cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2sh@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2sh@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA
ISSN : 25029622     EISSN : 25029630     DOI : 10.32696/kjhsd
urnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora (JP2SH) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP2SH adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP2SH akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP2SH mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikanilmu Sosial; pendidikan sosial; sosiologi; kewarganegaraan; politik; ekonomi; sejarah; hukum; budaya dan masyarakat; multikulturalisme; dan bidang terkait lainnya. Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JISH menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles 213 Documents
PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN KRISIS MORAL DI ERA DIGITAL Sembiring, Laila Fidia Salam, Nur Hunava, Rutmay Prina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 2 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i2.4785

Abstract

Etika dan moral merupakan aspek yang sangat penting dan harus mendapatkan perhatian serius, terutama di tengah menurunnya perilaku etis dan moral di kalangan generasi muda saat ini. Fenomena ini menjadi masalah yang mendesak untuk segera ditangani dan diperbaiki. Krisis etika dan moral ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti lingkungan keluarga, pendidikan di sekolah, kurangnya wawasan, keyakinan yang menyimpang, pengaruh budaya, serta penyalahgunaan teknologi. Kondisi ini sering kali menimbulkan dampak negatif, tidak hanya bagi pelaku tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan moral, khususnya pada anak, memang nyata dan memerlukan penanganan segera demi masa depan bangsa. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan mengembangkan pendidikan karakter.
PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PENDIDIKAN: STRATEGI MEMPERKUAT IDENTITAS BUDAYA Prasetyo, Okhaifi; Rahman, Aulia; Supiyah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 2 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i2.5958

Abstract

Cultural identity is the distinctive characteristics, values, and collective expressions that distinguish a group of people. However, globalization has not only facilitated the exchange of information but also eroded the boundaries of cultural identity. History lessons, which should be a bulwark of cultural identity, are instead considered boring by students. Therefore, this study aims to analyze the strategy of a deep learning approach in high school history teaching to strengthen cultural identity. This study employed library methods with a descriptive, qualitative approach, utilizing both primary and secondary data sources. The results show that the deep learning approach in history teaching emphasizes the principles of mindful, meaningful, and enjoyable learning experiences. By integrating the eight dimensions of the graduate profile, this approach yields a comprehensive learning framework that aligns with current demands. One of the primary strategies for implementing deep learning is through problem-based projects and the use of technology, which encourage students to engage in solving real-life problems. This approach not only encourages students to memorize historical facts but also to understand, apply, and reflect on historical knowledge in their daily lives. Overall, deep learning in history teaching at the high school level has great potential to strengthen cultural identity.
PENDIDIKAN PRA NIKAH SEBAGAI INSTRUMEN MENGURANGI ANGKA PERCERAIAN Saragih, Alkausar
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 2 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i2.6163

Abstract

The high divorce rate is a serious problem that impacts family resilience and social stability. One strategic preventive measure to reduce the divorce rate is through premarital education. This article aims to analyze the role of premarital education as an instrument in reducing divorce and examine its contribution to building the mental, emotional, spiritual, and social readiness of prospective married couples. This research uses a qualitative approach with a literature review method, sourced from books, journal articles, government regulations, and documents related to family and marriage education. The results of the study indicate that premarital education plays a crucial role in providing a comprehensive understanding of the rights and obligations of husband and wife, effective communication, conflict management, and religious values ​​in building a harmonious household. Premarital education also contributes to minimizing factors that cause divorce, such as psychological unpreparedness, weak understanding of family roles, and low religious literacy. Thus, premarital education can be seen as an effective preventive instrument in strengthening family resilience and reducing the divorce rate.