cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2018): Juli" : 6 Documents clear
Pengaruh Motivator ASI terhadap Keberhasilan ASI Ekslusif Septi Kurniawati; Reni Sulistyowati; Vita Raraningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 5 No 1 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.194 KB)

Abstract

Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi karena merupakan makanan alamiah yang sempurna, mudah dicerna oleh bayi dan mengandung zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan, kekebalan dan mencegah berbagai penyakit serta untuk kecerdasan bayi, aman dan terjamin kebersihannya karena langsung diberikan kepada bayi agar terhindar dari gangguan pencernaan seperti diare, muntah dan sebagainya. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh motivator ASI terhadap keberhasilan ASI Ekslusif, dan manfaatnya adalah meningkatnya ilmu pengetahuan tentang ASI Esklusif bagi tumbuh kembang bayi, sehingga dapat mempengaruhi ibu untuk memberikan ASI Eklsusif. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian quasy experimental. Variabel dependen pada penelitian ini adalah pengetahuan, sikap dan praktik menyusui secara eksklusif. Variabel independennya adalah motivator ASI. Teknik sampling menggunakan probability sampling. Lokasi penelitian berada di Puskesmas Kedung Rejo Kecamatan Muncar Banyuwangi. Instrumen penelitian digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis bivariate dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil dari penelitian ini mengambarkan bahwa sebagian besar (84,9%) ibu menyusui mempunyai pengetahuan yang baik tentang ASI Ekslusif, namun dengan pengetahuan baik sebagian besar (67.5%) ibu tidak menyusui secara ekslusif dikarenakan banyak ibu yang mengeluh ASI belum keluar secara lancar pada tiga hari pertama kelahiran bayi dan ditakutkan bayi mengalami kuning, sehingga banyak ibu yang memberikan susu formula, air gula, maupun madu murni pada hari-hari tersebut. Hal ini mungkin disebabkan karena sebagian kecil (25.8%) ibu menyusui yang aktif melakukan pertemuan dengan motivator ASI dengan frekuensi pertemuan minimal 2x dalam satu bulan dan sebagian besar (74.2%) tergolong pasif dengan pertemuan hanya 1x dalam satu bulan atau bahkan tidak melakukan pertemuan sama sekali. Disarankan untuk para motivator ASI agar lebih giat melakukan pertemuan dengan para ibu hamil, dan menyusui dalam memotivator pemberian ASI bukan hanya dalam pertemuan formal, namun juga dalam pertemuan nonformal juga bisa melakukan motivasi ibu menyusui.
Faktor Pemicu terhadap Tingginya Kejadian Preeklamsi pada Ibu Hamil Eko Prabowo; Haswita Haswita; Lina Agustiana Puspitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 5 No 1 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.03 KB)

Abstract

Sampai dengan saat ini, preeklamsia/eklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di Indonesia. Preeklampsia sendiri merupakan kondisi ibu hamil yang disertai dengan timbulnya hipertensi disertai proteinuria akibat kehamilan, setelah umur kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan. Sementara itu untuk kasus-kasus maternal yang ditemukan dari tahun 2012-2014 cenderung terjadi peningkatan dari tahun ketahun. Khusus untuk kasus PE/Eklampsia berurut turut 423 kasus tahun 2012, 453 kasus tahun 2013, 514 kasus tahun 2014. Menganalisis hubungan antara beberapa faktor risiko terhadap terjadinya pre eklampsia pada ibu hamil di Kabupaten Banyuwangi.Penelitian ini ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan studi kasus kontrol (Case Control Study). Teknik sampling yang digunakan adalah concecutive sampling. Lokasi penelitian berada di RSUD Genteng dan Blambangan. Instrumen penelitian pada variabel independen adalah kuesioner dan pada variabel dependen adalah lembar observasi. Uji statistik pada penelitian ini adalah uji X2 dan regresi logistic.Hasil uji regresi logistic bahwa variabel umur memiliki OR sebesar 0.635 dengan p value 0.003 menunjukkan diantara ke empat variabel bebas, variabel umur memiliki hubungan yang paling dominan terhadap kejadian pre eklamsi pada ibu hamil di RSUD Genteng dan Blambangan Banyuwangi.Ibu hamil yang usianya kurang dari 18 tahun dan lebih dari 35 tahun memiliki resiko tinggi terjadinya komplikasi yaitu preeklamsi. Maka dianjurkan untuk melakukan Ante Natal Care (ANC) pada saat hamil sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Banyuwangi.
Subyektif Well Being Penderita Diabetes Mellitus di Klinik Ash-Shakinah Tegalsari Tamansari Banyuwangi Siswoto Hadi Prayitno; Sumarman Sumarman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 5 No 1 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.702 KB)

Abstract

Penyakit diabetes mellitus merupakan suatu penyakit kronis yang dapat menimbulkan dampak bukan hanya fisik namun juga psikologis. Akibat dari penyaikt ini dapat merampas kebebasan penedrita dalam kehidupannya terutama dalam hal konsumsi makanan. Dampaknya pendertia dapat mengalami gangguan kebahagiaan dan keseajhteraan. Kesejateraan harus tetapi dimiliki meski menderita penaykit diabetes mellitus. Akibat bila kesejahteraan menurun dapat menurunkan kualitas hidup penderita diabetes mellitus yang rentan akan komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesejahteraan subyektif penderita diabetes mellitus di klinik As-Sakinah di Tamansari Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi.Desain penelitian ini adalaha kualitatif yng bersifat deskriptif, pendekatan kualitatif yang digunakan pada penelitian ini adalah fenomenologi yaitu mencari gambaran kesejahteraan subyektif penderita diabetes mellitus. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita diabetes mellitus. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling. Pada penelitian ini dengan melakukan wawancara langsung kepada penderita dan didokumenasikan.Jumlah keseluruhan yang diperoleh selama penelitian sebanyak 8 informan manyatakan bahwa kesejahteraan subyektif dapat dirasakan meski menderita penyakit diabetes mellitus.
Faktor Determinan yang Berpengaruh terhadap Keputusan Bidan Merujuk Pasien dengan Kehamilan Risiko Tinggi Erich Hudisusanto; Tita Hariyanti; Kurnia Widyaningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 5 No 1 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.22 KB)

Abstract

Rumah Sakit Ibu Dan Anak Harapan Sehat Tentram (RSIA HST) dikenal sebagai RS rujukan kehamilan risiko tinggi dari berbagai kecamatan di Trenggalek. Namun pada bulan Juli sampai Desember 2016 didapatkan penurunan rujukan bidan kasus kehamilan risiko tinggi. Bidan perujuk merupakan ujung pelayanan di desa terhadap ibu hamil. Proses pengambilan keputusan untuk merujuk adalah keputusan yang dipengaruhi oleh individu bidan sendiri. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor determinan yang terdiri lima variabel guna mengetahui pengaruhnya terhadap keputusan bidan merujuk ibu hamil risiko tinggi. Jenis penelitian kuantitatif dengan analisis potong lintang. Penelitian menggunakan metode total sampling yaitu jumlah sampel sama dengan jumlah populasi sebesar 167 bidan yang pernah merujuk. Analisa data menggunakan PLS.Hasil penelitian terhadap keputusan merujuk menunjukkan variabel kepercayaan kesehatan berpengaruh positif dan signifikan, variabel status ekonomi berpengaruh positif namun tidak signifikan, variabel akses sarana berpengaruh positif namun tidak signifikan, variabel penanggung biaya berobat berpengaruh negatif dan signifikan, variabel kebutuhan akan pelayanan kesehatan berpengaruh positif dan signifikan. Kesimpulan yang didapat yaitu variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan merujuk adalah penanggung biaya berobat. Saran yang dapat diberikan adalah lebih fokus terhadap variabel yang berefek paling dominan guna meningkatkan angka rujukan yaitu melalui kerjasama dengan pihak asuransi kesehatan.
Hubungan Motivasi dengan Kinerja Petugas Kesehatan di Puskesmas Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi Hendrik Probo Sasongko; Febrika Devi Nanda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 5 No 1 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.449 KB)

Abstract

Kesenjangan antara pelayanan yang dirasakan dengan pelayanan yang diharapkan, hal ini disebabkan sebagai akibat tidak terpenuhinya harapan para pelanggan. Tidak sedikit keluhan kekecewaan yang terlontar dari masyarakat yang pernah menerima layanan kesehatan karena kurang terpenuhinya harapan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi.Desain penelitian ini menggunakan survey analitik dengan cross sectional dengan cara melakukan menyebarkan kuesioner pada 36 petugas kesehatan di Puskesmas Kalibaru dalam waktu itu juga, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling.Hasil penelitian menyebutkan bahwa tak seorangpun motivasi kerja baik sejumlah 0 responden (0%) dengan kinerja kurang, motivasi kerja baik sejumlah 0 responden (0%) dengan kinerja cukup dan sebagian besar motivasi kerja baik sejumlah 24 responden (66.7%) dengan kinerja baik. Analisis data dengan menggunakan chi-square Asymp. Sig (0.000)< (0.05) maka Ho ditolak sehingga ada hubungan motivasi dengan kinerja petugas kesehatan.Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi maka intervensi terhadap motivasi sangat penting. Motivasi memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja petugas kesehatan, karena motivasi memberikan dorongan kerja yang baik untuk menjalin ikatan hubungan yang lebih kuat dengan instansi tempat bekerja dan pada akhirnya meningkatkan kualitas dan kuantitas puskesmas.
Pengaruh Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Hepatitis A di Desa Kapuran RT 05 RW 02 Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso Yuana Dwi Agustin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 5 No 1 (2018): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.882 KB)

Abstract

Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit hepatitis A dan bagaimana penularan dari penyakit hepatitis A, serta kurangnya peran dari petugas kesehatan dalam memberikan promosi kesehatan membuat penyakit hepatitis A terus saja terjadi di masyarakat. Dengan pemberian promosi kesehatan seseorang dapat memberikan informasi yang sebelumnya tidak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Hepatitis A. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen one group pre-post design. Jumlah populasi 127 orang total sampel yang diteliti 32 responden dengan menggunakan tekhnik simple random sampling .Hal ini dilakukan dengan mengedarkan kuesioner yang mengandung soal – soal mengenai Hepatitis A. penghitungan dan penilaian dengan menggunakan rumus prosentase. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 26 orang (81%) berpengetahuan kurang sebelum dilakukan promosi kesehatan. Setelah dilakukan promosi kesehatan 20 responden (62 %) berpengetahuan baik, dan tidak ada responden (0%) yang berpengetahuan kurang. Berdasarkan uji statistik SPSS dengan menggunakan uji T-Test dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Hepatitis A sebelum dan sesudah dilakukan promosi kesehatan di Desa Kapuran RT 05 RW 02 Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso. Pengetahuan masyarakat tentang Hepatitis A dipengaruhi oleh tingkat usia, pendidikan, pekerjaan, dan sumber informasi. Diharapkan responden lebih aktif mengikuti kegiatan promosi kesehatan untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak.

Page 1 of 1 | Total Record : 6