cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 40 Documents clear
MENJAGA LOYALITAS PELANGGAN DENGAN STRATEGI CRM PADA PT. DESALITE, PAMULANG Ardijan Handijono; Rudy Irawan Gunarto; Samsul Marpitasa
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.719 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.912

Abstract

Air adalah salah satu kebutuhan pokok makhluk hidup. PT. Desalite-Pamulang hadir untuk menyediakan air minum isi ulang yang berkualitas dengan harga terjangkau, namun ada lebih dari 20 perusahaan air lain di Tangerang Selatan. Jumlah pelanggan yang tidak bertambah bahkan cenderung turun adalah suatu indikasi jika perusahaan harus mengambil suatu tindakan. maka dibutuhkan strategi untuk unggul dalam persaingan dan tetap menjaga loyalitas pelanggan. Strategi yang paling tepat untuk menjaga loyalitas pelanggan, adalah strategi bisnis CRM (Customer Relationship Management), CRM adalah strategi bisnis untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas hubungan dengan pelanggan yang menguntungkan. Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan akan digunakan beberapa Customer Loyality Program. mengimplementasikan CRM tidak harus menggunakan aplikasi CRM yang tersedia di pasar, karena harganya sangat mahal dan tidak mungkin terjangkau oleh perusahaan UMKM. Strategi CRM yang akan dikembangkan disini adalah memanfaatkan perangkat berbasis Clouds yang tidak berbayar, dan menggunakan aplikasi open source yang gratis. Presentasi, Diskusi, dan Tanya-Jawab adalah metode penyampaian gagasan yang kami berikan ke partner. Beberapa program untuk menjaga loyalitas pelanggan, memaksimalkan bisnis dengan pelanggan yang sudah ada adalah tujuan utama pada strategi CRM yang akan disampaikan ke partner. Kami juga akan memandu dan mendampingi cara menggunakan teknologi dengan biaya murah atau tak berbayar dalam mengimplentasikan Strategi CRM ini.
LITERASI GERAKAN GAYA HIDUP HALAL DI PONDOK PESANTREN AL-JADID KECAMATAN KOPO, KABUPATEN SERANG, BANTEN Fitri Yetty; Prima Dwi Priyatno
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.884 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.906

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini ialah untuk memberikan literasi atau kampanye terkait Gaya Hidup Halal dengan metode ceramah dan diskusi yang diberikan kepada para santri yang berada dalam lingkungan Yayasan Ponpes Al-Jadid, sedangkan pengukurannya menggunakan riset pre-test dan post-test yang berupa kuesioner. Dikarenakan wabah covid-19 yang melanda Indonesia termasuk lokasi pengabdian ini, maka pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara daring (online) dengan jumlah partisipan sebanyak 15 orang. Sebelum diberikan pemahaman atau literasi mengenai gaya hidup halal, hasil pre-test menunjukan bahwa nilai terendah adalah 30 dan nilai tertinggi sebesar 80 dengan rata-rata nilai hasil keseluruhan sebesar 55,71. Maka ,dapat ditarik sebuah konklusi bahwa mayoritas partisipan masih belum sepenuhnya mengetahui dan memahami terkait dengan gerakan gaya hidup halal. Setelah dilakukan penyuluhan dengan metode ceramah, hasil post-test menunjukkan nilai terendah sebesar 50, sedangkan nilai tertingginya adalah 100. Adapun nilai rata-ratanya sebesar 78,67. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi kenaikan yang signifikan (setelah diadakannya pengabdian masyarakat) terhadap pengetahuan partisipan tentang gaya hidup halal sebesar 78,67 atau 22,96%
PELATIHAN CERMAT MEMINJAM & MENABUNG BAGI KELUARGA PENERIMA BANTUAN SOSIAL DI KEL. LUBUK MINTURUN, PADANG Ash Shadiq Egim; Romi Rianto Harahap; Riche Fermayani; Alyani Atsarina
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.684 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.881

Abstract

Keluarga penerima bantuan sosial termasuk kategori masyarakat miskin atau kurang mampu, sehingga mempunyai penerimaan/ pendapatan yang terbatas untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dalam mencukupi kebutuhannya tidak jarang mereka meminjam kepada rentenir yang sangat merugikan mereka dalam hal jumlah bunga yang tinggi dan waktu angsuran pengembalian yang mengikat. Kegiatan ini dilakukan di RW 07 Kelurahan Lubuk Minturun, Kec. Koto Tangah, Kota padang. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan ini yaitu untuk memberikan pemahaman pentingnya cermat dalam meminjam dan menabung serta kelebihan dan kekurangan beberapa tempat untuk meminjam dan menabung. Dengan demikian dapat meningkatkan kemampuan keluarga kurang mampu dalam mengelola keuangan khususnya cermat dalam meminjam dan menabung sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian rakyat secara mandiri. Kegiatan yang dilakukan dengan pemberian penjelasan materi kegiatan penyuluhan yaitu tentang cara cermat dalam meminjam dan menabung dan pilihan tempat meminjam dan menabung yang tepat. Setelah penyuluhanpeserta diajak untuk mengerjakan kasus secara kelompok dan dibahas bersama, selain itu juga disediakan waktu untuk tanya-jawab. Pada akhir kegiatan peserta dibantu oleh tim PKM membuat kesimpulan dari materi yang disampaikan. Kegiatan berjalan dengan lancar karena terjalin koordinasi antara tim PKM dengan baik , serta komunikasi yang baik dengan pihak eksternal dengan tujuan menjalin kerja sama yang berkelanjutan. Disamping itu terdapat kendala yang dihadapi yaitu sulitnya berubah mindset warga agar tidak lagi meminjam kepada rentenir. Oleh karena, untuk merubah mindset tersebut tim PKM berusaha menjelaskan tempat yang tepat untuk meminjam dan menabung
PELATIHAN TABLE MANNER KELURAHAN DWIKORA KECAMATAN MEDAN HELVETIA Sri Mulyani; Syaiful Amri; Nurhayati Nurhayati; Sunarto Sunarto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.714 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.662

Abstract

Table Manner merupakan istilah dari etika makan dan aturan dalam sopan santun pada saat di meja makan dan bagaimana cara duduk, makan, minum dan menggunakan alat–alat makan yang benar, serta meningalkan meja makan. Sedikit kasus yang ditemui tentang table manner kurangnya pemahaman masyarakat dalam tata cara makan dan minum yang benar di meja makan dalam acara jamuan makan secara resmi. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk mempelajari etika di meja makan, secara resmi maupun tidak resmi dengan memperkenalkan kegiatan table manner. Table manner perlu diperkenalkan kepada Kepala Lingkungan dan Anggota PKK agar dapat memahami apa itu table manner. Karena dalam membentuk etika yang baik di meja makan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam kalangan masyarakat dengan status ekonomi yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dengan Lurah Kelurahan Dwikora masih banyak Kepala Lingkungan dan Anggota PKK yang belum memahami apa itu table manner yang merupakan etika di meja makan. Dari evaluasi yang dilakukan selama pelatihan table manner dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa perguruan tinggi telah mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dalam melakukan pelatihan table manner khususnya Kepala Lingkungan dan Anggota PKK Kelurahan Dwikora yang menjadi sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan yang dilakukan yaitu dengan melakukan pelatihan table manner kepada kepala lingkungan dan anggota PKK Kelurahan Dwikora sehingga dapat memahami dan mengikuti acara pelatihan dengan baik serta memahami bagaimana etika makan yang baik pada saat dimeja makan atau yang biasa disebut dengan table manner.
MEMBANGUN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN KEMANDIRIAN PEMUDA MELALUI KERAJINAN LIMBAH BAN BEKAS DAN WORKSHOP KONTENT DIGITAL Jumadi Mabe Parenreng; Muhammad Agung; Andi Baso Kaswar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.828 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.908

Abstract

Kawasan Antang dan sekitarnya berlokasi di wilayah pinggiran kota Makassar dan cukup terkenal karena merupakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA Antang) se-kota Makassar. Terdapat beberapa kategori sampah di TPA ini yaitu : sampah basah, sampah kering, sampah yang bisa didaur ulang, yang tidak bisa didaur ulang. Secara garis besar ada dua permasalahan yang bisa diselesaikan dengan implementasi PKM ini, yakni masalah sampah dan pengangguran. Keterbatasan pengetahuan penduduk sekitar mengakibatkan sampah yang sebenarnya masih dapat diolah ini terbuang begitu saja. Disisi lain pengangguran pada usia produktif merupakan permasalahan yang sampai saat ini masih menjadi persoalan hidup yang belum dapat diatasi sepenuhnya oleh pemerintah pusat maupun pemerintah di kota Makassar khususnya di daerah TPA Antang. Jumlah penduduk usia kerja terus bertambah sedangkan lapangan kerja belum cukup tersedia bagi para pencari kerja. Terlebih tidak adanya skill dan kompetensi yang dimiliki semakin mempersulit mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, kami mengusulkan program pelatihan kemandirian pemuda antang Makassar untuk mengatasi permasalahan di atas. Program ini muncul dari ide untuk memberikan keterampilan kepada pemuda Antang dengan memanfaatkan salah satu jenis limbah yakni ban sepeda motor bekas dan ban mobil bekas untuk diolah menjadi produk layak pakai untuk mainan dan hiasan rumah dan pekarangan. Selain berbentuk mainan, olahan ban bekas bisa juga berupa aksesoris berupa pot bunga bermotif dan lain-lain. Kegiatan pelatihan kemandirian terbagi menjadi tiga tahapan, yakni tahap persipan, tahap pelatihan mengolah ban bekas dan tahap pelatihan promosi dan pemasaran hasil olahan melalui media digital. Pihak RT setempat sangat berterima kasih dengan pelaksanaan kegiatan ini karena akan membangun kepercayaan diri pemuda sekitar lokasi TPA Antang dan membangkitkan jiwa entrepreneurship yang mandiri, kreatif, inovatif dan berdaya saing. Selain itu, menumbuhkan minat kreativitas lainnya untuk memanfaatkan jenis sampah lain yang memungkinkan untuk didaur ulang
BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN TEKNOLOGI BIOFLOK DI KELURAHAN NELAYAN INDAH Bambang Hendra Siswoyo; Uswatul Hasan; Helentina M Manullang
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.776 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.635

Abstract

Konsumsi protein hewani masyarakat yang rendah, perlu ditingkatkan dengan menyediakan sumber protein yang berkualitas dan harga terjangkau. Budidaya sistem bioflok memungkinkan terjadinya efisiensi penggunaan pakan sekaligus menaikan padat tebar ikan, sehingga cocok dilakukan di perkotaan dengan keterbatasan lahan. Budidaya ikan dengan sitem bioflok merupakan sistem yang sedang dikembangkan saat ini dalam kegiatan budidaya ikan yang bertujuan agar mutu air budidaya dapat bertahan bahkan dapat meningkat sesuai kebutuhan, selain itu nutrient pakan dapat dimanfaatkan secara optimal. Pengabdian kepada masyarakat berguna untuk menciptakan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat nelayan guna menambah penghasilan nelayan. Sedangkan manfaat kegiatan ini adalah pemeliharaan ikan dengan menggunakan sistem bioflok yaitu dengan cara mengembangbiakkan bakteri/mikroba yang berguna pada perairan pemeliharaan ikan, yang pada akhirnya dapat mempertahankan bahkan memperbaiki kestabilan kualitas air, menghilangkan zat-zat beracun seperti amoniak, bakteri yang merugikan (bersifat pathogen) dan selanjutnya ikan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan konsep pelibatan masyarakat atau kelompok secara aktif atau dikenal dengan metoda (PRA), metoda ini dipandang efektif karena melibatkan para mitra karang taruna berpartisipasi secara aktif mulai dari pembuatan kolam, persiapan kolam, sampai akhir kegiatan yaitu pemanenan ikan. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan kegiatan budidaya ikan dengan sistem bioflok ini dapat berjalan dengan baik serta dapat menambah penghasilan bagi para nelayan sehingga tingkat kesejateraan dapat meningkat.
PELATIHAN PEMBUATAN POT BUNGA DENGAN BAHAN DASAR KAIN BEKAS DI DESA KINDANG Hartini - Hartini; Hasria Alang; Eka Apriyanti
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.377 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.924

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menumbuhkan pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu dalam memanfaatkan benda-benda yang tidak terpakai dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan sangat bermanfaat yang diistilahkan dengan Upcycle. Kegiatan pelatihan pembuatan pot dari kain bekas ini dilakukan untuk melatih masyarakat dapat memanfaatkan kain bekas yang dapat menjadi produk yang memiliki nilai seni yang tinggi. Kegiatan pelatihan dimulai dari tahapan menyiapkan bahan seperti handuk bekas, semen, ember bekas, kayu pengaduk. Tahapan selanjutnya melakukan eksperimen bersama mitra dimulai dari mencampur adonan semen dengan air lalu dicelupkan kain ke dalamnya, kemudian mengatur bentuk pot yang diletakkan di atas ember bekas sebagai cetakan. Langkah selanjutnya adalah proses pengeringan dan dilanjutkan dengan pengecatan. Kelompok sasaran yang ikut dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu dan remaja putri yang gemar menanam bunga. Jumlah peserta yang hadir adalah 12 orang. Dari kegiatan pelatihan ini, menghasilkan 7 pot bunga yang dicat sedemikian rupa dengan bentuk beraneka ragam seperti lingkaran, model kursi, dan segi empat. Pelaksanan kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa enterpreneur bagi warga melalui kreativitas yang dimiiliki yang nantinya akan tumbuh peluang untuk memasarkan hasil kreasi mereka serta mengurangi pengeluaran untuk membeli pot bunga. Hasil akhir dari kegiatan ini berupa karya tulis yaitu laporan akhir dan publikasi artikel ilmiah
PENGENALAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK SISWA DALAM MENGHADAPI DUNIA KERJA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Wiga Maulana Baihaqi; Fatma Sulistiyana; Azhar Fadholi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.06 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.876

Abstract

Linkedin merilis hard skill dan soft skill yang sangat dibutuhkan pada tahun 2020 atau di era revolusi industri 4.0. Di antara hard skill tersebut terdapat Artificial Intelligence (AI) berada di posisi 4, AI merupakan suatu keterampilan yang menjadi otak di era revolusi industri 4.0. Pada kegiatan ini kami hanya berfokus pada kebutuhan keterampilan hard skill. Untuk mendapatkan keterampilan baik hard skill maupun soft skill dapat dilakukan dengan mengikuti Pendidikan formal, kursus online atau offline, seminar dan workshop. Siswa yang siap untuk masuk dunia kerja adalah lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), akan tetapi kurikulum yang ditawarkan kepada siswa SMK tidak mengarah atau tidak berkembang sesuai dengan teknologi atau industri. Kurikulum atau ketrampilan yang ditawarkan masih sama seperti sebelum berkembangnya teknologi/khususnya di bidang komputer, keterampilan yang ditawarkan hanya tingkatan dasar, seharusnya seperti RPL dapat mengarahkan ketrampilannya semisal membuat system cerdas, sehingga mendekati keterampilan yang dibutuhkan seperti AI. Melalui kegiatan Amikom Mitra Masyarakat (AMM), kami mengadakan kegiatan seminar dan workshop secara daring yang bekerja sama dengan damar.in yang bertujuan untuk mengenalkan Artificial Intelligence. Metode Training of Trainer (TOT) digunakan dalam kegiatan webinar ini, peserta akan mendapatkan ilmu teori dan praktik. Peserta yang mengikuti webinar dari awal hingga akhir mencapai 31 siswa. Hasil evaluasi yang dilakukan setelah webinar didapatkan bahwa peserta menyatakan bahwa kegiatan webinar sangat bermanfaat, menjadi paham kebutuhan skill yang diperlukan untuk menghadapi dunia kerja, mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru, dan memahami pentingnya ilmu Artificial Intelligence di era saat ini.
PENGUATAN PENDIDIKAN POLITIK SEBAGAI REPRESENTASI POLITIK KEWARGAAN JELANG PEMILUKADA SERENTAK TAHUN 2020 Sunarto, Sunarto; Sulton, Sulton; Mahardhani, Ardhana Januar
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.796 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.878

Abstract

Pengabdian yang dilaksanakan ini dalam bidang pendidikan politik dengan fokus kajian tentang politik kewargaan, yaitu kajian tentang representasi sebuah organisasi masyarakat baik dalam perlakuan politik, sosial, dan budaya dalam kehidupan politiknya agar mendapat tempat dalam berkegiatan politik di kehidupan bernegara. Target yang dicapai dalam kegiatan ini adalah organisasi masyarakat mampu untuk mengkonstruksi kembali identitas kewargaannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melalui daring karena adanya pandemi Covid-19. Hasil akhir dalam kegiatan ini adalah munculnya pemahaman tentang pendidikan politik, demokrasi, sebagai bentuk cakupan dari ilmu kewarganegaraan, dan tersampaikannya gambaran tentang proses pembangunan kelompok masyarakat melalui penguatan jati diri dalam rangka mempertegas tentang identitas politik dalam politik kewargaan yang bisa dilihat dari hasil pre-test dan post-test
PENINGKATAN PEMAHAMAN UNDANG-UNDANG INFORMASI TEKNOLOGI NOMOR 19 TAHUN 2016 TENTANG MEDIA SOSIAL KEPADA SISWA DI SMPN 42 KOTA MEDAN Cut Alma Nuraflah; Asrindah Nasution; Fandi Alfiansyah Siregar; Ayu Sartika Pane
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.961 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.643

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi informasi, semua informasi yang ada di dunia di ramaikan dan di beritakan di media sosial. Pemanfaatan sosial media dikalangan para remaja terkadang dipergunakan tanpa adanya pemahaman dan pengawasan yang baik, dan tentunya akan sangat berbahaya, karena banyak kasus-kasus bullying, trafficking, asusila, pencemaran nama baik, dan sebagainya diawali dari sosial media. Undang – undang Informasi dan Teknologi nomor 19 tahun 2016 (UU ITE) merupakan suatu hasil dari proses kebijakan publik yang dihasilkan melalui mekanisme yang panjang di lembaga pemerintahan. UU ITE ini lahir dan ada sebagai dasar hukum tentang penggunaan teknologi informasi. Pentingnya peningkatan pemahaman dari UU ITE ini adalah untuk memberikan pemahaman dampak dan akibat penyalahgunaan sosial media. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, metode implementasi dan metode partisipatori. Hasil yang ingin dicapai adalah agar siswa dapat memahami dengan baik dari aturan UU ITE nomor 19 tahun 2016 ini.

Page 1 of 4 | Total Record : 40