cover
Contact Name
Firdawsyi Nuzula
Contact Email
nuzulafirdawsyi@gmail.com
Phone
+6282141839721
Journal Mail Official
p3m.rustida@gmail.com
Editorial Address
Jl. RSU. Bhakti Husada, Krikilan, Banyuwangi 68466
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida
ISSN : 23562528     EISSN : 26209640     DOI : -
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida is an open access journal with contents scope of nursing, education, humanities, medicine & pharmacology, public health
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2022): Januari" : 9 Documents clear
Studi Pengetahuan, Sikap, Perilaku dan Hambatan Perawat dalam Pemenuhan Mobilisasi oleh Perawat di Ruang Intensive Care Rodiyatul Fitriyah; Retno Purwandari; Dicky Endrian Kurniawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.84

Abstract

Pemenuhan mobilisasi yang dilakukan perawat dapat mengurangi risiko dari komplikasi seperti tirah baring, pengaturan posisi, penggunaan kain linen yang terstruktur kasar dan melakukan ROM (Range of Motion) aktif dan pasif yang bertujuan untuk memperlancar peredaran darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap, perilaku, dan hambatan perawat dalam memenuhi mobilisasi pasien di unit perawatan intensif. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan 50 responden yang terdiri dari perawat di unit perawatan intensif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, perilaku, dan hambatan perawat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku perawat baik, sementara perawat masih membutuhkan bantuan untuk meningkatkan kepercayaan diri perawat dalam memenuhi mobilisasi. Variabel pengetahuan penelitian ini menemukan 39 responden (78,0%) setuju untuk melakukan rentang gerak. Sekitar 39 responden (78,0%) menyetujui pernyataan mengenai risiko perawat dalam memenuhi kebutuhan mobilisasi pasien pada variabel sikap. Variabel perilaku, sekitar 20 responden setuju untuk memfasilitasi mobilisasi pasien. Variabel hambatan 29 responden (58,0%) menunjukkan bahwa mereka menghadapi hambatan ringan. Penting bagi perawat untuk meningkatkan pengetahuan perawat, sikap, dan perilaku perawat mengikuti pelatihan terkait dalam pemenuhan mobilisasi, sementara hambatan perawat masih perlu dikurangi untuk meningkatkan kepercayaan perawat dalam memenuhi mobilisasi. Karena itu, perawat perlu meningkatkan pemenuhan mobilisasi untuk memaksimalkan pencapaian layanan kesehatan.
Studi Formulasi Body Scrub Ekstrak Etanol Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L.) dan Madu Yani Ambari; Iif Hanifa Nurrosyidah; Devi Melinda Hardianti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.85

Abstract

Kulit merupakan sistem pertahanan tubuh yang utama dan salah satu hal yang dapat menyebabkan kerusakan kulit adalah radikal bebas. Body Scrub dapat digunakan sebagai perawatan kulit dari paparan sinar UV. Salah satu bahan alam yang berpotensi sebagai antioksidan adalah bunga rosella. Bunga rosella mengandung senyawa aktif flavonoid, saponin, dan tanin yang bermanfaat menangkal radikal bebas akibat sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan stabilitas fisik sediaan body scrub Ekstrak Etanol Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dan Madu. Penelitian ini menggunakan metode maserasi untuk pengambilan ekstrak bunga rosela dan metode peleburan (fase minyak dan fase air) untuk pembuatan sediaan Body Scrub. Formulasi dibuat dengan 3 konsentrasi madu dan beras yang berbeda yaitu,2,5%, 5% dan 10%, sedangkan untuk konsentrasi ekstrak kelopak bunga rosela dibuat sama yaitu 2%. Hasil uji stabilitas untuk pH pada formula 1, 2, dan 3 stabil tetapi formula 3 yang tidak memenuhi persyaratan uji pH sediaan body scrub. Hasil uji stabilitas untuk pH pada formula 1, 2, dan 3 stabil tetapi formula 3 yang tidak memenuhi persyaratan uji pH sediaan body scrub. Uji stabilitas fisik untuk daya sebar pada formula 1,2, dan 3 stabil tetapi semua formula tidak memenuhi persyaratan daya sebar sediaan body scrub. Sedangkan hasil uji stabilitas daya lekat untuk formula 2 dan formula 3 stabil sedangkan pada formula 1 tidak stabil selama penyimpanan, tetapi ketiga formula tidak memenuhi persyaratan daya lekat sediaan body scrub. Sebaiknya perlu dilakukan optimasi formula untuk didapatkan formulasi body scrub yang sesuai dengan persyaratan pada setiap formula.
Perilaku Etis Saat Pelaksanaan Prosedur Invasif : Pengalaman Perawat Pada Perawatan Bayi Prematur Roshinta Sony Anggari; Setyo Kurniawan; Margareta Kewa Lamak
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.152

Abstract

Prognosa angka harapan hidup neonatus tergantung pada berat lahir dan usia kehamilan. Bayi prematur memerlukan proses penyesuaian dari kehidupan di dalam uterus ke luar uterus dan bayi prematur lebih sulit melewati proses adaptasi tersebut dibandingkan dengan bayi normal. Neonatal intensive care unit (NICU) merupakan unit khusus untuk perawatan bayi baru lahir, termasuk bayi prematur yang membutuhkan tindakan resusitasi sampai bayi benar-benar siap beradaptasi dengan lingkungan luar. Kondisi lingkungan di ruang NICU sangat kompleks dan pada umumnya menimbulkan stimulasi berlebihan. Stimulasi berlebihan yang dialami bayi prematur berupa bising, cahaya berlebihan, handling, serta tindakan invasive Perawatan bayi prematur di unit perawatan intensif dapat menimbulkan stimulasi berlebihan bahkan stres fisik pada bayi akibat prosedur invasif yang rutin dilakukan. Studi fenomenologi ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman perawat dalam mengambil keputusan untuk pelaksanaan tindakan invasif pada bayi prematur. Partisipan berjumlah 7 orang perawat di ruang perinatologi yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian mengidentifikasi tema perilaku etis saat pelaksanaan tindakan invasif antara lain: 1) memenuhi hak kebebasan pasien, 2) memberi manfaat dan meminimalkan bahaya ketidaknyamanan selama prosedur, dan 3) menerapkan keadilan selama tindakan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengevaluasi secara kuantitatif kemampuan pengambilan keputusan etik perawat dalam pelaksanaan tindakan invasif selama proses asuhan keperawatan pada bayi prematur.
Hubungan Kejadian Penyakit Kulit terhadap Citra Diri Santri Putri Yin-Yin Abida; Siswoto Hadi Prayitno; Rizky Yulia Purwitaningtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.149

Abstract

Penyakit kulit bagi sebagian orang dapat menimbulkan problem fisik, psikis dan sosial. Gangguan psikologis yang disebabkan oleh penyakit kulit antara lain gangguan citra diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penyakit kulit dengan citra diri santri putri di Pesantren Raudhatul Tullab Glenmore. Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah santri putri di Pesantren Raudhatul Tullab Glenmore sebanyak 38 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner tentang kejadian penyakit kulit dan citra diri. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juli 2021.Hasil perhitungan dengan uji Chi Square diperoleh p-value 0,888 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kejadian penyakit kulit dengan citra diri santri putri di Pesantren Raudhatul Tullab Glenmore. Siswa perempuan yang memiliki citra diri negatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas citra dirinya dan lebih fokus pada kemampuan atau hal-hal positif lainnya yang dapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain serta harus ditanamkan bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. kelemahan.
Hubungan Pengetahuan Infeksi Covid-19 terhadap Kepatuhan Mengenakan Masker pada Siswa SMA Sinta Qomariyah; Roshinta Sony Anggari; Sumarman Sumarman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.153

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang menjadikan pandemik di seluruh Negara Indonesia. Covid 19 dapat dicegah diantaranya dengan pengetahuan dan kepatuhan dalam mengenakan masker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan infeksi Covid-19 terhadap kepatuhan mengenakan masker pada siswa di SMAN 01 Glenmore Banyuwangi. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan rancanagan cross sectional menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh siswa SMAN 01 Glenmore dengan jumlah sampel 225 siswa. Menggunakan teknik random sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik dengan menggunakan Spearman Rank signifikansi p antara variabel bebas yaitu pengetahuan infeksi Covid-19 dengan variabel terikat kepatuhan mengenakan masker didapatkan nilai p value = 0,000 (P<0,05). Yang menandakan bahwa terdapat hubungan pengetahuan infeksi Covid-19 terhadap kepatuhan mengenakan masker pada siswa di SMAN 01 Glenmore Banyuwangi. Sebaiknya memberikan pendidikan tentang pengetahuan infeksi Covid-19 terhadap pentingnya kepatuhan mengenakan masker agar tidak terjadi penyebaran Covid 19.
Kejadian Dismenore pada Siswi : Studi Hubungan dengan Kebiasaan Olahraga Ringan Siti Rosalia; Roshinta Sony Anggari; Lina Agustiana Puspitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore bisa dikatakan sebagai perasaan tidak nyaman berupa nyeri dan kram pada perut yang sering dialami perempuan saat menghadapi periode menstruasi. Hal tersebut menyebabkan aktivitas sehari-hari bisa terganggu, sehingga diperlukan adanya pencegahan yang efektif dengan meminimalkan efek samping. Salah satu cara untuk mengatasi dismenore adalah olahraga ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan olahraga ringan dengan kejadian dismenore pada siswi salah satu SMA di Glenmore dengan menggunakan pendekatan cross-sectional analitik. Populasi yang digunakan sebagai responden penelitian adalah seluruh siswi SMA tersebut. Kemudian didapatkan sejumlah 80 siswi yang terpilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner berisi kebiasaan olahraga ringan dan kejadian dismenore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76 (81,2%) siswi tidak mengalami dismenore dan 42 (55%) siswi tersebut rutin melakukan olahraga ringan. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-square didapatkan nilai p value = 0,049 (p <0,05). Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan olahraga ringan dengan kejadian dismenore pada responden. Perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang efektifitas olahraga ringan terhadap kejadian disminore, sehingga olahraga ringan menjadi salah satu terapi yang bisa digunakan dengan efek samping yang minimal.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Penatalaksanaan Diare pada Balita 0-5 Tahun di Posyandu Sedap Malam Desa Setail Kecamatan Genteng Yuke Novita Novianti; Rizky Yulia Purwitaningtyas; Siswoto Hadi Prayitno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.161

Abstract

Penatalaksanaan awal yang tepat pada penyakit diare sangat penting untuk menghindari masalah komplikasi yang mungkin dapat terjadi terutama pada balita. Kendala utama pada penatalaksanaan tersebut yaitu karena keterbatasan pengetahuan yang mungkin dimiliki oleh ibu. Penelitian ini mencoba untuk membuktikan apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan penatalaksanaan diare pada balita 0-5 tahun.Penelitian ini menggunakan studi korelasi dengan pendekatan metode cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita usia 0-5 tahun, dan sampel penelitiannya sebanyak 70 responden, variabel independen adalah tingkat pengetahuan ibu. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah secara deskriptif, dan uji statistic menggunakan spearmen’s rho. Hasil uji statistik ukungan keluarga dengan kepatuhan pada penderita diabetes mellitus didapatkan hasil p = 0,000 dimana α > 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, yaitu secara statistik ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan penatalaksanaan diare pada balita. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu sangat berpengaruh dengan penatalaksanan awal yang akan diberikan ibu saat balita mengalami diare. Faktor lain yang berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan ibu yaitu seberapa seringnya ibu menerima informasi mengenai penyakit diare dan penatalaksanaannya pada balita.
Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan DIIT Anggota Keluarga Diabetes Mellitus Nofita Krisdayanti Putri; Firdawsyi Nuzula; Haswita Haswita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.163

Abstract

Kepatuhan penderita diabetes mellitus dalam penatalaksanaan penyakitnya sangat penting untuk menghindari masalah penurunan derajat kesehatan. Kendala utama pada penanganan diet diabetes mellitus adalah kejenuhan pasien dalam mengikuti terapi diet yang sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan. Solusi meningkatkan kepatuhan membutuhkan dukungan keluarga yang berupa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan informatif dari anggota keluarga kepada penderita. Penelitian ini mencoba membuktikan apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan studi korelasi dengan pendekatan metode cross sectional. Populasi pada penelitian ini 291 dan sampel penelitiannya sebanyak 103 responden dengan teknik purposive sampling .Variabel dependen adalah dukungan keluarga, variabel independen adalah kepatuhan diit. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah secara deskriptif, dan uji statistik chi square. Hasil uji statistik dukungan keluarga dengan kepatuhan pada penderita diabetes mellitus didapatkan hasil p = 0,671 dimana α > 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, yaitu secara statistik tidak ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini bahwa dukungan keluarga tidak begitu berpengaruh terhadap kepatuhan penderita dalam penatalaksanan DM. Namun, faktor lain yang berpengaruh terhadap kepatuhan adalah pendidikan dan modifikasi lingkungan untuk pengedalian penyakit diabetes mellitus yang dideritanya.
Analisis Gambaran Tingkat Pengetahuan dan KIPI Covid-19 pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kalibaru Rizky Dwiyanti Yunita; Vita Raraningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 9 No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v9i1.162

Abstract

Ibu hamil merupakan kelompok yang sangat beresiko apabila terpapar Covid-19 sehingga menjadikan ibu hamil sebagai salah satu sasaran prioritas program vaksinasi COVID-19 untuk menekan angka risiko penularan, bahkan kematian akibat COVID-19 pada ibu hamil. KIPI Covid-19 dapart muncul mulai dari gejala ringan hingga sedang bahkan dapat hilang dengan sendirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan kejadian ikutan pasca imunisasi covid-19 pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Lokasi penelitian di wilayah Puskesmas Kalibaru Kulon pada bulan Maret –Juni 2021. Pengumpulan data kuesinoner dan angket survey melalui media online Google Form. Hasil Penelitian menunjukkan hasil prosentase pengetahuan responden tentang Covid-19 rata-rata memiliki tingkat pengetahuan yang baik (41.3 %), cukup (46.0 %), dan kurang (12.7 %), sedangkan responden mendapatkan variasi reaksi vaksinasi atau KIPI yaitu nyeri pada lengan ditempat suntikan (73%), Mengantuk (54%), Rasa lelah/ badan lemah (41%), Pegal/nyeri otot (24%). Sedangkan kejadian ikutan pasca imunisasi dibawah 20% yaitu Demam tinggi (>39°C) lebih dari satu hari, Sakit kepala, Mual dan muntah, Nyeri sendi, Mengigil, Perdarahan pada lokasi penyuntikan, Kemerahan pada tempat suntikan, Bentol di sertai Gatal, Kejang, Jantung berdebar, Pingsan, Selulitis, Bengkak pada bibir/ kelopak mata/ kemalauan, Kulit kemerahan/ biduran, Diare, Pembesaran kelenjar aksila (ketiak).Perlunya peningkatan pengetahuan kepada ibu hamil tentang kejadian ikutan pasca imunisasi covid-19, agar ibu hamil khususnya ibu trimester II yang akan mendapatkan imunisasi covid-19 sehingga ibu hamil dapat mempersiapkan diri untuk kemungkinan terjadinya KIPI Covid-19.

Page 1 of 1 | Total Record : 9