Articles
208 Documents
Penggunaan Metode Simple Addtive Weighting (SAW) Untuk Menetukan Calon Penerima Beasiswa
Supriyati Supriyati;
Kusrini Kusrini;
Emha Taufiq Luthfi
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.418 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.141
Pendidikan yang semakin tinggi akan membuka jalan seseorang menuju masa depan yang lebih baik. Bantuan pendidikan berupa beasiswa dari sekolah yang diberikan kepada siswa mampu menjadi motivasi tersendiri bagi siswa yang berprestasi. Data yang diolah pada penelitian ini diambil dari Smk Syubbanul Wathon Tegalrejo Magelang sebagai data input. Kriteria-kriteria yang diolah antara lain, data nilai rata-rata rapot, penghasilan orang tua, dan jumlah tanggungan orang tua dengan data alternatif (kandidat) 20 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk membantu sekolah dalam menentukan calon penerima beasiswa dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian ini mampu menunjukkan bahwa alternatif yang memiliki nilai preferensi yang tertinggi dapat dijadikan prooritas sebagai calon penerima beasiswa.
Analisa Optimasi Penggunaan Bandwidth Dengan Failover Dan Load Balance Pada Mikrotik
Wartono Wartono;
Bambang Soedijono WA;
Eko Pramono
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (670.577 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.142
Internet sudah hampir menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga karena sangat pentingnya jaringan internet ini maka diperlukan manajemen untuk mengelola jaringann tersebut agar optimal. Pada kasus ini sebuah instansi menggunakan jasa ISP (Internet Servis Provider) Telkom dengan mengambil dua buah koneksi internet masing-masing sebesar 50Mbps. Seperti yang kita ketahui bahwa Telkom menerapkan kebijakan yang dinamakan FUP (Fair Usage Policy), FUP ini bekerja untuk membatasi kecepatan ketika penggunaan data mencapai batas tertentu. FUP ini meliputi Paket 10 Mbpas penggunaan data 300 GB menjadi 7.5 Mbps ketika mencapai 400 GB maka akan menjadi 4.0 Mbps, Paket 20 Mbpas penggunaan data 500 GB menjadi 15 Mbps ketika mencapai 800 GB maka akan menjadi 8.0 Mbps, Paket 30 Mbpas penggunaan data 700 GB menjadi 22.5 Mbps ketika mencapai 1200 GB maka akan menjadi 12 Mbps, Paket 40 Mbpas penggunaan data 900 GB menjadi 30 Mbps ketika mencapai 1600 GB maka akan menjadi 16 Mbps, Paket 50 Mbpas penggunaan data 1200 GB menjadi 37.5 Mbps ketika mencapai 2000 GB maka akan menjadi 20 Mbps, Paket 100 Mbpas penggunaan data 2000 GB menjadi 50 Mbps. Pada paket 50Mbps dengan penggunaan data sebesar 2000GB maka kecepatan akan turun menjadi 20 Mbps, hal ini tentunya akan membuat ketidaknyamanan menggunakan internet tersebut. Maka dari itu peneliti mencoba menerapkan metode failover dan kemudian metode load balance. Cara kerja metode ini yaitu koneksi utama bekerja dan ketika mencapai penggunaan data sebesar 1200 GB maka akan berpindah ke koneksi cadangan. Ketika koneksi cadangan dalam penggunaan data mencapai 1200GB, maka Load balance akan aktif. Dari sistem tersebut maka akan didapatkan kecepatan yang stabil tanpa adanya fluktuasi yang besar yaitu sebelum failover internet utama ketika FUP pertama kecepatan 37.5Mbps kemudian failover ke koneksi internet backup ketika penggunaan mencapai 1200 GB maka mengaktifkan load balance , sehingga kedua koneksi berjalan dengan kecepatan kurang lebih sebesar 72 Mbps dan menghasilkan koneksi tanpa adanya FUP
Analisis Penerimaan Penggunaaan Sistem Informasi Akademik/SISCA Menggunakan UTAUT
Anjar Anjani Putra;
Kusrini Kusrini;
Eko Pramono
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (581.298 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.143
Kebutuhan penggunaan sistem informasi akademik yang terintegrasi dewasa ini semakin meningkat khususnya di level perguruan tinggi. Sistem informasi akademik yang akan dibuat seharusnya seimbang antara infrastruktur teknologi yang tersedia dengan kemampuan sumber daya manusianya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antar faktor UTAUT dan rekomendasi yang dapat diambil dari faktor-faktor UTAUT yang mempengaruhi sistem informasi akademik IAIN Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan cara penyebaran kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa pengguna sistem. Analisis data yang dilakukan menggunakan software SPSS 22.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempunyai pengaruh terhadap penerimaan dan penggunaan sistem informasi akademik yaitu Effort Expectancy, Social Influence, Anxiety, Performance Expectancy dan Self Efficacy sedangkan variabel Facilitating Condition tidak mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi Akademik/SISCA
Pengaruh Dimensi Gambar Pada Data Training Terhadap Prediksi Kepribadian Menggunakan Convolutional Neural Network
Chan Uswatun Khasanah;
Ema Utami;
Hanif Al Fatta
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (464.196 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.144
Foto atau gambar yang diposting di Instagram dapat menunjukkan kepribadian penggunanya. Convolutional Neural Network (CNN) memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam memprediksi kepribadian dari sumber data gambar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dimensi gambar pada data training berpengaruh terhadap prediksi kepribadian berdasarkan gambar yang diposting di Instagram menggunakan CNN. Dataset yang digunakan berupa gambar yang terdiri dari 376 data training dan 93 data testing. Data training bersumber dari Instagram dan Google Image dengan jenis gambar yang sama namun dimensi gambar yang berbeda. Penelitian ini akan melakukan perbandingan proses training dengan gambar yang bersumber dari Instagram dan Google Image. Hasil penelitian yang didapatkan adalah tingkat akurasi pada proses training dengan data yang bersumber dari Instagram dan Google Image adalah 100% dan 99,6% dengan waktu training yang lebih lama pada sumber data Google Image. Pengujian dilakukan dengan menginputkan 93 gambar ke arsitektur CNN yang telah dibuat. Hasil pengujian adalah sebanyak 93 gambar diprediksi benar sebagai kepribadian Agreeableness dengan data training bersumber dari Instagram dan 92 gambar diprediksi benar dengan data training bersumber dari Google Image. Kesimpulan yang didapatkan adalah dimensi gambar pada data training tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prediksi kepribadian berdasarkan gambar yang diposting di Instagram.
Analisis Sentimen Wisata Jawa Tengah Menggunakan Naϊve Bayes
Rifan Ferryawan;
Kusrini Kusrini;
Ferry Wahyu Wibowo
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.349 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.146
Penerapan teknologi oleh pemerintah dalam meningkatkan industri pariwisata di Jawa Tengah tidak dapat dipisahkan. Melalui media sosial, salah satunya Twitter, pengunjung dapat berbagi informasi dan opini melalui membagikan pesan maupun aktif berkomentar. Informasi seputar fasilitas dan pelayanan pariwisata, pengalaman pengunjung, opini dan foto yang diabadikan di upload dari obyek wisata, dapat dikelola menjadi informasi yang bermanfaat, salah satunya untuk mengetahui peningkatan mutu fasilitas dan pelayanan pada obyek wisata. Penelitian ini dapat digunakan untuk membuat kebijakan yang diberlakukan pada obyek wisata dengan memanfaatkan hasil analisis sentimen. Peneliti menggunakan pendekatan strategi klasifikasi algorima naïve bayes karena merupakan metode sederhana yang kinerjanya mirip dengan pendekatan lain. Berdasarkan penelitianpenelitian yang telah ada, Naïve Bayes menggabungkan efisiensi waktu dan kinerja yang optimal serta cukup akurat
Modifikasi Algoritma Porter Stemmer Untuk Stemming Bahasa Sasak
Yulita Fatma Andriani;
Ema Utami;
Suwanto Suwanto
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.264 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.147
Internet atau sering disebut dengan dunia maya juga berkembang dengan pesat, dunia maya akhir-akhir ini digunakan untuk sarana jejaring sosial. Tidak sedikit masyarakat menuangkan opininya pada social media. Dengan teknologi saat ini opini masyarakat sudah bisa diekstraksi menggunakan text mining di social media, dengan begitu pihak lain (pemerintah ataupun perusahaan swasta) dapat mengetahui opini masyarakat. Opini masyarakat Sasak dapat diekstraksi dengan algoritma yang sudah ada dapat dilakukan stemming tetapi ketika algoritma tersebut diaplikasikan pada bahasa yang berbeda bisa saja hasil yang diinginkan tidak sesuai, oleh karena itu penelitian ini diajukan untuk stemming bahasa Sasak. Penelitian ini menggunakan porter stemmer untuk stemming Bahasa Sasak dengan tingkat keberhasilan stemming 80%
Ekstraksi Citra Fitur Pada Pengenalan Pola Motif Batik Sleman Menggunakan Metode Gray Level Co-Occurrence Matrix
Marwan Noor Fauzy;
Bambang Soedijono;
Sudarmawan Sudarmawan
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (752.03 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.148
Batik merupakan bagian dari keragaman budaya turun temurun yang harus kita jaga dan dilestarikan karena batik merupakan bagian dari warisan dunia dan telah diakui oleh UNESCO. Tradisi batik sudah menjadi identitas indonesia yang terkenal tidak hanya di kalangan masyarakat namun sudah dikenal di luar negeri. Identifikasi motif batik secara pengelihatan diperlukan pengetahuan yang cukup dengan memperhatikan pola yang terbentuk dari motif batik tersebut. pola dari setiap motif batik memiliki ciri khas tersendiri namun karena kurangnya pemahaman, ilmu serta informasi tentang motif matik sehingga masyarakat luas mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengklasifikasi motif batik. Algoritma GLCM merupakan salah satu metode dalam pengenalan pola, Metode ini merupakan matriks yang terbentuk berdasarkan citra grayscale dan matriks ini menghitung frekuensi kemunculan suatu nilai piksel horizontal terhadap piksel vertikal yang bersebelahan maupun secara diagonal. Pada penelitian ini menggunakan data gambar berjumlah 30 citra pada 3 motif batik, yaitu motif parijotho, motif salak pondoh dan motif belut dan salak. aplikasi matlab R2016a dan menghasilkan proses ekstraksi fitur dan digunakan sebagai data dari pengenalan pola yaitu pada fitur energy, correlation, homogenity dan contrast.
Analisis Teknologi Virtual Mesin Proxmox Dalam Rangka Persiapan Infrastruktur Server
Yudha Christianto Firmansyah;
Wing Wahyu Winarno;
Eko Pramono
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.74 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.149
Teknologi virtualisasi dalam dunia komputasi saat ini menjadi topik hangat untuk diperbincangkan dalam pembahasan riset teknologi yang dipergunakan pada server. Virtualisasi dan kontainer merupakan bagian yang sangat penting dalam pengoptimalisasian server, karena sangat berpengaruh pada efisiensi pengelolaan resource infrastruktur server itu sendiri. Pembuatan sebuah server yang baik membutuhkan biaya yang tidak sedikit apalagi untuk membangun hingga menjadi sebuah cloud computing. Supaya biaya dapat ditekan dan murah maka digunakanlah virtualisasi server. Virtualisasi server ialah membangun server pada sebuah komputer atau laptop menggunakan media machineware. Dalam VM tersebut dibangun beberapa server dengan sistem operasi berbeda, baik dari Microsoft Windows maupun Linux dengan variannya, semua sistem operasi berjalan bersamaan. Proxmox merupakan software open source Virtualization Platform untuk menjalankan Virtual Appliance dan Virtual Machine. Proxmox VE adalah distro khusus yang didedikasikan secara khusus sebagai mesin host virtualisasi sistem dan memuat 2 teknologi virtualisasi, yaitu KVM dan OpenVZ. Dari basil penelitian dapat disimpulkan bahwa ProxmoxVE dapat menjalankan mesin virtual secara penuh layaknya baremetal hypervisor. Hal ini ditunjukkan dengan berjalannya beberapa VM dalam satu server untuk menjalankan sistem maupun aplikasi yang dipergunakan pada institusi tersebut sehingga dapat menekan pengeluaran biaya untuk pembelian server.
Multi Respon Ranking Pada Percakapan Layanan Travel Berdasarkan Riwayat Obrolan
Uli Rizki
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.364 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.150
Membangun sebuah chatbot tidak lepas dari basis pengetahuan. Basis pengetahuan bisa diperoleh dari data yang telah diberi label oleh pengembang, dokumen yang telah di konversi menjadi pre-processing data, atau informasi yang diambil dari media sosial. Dalam hal ini, data yang digunakan sebagai pengetahuan adalah riwayat obrolan. Dialam riwayat obrolan tersebut tentu banyak sekali variasi jawaban dan menungkinkan satu pertanyaan menimbulkan banyak jawaban. Untuk mengatasi multi respon tersebut maka dibuatlah pemeringaktan respon. Adanya pemeringkatan, tentu respon yang diinginkan oleh pengguna akan lebih sesuai. Tantangan dalam pemeringkatan adalah bagaimana mendapatkan inti dari sebuah pertanyaan dan menemukan pasangan tanya jawab dari data. Hal tersebut bisa diselesaikan dengan model sequence to sequence. Namun, permasalahan yang akan muncul adalah konsistensi jawaban. Adanya banyak riwayat obrolan dari layanan travel tentu menimbulkan banyak jawaban mesi inti dari pertanyaan adalah sama. Untuk itu Algoritma CNN sebagai solusi untuk permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan convolutional sequence to sequence yang akan diterapkan untuk respon ranking. Kami memandingkan efisiensi dari model ini. Dengan melakukan perbandingan, model ini menunjukan hasil akurasi sebesar 86.7%
Evaluasi Pengendalian Aplikasi Pada Sistem Informasi Manajemen Keuangan Menggunakan Framework COSO
Agus Eko Musantono;
Bambang Soedijono WA;
Asro Nasiri
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2019): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.01 KB)
|
DOI: 10.46808/informa.v5i3.151
Pengendalian aplikasi merupakan suatu pengendalian internal komputer yang berlaku khusus untuk aplikasi komputerisasi atau sistem informasi pada suatu organisasi sehingga sebaiknya perlu dilakukan evaluasi pengendalian aplikasi pada sistem informasi untuk menghindari atau meminimalisir dari kesalahan sistem informasi yang dapat merugikan organisasi. Sistem Informasi Manajemen Keuangan merupakan suatu implementasi TI yang dapat memberikan manfaat juga dapat menimbulkan risiko yang dapat merugikan dan mempengaruhi proses bisnis atau pekerjaan. Evaluasi pengendalian aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan pemerintah kabupaten Banyuwangi perlu dilakukan untuk mengurangi terjadinya risiko, penyalahgunaan terhadap kecurangan serta meningkatkan kinerja suatu aplikasi dan apabila risiko tersebut terjadi sebaiknya tingkat kerugiannya agar seminimal mungkin. Pendekatan yang dilakukan yaitu menggunakan metode audit through computer yaitu pelaksanaan tahapan input, process dan output dilakukan secara langsung pada aplikasi atau sistem informasi. Hasil evaluasi pengendalian aplikasi dari sistem informasi manajemen keuangan kabupaten Banyuwangi didapatkan nilai 84,5 dengan kriteria penilaian baik. Pengendalian aplikasi dapat digunakan untuk memperbaiki kelemahan sistem informasi yang telah dikembangkan, menjaga keamanan data dan informasi, meminimal risiko sistem informasi yang dapat merugikan pihak terkait serta menjaga keberlangsungan sistem informasi.