cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
+62818461001
Journal Mail Official
a.basri@uin-suka.ac.id
Editorial Address
http://alisyraq.pabki.org/index.php/alisyraq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam
ISSN : 26855453     EISSN : 26858509     DOI : -
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam is a scientific journal, serves as a forum for publishing the original research articles related to Islamic guidance and counseling. The bulletin encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in Islamic guidance and counseling including: managing of guidance and counseling. Assessment in counseling, Islamic counseling, Islamic theraphy, career development, personal and social development and academic development. All papers submitted to the journal should be written in English or Indonesian. The work should not have been published or submitted for publication elsewhere.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2023)" : 14 Documents clear
PERILAKU INTOLERANSI BERAGAMA DAN BUDAYA MEDIA SOSIAL: TINJAUAN BIMBINGAN LITERASI MEDIA DIGITAL DI MASYARAKAT Haerul Latipah; Nawawi Nawawi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i2.336

Abstract

Dampak media sosial berkembang pesat. Media sosial telah memungkinkan desa-desa yang paling terpencil sekalipun untuk memiliki akses ke dunia secara luas. Jangkauan berita yang disebarluaskan melalui media sosial tidak bisa dipungkiri sangat luas. Saat ini, media sosial digunakan tidak hanya untuk berhubungan dengan orang lain, tetapi juga untuk menyebarkan ide dan opini. Meningkatnya jumlah orang yang menggunakan media sosial telah menyebabkan lebih banyak variasi orang dan perspektif yang dibagikan. Media sosial memudahkan untuk terhubung dengan orang-orang dari seluruh dunia, tidak hanya dengan orang Indonesia lainnya (yang juga multibahasa). Ketidaksepakatan dapat muncul dari keragaman perspektif ini karena perbedaan latar belakang budaya dan agama. Untuk memerangi intoleransi di platform media sosial, diperlukan regulasi yang lebih ketat. Dalam kasus intoleransi, konflik yang melibatkan agama sangat sensitif dan mudah diselesaikan. Konten dan komentar yang ada di platform media sosial penuh dengan contoh intoleransi beragama. Mempertahankan kesopanan dalam komunitas online membutuhkan jalur komunikasi yang terbuka. Hindari konflik keyakinan agama melalui dialog terbuka. Jangan mengambil risiko menyinggung orang di media sosial dengan membahas agama.
ANALISIS PERANAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME KINERJA DAN KOMUNIKASI ASN BKPSDM KABUPATEN BANYUMAS Anggit Pamungkas; Nawawi Nawawi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i2.341

Abstract

Dalam suatu organisasi atau instansi, kegiatan komunikasi merupakan salah satu bentuk kegiatan yang sangat penting dan berperan dalam menentukan sejauh mana orang dapat bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Salah satu jenis komunikasi yang frekuensinya cukup tinggi adalah komunikasi interpersonal atau komunikasi interpersonal. Komunikasi antara Kepala BKPSDM Kabupaten Banyumas dan staf, merupakan faktor penting dalam menciptakan organisasi yang efektif.
STRATEGI KONSELING LINTAS AGAMA DAN BUDAYA DI SEKOLAH Sri Dwi Lestari; Zulkipli Lessy
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i2.283

Abstract

Even though there are counseling and guidance teachers in schools, problems still exist related to intolerance, so it is necessary to study and understand more about the strategies of cross-religious and cultural counseling in schools. This study aims to explore cross-religious and cultural counseling strategies in schools, to examine whether a multicultural school environment can tolerate diversities. The collection of data in this study is in the form of examination of books, journal articles, as well as internet sites that are related to the topic of discussion. After collected, data is analyzed to get conclusions. The results of this study are that the strategy of cross-religious and cultural counseling in schools show that counselors who are also educators must have a multicultural understanding, broad knowledge of multi-cultures and religions as well as have skills and effectiveness in counseling. This means that the counselors, apart from being professional in terms of knowledge, also have the right instinct regarding the approach to be used to assist cross-religious and cultural counseling in schools.
LAYANAN BIMBINGAN INFORMASI DALAM MENCEGAH PERILAKU CYBER BULLYING DI MEDIA SOSIAL: SEBUAH TINJAUAN LITERATURE Ngarifin Ngarifin; Umi Halwati
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i2.337

Abstract

Sebagian besar kasus cyberbullying terjadi di dalam situs jejaring sosial, meskipun dapat terjadi di mana saja secara online. Remaja sangat rentan terhadap cyberbullying karena penggunaan platform media sosial mereka yang tidak proporsional. Terlepas dari prevalensi cyberbullying yang meluas di Indonesia, hanya sedikit korban yang keluar untuk mendiskusikan pengalaman mereka. Bahkan jika efek cyberbullying mungkin jauh lebih parah daripada bullying tradisional, itu masih menjadi masalah. Layanan dasar, saran klasik, dan panduan kelompok tentang penggunaan internet yang sehat; memberikan pemahaman tentang efek cyberbullying; menyebarluaskan poster anti-cyberbullying; ini hanyalah beberapa teknik layanan yang dapat ditawarkan kepada anak-anak. Layanan yang dengan cepat menanggapi kebutuhan anak-anak yang menjadi korban perundungan maya dengan menawarkan terapi kelompok dan individu. Sekolah dapat mengambil tindakan pencegahan dengan memblokir akses ke situs tertentu saat berada di halaman sekolah, dan orang tua dapat membantu dengan mengawasi penggunaan media sosial dan aplikasi lain oleh anak-anak mereka.

Page 2 of 2 | Total Record : 14