cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
+62818461001
Journal Mail Official
a.basri@uin-suka.ac.id
Editorial Address
http://alisyraq.pabki.org/index.php/alisyraq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam
ISSN : 26855453     EISSN : 26858509     DOI : -
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam is a scientific journal, serves as a forum for publishing the original research articles related to Islamic guidance and counseling. The bulletin encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in Islamic guidance and counseling including: managing of guidance and counseling. Assessment in counseling, Islamic counseling, Islamic theraphy, career development, personal and social development and academic development. All papers submitted to the journal should be written in English or Indonesian. The work should not have been published or submitted for publication elsewhere.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019)" : 12 Documents clear
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI KONSELING KELUARGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KABUPATEN CIREBON Jaja Suteja; Muzaki Muzaki
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.702 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i1.26

Abstract

Pada penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif lapangan (field research) dengan jenis deskriptif agar lebih dapat menggali informasi secara lebih luas dan detail dalam penjelasannya, dimana data yang dikumpulkan berupa pendapat, tanggapan, informasi, konsep-konsep dan keterangan yang berbentuk uraian dalam mengungkapkan masalah, gejala, maupun fenomena di masyarakat secara cermat, faktual, dan sewajarnya. Teknik pengumpulan datanya yakni dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara sengaja berdasarkan kriteria dan pertimbangan (purposive sampling) yakni warga masyarakat di Desa Kepuh Kecamatan Palimanan, Desa Kedungdawa Kecamatan Kedawung dan Desa Bojong Gebang Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yakni bahwa kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Cirebon semakin hari, semakin meningkat. Bahkan dalam kebanyakan kasus, pelaku yang menjadi penyebab kekerasan dalam rumah tangga dilakukan oleh pasangannya. Hanya saja, tidak sedikit pasangan yang sebenarnya menjadi korban KDRT akan tetapi masih enggan untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib dengan alasan masih mencintai pasangannya. Untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam keluarga tersebut, salah satunya dilakukan melalui konseling keluarga.Konseling keluarga bertujuanuntuk membantu anggota keluarga belajar menghargai secara emosional bahwa dinamika  keluarga adalah kait-mengait diantara anggota keluarga yang lainnya. Konseling keluarga Juga bertujuan untuk membantu anggota keluarga agar menyadari tentang  fakta, jika satu anggota  keluarga bermasalah, maka akan mempengaruhi kepada persepsi, ekspektasi dan  interaksi anggota-anggota lain.Kesimpulan dari penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pelaksanaan konseling keluarga yang dilakukan oleh seorang konselor terhadap klien memiliki peranan yang sangat penting dalam pencegahan sekaligus tindakan kuratif dalam penyelesaian KDRT di masyarakat. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Konseling Keluarga, Pencegahan, KDRT
MODEL BIMBINGAN KONSELING ISLAM BAGI SISWA TUNANETRA A Said Hasan Basri; Hairunnisa BR Sagala
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.482 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i1.37

Abstract

Blind people as individuals who have limited vision have a risk or tendency to experience psychological problems as a result of their limitations. Thinking and treating as a weak person will actually worsen his condition. In fact there are many of them who reject it or not accept it, against the weakening of people who are physically normal, because they feel discriminated against in their lives. Likewise in education, they have the same desire as other normal individuals, want to get a decent education, and not be distinguished. The reality in inclusive schools has not yet led to ideal expectations. Therefore, there needs to be an intensive effort so that inclusive education for them can be as expected. One of them is through this kind of research. The purpose to be achieved in this study is to identify and describe the model of Islamic counseling that is appropriate for blind students.            The study was conducted with a qualitative approach in the MAN Maguwo inclusion school in Yogyakarta, involving two subjects of the BK teacher, and three subjects were blind students. The data collection techniques use interviews, observation and documentation.The result is that the Islamic guidance and counseling model used for blind students is to use the Nafsiah Islamic counseling model (internalization of religion in every attitude and behavior), Fardiyah (planting religious behavior) and Fi'ah (done in individual, group and classical), and contemporary, where there are five types, namely; constellation of services, development guidance, scientific guidance on activities aimed at, social reconstruction guidance, personal development guidance.
PENINGKATAN TANGGUNG JAWAB STUDI MELALUI BIMBINGAN KONSELING ISLAM PENDEKATAN TEKNIK SELF MANAGEMENT Ujang Yosep Ayubi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.131 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses  dan hasil akhir Bimbingan Konseling Islam melalui Tekhnik Self Management untuk meningkatkan tanggung jawab studi. Manfaat Penelitian secara teoritis, sebagai pengkajian terhadap Bimbingan Konseling Islam melalui Tekhnik Self Management untuk meningkatkan tanggung jawab studi pada Mahasiswa UIN Bandung diharapkan dapat berguna dan dapat menambah wawasan dalam bidang Konseling Islam dan Komunikasi pada umumnya serta Jurusan Bimbingan Konseling Islam Khususnya. Secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam pengembangan ilmu dakwah, khususnya melalui pendekatan Bimbingan Konseling Islam dan juga informasi tersebut diharapkan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan dalam rangka konseling islam. Dalam penelitian  ini  peneliti  menggunakan  pendekatan  kualitatif, yang mana pendekatan kualitatif adalah penelitian yang dilakukan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian secara holistic dengan cara deskripsi  dalam  bentuk  kata-kata  dan  bahasa,  pada  suatu  konteks khusus  yang  alamiah  dan  dengan  memanfaatkan  berbagai  metode ilmiah dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan konseli merasa lebih merasakan hidup sehat, konseli merasa mempunyai waktu yang cukup. Waktu yang cukup itu dipergunakan konseli untuk belajar. Akan tetapi konseli tidak meninggalakan organisasinya, hanya saja konseli meminimalisir kegiatan di teaternya. Dengan meminimalisir kegiatan tersebut, konseli mempunyai waktu yang cukup untuk istirahat dan belajar. Konseli merasakan sudah tidak terbengkalai dalam mengerjakan tugas.
TIPOLOGI PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI BKI FAKULTAS DAKWAH IAIN JEMBER ANGKATAN 2016 Suryadi Suryadi; Ahmad Khoiri
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.194 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i1.12

Abstract

 Kampus dengan segala dinamikanya, menuntut mahasiswa untuk mematuhi semua aturan dan kewajiban kampus, salah satunya adalah belajar dan mengikuti kegiatan akademik dan non akademik di kampus. Selama menuntut ilmu di kampus. Mahasiswa harus mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh Dosen sesuai dengan format penugasan dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Semua tugas yang telah dosen berikan kepada mahasiswa harus dikerjakan dan diselesaikan dengan tepat waktu. Jika mahasiswa mengalami kesulitan untuk melakukan sesuatu sesuai batas waktu yang telah ditentukan, sering mengalami keterlambatan, mempersiapkan sesuatu sangat berlebihan maka dapat dikatakan sebagai individu yang melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian ini dilakukan  dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan perspektif emik dengan rancangan studi kasus. Dari hasil penelitian perilaku prokrastinasi akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah IAIN Jember Angkatan 2016 dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: ada empat perilaku prokrastinasi akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah IAIN Jember Angkatan 2016 (1) menunggu hasil pekerjaan teman (2) keterlambatan dalam mengumpulkan tugas, (3) irrational believe merupakan keyakinan bisa mengerjakannya nanti atau lemah dalam regulasi waktu dan, (4) tidak cocok dengan dosen. Kata kunci: Tipologi, Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa dan Bimbingan dan Konseling Islam
PELATIHAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL MELALUI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM Weno Dwi Restu
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.686 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i1.33

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pelatihan komunikasi bimbingan konseling Islam untuk mengembangkan interpersonal skill mahasiswa prodi bimbingan konseling islam, dalam penelitian ini menggunakan metode R & D (Reasech and Development) yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu melalui penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan kemudian menguji keefektifannya agar dapat menghasilkan produk yang berdaya guna bagi kehidupan masyarakat luas. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa melalui program bimbingan dan konseling dalam melakukan pelatihan untuk mengembangkan komunikasi interpersonal skill mampu mengembangkan pemahaman mahasiswa serta menerapkan komunikasi interpersonal pada saat melakukan bimbingan dan konseling.
EFEKTIVITAS TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA Dwi Wahyuni Apriyanti
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.142 KB) | DOI: 10.15575/alisyraq.v2i1.32

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari teknik sosiodrama untuk meningkatkan perencanaan karir siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen kuasi dan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IXMTsN 4 Indramayu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan sampel dalam penelitian ini merupakan siswa kelas IX GMTsN 4 Indramayu yang berjumlah 35 siswa. Analisis data yang digunakan adalah Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan t hitung 4,478 > t tabel 1,667 maka kemampuan perencanaan karir siswa kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi teknik sosiodrama lebih tinggi dari pada siswa kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi dengan teknik sosiodrama. Penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mengambil keputusan untuk merencanakan karirnya. Kata Kunci: perencanaan karir, teknik sosiodrama.         
MODEL BIMBINGAN KONSELING ISLAM BAGI SISWA TUNANETRA A Said Hasan Basri; Hairunnisa BR Sagala
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i1.37

Abstract

Blind people as individuals who have limited vision have a risk or tendency to experience psychological problems as a result of their limitations. Thinking and treating as a weak person will actually worsen his condition. In fact there are many of them who reject it or not accept it, against the weakening of people who are physically normal, because they feel discriminated against in their lives. Likewise in education, they have the same desire as other normal individuals, want to get a decent education, and not be distinguished. The reality in inclusive schools has not yet led to ideal expectations. Therefore, there needs to be an intensive effort so that inclusive education for them can be as expected. One of them is through this kind of research. The purpose to be achieved in this study is to identify and describe the model of Islamic counseling that is appropriate for blind students.            The study was conducted with a qualitative approach in the MAN Maguwo inclusion school in Yogyakarta, involving two subjects of the BK teacher, and three subjects were blind students. The data collection techniques use interviews, observation and documentation.The result is that the Islamic guidance and counseling model used for blind students is to use the Nafsiah Islamic counseling model (internalization of religion in every attitude and behavior), Fardiyah (planting religious behavior) and Fi'ah (done in individual, group and classical), and contemporary, where there are five types, namely; constellation of services, development guidance, scientific guidance on activities aimed at, social reconstruction guidance, personal development guidance.
PENINGKATAN TANGGUNG JAWAB STUDI MELALUI BIMBINGAN KONSELING ISLAM PENDEKATAN TEKNIK SELF MANAGEMENT Ujang Yosep Ayubi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses  dan hasil akhir Bimbingan Konseling Islam melalui Tekhnik Self Management untuk meningkatkan tanggung jawab studi. Manfaat Penelitian secara teoritis, sebagai pengkajian terhadap Bimbingan Konseling Islam melalui Tekhnik Self Management untuk meningkatkan tanggung jawab studi pada Mahasiswa UIN Bandung diharapkan dapat berguna dan dapat menambah wawasan dalam bidang Konseling Islam dan Komunikasi pada umumnya serta Jurusan Bimbingan Konseling Islam Khususnya. Secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam pengembangan ilmu dakwah, khususnya melalui pendekatan Bimbingan Konseling Islam dan juga informasi tersebut diharapkan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan dalam rangka konseling islam. Dalam penelitian  ini  peneliti  menggunakan  pendekatan  kualitatif, yang mana pendekatan kualitatif adalah penelitian yang dilakukan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian secara holistic dengan cara deskripsi  dalam  bentuk  kata-kata  dan  bahasa,  pada  suatu  konteks khusus  yang  alamiah  dan  dengan  memanfaatkan  berbagai  metode ilmiah dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan konseli merasa lebih merasakan hidup sehat, konseli merasa mempunyai waktu yang cukup. Waktu yang cukup itu dipergunakan konseli untuk belajar. Akan tetapi konseli tidak meninggalakan organisasinya, hanya saja konseli meminimalisir kegiatan di teaternya. Dengan meminimalisir kegiatan tersebut, konseli mempunyai waktu yang cukup untuk istirahat dan belajar. Konseli merasakan sudah tidak terbengkalai dalam mengerjakan tugas.
TIPOLOGI PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI BKI FAKULTAS DAKWAH IAIN JEMBER ANGKATAN 2016 Suryadi Suryadi; Ahmad Khoiri
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i1.12

Abstract

 Kampus dengan segala dinamikanya, menuntut mahasiswa untuk mematuhi semua aturan dan kewajiban kampus, salah satunya adalah belajar dan mengikuti kegiatan akademik dan non akademik di kampus. Selama menuntut ilmu di kampus. Mahasiswa harus mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh Dosen sesuai dengan format penugasan dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Semua tugas yang telah dosen berikan kepada mahasiswa harus dikerjakan dan diselesaikan dengan tepat waktu. Jika mahasiswa mengalami kesulitan untuk melakukan sesuatu sesuai batas waktu yang telah ditentukan, sering mengalami keterlambatan, mempersiapkan sesuatu sangat berlebihan maka dapat dikatakan sebagai individu yang melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian ini dilakukan  dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan perspektif emik dengan rancangan studi kasus. Dari hasil penelitian perilaku prokrastinasi akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah IAIN Jember Angkatan 2016 dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: ada empat perilaku prokrastinasi akademik Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah IAIN Jember Angkatan 2016 (1) menunggu hasil pekerjaan teman (2) keterlambatan dalam mengumpulkan tugas, (3) irrational believe merupakan keyakinan bisa mengerjakannya nanti atau lemah dalam regulasi waktu dan, (4) tidak cocok dengan dosen. Kata kunci: Tipologi, Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa dan Bimbingan dan Konseling Islam
PELATIHAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL MELALUI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM Weno Dwi Restu
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i1.33

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pelatihan komunikasi bimbingan konseling Islam untuk mengembangkan interpersonal skill mahasiswa prodi bimbingan konseling islam, dalam penelitian ini menggunakan metode Reasech and Development yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu melalui penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan kemudian menguji keefektifannya agar dapat menghasilkan produk yang berdaya guna bagi kehidupan masyarakat luas. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa melalui program bimbingan dan konseling dalam melakukan pelatihan untuk mengembangkan komunikasi interpersonal skill mampu mengembangkan pemahaman mahasiswa serta menerapkan komunikasi interpersonal pada saat melakukan bimbingan dan konseling.

Page 1 of 2 | Total Record : 12