cover
Contact Name
Nurma Diana Poetri
Contact Email
nurma.diana89@gmail.com
Phone
+6282277769385
Journal Mail Official
gentlebirth.journal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dewi Sartika - Komp. Perum Citra Raysa Indah - Rantauprapat - Kab. Labuhanbatu - Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Gentle Birth
ISSN : -     EISSN : 26230461     DOI : -
Jurnal gentle birth adalah jurnal kebidanan berbahasa Indonesia. Mengangkat tema tentang kesehatan ibu hami, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, akseptor Keluarga Berencana, bayi baru lahir, bayi dan balita
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018): Juli" : 6 Documents clear
HUBUNGAN KONSELING KB DENGAN KEIKUTSERTAAN PASANGAN USIA SUBUR ( PUS ) MENJADI AKSEPTOR KB DI KELURAHAN SIOLDENGAN KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2018 Munarni - Simatupang
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.743 KB)

Abstract

Jumlah penduduk dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal ini merupakan masalah yang cukup serius, karena pertumbuhan penduduk yang tinggi sudah tentu menimbulkan masalah yang rumit bagi pemerintah dalam usaha mengembangkan dan meningkatkan taraf hidup warga negaranya seperti Indonesia dan negara – negara lainnya. Pertumbuhan penduduk pada tahun 2005 yang berjumlah 220.000.000 jiwa meningkat mejadi 270.000.000 jiwa pada tahun 2016. Untuk mengendalikan jumlah penduduk yang besar, dengan laju pertumbuhan penduduk yang relatif masih tinggi, pemerintah mencanangkan suatu Program Keluarga Berencana. Dari hasil survey awal yang penulis lakukan terhadap 12 PUS yang berada di Kelurahan Sioldengan, penulis menemukan 6 orang diantaranya mengatakan pernah mendengar tentang alat kontrasepsi KB tetapi tidak tertarik menjadi Akseptor KB karena pemahaman yang salah atau mitos tentang kontrasepsi tersebut, salah satunya yaitu efek samping dari pemakaian alat kontrasepsi KB dan rasa malukarenaalatkontrasepsiinidipasang di alatkelaminmereka. Dan 6 orang lainnya mengatakan mengetahui tentang alat kontrasepsi KB tetapi tidak memakainya dengan alasan ingin mempunyai anak lagi. Analisis univariat merupakan analisis yang menitik beratkan kepada penggambaran atau deskriptif data yang diperoleh. Menggambarkan distribusi frekuensi darimasing-masing variabel bebas dan variabel terikat.Analisis Bivariat untuk melihat hubungan pengetahuan KB pasangan usia subur dalam menggunakan kontrasepsi KB. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji statistik chi square. Sebagian besar responden tidak ikut serta dalam program KB sebanyak 54 responden (72,97%), sedangkan PUS yang ikut serta dalam program KB sebanyak 20 responden (27,03%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pengetahuan responden (PUS) tentang KB di Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 35 responden (71,00%). Keikutsertaan responden dalam program KB sebanyak 20 responden (67,3%), sedangkan 54 responden ( 3 2 , 7 % ) tidak ikutserta dalam program KB. Persentase tertinggi keikutsertaan KB berdasarkan tabulasi silang pada responden yang berpengetahuan kurang yaitu 8 responden (34,7%), sedangkan persentase tertinggi tidak ikut serta dalam program KB pada pengetahuan baik sebanyak 27 responden (77,2%). Tidak ada hubungan signifikan antara Tingkat Pengetahuan tentang KB dengan Keikutsertaan KB pada PUS di Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan Tahun 2018 yang ditunjukkan dengan uji statistik chi - square hasil p-value 0,318.
ANALISIS PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PROGRAM GENERASI BERENCANA DI SMU NEGERI 1 MARBAU TAHUN 2018 Rani Darma Sakti Tanjung
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.611 KB)

Abstract

Remaja umumnya memang amat rentan terhadap pengaruh eksternal. Karena proses pencarian jati diri, mereka mudah sekali terombang-ambing, dan masih merasa sulit menentukan tokoh panutannya. Remaja juga mudah terpengaruh oleh gaya hidup masyarakat di sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang generasi berencana (GenRe).  Penelitian ini adalah penelitian Analitik. Lokasi penelitian di SMU Negeri 1 Marbau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2018. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 746 orang, sedangkan sampel diperoleh sebanyak 88 orang. Data dianalisis secara Deskriptif (univariat) yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Marbau tentang program generasi berencana dalam kategori kurang (60,2%). Berdasarkan umur, siswa berumur 15 tahun dan 16 tahun berpengetahuan kurang, sedangkan siswa berumur 17 tahun dan 18 tahun berpengetahuan baik. Berdasarkan jenis kelamin, siswa laki-laki dan perempuan karena kedua-duanya berpengetahuan kurang. Berdasarkan sumber informasi, siswa yang mendapatkan banyak informasi (baik) cenderung memiliki pengetahuan baik sedangkan yang mendapatkan sedikit (kurang baik) cenderung memiliki pengetahuan kurang baik tentang program keluarga berencana.  Disarankan kepada kepala SMA Negeri 1 Marbau untuk bekerjasama dengan instansi kesehatan  atau BKKBN untuk mengadakan penyuluhan tentang program generasi berencana kepada siswanya.
HUBUNGAN LUKA EPISIOTOMI TERHADAP AKTIVITAS SEKSUAL PASCA BERSALIN DI KLINIK Hj. NANI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA KELURAHAN PADANG BULAN TAHUN 2018 Rika - Handayani
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.211 KB)

Abstract

Aktivitas seksualitas pasca bersalin merupakan bagian dari kehidupan seorang wanita normal, dimana hubungan seksual yang nyaman dan memuaskan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam hubungan perkawinan bagi banyak pasangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan luka episiotomi terhadap aktivitas hubungan seksual pasca bersalin di Kelurahan Kota Tahun 2018. Desain penelitian ini bersifat deskritif analitik, dengan besar sampel 63 orang dengan metode pengambilan sampel aksidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah ibu primipara sebanyak 46 responden (68,7%), mayoritas responden berpendidikan SMA sebanyak 54 responden (80,6%), dan mayoritas responden adalah pekerja sebanyak 35 responden (52,2%). Analisa data menggunakan analisis product moment. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan nilai P < 0,05 menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara luka episiotomi dengan aktivitas seksual. Didapatkan juga nilai r = -0,560 menunjukkan hubungan cukup kuat antara luka episiotomi terhadap aktivitas seksual, dengan arah negatif menunjukkan jika luka episiotomy meningkat, maka aktivitas seksual akan menurun. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa luka episiotomi berhubungan terhadap aktivitas seksual pasca bersalin, sehingga di harapkan agar bidan lebih memperhatikan kesejahteraan ibu bersalin melalui pelayanan kebidanan dengan mengupayakan pertolongan persalinan tanpa luka episiotomi.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku Seksual Remaja di Kelurahan Sioldengan kecamatan RantauSelatan Kabupaten LabuhanBatu 2018 Syafrina - Batubara
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.603 KB)

Abstract

Pola asuh sangat mempengaruhi peran dan fungsi keluarga. Pengaruh keluarga dalam pembentukan dan perkembangan kepribadian anak sangat besar karena keluarga merupakan kelompok sosial yang pertama dimana anak dapat berinteraksi, tempat anak belajar, dan menyatakan dirinya sebagai makhluk sosial. Keluarga juga dapat memberikan dasar pembentukan tingkah laku, watak, moral, dan pendidikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku seksual remaja di Kelurahan Sioldengan Kec Rantau selatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah remaja yang tinggal serumah dengan orangtuanya di Kelurahan Sioldengan Kec rantauSelatan. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2018 dan menggunakan kuesioner yang terdiri dari data demografi, kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner perilaku seksual remaja. Data hasil penelitian di uji menggunakan program SPSS versi 12,0 dengan menggunakan deskriptif analyze dan ditampilkan dalam bentuk kategorik. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil bahwa mayoritas responden (76,1%) memiliki pola asuh demokrasi, Perilaku seksual remaja mayoritas responden dalam kategori positif ((95,5%). Analisis statistik diperoleh bahwa hubungan yang tidak signifikan antara pola asuh orang tua terhadap perilaku seksual remaja nilai p = 0,223. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, direkomendasikan untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan judul penelitian ini disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku seksual remaja dan menggunakan lebih banyak responden dan meneliti dibeberapa tempat yang berbeda agar hasilnya lebih representatif.
PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (ISTRI ) TENTANG INFERTILITAS DI LINGKUNGAN SUKA DAME KELURAHAN URUNG KOMPAS KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2018 Fitriyani - Nasution
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.614 KB)

Abstract

According to the World Health Organization (WHO) shows that the number of partners of infertility as much as 36% is caused by abnormalities in men, while 64% are in women. This is experienced by 17% of couples who have been married for more than 2 years have not experienced signs of pregnancy and have never been pregnant at all. Difficulty having children due to failure of dysfunction of the reproductive organs in a married couple is known as infertility. Husband and wife couples can be said to be infertile (infertile) if they do not have children in the span of one year from their marriage. This means that sexual relations committed by the couple fail. This study aims to determine the knowledge of fertile age couples (wives) about infertility in the environment like dame, urung kompas village, rantau selatan district, labuhan batu, based on variables of age, education, occupation and sources of information. This study is descriptive, sampling using accidental sampling techniques, with a population of 152 people and obtained 60 samples. This type of research is primary and secondary data. Data collection was conducted on May 30, 2018, using good criteria (68100%), sufficient (34-67%), and less (0-33%). The results showed that of the 60 majority respondents with less knowledge with the number of 26 respondents (43.33%) and the majority were well informed as many as 12 respondents (20.00%). In terms of age, the majority of respondents who were knowledgeable were less than 39-42 years old as many as 11 respondents (18.33%). Based on education, the majority of respondents were less knowledgeable with basic education as many as 17 respondents (85.00%). Based on the work, the majority of respondents with less knowledge were 18 respondents (30.00%) for respondents who did not work. Based on the source of information, the majority of respondents were less knowledgeable as many as 18 respondents (30.00%) to respondents who did not get a source of information.From the results of the research on fertile age couples (wives) about the majority of infertility, they have less knowledge and are expected to the community to improve the quality of life and awareness of health by asking questions and taking the time to get information about health through both print and electronic media and want to attend counseling - counseling held by health workers
Pengetahuan dan Sikap Suami terhadap Perubahan Fisiologis dan Psikologis Istri selama Kehamilan di Klinik Bersalin Hj. Nani, S. AMKeb Halimah Tusya Diah
Jurnal Gentle Birth Vol 1, No 2 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.032 KB)

Abstract

Kehamilan merupakan suatu anugerah yang menyenangkan bagi setiap wanita. Proses kehamilan yang dialami setiap wanita akan menimbulkan perubahan– perubahan pada fisik, maupun psikologis. Direncanakan atau tidak, calon ibu perlu mempersiapkan diri secara psikologis sejak sebelum, selama, dan sesudah kehamilan. Perubahan–perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan, merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui, bukan oleh si wanita saja akan tetapi suami. Artinya suami selalu siap saat istri membutuhkan bantuan fisik maupun psikologis dan dapat menerima perubahan-perubahan yang terjadi pada istrinya selama kehamilan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap suami terhadap perubahan fisiologis dan perubahan psikologis isteri selama kehamilan di klinik bersalin Hj. Nani, S. AMKeb Tahun 2018. . Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh isteri  yang ditemani suami saat kunjungan periksa hamil atau ANC di Klinik Bersalin Hj. Nani,S. AMKeb  sebanyak 57 orang. Hasil penelitian menemukan bahwa dari  responden mayoritas usia 26-30 tahun sebanyak 25 orang (43,9%),mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 29 0rang (50,9%),mayoritas bekerja sebagai wiraswasta sebanyak 37 orang( 64,9%), dan dari segi pengetahuan mayoritas suami berpengetahuan cukup sebanyak 28 orang (49,1%), minoritas berpengetahuan baik sebanyak 10 orang (17,5%), sikap suami mayoritas positif sebanyak 54 orang (94,7%), minoritas suami bersikap negatif sebanyak 3 orang (5,3%). Diharapkan kepada suami agar lebih ikut berpartisipasi terhadap perubahan- perubahan yang dialami isteri selama kehamilan dan memberikan dukungan selama kehamilan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6