cover
Contact Name
rusmala dewi
Contact Email
pipianto76@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pintarharati@upr.ac.id
Editorial Address
Progran Studi PG. PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, JLn. H. Timang Komplek Kampus Tunjung Nyahoo Palangka Raya, Telp: (0536)3229107 E-mail pintarharati@fkip.upr.ac.id
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi
ISSN : 23015993     EISSN : 27155633     DOI : https://doi.org/10.36873/jph.v15i1.846
Core Subject : Education,
Jurnal Pintar Harati dengan ISSN 9-772301-599002, E-ISSN 2301-5993 terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember, Jurnal Pintar Harat adalah jurnal yang menyajikan jurnal hasil penelitian pendidikan dan Psikologi Dosen-dosen jurusan pendidikan anak usia dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas palangka Raya, serta dari instansi lainnya.
Articles 138 Documents
MANAJEMEN REGULASI DIRI PADA MAHASISWA: Puput Mulyono & Singgih Purnomo Mulyono, Puput
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.18774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran manajemen regulasi diri pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif dengan pengambilan sampel kuota dan melibatkan 590 mahasiswa di Kota X. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) skala pola pikir (skor validitas 0,343–0,704; skor reliabilitas 0,859); dan (2) skala pembelajaran mandiri (skor validitas 0,373–0,752; skor reliabilitas 0,865). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa dari 590 mahasiswa, 57,79 persen memiliki pola pikir kuat, dan 67,62 persen memiliki manajemen regulasi diri dalam kategori tinggi. Uji hipotesis diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,593 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 artinya terdapat hubungan positif signifikan antara pola pikir dengan self-regulated learning pada mahasiswa. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar mahasiswa dapat meningkatkan manajemen regulasi diri dengan meningkatkan pola pikir kuat. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode penelitian yang berbeda, seperti eksperimen atau kualitatif, untuk mempelajari lebih lanjut tentang pola pikir dan pembelajaran mandiri. Manajemen, Regulasi Diri, Mahasiswa
‘SIAPA AKU?’ PERSEPSI DIRI MAHASISWA BARU PSIKOLOGI UNIVERSITAS X: Dedi Nasruddin, Syarvia Syarvia, Deka Maddanreng, Andi Fathul Permana, Muhammad Aras Armada, Vinnie Veonitha Mandodo Rempe, Zulaikah Rizki Ramadhani nasruddin, dedi
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.19578

Abstract

Mahasiswa baru merupakan salah proses transisi yang cukup krusial dalam jenjang pendidikan perguruan tinggi. Dalam proses transisi sebagai mahasiswa baru akan mengalami berbagai permasalahan yang bersumber dari persepsi diri. Persepsi diri merupakan pandangan individu terhadap dirinya pada waktu tertentu dan meliputi penilaian terhadap kualitas, kemampuan, serta karakteristik pribadi baik dengan dirinya sendiri maupun dengan lingkungannya. Tujuan penelitian untuk melihat tingkat persepsi diri mahasiswa baru di salah satu univerisitas. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan deksriptif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mahasiswa baru di Fakultas Psikologi Universitas X memiliki kategori yang dominan tinggi. Dengan hal demikian maka mahasiswa tersebut akan lebih mudah dalam proses beradaptasi dan menjalani proses pendidikan kedepannya. Kata Kunci: Persepsi Diri, Mahasiswa Baru, Mahasiswa
POLA ASUH DALAM KELUARGA MULTIKULTURAL: PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL REMAJA: Lola Mustafa Loka, Zarina Akbar, Iriani Indri Hapsari, Mira Ariyani, Herdiyan Maulana Mustafa, Lola
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.20180

Abstract

Perilaku sosial remaja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua dapat bervariasi tergantung pada latar belakang budaya orang tua, yang mencakup nilai-nilai, tradisi, dan norma yang mereka anut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh dalam keluarga multikultural terhadap pembentukan perilaku sosial remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi sederhana dan uji ANOVA. Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa Sekolah Menengah Atas yang dipilih dengan teknik sampling non-probabilitas, yaitu convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam analisis regresi, pola asuh orang tua tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku sosial remaja (p = 0,166). Selain itu, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku sosial remaja berdasarkan latar belakang budaya orang tua (ptukey = 0,595).Kata kunci: Perilaku Sosial; Pola Asuh; Multikultural.
HAK IDENTITAS DAN KEBEBASAN BEREKSPRESI ANAK: Nurhelan Siregar, Eli Verawati Simatupang, Fitriyani Fitriyani Helan
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.20634

Abstract

Anak adalah aset berharga bagi masa depan masyarakat dan kesejahteraan mereka menjadi prioritas utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak identitas anak dan kebebasan berekspresi dalam konteks hukum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan fokus pada tatanan norma-norma hukum positif. Populasi penelitian mencakup undang-undang terkait hak anak, dengan sampel berupa Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 dan berbagai konvensi internasional. Instrumen penelitian berupa studi dokumen dan literatur yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami makna dasar hak identitas anak dan kebebasan berekspresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kerangka hukum yang kuat untuk melindungi hak-hak anak, termasuk hak atas identitas dan kebebasan berekspresi, yang mendukung perkembangan psikososial anak-anak. Kata kunci:  Hak Anak; Identitas; Kebebasan Berekspresi
PENGUKURAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI TK ADHYAKSA XVIII PALANGKA RAYA: Relakontesa, Rusmaladewi Rusmaladewi, Rayne Praticia Kontesa, Rela; Rusmaladewi; Rayne Praticia
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.22088

Abstract

ABSTRAK pentingnya menumbuhkan kemandirian anak usia dini sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan dan pendidikan selanjutnya. Kemandirian memungkinkan anak untuk menyelesaikan tugas, mengambil keputusan, serta beradaptasi secara sosial tanpa terlalu bergantung pada orang lain. Berdasarkan pengamatan awal di TK Adhyaksa XVIII Palangka Raya, anak-anak menunjukkan capaian kemandirian yang tinggi, namun belum seluruh aspek berkembang optimal secara konsisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemandirian anak usia 5–6 tahun (Kelompok B) di TK tersebut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung capaian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi terhadap 21 anak berdasarkan lima indikator kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian anak berada pada kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 92,69%. Secara rinci, capaian masing-masing indikator adalah: menyelesaikan tugas sampai selesai (92,06%), melepas dan memasang sepatu sendiri (100%), merapikan mainan setelah bermain (85,71%), pergi ke toilet sendiri (95,23%), dan membuang sampah pada tempatnya (90,47%). Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung dan keterlibatan aktif orang tua berperan penting dalam membentuk sikap mandiri pada anak usia dini. Kata Kunci: Kemendirian anak, perkembangan anak,Anak usia dini
PENGARUH PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL SEBAB AKIBAT PADA ANAK KELOMPOK B TK BAKUWU: Friska Cecilia Br Sembiring, Elisabeth Fransisca Saragi Stitio, Kartika Ananda Br Sembiring, Friska Cecilia; Saragi Sitio, Elisabeth Fransisca; Ananda, Kartika
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.21593

Abstract

Pemikiran sebab akibat didasarkan pada asumsi bahwa setiap sebab menimbulkan akibat dan sebaliknya setiap akibat pasti mempunyai sebab. Pembelajaran mengenal sebab akibat sejak dini diawali dengan mengenalkan proses-proses yang muncul di sekitar. Melalui metode eksperimen anak diajak melakukan percobaannya sendiri untuk mengamati proses dan juga mengenal konsep sebab akibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Metode Eskperimen Terhadap Kemampuan Mengenal Sebab Akibat Pada Anak Kelompok B Di TK Bakuwu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen, dengan menggunakan pola one group pre-test and post-test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, memperlihatkan nilai t hitung (10,7115) > t tabel (2,145) sehingga hasil dari analisis data uji-t yang di dapat menunjukkan bahwa hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Artinya terdapat pengaruh penggunaan metode eksperimen terhadap kemampuan mengenal sebab akibat pada anak kelompok B TK Bakuwu. Kata Kunci:  Metode Eskperimen, Sains, Sebab Akibat, Anak Usia Dini
KEMAMPUAN PENGENALAN BENTUK HURUF MELALUI PERMAINAN MAMISI SERU PADA ANAK KELOMPOK B1 TK NEGERI PEMBINA KATINGAN TENGAH: Dila Dila dila, dila
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.22089

Abstract

ABSTRAK Kemampuan mengenal bentuk huruf merupakan tahap penting bagi anak usia dini. Mengenal bentuk huruf pada anak perlu dikembangkan dengan memberi stimulasi secara optimal sejak dini, agar nantinya setiap perkembangan anak dapat dilakukan secara maksimal. Kemampuan mengenal bentuk huruf merupakan tahap perkembangan anak dari belum tahu menjadi tahu tentang keterkaitan bentuk dan bunyi huruf, sehingga anak dapat mengetahui bentuk huruf dan bagaimana cara memaknainya. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Katingan Tengah kelompok B1, banyak anak yang masih kurang mampu dalam mengenal bentuk huruf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan pengenalan bentuk huruf melalui permainan mamisi seru pada anak kelompok B1 TK Negeri Pembina Katingan Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan menggunakan pola one group pre-test and post-test. Populasi pada penelitian ini anak kelompok B1 TK Negeri Pembina Katingan Tengah dan sampel yaitu kelompok B1 berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi, dan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, tahap analisis hipotesis, dan uji t. Adapun hasil penelitian ini yaitu dari hasil uji t hitung 4,2533 > t table 2,144787 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis (Ho) ditolak. Artinya Terdapat Kemampuan Pengenalan Bentuk Huruf Melalui Permainan Mamisi Seru Pada Anak Kelompok B1 TK Negeri Pembina Katingan Tengah. Kata Kunci: Permainan Mamisi Seru, Bentuk huruf, Anak Usia Dini
PENGARUH KEGIATAN BERNYANYI TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI PADA KELOMPOK B DI TK HARAPAN BUNDA PALANGKA RAYA: Gernida Krisna gernida_krisna, gernidakrisna
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pintar Harati Volume. 21, Nomor. 1, Juni 2025
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v21i1.22317

Abstract

Bernyanyi adalah kegiatan yang alami bagi anak-anak. Irama lagu mengalir begitu saja, diiringi tepuk tangan ceria dan gerakan tubuh yang ikut bergoyang. Melalui nyanyian, anak-anak mengekspresikan kegembiraan dengan cara yang ceria dan menyenangkan. Melalui kemampuan menyimak dalam bernyanyi melalui lagu, pendengar dilatih untuk fokus, memahami lirik, serta mengenali intonasi dan pelafalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Kegiatan Bernyanyi Terhadap Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini Pada Kelompok B Di TK Harapan Bunda Palangka Raya.  Penelitian ini merupakan metode pendekatan kuantitatif, karena data penelitian berupa angka-angka dan dianalisis menggunakan statistik, dengan menggunakan pola one group pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, menampilkan nilai thitung (9,14634) > t tabel (2,109816) sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis (Ho) ditolak. Artinya terdapat Pengaruh Kegiatan Bernyanyi Terhadap Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini Pada Kelompok B Di TK Harapan Bunda Palangka Raya. Kata Kunci:  Bernyanyi, Kemampuan Menyimak, Anak Usia Dini