan K4 (p = 0,000 < 0,05) yang artinya semakin baik pengetahuan ibu tentang antenatal care (ANC) maka kunjungan K4 akan tercapai.Kesimpulan penelitian ini bahwa kunjungan K4 berhubungan dengan pengetahuan responden. Diharapkan pada tenaga kesehatan khususnya bidan di Puskesmas Marbau untuk lebih aktif dalam memberikan penyuluhan dan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil tentang kesehatan kehamilan terutama tentang antenatal care dan kunjungan K-4.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 RANTAUPRAPAT TAHUN 2017 Rika - Handayani
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.852 KB)

Abstract

Remaja putri rentan terhadap kematian maternal, kematian anak dan bayi, aborsi tidak aman, IMS, NAPZA dan kekerasan/pelecehan seksual. Orang tua sebagai lingkungan sosial pertama remaja diharapkan dapat menerapkan pola asuh yang mengutamakan adanya dialog yang terbuka antara remaja dan orang tua tentang kesehatan reproduksi sehingga remaja memiliki sikap yang benar tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan sikap remaja putri tentang kesehatan reproduksi di SMA Negeri 1 Rantauprapat TAHUN 2017. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi. Sampel dalam penelitian adalah remaja putri SMA Negeri 1 Rantauprapat yang berjumlah 170 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling sistematis. Hasil penelitian dari 170 responden, mayoritas 74,1% dalam kategori pola asuh authoritative (demokratis) dan mayoritas 71,2% bersikap positif. Hasil uji statistik dengan analisis chi-square diperoleh nilai ρ=0,000, ini berarti ho ditolak yaitu ada hubungan pola asuh orang tua dengan sikap remaja putri tentang kesehatan reproduksi. Diharapkan dapat menjadi masukan bagi institusi pendidikan untuk menjalin kerjasama dengan petugas kesehatan di Direktorat Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi, BKKBN untuk mengaktifkan PIK-KRR di institusi pendidikan dan orang tua diharapkan dapat menerapkan pola asuh yang mengutamakan adanya dialog terbuka tentang kesehatan reproduksi pada remaja.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI ATAU FERUM (Fe) DI KLINIK BERSALIN BIDAN SUMARTINI, AMKEB Syafrina - Batubara
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.27 KB)

Abstract

Di Sumatera Utara Bedasarkan survei anemia yang di laksanakan tahun 2016 di 4 kabupaten/kota di sumatera utara, yaitu kota medan ,binjai , Kabupaten. Deli serdang dan langkat, cakupan ibu hamil yang mendapat 90 tablet besi di sumatera utara menunjukkan kenaikan yaitu 33,03%tahun 2012, naik menjadi 53,09% tahun 2011 dan menjadi 76,67% di tahun 2012 dan tahun 2013 turun menjadi 68,85%, angka ini masih jauh dari target yang di tentukan yaitu 80% ( Dinkes sumut ,2013) Dari data Rumah sakit Umum Daerah Rantau Prapat tahun 2017 terdapat 59 ibu hamil yang mengalami anemia. ( PKBRS RSUD 2017 ) . Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) selain pengetahuan ibu, perilaku juga dipengaruhi oleh pengalaman, fasilitas (sarana dan jarak pelayanan kesehatan), budaya, dan sosial ekonomi. Tujuan; Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe). Metode; Penelitian non eksperimental dengan pendekatan waktu cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2012 di Klinik Bersalin Bidan Sumartini, AmKeb. Populasinya adalah ibu-ibu hamil anemia (Hb < 11gr%) yang memeriksakan kehamilannya di Klinik Bersalin Bidan Sumartini, AmKeb yaitu sejumlah 300 orang pertahun. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 10% dari jumlah populasi pertahun yaitu sebanyak 30 orang dengan syarat sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) diukur menggunakan kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) digunakan rumus Chi-Square. Hasil; Dari hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang berpengetahuan tinggi atau baik sebanyak 15 orang (50%), sedang atau cukup sebanyak 10 orang (33,3%), dan rendah atau kurang sebanyak 5 orang (16,7%), sedangkan ibu hamil yang patuh mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) sebanyak 19 orang (63,3%) dan yang tidak patuh sebanyak 11 0rang (36,7%). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan p= 0,0001 dan df=2, diperoleh hasil X2hitung lebih besar dari X2tabel sehingga Ho ditolak maka Ha diterima. Simpulan; Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe).  Jika tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia baik atau tinggi, maka kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi atau ferum (Fe) akan baik
Pengaruh Peningkatan Berat Badan Selama Kehamilan Terhadap Berat Badan Badan Bayi baru lahir di Klinik Hj.Nani Rantauprapat Tahun 2017 Munarni - Simatupang
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.318 KB)

Abstract

Berat badan bayi merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor melalui suatu proses yang berlangsung selama berada dalam kandungan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi berat bayi lahir diantarnya faktor lingkungan internal, faktor lingkungan eksternal, faktor penggunaan sarana kesehatan yang berhubungan frekuensi pemeriksaan kehamilan atau antenatal care. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh peningkatan berat badan selama kehamilan terhadap berat badan bayi lahir diKlinik Hj.Nani tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan besar sampel sebanyak 100 orang dengan metode pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Aprli 2017. Instrumen dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari data diKlinik Hj.Nani , KMS ibu hamil, catatan persalinan, dan berat badan bayi lahir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai rata-rata kenaikan berat badan responden selama kehamilan yaitu 12,3 Kg dengan standar deviasi yaitu 1,6 dan kenaikan berat badan terendah 10 sedangkan berat badan tertinggi 16 Kg. Dari hasil uji statistik dengan Korelasi Product Moment diperoleh nilai p value = 0.000 adanya hubungan yang signifikan antara peningkatan berat badan selama kehamilan terhadap berat badan bayi baru lahir. Dan diperoleh juga nilai ( r = 0,506 ) ini berarti hubungan yang cukup kuat dengan arah positif artinya semakin meningkat berat badan ibu selama kehamilan maka semakin meningkat pula berat badan bayinya. Diharapkan tenaga kesehatan dapat bekerja sama untuk lebih meningkatkan penyuluhan-penyuluhan khususnya mengenai kesehatan ibu hamil.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir di Klinik Bersalin Hotmaida Purba Kabupaten Labuhanbatu Halimah Tusya Diah
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.4 KB)

Abstract

Perawatan pada bayi dilakukan selama 1 tahun usia bayi. Kematian bayi merupakan ukuran penting kesehatan nasional karena variabel itu berkaitan dengan berbagai faktor antara lain kesehatan ibu, mutu akses ke layanan medis, kondisi sosioekonomi, dan praktik kesehatan masyarakat. Kematian bayi (mortalitas bayi) merupakan kematian anak usia kurang dari satu tahun. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Total Sampling. Penelitian ini dilakukan di klinik bersalin Niar dengan cara membagikan instrument penelitian (kuesioner) kepada setiap ibu-ibu nifas yang datang berkunjung untuk memeriksakan dirinya selama masa nifas ke klinik tersebut. Analisa data dengan chi square. Dari 50 responden, sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 34 orang (68%), dan sebagian kecil responden memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 16 orang (32%). Responden dengan pengetahuan  baik, sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 20 orang (40%), dan sebagian kecil mengalami kecemasan berat sebanyak 4 orang (8%). Dari 16 responden dengan pengetahuan kurang, sebagian besar mengalami kecemasan berat sebanyak 7 orang (14%) dan sebagian kecil mengalami kecemasan sedang sebanyak 4 orang (8%) dalam perawatan bayi baru lahir.. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir (nilai ρ=0.003<0.05). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa kecemasan ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir ringan, hal ini dikarenakan ibu-ibu nifas sudah memahami cara perawatan yang baik untuk bayinya. Seiring dengan baiknya pengetahuan seseorang mempengaruhi kecemasan seseorang dalam menghadapi sesuatu hal
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG BAHAYA PERNIKAHAN DINI PADA KEHAMILAN DI DUSUN PINANG LOMBANG BAWAH DESASEI RAJA KECAMATAN NA IX-X KABUPATEN LABUHANBATU UTARA 2017 Fitriyani - Nasution
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.41 KB)

Abstract

Pap smears are examinations of mucus in the mouth of the uterus, the purpose of pap smears To detect early risk of cervical cancer. According to WHO data that about 500,000 women are treated annually with cervical cancer. In Indonesia it is estimated that around 40% of cases per day and 50% of them died of the disease. According to data 83% of patients with cervical cancer are in developing countries.510,000 women are diagnosed with cervical cancer .280,000 and nearly 60% of them die. The incidence is around 74% compared to other gynecological cancers. This type of research is a descriptive study that aims to describe the knowledge of fertile age couples (wives) about Pap smears in the environment like Dame. Data that is used primary data is directly from respondents, and using secondary data is data that is not taken directly from respondents, independent population variables are based on age, education, occupation, sources of information. The dependent variable is the knowledge of fertile age couples about Pap smears in the environment Suka Dame. Based on the knowledge of fertile age couples about the majority of Pap smears with less knowledge of 24 respondents (41.38%), the knowledge of fertile age couples based on the age of 4346 years, the majority of knowledge is less than 3 respondents (5.17%). lack of secondary education as many as 12 respondents (20.69%). The majority of knowledgeable respondents were not working at 21 respondents (36.21%). Respondents with less knowledge on respondents who did not get as many as 7 respondents (12.06) From the variables studied based on knowledge. Age. Education. work. The source of information can be concluded that the knowledge of fertile age couples about the Pap smear is in the less category, to be expected to fertile age couples (wives) so as to prevent kesaktitan and also death in couples of childbearing age (wives) in particular. Based on the results of research conducted based on knowledge , age of education, occupation, source of information can be concluded that Knowledge of Fertile Age Couples (wives) About knowledgeable Pap smears are lacking.

Page 1 of 1 | Total Record : 6