cover
Contact Name
rusmala dewi
Contact Email
pipianto76@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pintarharati@upr.ac.id
Editorial Address
Progran Studi PG. PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, JLn. H. Timang Komplek Kampus Tunjung Nyahoo Palangka Raya, Telp: (0536)3229107 E-mail pintarharati@fkip.upr.ac.id
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi
ISSN : 23015993     EISSN : 27155633     DOI : https://doi.org/10.36873/jph.v15i1.846
Core Subject : Education,
Jurnal Pintar Harati dengan ISSN 9-772301-599002, E-ISSN 2301-5993 terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember, Jurnal Pintar Harat adalah jurnal yang menyajikan jurnal hasil penelitian pendidikan dan Psikologi Dosen-dosen jurusan pendidikan anak usia dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas palangka Raya, serta dari instansi lainnya.
Articles 139 Documents
PEMBELAJARAN EKSPERIENTAL (EXPERIENTAL LEARNING): MENANAMKAN KEPERCAYAAN DIRI SEBAGAI SALAH SATU KARAKTER WIRAUSAHA PADA MAHASISWA CALON GURU PAUD : Cahaya Afriani Napitupulu Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1783

Abstract

ABSTRAK Penting bagi para calon guru memiliki jiwa kewirausahaan. Jiwa kewirausahaan yang tampak dalam karakter dan perilaku guru yang positif dapat mempengaruhi peserta didik. Guru yang berkarakter wirausaha akan mampu menciptakan hubungan khusus dengan setiap peserta didiknya. Salah satu karakter wirausaha yaitu percaya diri perlu dimiliki oleh seorang guru dalam melakukan pembelajaran dan pendidikan karena saat melakukan tugasnya, sikap mental ini akan mempengaruhi gagasan, karsa, insiatif, kreatifitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja keras, dan kegairahan berkaryanya. Pembelajaran di kelas biasa dilakukan dengan ceramah, diskusi, pemberian tugas atau komunikasi yang sifatnya cenderung satu arah. Terutama saat kondisi pandemik Covid-19 saat ini, model pembelajaran dengan tatap muka di kelas telah mengalami perubahan bentuk dan fungsi. Metode pembelajaran yang masih relevan dan bisa diupayakan melalui pembelajaran jarak jauh tapi bisa memberi manfaat besar bagi peserta didik, salah satunya adalah experiental learning. Melalui kegiatan yang dilakukan dengan metode experiental learning, diharapkan mahasiswa mengalami berbagai pengalaman yang dapat memunculkan karakter positif diri. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi kepada lima mahasiswa PG PAUD di kelas kewirausahaan yang telah mengikuti kegiatan belajar experiental learning. Hasil menunjukkan bahwa metode experiental learning dengan kegiatan “election day” mampu membantu mahasiwa PG Paud kelas kewirausahaan Universitas Palangka Raya mengembangkan karakter positif dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran melalui pengalaman ke dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pembelajaran Eksperiental, Percaya Diri, Karakter Wirausaha, Kewirausahaan
10.36873/jph.v16i1.1785 PERBEDAAN MINAT BELAJAR ANAK ANTARA METODE PROYEK BERBASIS EKSPERIMEN DAN METODE KARYAWISATA PADA ANAK KELOMPOK B TK SHINING KIDS SCHOOL PALANGKA RAYA : Novia Wulandari & Dewi Rosaria Indah Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1785

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Minat Belajar Anak Antara Metode Proyek Berbasis Eksperimen Dan Metode Karyawisata Pada Anak Kelompok B TK shining Kids School Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode Static Group Comparison yang merupakan penyelidikan terhadap dua kelompok yang kurang lebih mempunyai karakteristik yang sama, yang dipilih secara acak (random). Adapun sumber data yang digunakan adalah data-data hasil penelitian anak TK Shining Kids School yang diberi stimulus dalam eksperimen. Data yang terkumpul diberikan skor pada lembar observasi untuk kelompok penelitian tersebut. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa data akhir (post test) kelompok karyawisata menunjukkan nilai probabilitas minat siswa dalam belajar sebesar 0,126. Sedangkan nilai probabilitas kelompok metode proyek berbasis eksperimen menunjukkan nilai 0,125, tidak terdapat perbedaan yang signifikan tersebut itu juga ditunjukkan dengan berdasarkan hasil Uji-T nilai hitung > tabel = -1,542 > 2.043 maka H1 ditolak, artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar menggunakan metode karyawisata dan metode proyek berbasis eksperimen. Akan tetapi menurut skor rata - ratanya (karyawisata 80.00 dan Eksperimen 70.25) berdasarkan nilai rata-rata antara metode karyawisata dan metode proyek berbasis eksperimen. Hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara minat belajar menggunakan metode berbasis eksperimen dan metode karyawisata. Kata Kunci: Minat Belajar Anak, Metode Proyek Berbasis Eksperimen, Metode Karyawisata
10.36873/jph.v16i1.1824 PENGARUH KEGIATAN MEMBUAT KUE TRADISIONAL KLEPON TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK A TK H.M.IDRIS KECAMATAN KUMAI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN AJARAN 2019/2020 : Runiyanti Runiyanti1 & Rayne Praticia1 Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1824

Abstract

Motorik halus anak adalah kemampuan anak melakukan kegiatan yang melibatkan koordinasi mata, tangan dan otot - otot kecil pada jari -jari, pegelangan tangan. Pengendalian tersebut berasal dari perkembangan refleksi dan kegiatan masa yang ada pada waktu lahir. Klepon adalah makanan tradisional Indonesia terbuat dari tepung beras ketan dan gula jawa dibalut dengan kelapa parut yang warna hijaunya yang khas yang merupakan hasil campuran adonan dengan pasta dari daun pandan yang menghidupkan aroma dari klepon.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan membuat kue tradisional klepon di kelompok A umur 3-4 tahun di TK H.M.IDRIS Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain ‘One Group Pre-Test and Post-Test Design’. Sampel diambil dengan teknik obsevasi pada anak kelompok A TK H.M.IDRIS Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat yang berjumlah 18 orang. Lembar observasi digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung adalah (5,67), dan ttabeldengan taraf signifikan sebesar 5% yaitu (2,110). Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya dapat diketahui thitung (5,67>ttabel2,110 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kegiatan membuat kue tradisional klepon terhadap kemampuan motorik halus pada anak kelompok A TK H.M.IDRIS Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Kue Tradisional Klepon, Motorik Halus
0.36873/jph.v16i1.1825 PENGARUH PERMAINAN PESAN BERBISIK TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B TK KUSUMA LOKA PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020 : Ria Triana1 & Rusmaladewi Rusmaladewi1
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1825

Abstract

Kemampuan menyimak adalah salah satu bagian dari lingkup perkembangan yang harus kembangkan oleh anak usia dini. Namun, kemampuan menyimak anak masih belum berkembang optimal sesuai usianya, seperti anak masih belum mengerti beberapa perintah secara bersamaan, mengulang kalimat yang lebih kompleks dan memahami aturan dalam suatu permainan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh permainan pesan berbisik terhadap kemampuan menyimak anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain ‘One Group Pre-Test and Post-Test Design’. Sampel diambil dengan teknik observasi dan wawancara pada anak kelompok B TK Kusuma Loka Palangka Raya yang berjumlah 15 orang. Lembar observasi digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan rumus uji t. Ketentuannya bila thitung lebih kecil (<) dari ttabel, maka H0 diterima, dan Ha ditolak, tetapi sebaliknya bila thitung lebih besar (>) dari ttabel maka H0 ditolak, dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t hitung adalah (15,602), dan t tabel dengan taraf signifikansi yaitu 5% (2,144). Thitung 15,602 > ttabel 2,144, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan pesan berbisik terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B TK Kusuma Loka Palangka Raya tahun ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Kemampuan Menyimak, Permainan, PAUD
10.36873/jph.v16i2.2239 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOLABORATIF DARING (ONLINE COLLABORATIVE LEARNING) DALAM RANGKA PEMBENTUKAN DUKUNGAN SOSIAL MAHASISWA PG PAUD FKIP UNIVERSITAS PALANGKA RAYA: Cahaya Afriani Napitupulu, Kartika Ananda, Rayne Praticia, Via Wulan Rahmadini Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Pembelajaran Kolaboratif Daring (Online Collaborative Learning) Dalam Rangka Pembentukan Dukungan Sosial Mahasiswa PG PAUD pada Masa Pandemi Covid 19. Selain itu dalam penelitian ini, peneliti membandingkan Dukungan Sosial yang diperoleh Mahasiswa sebelum dan sesudah dimplementasikan Pembelajaran Kolaboratif Daring (Online Collaborative Learning). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang diperoleh dari perhitungan Uji Beda angket Pretest dan Post Test, serta metode kualitatif yang diperoleh dari Focus Group Discussion (FGD). Berdasarkan hasil analisis menggunakan Paired Sample T Test terhadap angket pretest dan post test menunjukkan sigma hitung < dari 0.05 (0.00 < 0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan Dukungan Sosial yang diperoleh mahasiswa PG PAUD sebelum dilaksanakan penelitian dan sesudah dilaksanakan penelitian. Sedangkan berdasarkan hasil Focus Group Discussion (FGD), Implementasi Pembelajaran Kolaboratif Daring (Online Collaborative Learning) dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa, antara lain: 1) pembelajaran jauh lebih menyenangkan; 2) tidak merasa tegang dan tertekan; 3) rilex dalam proses pembelajaran namun tetap fokus; 4) setiap mahasiswa menjadi lebih terbuka satu sama lain baik dengan teman maupun dengan peneliti; 5) merasa dilibatkan dan dihargai karena setiap individu berkolaborasi dan berpartisipasi; 6) menjadi lebih termotivasi; serta 7) mampu menciptakan rencana, ide dan gagasan yang bermanfaat. Kata Kunci: Pembelajaran Kolaboratif, Daring, Dukungan Sosial
10.36873/jph.v16i2.2241 PROFIL KOMPETENSI GURU PAUD DI PALANGKA RAYA: Sophia Oktavia Balimulia, Wahyuni Christiany Martono, Ignatia Imelda Fitriani, Elisabeth Fransisca Saragi Sitio, Siti Aisyah
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2241

Abstract

Guru merupakan salah satu tonggak utama dalam mendidik dan mengembangkan potensi diri anak. Seorang guru dituntut untuk mampu mengembangkan kompetensinya sebagai pendidik untuk mencerdaskan anak didiknya melalui kegiatan pembelajaran yang menarik sehingga kemampuan anak dapat berkembang secara optimal. Apabila kompetensi guru rendah maka kelak anak didiknya pun akan menjadi generasi yang bermutu rendah, yang tidak mampu bersaing dengan pesatnya perkembangan jaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil / gambaran kompetensi guru PAUD yang ada di kota Palangka Raya. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan diketahui bahwa kompetensi guru PAUD di Palangka Raya tergolong cukup (74,24%). Dimana Kompetensi Pedagogik sebesar 76,31%. Kompetensi Kepribadian berada pada persentase 75,48% juga termasuk kedalam kategori cukup. Kompetensi Profesional berada pada persentase 69,51% juga berada dalam kategori cukup. Dan kompetensi Sosial berada pada persentase 75,26% juga berada pada kategori cukup. Saran dari penelitian ini adalah kiranya perlu dilakukan upaya peningkatan kompetensi guru PAUD di Palangka Raya ini terutama kompetensi Profesional, karena berdasarkan hasil penelitian kompetensi profesional memiliki persentase yang paling rendah dari kompetensi yang lain. Luaran dari penelitian ini berupa publikasi satu artikel ilmiah dalam jurnal ber-ISSN Kata Kunci: Guru PAUD, Kompetensi Guru
10.36873/jph.v16i2.2242 REGULASI EMOSI PADA MAHASISWA SELAMA PROSES PEMBELAJARAN DARING DI PROGRAM STUDI PG-PAUD FKIP UPR: Rusmaladewi Rusmaladewi, Dewi Rosaria Indah, Intan Kamala, Henny Anggraini Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2242

Abstract

Aldao, Sheppes, & Gross, (2015) menyatakan bahwa strategi regulasi emosi sangat penting untuk melakukan penyesuian. Dalam hal ini mahasiswa harus melakukan penyesuaian dari proses pembelajaran tatap muka menjadi proses pembelajaran daring. Dalam situasi ini kemampuan strategi regulasi emosi dapat membantu siswa mengatasi permasalahan yang dihadapi (Wilson, Barnes-Holmes, & Barnes-Holmes, 2014). Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan program studi PG-PAUD FKIP Universitas Palangka Raya, dengan populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif yang sedang melaksanakan pembelajaran daring berjumlah 242 orang mahasiswa. Sampel penelitian ini menggunakan tehnik random sampling dengan jumlah responden sebanyak 87 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan instrument skala regulasi emosi yang disebarkan menggunakan angket yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas angket dan Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan skala regulasi emosi yang disusun peneliti berdasarkan aspek-aspek regulasi emosi emosi menurut Gross & Thompson (2006) terdiri dari: memonitor emosi (emotions monitoring), mengevaluasi emosi dan memodifikasi emosi (emotions modification) Berdasarkan temuan dan pembahasan hasil penelitian telah diperoleh skor angket dari 87 orang responden. Skor keseluruhannya adalah sebesar 6309 dari skor maksimal yang di harapkan 8.503, dimana dari skor tersebut memperoleh persentase sebesar 75,53%. Sehingga dapat di golongkan dalam kategori Baik. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa mahasiswa program studi PG-PAUD Universitas Palangka Raya memiliki regulasi emosi yang baik selama pembelajaran daring. Kata Kunci : Regulasi emosi, mahasiswa, daring
10.36873/jph.v16i2.2243 PENGARUH PERMAINAN LEGO TERHADAP KEMAMPUAN MENGKLASIFIKASIKAN BENDA PADA ANAK KELOMPOK A TK TERATAI DESA PAMARUNAN TAHUN AJARAN 2020/2021: Lisa Elpiya
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2243

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh permainan lego terhadap kemampuan mengklasifikasikan benda pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan ‘One Group Pre-Test and Post-Test Design’. Data diambil dengan teknik observasi dan wawancara pada anak kelompok A TK Teratai Desa Pamarunan yang berjumlah 15 orang. Lembar observasi digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan rumus uji t. Ketentuannya bila thitung lebih kecil (<) dari ttabel, maka H0 diterima, dan Ha ditolak, tetapi sebaliknya bila thitung lebih besar (>) dari ttabel maka H0 ditolak, dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung adalah (12,765), dan ttabel dengan taraf signifikansi yaitu 5% (2,144). Dengan thitung 12,765> ttabel 2,144, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan lego terhadap kemampuan mengklasifikasikan benda pada anak kelompok A TK Teratai Desa Pamarunan tahun ajaran 2020/2021. Kata Kunci: Permainan Lego, Kemampuan Mengklasifikasikan Benda
10.36873/jph.v16i2.2244 HUBUNGAN MOTIVASI KERJA GURU PAUD DENGAN KOMPETENSI PEDADOGIK DI KECAMATAN PANTAI LUNCI KABUPATEN SUKAMARA: Gustina Nianti Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2244

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedadogik. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian studi korelasional. Subjek dari penelitian ini adalah guru PAUD di Kecamatan Pantai Lunci yang berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah Product Moment Pearson dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang kuat dan signifikan antara motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedadogik sebesar 0,639. Hasil data motivasi kerja guru PAUD yang diperoleh dari 30 responden sebesar 81,24% dan kompetensi pedadogik sebesar 76,59%. Kedua hasil tersebut masuk dalam kategori tinggi. Koefesien determinasi diperoleh sebesar 40,9? dan 59,1% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Hal ini berarti semakin tinggi motivasi kerja guru PAUD, maka tinggi pula kompetensi pedadogik guru.Kata kunci : Guru PAUD, kompetensi pedadogik, motivasi kerja
10.36873/jph.v16i2.2245 IMPLEMENTASI PENILAIAN DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN DI TK SHALAHUDDIN KOTA PALANGKA RAYA: Elisa
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana evaluasi pembelajaran di TK Shalahuddin Kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Menurut teori penelitian kualitatif, agar penelitinya dapat betul-betul berkualitas, maka data yang dikumpulkan harus lengkap, yaitu berupa data primer dan data sekunder. Data primer adalah data dalam bentuk verbal atau kata-kata yang diucapkan secara lisan, gerak-gerik atau perilaku yang dilakukan oleh subjek yang dapat dipercaya, dalam hal ini adalah subjek penelitian (informan) yang berkenaan dengan variabel yang diteliti. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari dokumen-dokumen grafis (tabel,catatan, notulen rapat, dll), foto-foto, film, rekaman video, benda-benda, dan lain-lainnya yang dapat memperkaya data primer. Subjek penelitian ini adalah guru di TK Shalahuddin kota Palangka Raya yang berjumlah 3 orang. Dari Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa guru di TK Shalahuddin Kota Palangka Raya dikategorikan baik dalam mengimplementasi penilaian dalam evaluasi pembelajaran. Hal ini dibuktikan dari hasil wawancara dan dokumentasi peneliti. Kata Kunci: Penilaian, Evaluasi pembelajaran, TK

Page 7 of 14 | Total Record : 139