cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
thomaspaoh@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
jurnal.pengabdian2020@gmail.com
Editorial Address
STIKP Persada Khatulistiwa Sintang LPPM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Jln. Pertamina Km. 4 Sintang 78614 Kalimantan Barat,
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa
ISSN : -     EISSN : 26205300     DOI : 10.31932
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan pendidikan, ilmu sosial, ilmu alam, dan ilmu terapan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): APRIL" : 6 Documents clear
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN LEBIH TINGGI DI DESA SUNGAI MALI KECAMATAN KETUNGAU HILIR Munawar Thoharudin; Yulia Suryanti; Avelius Dominggus Sore
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.495 KB) | DOI: 10.31932/jpmk.v2i1.423

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) meningkatkan motivasi siswa SMP Negeri Sungai Mali untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, (2) menumbuhkan kesadaran pihak keluarga dalam memberikan dukungan terhadap anaknya agar mau melanjutkan pendidikan setelah lulus dari SMP Negeri Sungai Mali, (2) siswa SMP Negeri Sungai Mali memiliki pengetahuan serta gambaran tentang pendidikan tingkat SMA dan perguruan tinggi. Pelaksanaan kegiatan melalui metode ceramah, diskusi dan bermain peran serta evaluasi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1) meningkatnya motivasi para siswa SMP negeri Sungai Mali untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, (2) tumbuhnya kesadaran dari orangtua siswa untuk memberi dukungan dan kesempatan bagi anaknya dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, (3) siswa memperoleh pengetahuan dan gambaran tentang pendidikan tingkat SMA dan perguruan tinggi
Stimulating Student’s Interest in Listening through Western Music (PkM) Thomas Joni Verawanto Aristo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.523 KB) | DOI: 10.31932/jpmk.v2i1.424

Abstract

Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang sudah wajib untuk kuasai oleh penduduk dunia. Terlebih lagi dengan dicetusnya perdagangan bebas, masyarakat dituntut untuk menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa transaksi internasional. Bagi kaum pelajar bahasa Inggris adalah ilmu yang diwajibkan untuk dipelajari sehingga tuntutan dunia pendidikan dalam memperdalam pembelajaran dan pengenalan bahasa Inggris semakin ditingkatkan. Dalam bahasa Inggris ada empat skill yang harus dikuasai oleh pelajar, skill tersebut adalah speaking, reading, writing, dan listening. Salah satu skill yang paling sukar untuk dipelajari adalah listening. Hal tersebut dikarenakan listening membutuhkan keahlian dan konsentrasi tinggi dalam mempelajarinya.Tujuan umum pada PKM ini adalah memberi pemahaman kepada siswa SMA dalam mempelajari bahasa Inggris khususnya kemampuan menyimak atau listening. Bagaimana metode yang tepat dan mudah dalam mempelajari bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah memberikan materi, praktek, dan games tentang bahasa Inggris terutama listening.Kata Kunci: Stimulating, Listening
PKM PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.), DAUN DAN BATANG SERAI (Andropogon nardus L.) UNTUK MEMBUNUH LARVA NYAMUK Aedes aegypti Hilarius Jago Duda; Adpriyadi Adpriyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.152 KB) | DOI: 10.31932/jpmk.v2i1.558

Abstract

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk di Indonesia cukup banyak diantaranya malaria, demam berdarah, dan penyakit kaki gajah. Selama ini pembasmian nyamuk diatasi dengan menggunakan bahan kimia yang terjual di toko-toko. Dimana diketahui bahwa bahan kimia yang digunakan tidak ramah lingkungan atau berbahaya bagi lingkungan sekitar termasuk manusia. Oleh karena itu, dalam PKM tersebut, pengusul menggunakan insektisida dari bahan tanaman yang ramah lingkungan, diantaranya adalah daun pepaya, daun serai, dan batang serai. Daun pepaya mengandung bahan aktif papain sehingga efektif untuk mengendalikan ulat dan hama penghisap. Sedangkan daun serai dan batang serai mengandung zat-zat seperti geraniol, metil heptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik dan terutama sitronela sebagai pencegah pertumbuhan larva nyamuk. Dari masalah tersebut maka pengusul melihat hal ini penting untuk diperhatikan sehingga dengan demikian pengusul berharap ide tersebut dapat dilaksanakan. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap yaitu: tahap surevi, tahap pendidikan dan pelatihan, tahap praktik penerapan pemanfaatan insektisida alami sebagai pencegah pertumbuhan larva nyamuk dan tahap evaluasi dan monitoring. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil kegiatan PKM yang sudah dilakukan terlihat bahwa masyarakat dari Desa Bengkuang terlibat aktif dalam bertanya dan membuat produk ekstrak kedua tanaman tersebut. Masyarakat memperoleh keterampilan dalam membuat kedua ekstrak tanaman tersebut yang dapat digunakan untuk membunuh larva nyamuk tersebut. Selain itu kegiatan tersebut dapat menghasilkan kedua ekstrak tanaman tersebut. Dari hasil monitoring terlihat bahwa ekstrak tersebut efektif untuk membunuh larva nyamuk.
Peningkatan Rasa Kesadaran Bahaya Minuman Keras dengan Pendekatan Eksperimen Melalui PPL-KKM di SDN 11 Bora Desa Kecamatan Sayan Kabupaten Melawi Nelly Wedyawati; Yasinta Lisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.824 KB) | DOI: 10.31932/jpmk.v2i1.425

Abstract

Tuak adalah minuman khas suku Dayak di Kalimantan Barat, yang merupakan hasil fermentasi dari nira atau beras ketan. Tuak tidak dibuat setiap hari, pembuatannya dikhususnya untuk upacara atau pesta adat, misalnya saat pesta perkawinan, panen padi, penyambutan tamu dsb. Pada dasarnya tradisi minum tuak ini melambangkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan persahabatan. Minum tuak dalam jumlah yang besar akan memabukkan. Hasil survey dari 100 peserta didik jenjang sekolah dasar, 100 mengenal minuman keras jenis tuak/arak. 80 orang anak tahu  orangtuanya mengkonsumsi arak/tuak. 80 orang anak beranggapan bahwa mereka boleh mengkonsumsi Arak/Tuak dan hanya 26 siswa yang orangtuanya marah jika anak mengkonsumsi arak/tuak. Tujuan kegiatan ini untuk memberdayakan potensi mahasiswa meningkatkan kesadaran bahaya minuman keras tuak bagi kesehatan dengan pendekatan eksperimen kepada masyarakat sasaran kegiatan. Pendekatan eksperimen dianggap cocok, karena melalui pengamatan, pengalaman dan observasi langsung khalayak sasaran. Persiapan kegiatan dengan pelatihan dan pendampingan pembuatan LKS dan KIT kepada mahasiswa. Pada tahapan pelaksanaan dilakukan dengan simulasi dan eksperimen langsung bersama dengan khalayak sasaran. Hasil akhir kegiatan menunjukkan bahwa 60% peserta memiliki perubahan pemahaman tentang bahaya mengkonsumi minuman keras diukur dengan angket. Pernyataan kepuasaan dari peserta pelatihan (mahasiswa), masyarakat sasaran dan pemerintah setempat. Hasil kegiatan menghasilkan 99 % mahasiswa hadir pada saat pelatihan, 100 % siswa mengalami peningkatan pemahaman bahaya konsumsi miras bagi tubuh dan 100% kegiatan diterima oleh sasaran kegiatan.Kata kunci—Tuak, Arak, Bahaya Minuman Keras, Pendekatan Eksperimen
PELATIHAM PEMBUATAN MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) MENGGUNAKAN PERMENTASI RAGI TEMPE Avelius Dominggus Sore; Sirilus Sirhi; Yunita Astikawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.381 KB) | DOI: 10.31932/jpmk.v2i1.426

Abstract

Minyak kelapa murni atau lebih dikenal dengan Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan merupakan modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, berbau harum, serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan. Kegiatan pelatihan pembuatan minyak kelapa Virgin Coconut Oil (VCO) dilakukan di Desa Lebak Ubah Kecamatan Sei Tebelian Kabupaten Sintang. Metode pelaksanaan dengan mengadakan pelatihan secara langsung. Hasil kegiatan pengabdian masyrakat ini pada survey awal dalam persiapan pelaksanaan pengabdian yaitu berupa kegiatan perijinan dan perispan pelaksanaan pembuatan minyak kelapa murni (VOC). Dengan melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Lebak Ubah dan masyarakat. Pemilihan desa Lebak Ubah sebagai tempat pelatihan karena desa Lebak Ubah mudah dijangkau, terdapat banyak tanaman kelapa yang sudah banyak menghasilkan buah. Pelatihan berjalan lancar, peserta yang mengikuti sejumlah 17 orang. Dari hasil pelatihan dismpulakan bahwa selama proses pelatihan para peserta antusias mengikuti pelatihan. Hal ini dilihat dari respon para peserta. Peserta diminta untuk mengisi angket yaitu 1. Kebersihan penampilan minyak kelapa murni, 2. Kemenarikan dalam penampilan, 3. Kesesuaian timperatur dengan minyak kelapa murni, 4. Kemenarikan aroma minyak kelapa murni, 5. Kemudahan dalam membuat minyak kelapa murni dari ragi tempe. Responden memberikan respon sebagai berikut: 1. Kebersihan penampilan minyak kelapa murni 98,26%, 2. Kemenarikan dalam penampilan 94,10%, 3. Kesesuaian timperatur dengan minyak kelapa murni 94,53%, 4. Kemenarikan aroma minyak kelapa murni 96,16%, 5. Kemudahan dalam membuat minyak kelapa murni dari ragi tempe 93,33%. Hasil pembuatan minyak kelapa murni (VCO) menggunakan fermentasi ragi tempe di Desa Lebak Ubah kecamatan Sungai Tebelian kabupaten Sintang. Percobaan dengan bahan baku 2 kg daging kelapa tua menghasilkan 240 ml minyak dengan rendemen 24 %, sedangkan dengan bahan baku 3 kg daging kelapa menghasilkan 581 ml minyak dengan rendemen 33,2 %. Pengabdian kepada masyarakat ini mampu memberikan wawasan baru kepada masyakat mengenai manfaat ekonomis kelapa untuk pembuatan virgin coconot oil yang tentunya memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dari olahan kelapa secara konvensional. Selain itu, pengabdian ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam membuat  dan memahami kualitas produk kelapa.Kata Kunci: virgin coconut oil, Tempe
PkM PENINGKATAN PRODUKSI PADI SAWAH MELALUI SISTEM TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN DI DESA PERUAN DALAM Yakobus Bustami; Florentina Rahayu Esti Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2019): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.038 KB) | DOI: 10.31932/jpmk.v2i1.427

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) adalah tanaman pangan utama di Indonesia yang dapat menyumbang 40-80% kalori dan 45-55% protein. Karena itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan produksi beras, terutama padi. Salah satu komponen teknologi yang diterapkan untuk mencapai jumlah tanaman di desa Peruan Dalam saat ini adalah sistem teknologi pengelolaan tanaman. Sistem ini dapat membantu petani padi untuk meningkatkan produksi beras yang telah dirasakan oleh masyarakat Peruan Dalam. Kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) diadakan pada bulan Oktober 2017. Aktivitas PkM dihadiri oleh pejabat desa, masyarakat dan mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan PPL dan KKM di desa Peruan Dalam. Hasil dari kegiatan PkM ini mendapat respon positif dari masyarakat. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan produksi beras yang selama ini dibutuhkan.Kata kunci: Oryza sativa L, sistem teknologi manajemen, kegiatan pengabdian masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6