cover
Contact Name
Mahfuzi Irwan
Contact Email
mahfuziirwan@gmail.com
Phone
+6281315782453
Journal Mail Official
jurnalpenmas@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Fakultas Ilmu Pendidikan Ged.72 Lt.2, Universitas Negeri Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Of Millennial Community
ISSN : 26854554     EISSN : 26853671     DOI : http://dx.doi.org/10.24114
Journal of Millennial Community encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in community education, including Education for Human Resources Development, Adult Education, Community Empowerment, Social Entrepreanurship, and Family Education by means of nonformal and informal education.
Articles 109 Documents
Kepemimpinan Guru Di Laboratorium Teknik Jaringan Komputer Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Dan Kreatif Siswa Smk Imran Imran
Journal of Millennial Community Vol 3, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i2.32342

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) bagaimana kepemimpinan guru dalam mengembangkan karakter disiplin siswa melalui pembelajaran pada laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), (2) bagaimana kepemimpinan guru dalam mengembangkan karakter kreatif siswa melalui pembelajaran pada laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu untuk memahami makna dibalik kegiatan pembelajaran yang nampak, untuk memahami interaksi guru dan siswa, untuk memahami perasaan guru dan siswa, untuk mengembangkan teori, dan untuk memastikan kebenaran data, Data dikumpulkan dengan metode studi observasi, wawancara, dan dokumentasi selanjutnya data tersebut dianalisis dengan langkah yang terstruktur yaitu mereduksi data, paparan/penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) bentuk kepemimpinan guru dalam pembelajaran di laboratorium teknik jaringan komputer (TKJ) untuk mengembangkan karakter disiplin siswa dapat terlihat dari metode pembiasaan, keteladanan, telling story, dan diskusi yang digunakan oleh guru laboratorium; (2) bentuk kepemimpinan guru dalam pembelajaran di laboratorium teknik jaringan komputer (TKJ) untuk mengembangkan karakter kreatif siswa terlihat dari metode pembiasaan, keteladanan, telling story, diskusi, dan simulasi yang digunakan guru laboratorium.
Optimalisasi Peranan LKP Dalam Membentuk Komunitas Wirausahawan Melalui Model Pelatihan Kewirausahaan Betania Theresa; Chiara Emi; Debby Viviyanti
Journal of Millennial Community Vol 3, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i2.32330

Abstract

Penelitian ini memuat tentang optimalisasi peranan Lembaga Kursus dan Pelatihan dalam pembentukan komunitas wirausahawan meningkatkan mutu para peserta pelatihan dan meningkatkan mutu serta membentuk komunitas wirausaha. Penulisan ini menggunakan metode tudi pustaka yang didasarkan atas hasil studi terhadap berbagai literatur yang telah teruji validitasnya berhubungan satu sama lain, relevan dengan kajian tulisan serta mendukung uraian atau analisis pembahasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana peranan LKP dalam membentuk sebuah komunitas wirausahawan melalui model pelatihan kewirausahaan. Hasil dari penelitian kajian literature ini didapati bahwa dengan berbagai model program pelatihan ini membantu para peserta pelatihan memiliki keterampilan , keahlian sehingga mampu mengembangkannya ke dalam usaha dan bergabung dengan komunitas wirausaha yang disediakan oleh para penyelenggara program.
Peran LKP Dalam Membantu Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Dengan Berwirausaha Sesuai Dengan Keterampilan Yang Dimiliki Ely Nina Kharina; Eviza Husnika; Febby Handani
Journal of Millennial Community Vol 3, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i2.32343

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk menggambarkan bagaimana peranan dari sebuah Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam memebantu masyarakat yang mengikuti pelatihan tersebut dalam membangun sebuah usaha/berwirausaha sesuai dengan keterampilan yang mereka miliki. Diharapkan melalui kegiatan wirausaha tersebut dapat membantu meningkatkan prekonomian masyarakat yang sebelumnya sudah mengikuti kegiatan pelatihan dan mendapatkan keterampilan, serta mampu mengembangkannya dan mengaplikasikannya dalam sebuah bentuk wirausaha. Kajian yang dilakukan dalam penulisan artikel ini ialah berbentuk Kajian Literatur ilmiah. Hasil Kajian ilmiah ini juga akan menjelaskan mengenai apa itu LKP, manfaat mengikuti kegiatan pelatihan di LKP, dan bagaimana peran LKP dalam membantu masyarakat dalam berwirausaha.
Analisis Peluang Usaha Wedding Organizer Pada Kaum Millennial Rinita Sinaga; Rizka Ramadhana Sembiring
Journal of Millennial Community Vol 3, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i2.32346

Abstract

Pernikahan merupakan acara sakral dan suci hingga menuntut kelancaran. Bagi sebagian besar orang di Indonesia, untuk menyelenggarakan acara kecil-menengah mungkin masih bisa dengan bantuan tetangga dan kerabat. Namun, kini sangat terbuka celah pasar bagi pengusaha jasa WO dikarenakan perubahan budaya dan gaya hidup serta kemapanan finansial. Sekarang sudah banyak orang malu untuk meminta bantuan kerabat yang pastinya tidak punya banyak waktu. Ditambah lagi, serba instan dan praktis adalah ciri khas masyarakat modern. Lebih- lebih jika acaranya besar-besaran, mereka tidak akan memberikan tugas kepada sembarangan orang, butuh tenaga ahli dan berpengalaman yang disebut wedding organizer. Dengan adanya jasa WO yang profesional, mau acara sebesar apapun dengan tempo persiapan sesingkat- singkatnya pun bisa diatasi tanpa perlu menguras tenaga dan fikiran shohibul-bet. WO bertugas menyusun acara serapi mungkin dan sesuai selera keluarga dan mempelai. Mulai dari prawedding, pencarian tempat dan domisili tepat (gedung atau hotel), pengisi acara, ketering, dekorasi, hingga mengorganisasikan saat hari-H. seiring perkembangan zaman jasa weeding organizer banyak dibutuhkan oleh masyarakat yang ingin melaksanakan resepsi pernikahan. WO menjadi suatu usaha yang begitu menjanjikan. Untuk mengetahui bagaimana peluang usaha weeding organizer maka dari itu penulis jurnal ini.
Life Skill Sebagai Langkah Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Ekonomi Ragil Atmaja; Nurlaila Nurlaila; Rahman Arif; Rahmi Atikah
Journal of Millennial Community Vol 3, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i2.32344

Abstract

Pendidikan keterampilan (life skill) dalam rangka pemberdayaan kepada masyarakat guna mempersiapkan individu yang mandiri sehingga mampu terberdayakan untuk kehidupan mereka. Pemberdayaan masyarakat sebagai proses pengembangan, memandirikan, dan memperkuat elemen masyarakat yang memiliki kondisi sosial ekonomi yang rendah. Kegiatan pemberdayaan melalui pendidikan keterampilan berhasil membawa diri individu menjadi terampil secara pengetahuan, perilaku, dan mengorganisasikan diri dan lingkungan sosial. Pemberdayaan masyarakat sebagai proses pengembangan, memandirikan, dan memperkuat elemen masyarakat yang memiliki kondisi sosial ekonomi yang rendah. Kegiatan pemberdayaan melalui pendidikan keterampilan berhasil membawa diri individu menjadi terampil secara pengetahuan, perilaku, dan mengorganisasikan diri dan lingkungan sosial
Peran Kewirausahaan Berbasis Digital Dalam Mengurangi Tingkat Pengangguran Isra Mirna Noventri; Juli Perawitan Pakpahan; Juli Wardani Pane; Lia Hutabarat
Journal of Millennial Community Vol 3, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i2.32339

Abstract

Penciptaan wirausaha (entrepreneur) menjadi alternatif solusi atas berbagai masalah  di masyarakat seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial, meningkatnya pengangguran usia  produktif dan menipisnya cadangan pasokan energi, yang kesemuanya menuntut adanya  tindakan kreatif dan inovatif. Kewirausahaan adalah orang-orang yang mampu mengubah  sebuah kesempatan menjadi sebuah usaha yang menghasilkan, yang diolah melalui kreatifitas,  inovasi dan keunikan dalam membuat suatu produk dan berani mengambil segala  kemungkinan resiko yang menyertainya serta tidak menjadikannya mudah putus asa jika  mengalami kegagalan dalam membangun usaha tersebut. Dalam hal ini penulis mengkaji  bahwa kewirausahaan turut berpartisipasi dalam pembangunan Negara, kewirausahaan  berbasis digital memanfaatkan teknologi yang semakin canggih, kewirausahaan berbasis  digital sebagai solusi dalam mengurangi tingkat pengangguran, banyaknya pengangguran di  Indonesia, kewirausahaan adalah sesuatu yang harus ditanamkan oleh para pemuda dan  masyarakat Indonesia.  
Perbedaan Kematangan Emosi Antara Remaja Yang Mendapatkan Pelatihan Life Skill Dengan RemajaYang Tidak Mendpatkan Pelatihan Life S di LAPAS Kelas II A Anak Medan Rismawati Munthe
Journal of Millennial Community Vol 4, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v4i1.33152

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada perbedaan dalam kematangan emosi remaja yang mendaptkan pelatihan life skill dan remaja yang tidak diberikan pelatihan life skill di lembaga Permasyarakatan kelas II A Anak Medan. Populasi dalam penelitian sebanyak 628 orang, sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik.Berdasarkan hasil perhitungan uji beda (t-test) diketahui bahwa ada perbedaan kematangan emosi yang sangat signifikan antara remaja yang mengikuti pelatiahan life skill dan remaja yang tidak mengikuti pelatihan life skill, hasil ini dapat dinilai dari nilai koefisien t-test = 12,213 dan nilai p > 0,001. Hasil analisis menunjukkan mean remaja yang mengikuti pelatihan life skill dengan mean = 162.2000  lebih tinggi dari pada mean remaja yang tidak mengikuti pelatihan life skill dengan mean = 113.7000.Disarankan Bagi remaja yang aktif dalam keterampilan life skill disarankan untuk dapat lebih baik dalam mengembangankan kematangan emosinya, baik saat masih berada didalam Lapas ataupun saat setelah bebas nanti.Katakunci: Remaja, Kematangan Emosi, Life Skill
The Urgency of Non-Formal Education Curriculum for Marginal Women Mahfuzi Irwan; Heny Vrisca
Journal of Millennial Community Vol 4, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v4i1.33180

Abstract

This article aims to discuss the importance of the non-formal education curriculum for marginalized women in living their lives. This article was written through a review of scientific literature such as articles from reputable journals and other sources that have been validated by the author. The results of the study show that the non-formal education curriculum is very important for marginalized women to assist in the achievement of the Women's Life Skills Education (PKH-P) program. With the program curriculum, marginalized women are able to help themselves to be more empowered and get out of their marginal conditions for a better life.
Hubungan Perilaku Menggunakan Smartphone Dengan Hasil Belajar Mahasiswa Dimasa Pandemi covid-19 (Studi Kasus Di Kabupaten Labuhan Batu Selatan) Ayu Wulan Sari Nasution; Yasaratodo Wau
Journal of Millennial Community Vol 4, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v4i1.32422

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) perilaku mahasiswa menggunakan smartphone dimasa pandemi (2) tingkat pencapaian hasil belajar mahasiswa, dan (3) hubungan perilaku belajar terhadap tingkat pencapaian hasil belajar mahasiswa selama pembelajaran dengan menggunakan smartphone dimasa pandemi, Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Data penelitian di analisis dengan menggunakan teknik analisis product moment dari uji korelasional dan uji hipotesis, Tingkat pencapaian hasil belajar mahasiswa mencapai 4.0375 yang tergolong dalam kategori baik, dan (3) Terdapat hubungan perilaku belajar terhadap tingkat pencapaian hasil belajar mahasiswa selama pembelajaran dengan menggunakan smartphone dimasa pandemi mencapai 0,449 yang signifikasn pada taraf 5% persen. Koefisien determinasi mencapai 0,202 sehingga kontribusi perilaku belajar terhadap penggunaan smartphone mencapai 20,2% hubungan penggunaan smartphone terhadap perilaku dan hasil belajar mahasiswa selama pembelajaran daring dimasa pandemi.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bank Sampah Di Dukuh Kragilan Gantiwarno Klaten Tristanti Tristanti; Annisa Ertin Arifianti
Journal of Millennial Community Vol 4, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v4i1.32914

Abstract

Program pemberdayaan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya mengurangi penggunaan sampah plastik yang dapat menyebabkan banjir. Pendekatan pprogram menggunakan metode tindakan yang diawali dengan membahas permasalahan pengelolaan sampah dan upaya pemberdayaan yang mengedepankan keterlibatan masyarakat secara langsung. Hasil dari program pemberdayaan ini menunjukkan bahwa dengan adanya program bank sampah dapat mengurangi perilaku masyarakat yang membuang sampah di sungai dan membakar sampah yang menyebabkan polusi udara serta mengganggu sistem pernapasan manusia. Selain itu, program pemberdayaan bagi masyarakat juga mampu menyadarkan masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.   

Page 4 of 11 | Total Record : 109