Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2020)"
:
30 Documents
clear
PELATIHAN PEMANFAATAN POWTOON SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI GURU DI KOTA SUKABUMI
Wika Soviana Devi;
Ahmad Fadly;
Ratna Dewi Kartikasari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (114.22 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.599
Kejenuhan peserta didik dalam pembelajaran merupakan persoalan klasik yang dihadapi oleh guru. Demikian pula oleh guru bidang studi bahasa Indonesia (GBSBI) di Kota Sukabumi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih GBSBI pada jenjang SLTP dan SLTA di Kota Sukabumi dalam memanfaatkan media pembelajaran Powtoon. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pemaparan, interaksi, drilling, dan penugasan. Respons positif diberikan oleh peserta dalam pelatihan ini. Pemaparan dilakukan dengan menayangkan salindia (PowerPoint) sekaligus menjelaskan Powtoon, mulai dari yang bersifat ontologis hingga epistemologis. Pada tahap interaksi, GBSBI sebagai peserta diberi kesempatan untuk menanyakan penggunaan media Powtoon secara teknis. Dari interaksi itu, tim instruktur sekaligus menggali permasalahan yang akan dihadapi di sekolah apabila media Powtoon digunakan. Berdasarkan interaksi itu pula terungkap bahwa sebagian peserta belum familiar dengan media pembelajaran berbasis daring (online). Oleh sebab itu, pada tahap selanjutnya, yaitu drilling, tim instruktur berbagi tugas dalam mendampingi para peserta dalam mengerjakan latihan pemanfaatan Powtoon sebagai media pembelajaran bidang studi bahasa Indonesia. Dengan pembagian tugas itu, kendala yang dihadapi oleh para peserta dapat diselesaikan. Diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia, terutama dari kalangan GBSBI di Kota Sukabumi
SOSIALISASI DALAM MENGANTISIPASI KEJAHATAN INTERNET DI ERA INTERNET OF THINK DAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Ibnu Rusydi;
Zelvi Agustiana;
Welnof Satria
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (976.87 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.581
Perkembangan Teknologi Informasi saat ini begitu pesat, semua kebutuhan sehari-hari dapat dilakukan hanya dengan perangkat pintar dan koneksi internet saja. Semua hal dapat dilakukan, seperti mencari informasi, bersosial media, belajar secara daring sampai dengan kebutuhan ekonomi yang didalamnya terjadi transaksi elektronik banking seperti berbelanja, berdagang dan transaksi bisnis lainnya. Banyak hal positif yang didapat, akan tetapi banyak juga hal-hal negatif yang harus kita fahami dapat terjadi ketika kita berselancar di internet, seperti pencurian data, peretasan akun, penipuan, pembobolan rekening, bahaya pornografi terutama bagi anak-anak dan banyak lagi kasus-kasus kejahatan yang sudah terjadi. Atas dasar pemikiran diatas maka sangat penting untuk selalu dilakukan edukasi kepada masyarakat bagaimana penggunaan teknologi tersebut secara benar dan rambu-rambu apa yang harus difahami dan diikuti. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah salah satu cara untuk mensosialisasikan dan sekaligus mempraktekkan cara-cara penggunaan transaksi secara daring dengan benar. Desa Sambirejo Timur adalah Desa yang dipilih untuk edukasi, sosialisasi dan praktek penggunaan. Desa ini memiliki penduduk yang sangat padat, terletak disebelah timur dari kota medan berbatasan dengan Desa Tembung. Kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi Masyarakat Desa dan bagi peserta dapat Kembali menyebarkan informasi yang didapatkan
PELATIHAN ADVOKASI DAN TEKNIK WAWANCARA PADA PENGURUS LEMBAGA BANTUAN HUKUM SEBAGAI PENGABDI MASYARAKAT
Rina Melati Sitompul;
Maria Ulfa Batoebara;
Muhammad Asri Pulungan;
Erni Suyani
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (107.673 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.575
UU Bantuan Hukum telah memberikan akses bagi LBH/LKBH Kampus Fakultas Hukum dalam melakukan peranan dalam memberikan bantuan hukum bagi masyarkat marginal, begitu juga halnya Surat MA No.MA/SEK/034/II/2003 tentang Ijin Praktek Bantuan Hukum Bagi Lembaga Hukum Fakultas/Sekolah Tinggi Hukum yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Tinggi di seluruh Indonesia semakin memudahkan LBH/LKBH kampus untuk melakukan pendampingan terhadap masyarakat. Pengabdian Masyarakat dalam wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai aktualisasi dari Pasal 20 ayat (2) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, perlu didorong untuk mengarahkan kegiatan-kegiatan LBH/LKBH turut andil dalam poses pengabdian kepada masyarakat. Pengurus LBH/LKBH dibeberapa kampus cukup banyak melibatkan mahasiswa akhir sebagai para legal dalam mendampingi para pencari keadilan. Melalui Pelatihan Advokasi dan Teknik Wawancara pada pengurus LBH/LKBH Fakultas Hukum Universitas di Medan diupayakan bagaimana mendorong keterlibatan mahasiswa-mahasiswa akhir yang tergabung dalam pengurus LBH/LKBH mampu melakukan peran dan fungsinya dalam melakukan pendampingan hukum dan pemberi bantuan hukum bagi masyarakat
KESADARAN HUKUM MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA AKTA AUTENTIK YANG DIBUAT OLEH NOTARIS
Kusbianto Kusbianto;
Dody Safnul;
Fadhil Yazid;
Suparman Suparman
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.984 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.634
Diperlukan adanya suatu kepastian hukum yang diwujudkan dalam suatu alat bukti yang kuat yaitu berupa akta autentik dalam perbuatan hukum (jual beli, kontrak, sewa meyewa dan lainnya) maka kedudukan dan wewenang notaris sebagai Pejabat Umum yang satu-satunya berwenang dalam pembuatan akta autentik (kecuali ditentukan lain oleh Undang-Undang) juga semakin penting. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya akta autentik dimana salah satu perbuatan hukum yang penting dibuat dengan akta autentik yaitu jual beli hak atas tanah yang dibuat oleh Notaris. Adapun yang menjadi mitra pengabdian yaitu kantor kecamatan Medan Johor. Metode pengabdian dilakukan dengan cara branstorming, presentasi dan diskusi, simulasi yang didukung dengan media slide. Kemudian dilakukan sesi tanya jawab kepada para peserta. Hasil pengabdian bahwa masyarakat kecamatan Medan Johor belum seluruhnya memahami tentang pentingnya akta autentik, terutama dalam melakukan jual beli hak atas tanah. Peralihan hak atas tanah yang belum bersertipikat masih terdapat ketidakseragaman yang dilakukan sebagian masyarakat di Kecamatan Medan Johor, ada yang bertransaksi hanya dengan menggunakan bukti kwitansi saja, ada yang melaksanakan transaksi dan membuat surat pelepasan haknya di kantor Lurah, ada yang di kantor Camat dan ada juga yang melaksanakannya di Kantor Notaris. Hal ini disebabkan beberapa faktor yaitu ketidaktahuan, kebiasaan, biaya dan kurangnya sosialisasi dari pemerintah mengenai ketidakseragaman bentuk perolehan haknya. Kata kunci : Akta Autentik, Notaris, Jual Beli
PENINGKATAN PERAN SISWA DALAM PEMANFAATAN SAMPAH MELALUI GERDU KONSER LISAN DI MI TAWANG KOTA SEMARANG
Uswatun Khasanah;
Avisha Fitriani;
Eva Fauzi;
Desi Wulandari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (116.104 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.582
Produksi sampah di Kota Semarang saat ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pemanfaatan sampah merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang dapat mempengaruhi banyaknya jumlah sampah. Peran Siswa sekolah dasar di era sekarang akan memberikan dampak pada masa mendatang sehingga jumlah sampah sangat dapat diminimalisir. Kegiatan GERDU KONSER LISAN (Gerakan Edukasi Konservasi dan Literasi) ini memberikan perhatian lebih untuk melakukan pemanfaatan sampah. Kegiatan ini menarik perhatian siswa sekolah dasar untuk membuka wawasan terhadap pentingnya memanfaatkan sampah terlebih dahulu. Pemanfaatan sampah organik dan sampah anorganik dapat diolah menjadi berbagai hal yang bermanfaat minim diperhatikan oleh generasi muda di era sekarang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode mendidik dan melatih siswa sekolah dasar menggunakan model learning by doing berdasarkan dengan taraf perkembangan siswa. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa dapat peduli terhadap permasalahan sampah yang ada dan mampu mengembangkan kreativitasnya dalam pemanfaatan sampah. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kepedulian siswa terhadap pentingnya mengelolah sampah sebelum dibuang ke TPA. Keberhasilan ini dirasakan akan membawa dampak positif bagi siswa karena secara tidak langsung akan berpotensi meningkatkan nilai tambah dalam aspek Pendidikan, aspek lingkungan dan aspek ekonomi
SOSIALISASI PENGGUNAAN BLOGSPOT SEBAGAI MEDIA INFORMASI PELAYANAN POSYANDU DI KELURAHAN AUR
Zulham Zulham;
Sabrina Aulia Rahmah;
Afni Nia Sari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.792 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.576
Posyandu sekarang berbeda dengan Posyandu terdahulu. Sekarang, Posyandu memiliki kegiatan yang banyak dan membutukan sebuah media informasi. Posyandu yang kreatif dan melakukan berbagai kegiatan yang lebih positif dan dapat ditiru oleh posyandu dari kelurahan lain untuk merespon perubahan dan kemajuan zaman. Salah satunya, melalui pemanfaatan teknologi internet. Blog adalah salah satu bentuk perubahan dalam pemanfaatan internet sebagai media penyebaran informasi posyandu yang sangat efisien. Melalui blog berbagi informasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan posyandu . Sehingga kegiatan yang positif dapat ditiru oleh posyandu-posyandu yang lain. Blog dapat difungsikan sebagai media peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat sekitar kelurahan dan kelurahan lainya. Dengan adanya blog beragam kegiatan posyandu dapat disampaikan, sehingga masyarakat bisa mengetahuikegiatan yang ada di posyandu, termasuk oleh pihak-pihak diluar kelurahan.
PKM KELOMPOK TANI DI DESA CELAWAN KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Jhon Simon;
Farida Hanum Nasution;
Aswand Hasoloan Silitonga
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (724.943 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.584
Pembentukan tani di berbagai tingkatan wilayah sangat ditentukan oleh partisipasi aktif dari seluruh subjek pelaku usaha tani baik hulu maupun hilir. Pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian memegang peranan penting dalam peningkatan produk dan produktivitas yang juga merupakan salah satu indikator tingkat keberhasilan pembangunan di bidang pertanian. Pembinaan terhadap pelaku utama dan pelaku usaha ini sangat diperlukan untuk mencapai target pertumbuhan dan peningkatan produk dan produktivitas dalam rangka mensukseskan pembangunan bidang pertanian. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani, maka pembinaan yang harus diperhatikan dalam pembentukan kelompok tani adalah kesamaan kepentingan, sumber daya alam, sosial ekonomi, keakraban, saling mempercayai dan keserasian hubungan antar anggota untuk kelestarian kehidupan berkelompok, sehingga setiap anggota merasa memiliki dan menikmati manfaat dari setiap kegiatan. Pengabdian masyarakat pada sektor pertanian dan pemasaran diantaranya : 1) Bagaimana mekanisme kerja kelompok tani dalam meningkatkan pengetahuan anggotanya. 2) Bagaimana mekanisme kerja kelompok tani dalam merubah pola pikir petani. 3) Bagaimana mekanisme kerja kelompok tani sebagai mediator dalam memenuhi kebutuhan modal untuk usaha pertanian anggotanya. 4) Bagaimana usaha kelompok tani dalam mengkoordinasi hasil pertanian untuk mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi. Oleh karena itu dibutuhkanlah suatu strategi dalam pembentukan kelompok tani dan pemasaran hasil pertanian khususnya di sektor pertanian di Dusun V Desa Celawan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Â
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KEPADA PARA PELAKU UMKM DI KOPERASI SIMPAN PINJAM SURYA ABADI MANDIRI MEDAN KRIO KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG
Ratna Dina Marviana;
Ngatno Sahputra;
Eddy Iskandar;
Aried Sumekar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (715.046 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.578
Pelatihan penyusunan laporan keuangan kepada para pelaku UMKM di Koperasi Simpan Pinjam Medan Krio ini bertujuan  agar parapelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuannya dalam hal pencatatan dan pengelolaan Keuangan melalui penyusunan laporan keuangan. Para pelaku UMKM belum memahami cara yang baik dalam pencatatan, khususnya yang berkaitan dengan akuntansi serta kegunaanya sehingga mereka membutuhkan dukungan dari pihak akademisi untuk mendapatkan pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM.  Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan UMKM melaui kegitatan Tutorial dan Diskusi berkaitan dengan masalah pengelolaan keuangan masing-masing para pelaku UMKM. Metode pengumpulan data kegiatan pengabdian ini adalah melalui observasi dan wawancara dengan pengurus koperasi dan salah satu pelaku UMKM. Jumlah Peserta yang akan ikut training adalah 25 orang yang merupakan pelaku UMKM yang bergerak dibidang perdagangan dan jasa. Hasilnya Kegiatan pelatihan ini dapat dinyatakan berhasil dilihat dari antusiasme para pelaku UMKM selama proses pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan
EDUKASI KEPADA MASYARAKAT KELOMPOK NELAYAN DESA PAHLAWAN TENTANG MANFAAT PENERAPAN BANTUAN ALAT TANGKAP
Dewi Mahrani Rangkuty;
Lia Nazliana Nasution
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (830.198 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.567
Desa Pahlawan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat kelompok nelayan di Desa Pahlawan tentang manfaat serta perbedaan sebelum dan sesudah penerapan bantuan alat tangkap oleh Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pengabdian dilakukan dengan metode ceramah/ sosialisasi/ penyuluhan kepada mayarakat kelompok nelayan sehingga mendapatkan wawasan/informasi terkait manfaat penerapan bantuan alat tangkap dan bagaimana perbedaan secara signifikan terhadap produktivitas dan pendapatan nelayan sebelum dan sesudah adanya bantuan alat tangkap. Monitoring dan evaluasi juga dilakukan pada tahap akhir dari pengabdian ini untuk mengetahui keberhasilan kegiatan penyuluhan yang dilakukan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produktivitas nelayan melalui jumlah produksi/hasil tangkap, jam kerja, dan harga jual di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Di samping itu, wanita nelayan dapat mengolah hasil tangkap melalut yang kemudian dijual di pasar setempat yang berada di lingkungan pemukiman, yang dinamakan sebagai usaha rumah tangga wanita nelayan. Indikator produktivitas menunjukkan bahwa nelayan memperoleh pendapatan secara berkala yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga nelayan. Hal ini yang akan meningkatkan kesejahteraan hidup rumah tangga nelayan dalam negeri. Adapun yang dapat direkomendasikan kepada pemerintah, yakni KKP melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batu Bara agar melakukan pendampingan sosialisasi edukasi tentang manfaat bantuan alat tangkap secara berkala demi mendukung produktivitas nelayan yang berkelanjutan. Sebab nelayan Desa Pahlawan juga dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batu Bara
SOSIALISASI DAMPAK DARI TEKNOLOGI INFORMASI DAN MEDIA SOSIAL
Amru Yasir;
Ega Evinda Putri;
Budi Antoro
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1165.572 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.591
Desa Sei Mencirim merupakan salah satu kelurahan yang ada di kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatra Utara, Indonesia.Keterbatasan teknologi informasi terutama media sosial terkadang menjadi kendala dalam melakukan aktifitas baik masyarakat desa itu. Ditinjau dari observasi tim pengabdian yang akan mengadakan pengabdian di Desa Sei Mencirim bahwa banyak dari masyarakat tersebut masih kurang dan belum mengetahui teknologi informasi itu sendiri.Dalam hal ini Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Dharmawangsa Medan melalui pengabdian kepada masyarakat memberikan Sosialisasi dampak dari Teknologi Informasi dan media sosial, karena masih kurangnya pengetahuan masyarakat Sei Mencirim terhadap dampak positif dan negatif teknologi informasi, ini disebabkan oleh keterbatasan sumberdaya manusia khususnya aparatur Desa seperti kepala-kepala dusun. Maka sangat perlu diberikan sosialisasi dampak teknologi informasi dan median sosial.Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di Kantor Kepala Desa Sei mencirim adalah dengan memberikan ceramah, dan diikuti dengan contoh-contoh serta dampak dari teknologi informasi dan sosial media agar para aparatur desa dapat memahami lebih cepat.Hasil dari sosialisasi dampak teknologi informasi dan media sosial, peserta dapat meningkatkan pengetahuan dari dampak positif dan dampak negatif teknologi informasi dan media sosial, agar dapat dipergunakan lebih baik dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, serta meningkatkan pengetahuan dari dampak penyalahgunaan teknologi informasi dan media sosial dari aspek hukum