Jurnal Amanat Agung
Jurnal Amanat Agung diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Amanat Agung dalam rangka turut mengembangkan dan memajukan penelitian di bidang ilmu teologi, yang mencakup sub-bidang 1. biblika; 2. teologi sistematika; 3. historika; dan 4. praktika, termasuk pendidikan Kristen, musik gerejawi dan ibadah, serta studi interkultural. Hasil penelitian yang dituangkan dalam artikel jurnal diharapkan dapat memberi sumbangsih bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pemahaman teologi serta pelayanan Kristen, termasuk menawarkan solusi bagi permasalahan masyarakat baik di tingkat nasional maupun regional. Namun, penulis dan pembaca serta mitra bebestari yang terlibat tidak dibatasi hanya berasal dari Indonesia maupun regional, melainkan berasal dari manca negara (internasional).
Articles
309 Documents
Kerajaan Mesias Menurut Mikha 4:1-5
Eben Ezer Aruan
Jurnal Amanat Agung Vol 6 No 1 (2010): Jurnal Amanat Agung Vol. 6 No. 1 Tahun 2010
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (464.03 KB)
Kerajaan Mesias Menurut Mikha 4:1-5
Mendongkel Yesus dari Tahta-Nya
Binsar Sitorus
Jurnal Amanat Agung Vol 5 No 1 (2009): Jurnal Amanat Agung Vol. 5 No. 1 Tahun 2009
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (106.077 KB)
Tinjauan Buku Mendongkel Yesus dari Tahta-Nya
The Erosion of Inerrancy in Evangelicalism
Hendro
Jurnal Amanat Agung Vol 5 No 1 (2009): Jurnal Amanat Agung Vol. 5 No. 1 Tahun 2009
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (128.599 KB)
Tinjauan Buku The Erosion of Inerrancy in Evangelicalism
To Know as We are Known: Education as a Spiritual Journey
Melina
Jurnal Amanat Agung Vol 5 No 1 (2009): Jurnal Amanat Agung Vol. 5 No. 1 Tahun 2009
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (102.48 KB)
Tinjauan Buku To Know as We are Known: Education as a Spiritual Journey
MENGHADAPI KEBOHONGAN
Armand Barus
Jurnal Amanat Agung Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Amanat Agung Vol. 14 No. 1 Tahun 2018
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (334.716 KB)
|
DOI: 10.47754/jaa.v14i1.40
Berita bohong (hoax) yang tersebar mengenai diri pemazmur menciptakan perasaan sesak. Fitnah membuat kemuliaan pemazmur dinodai. Artinya reputasi pemazmur sebagai orang yang dikenal publik bergaul intim dan taat kepada Allah menjadi diragukan banyak orang. Melalui dan di dalam penderitaan pemazmur saat difitnah terlihat pergerakan pengenalan pemazmur akan Allah mulai dari Allah yang membenarkan dan berakhir pada Allah yang memberi sukacita dan Allah yang membiarkannya diam dengan aman. Perjalanan rohani tersebut mencerminkan perubahan suasana teks pada ayat 3, 6, dan 8 di mana suasana teks bergerak dari ratapan berubah menjadi pujian kemudian berubah menjadi ratapan dan berakhir dengan pujian.
KONSEP TENTANG LANGIT DAN BUMI YANG BARU
Aksi Bali
Jurnal Amanat Agung Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Amanat Agung Vol. 14 No. 1 Tahun 2018
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.943 KB)
|
DOI: 10.47754/jaa.v14i1.41
Pengharapan terhadap langit dan bumi yang baru merupakan hal yang sangat penting dalam topik besar eskatologi, bahkan dalam iman Kristen secara keseluruhan. Iman dan pengharapan Kristen bergerak maju menuju kepada satu tujuan yang hendak dicapai, yaitu persekutuan yang intim dengan Allah di langit dan bumi yang baru. Oleh karena itu, topik ini banyak dibahas dan didiskusikan baik secara teologis, biblis, dan praktis dan konsekuensinya adalah munculnya berbagai pandangan atau konsep yang berbeda mengenai langit dan bumi yang baru. Tulisan ini berupaya mengelaborasi dua pandangan besar terhadap langit dan bumi yang baru, yaitu pandangan anihilasi dan pandangan restorasi atau transformasi terhadap langit dan bumi ini.
KONSEP CIPTAAN BARU N.T. WRIGHT SEBAGAI PARADIGMA TEOLOGI PUBLIK KAUM INJILI DI INDONESIA
Febrianto
Jurnal Amanat Agung Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Amanat Agung Vol. 14 No. 1 Tahun 2018
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (485.643 KB)
|
DOI: 10.47754/jaa.v14i1.43
Pancasila adalah falsafah hidup yang menaungi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Falsafah ini tidak lepas dari kemajemukan yang menjadi sebuah realitas identitas bangsa Indonesia. Namun sejarah menunjukkan ruang publik Indonesia diwarnai konflik-konflik antar agama. Dalam menyikapi masalah ini, ada dua praksis yang umumnya menjadi reaksi orang Kristen di Indonesia. Respons yang pertama adalah praksis yang menekankan pentingnya dialog dan kehidupan bersama, namun cenderung mengabaikan pemberitaan Injil. Sedangkan respons yang kedua adalah reaksi yang cenderung menarik dan menutup diri. Dalam makalah ini, penulis mencoba memberikan proposal teologi publik injili menggunakan konsep ciptaan baru menurut N.T. Wright sebagailandasan praksis hidup kaum injili di Indonesia. Berporos pada kematian dan kebangkitan Kristus, Wright melihat bahwa karya Kristus membawa pengharapan eskatologis dunia hadir pada masa kini. Kisah tentang karya keselamatan ini adalah kisah Allah di ruang publik. Model yang dibangun Wright berfokus pada cara hidup orang Kristen mula-mula yang mempertontonkan Injil pengharapan itu di hadapan publik yang menggenapkan pengharapan dunia yang sedang jatuh dalam dosa. Dengan demikian, orang percaya yang sudah dipersatukan dalam kematian dan kebangkitan Kristus dipanggil untuk menjadi agen kerajaan Allah yang membawa kisah itu lewat hidupnya di ruang publik.
KEMESTIAN DOSA DALAM INKARNASI KRISTUS
Jessica Novia Layantara
Jurnal Amanat Agung Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Amanat Agung Vol. 14 No. 1 Tahun 2018
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.691 KB)
|
DOI: 10.47754/jaa.v14i1.44
Pertanyaan mengenai inkarnasi Yesus Kristus telah menjadi perdebatan di antara para teolog era Skolastik Abad Pertengahan. Perdebatan ini didominasi oleh dua kubu. Kubu yang pertama mengatakan bahwa satu-satunya motif inkarnasi Kristus adalah penebusan manusia dari dosa. Sebaliknya, kubu yang kedua berpendapat bahwa jika motif inkarnasi semata-mata hanya ditekankan pada penebusan manusia dari dosa, maka akibatnya dosa akan dipandang sebagai sebuah kemestian (necessity) bagi Allah. Bonaventura dan John Duns Scotus adalah teolog-teolog ordo Fransiskan yang tergabung dalam kubu yangkedua ini. Mereka menolak bahwa satu-satunya motif inkarnasi adalah penebusan dosa manusia. Artikel ini mendeskripsikan pandangan Bonaventura dan John Duns Scotus mengenai inkarnasi Kristus, khususnya penolakan mereka bahwa penebusan manusia dari dosa merupakan satu-satunya motif inkarnasiKristus.
MARTIN LUTHER’S PASTORAL CARE FOR CHRISTIANS ATTACKED BY DEVIL DISGUISED AS AN ANGEL OF LIGHT
Carolyn Schneider
Jurnal Amanat Agung Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Amanat Agung Vol. 14 No. 1 Tahun 2018
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.414 KB)
|
DOI: 10.47754/jaa.v14i1.45
Serangan Iblis yang paling berbahaya bagi umat Kristen adalah mematahkan iman dengan membangkitkan keputusasaan dan menanamkan perasaan tidak layak di hadapan Tuhan. Iblis yang menyamar sebagai malaikat terang itu menyerang hati nurani umat Kristen dalam “kesedihan spiritual” (seperti yang pernah dirasakan Martin Luther). Untuk menghadapi serangan iblis ini, pastoral care Martin Luther sangat berguna bagi pertahanan rohani umat Kristen. Firman Tuhan dalam Yesus Kristus adalah satusatunya kekuatan untuk melawan serangan iblis. Untuk itu, umat Kristen harus menjaga intimasi dengan Tuhan baik dalam iman, doa dan komunitas umat percaya lainnya.
DEKAT TUHAN NAMUN TERTAWAN DOSA
Ronny Christian
Jurnal Amanat Agung Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Amanat Agung Vol. 14 No. 1 Tahun 2018
Publisher : STT Amanat Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (115.276 KB)
DEKAT TUHAN NAMUN TERTAWAN DOSA