Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year. Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ). It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles
40 Documents
Search results for
, issue
"Vol 11 No 1 (2023)"
:
40 Documents
clear
OPTIMALISASI PEMERATAAN SDM KESEHATAN DI INDONESIA
MARIA TRI DIANI;
ROSTIKA FLORA;
RIZMA ADLIA SYAKURAH
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4125
Pendahuluan: SDM Kesehatan merupakan salah satu bagian yang perlu diperhatikan di Indonesia. SDM kesehatan terjadi karena standar konsistensi yang rendah dari tenaga kesehatan meskipun fakta bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan pemeliharaan kesejahteraan tenaga kesehatan/SDM kesehatan untuk membangun sirkulasi aset kesejahteraan yang adil. Dalam subsistem dan eksekutif SDM kesehatan, pemeliharaan tenaga kesehatan adalah dengan memperhatikan tingkat kesejahteraan SDM kesehatan, di mana hal ini sangat penting agar SDM kesehatan yang terampil dan ahli dapat terus bekerja untuk jangka waktu yang lama. Metode: Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik literature review. Dalam tulisan ini, informasi yang digunakan adalah informasi opsional. Informasi opsional menggunakan informasi yang diperoleh dari item kueri sumber tulisan yang didapat melalui indeks web, seperti peneliti google, buku harian bersumber dari Mendeley dan Google Scholar dan buku harian kesejahteraan. Hasil dan Pembahasan: Dalampemeliharaan kesejahteraan SDM kesehatan merupakan salah satu masalah dalam subsistem Sumber Daya Manusia Kesehatan karena kelangsungan SDM kesehatan untuk tinggal dan bekerja di daerah yang jauh untuk mengoptimalisasi Pemerataan SDM Kesehatan di Indonesia. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pemeliharaan tenaga kesehatan merupakan isu yang diusung oleh multifaktor dan mencakup multisektor sehingga tidak ada lagi maldistribusi sumber SDM kesejahteraan antara wilayah metropolitan (Perkotaan) dan di daerah terpencil.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SDN 42 KOTA BENGKULU
PEKI HARIZON;
RISKA YANUARTI;
HENNI FEBRIAWATI;
NOPIA WATI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4127
Sebagian besar penyakit yang sering diderita anak usia sekolah (usia 6–10) ternyata berkaitan dengan PHBS. Perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah merupakan upaya memperdayakan peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau, dan mampu mempraktikkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Total sampel 62 siswa analisis data menggunakan uji chi squre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara variabel pengetahuan dengan penerapan PHBS (P= 0,226), kantin sekolah dengan penerapan PHBS (P= 0,378), tempat sampah dengan penerapan PHBS (P= 0,785), dan terdapat hubungan yang bermakna antara variable sikap dengan penerapan PHBS (P= 0,013), jamban dengan penerapan PHBS (P= 0,027). Kesimpulan adanya hubungan yang bermakna antara sikap, penggunaan jamban dengan penerapan PHBS di SDN 42 Kota Bengkulu. Saran Bagi sekolah agar pihak sekolah lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa, dalam hal ini melengkapi fasilitas sarana yang masih kurang dan menetapkan peraturan yang mendukung kebiasaan di sekolah.
PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PENCAPAIAN PILAR PERTAMA SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI KELURAHAN PENGANTUNGAN KECAMATAN RATU SAMBAN KOTA BENGKULU
HAIDINA ALI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4130
Sanitasi sebagai salah satu aspek pembagunan memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat, karena berkaitan dengan kesejahteraan, pola hidup. Pelaksanaan Program STBM dimulai dari pilar pertama yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) yang merupakan pintu masuk sanitasi total dan merupakan upaya memutuskan rantai kontaminan kotoran manusia terhadap air baku minum, makan dan lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui partisipasi masyarakat pada pencapaian pilar pertama sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di kelurahan Pengantunggan kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu. JenisPenelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah survei deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan survey rumah tangga untuk pengumpulan data menggunakan kuisioner yang berisikan pertanyaan dan pilihan jawaban yang akan dipilih responden. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, 92% masyarakat kelurahan Pegantungan sudah memiliki jamban sehat. Tingkat partisipasi masyarakat pengantungan pun sudah termasuk tinggi, masyarakat yang berpartisipasi sebanyak 66 orang, kurang berpartisipasi 14 orang, dan sisanya 7 orang tidak berpartisipasi sama sekali. Diharapkan pihak terkait dapat menemukan alternatif lain agar masyarakat dapat mencapai kelurahan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).
GAMBARAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEBERADAAN BAKTERI COLIFORM DALAM JAJANAN MINUMAN AIR TEBU DI SIMPANG KANDIS KOTA BENGKULU TAHUN 2021
HAIDINA ALI;
DEFI ERMAYENDRI;
MIMPIRA HARYONO
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4133
Makan dan minum merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, Hygiene adalah cara menciptakan dan menjaga kebersihan dan kesehatan. Ini berguna untuk mencegah kontaminasi makanan dan racun yang disebabkan oleh zat aditif. Penerapan fasilitas sanitasi sangat penting untuk menjaga keamanan pangan. Jenis penelitian ini dengan menggunakan penelitian deskriftif yaitu gambaran personal hygiene pada jajanan air tebu. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan keberadaan bakteri Coliform dalam jajanan minuman air tebu di Simpang Kandis Kota Bengkulu Tahun 2021.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analitik deskriftif populasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh jumlah pedagang pada air tebu dengan jumlah 7 sampel dan 7 penjamah, instrument penelitian yang digunakan yaitu menggunakan observasi dan uji Laboratorium.Berdasarkan hasil penelitian dari 7 pedagang didapatkan 2 pedagang yang memenuhi syarat dengan jumlah presentase 80%, serta terdapat 5 pedagang yang belum memenuhi syarat dengan presentasi 46%, 46%, 73,3%, 73,3%, 73%.Dari hasil pemantauan melalui observasi didapatkan jumlah personal hygiene yang tidak memenuhi syarat. Saran penelitian diharapkan penjamah mengetahui pemtingnya personal hygiene dalam pembuatan makanan dan minuman.
ANALISIS JARAK MONITOR KOMPUTER, PENCAHAYAAN RUANG KELELAHAN KERJA DAN MATA PADA PEKERJA DESAIN PENCETAKAN GRAFIS DI WILAYAH KECAMATAN RATU AGUNG KOTA BENGKULU
REFLIS REFLIS;
HAIDINA ALI;
MUSTOPA RAMDHON;
SATRIA UTAMA;
RIANG ADEKO;
UMMI JAYANTI;
AFIRMANSYAH AFIRMANSYAH;
ZAINAL ARIFIN;
HAYATULAH RAMADAN FITRI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4135
Kantong plastik telah menjadi bagian hidup manusia dan sulit di pisahkan. Penggunaan kantong plastik yang terus-menerus akan berdampak terhadap pencemaran lingkungan karena kantong plastik membutuhkan waktu kurang lebih 80-200 tahun agar terdegradasi secara sempurna. Kurangnya pengetahuan terhadap penggunaan kantong plastik ini memengaruhi sikap ibu rumah tangga dalam menggunakan kantong plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, sikap dan Tindakan Masyarakat dengan Penggunaan Kembali (Reuse) Kantong Plastik di Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 100 ibu rumah tangga. Hasil distribusi frekuensi dari 100 responden tingkat pengetahuan sebagian kecil responden (17,0%) memiliki pengetahuan kurang, tingkat sikap sebagian kecil responden (24,0) memiliki sikap unfavorable, dan tingkat tindakan hampir sebagian kecil responden (27,0%) memiliki tindakan tidak baik. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan dengan ρ value 0,037, 0,015, dan 0,038. Diharapkan untuk ibu rumah tangga lebih meningkatkan penggunaan kembali kantong plastik agar jumlah sampah kantong plastik tidak semakin meningkat.
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PABRIK KELAPA SAWIT DI PT. PALMA MAS SEJATI KABUPATEN BENGKULU TENGAH
UMMI JAYANTI;
HAIDINA ALI;
REFLIS REFLIS;
MUSTOPA RAMDHON;
SATRIA UTAMA;
RIANG ADEKO;
AFIRMANSYAH AFIRMANSYAH;
ZAINAL ARIFIN;
SISWAHYONO SISWAHYONO
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4138
Kecelakaan kerja di PT.Palma Mas Sejati pada Tahun 2013-2014 terdapat 63 pekerja dengan 1,6% pekerja yang mengalami kecelakaan kerja. Pada tahun 2015 terdapat 4 kasus meningkat menjadi 6,3%, kemudian di tahun 2016 terdapat 11 kasus kecelakaan kerja yang terus meningkat hingga mencapai 17,4%. Tujuan penelitian diketahuinya penggunaan Alat Pelindung Diri dan kecelakaan kerja pada pekerja pabrik kelapa sawit di PT.Palma Mas Sejati Kabupaten Bengkulu Tengah. Jenis penelitian adalah penelitian survey dengan pendekatan deskiprif. Populasi adalah seluruh pekerja pabrik yang di bagian produksi dengan menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 63 pekerja. Hasil penelitian hampir seluruh (92.07%) pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri secara tidak lengkap dan sebagian kecil (7,93%) pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri secara lengkap, hampir seluruh (90.48%) pekerja tidak sering mengalami kecelakaan kerja dan sebagian kecil (9,52%) pekerja sering mengalami kecelakaan kerja. Diharapkan perusahaan dapat menyadari dan lebih menekankan pentingnya mengenai penggunaan Alat Pelindung Diri dan untuk keamanan dan keselamatan kerja terutama penggunaan Alat Pelindung Diri saat bekerja.
PENURUNAN KADAR MANGAN (MN) PADA AIR SUMUR GALI DENGAN KOMBINASI TRAY AERATOR DAN FILTRASI
RIANG ADEKO;
MUALIM MUALIM
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4140
Air bersih merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dalam upaya peningkatan derajat kesehatan. Kebutuhan air bersih tersebut perlu dipenuhi dalam jumlah dan kualitas yang memadai. Berdasarkan survey awal yang dilakukan pada kondisi air sumur gali warga RT 04 RW 03 Kelurahan Rawa Makmur Permai Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu setelah dilakukan pengukuran diperoleh kadar Mangan (Mn) 1,258 mg/L. Dari hasil pengukuran pada survey awal diketahui bahwa air sumur gali warga RT 04 RW 03 Kelurahan Rawa Makmur Permai Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu masih melebihi ambang batas yag dipersyaratkan oleh Permenkes RI No.2 tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kadar Mn sebelum dan sesudah perlakuan dengan menggunakan variasi 3 Tray Aerator, 5 Tray Aerator, 7 Tray Aerator menggunakan kombinasi filtrasi dengan lama kontak 40 menit dalam menurunkan konsentrasi Mn pada air sumur gali serta untuk mengetahui variasi Tray Aerator dan filtrasi yang paling efektif untuk menurunkan kadar Mn. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain post test only control group design, dimana subyek dibagi menjadi 2 perlakuan. Pengukuran kandungan Mn air sampel dilakukan masing- masing sebanyak 3 kali pada kelompok perlakuan dengan 3 variasi tray yaitu 3 tingkatan, 5 tingkatan dan 7 tingkatan dengan lama kontak 40 menit. Hasil penelitian diperoleh variasi perlakuan paling efektif untuk menurunkan kadar Mn dengan menggunakan kombinasi 7 Tray Aerator dan Filtrasi dapat menurunkan kadar Mangan (Mn) hingga 93,16 %. Hasil penelitian diperoleh bahwa semakin banyak tingkatan Tray Aerator maka semakin efektif penurunannya. Penurunan kadar Mn menggunakan kombinasi 3 Tray Aerator dan Filtrasi sebesar 0,218 mg/l (82,67%), Penurunan kadar Mn menggunakan kombinasi 5 Tray Aerator dan Filtrasi sebesar 0,213 mg/l (83,06%), Penurunan kadar Fe menggunakan kombinasi 7 Tray Aerator dan Filtrasi sebesar 0,086 mg/l (93,16%), Variasi perlakuan paling efektif untuk mernurunkan kadar Mn dengan menggunakan kombinasi 7 Tray Aerator dan Filtrasi dapat menurunkan kadar Mangan (Mn) hingga 93,16%.
FAKTOR RESIKO CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEMBUAT PEMPEK DI KOTA PALEMBANG
SUMITRO ADI PUTRA;
SRI MARTINI;
HERAWATI JAYA;
SYOKUMAWENA SYOKUMAWENA
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4142
Carpal Tunnel Syndrome adalah gangguan yang disebabkan oleh jeratan saraf medianus dalam terowongan karpal di pergelangan tangan dan memberikan banyak gejala yang menyakitkan, mati rasa, hyperesthesia di medianus saraf daerah dan merupakan salah satu jenis cumulative trauma disorders (CTD) yang paling cepat menimbulkan kelainan pada pekerja, berupa kecacatan selain menyebabkan nyeri, dapat pula membatasi fungsi-fungsi pergelangan tangan sehingga berpengaruh terhadap pekerjaan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui factor resiko Carpal Tunnel Sydrome pada pembuat pempek di Kecamatan seberang Ulu I Kota Palembang tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pembuat pempek di kecamatan Seberang Ulu I yang memenuhi kriteria Inklusi yang telah ditetapkan yaitu sebanyak 47 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk melihat adanya hubungan usia, jenis kelamin, masa kerja dan lama kerja. Berdasarkan hasil analisis didapatkan factor usia, masa kerja dan lama kerja berhubungan dengan CTS, sedangkan jenis kelamin tidak berhubungan dengan CTS. Pada penelitian ini disarankan melakukan pola perubahan pekerjaan dengan penggunaan tangan dan pergelangan tangan secara berulang yakni waktu istirahat dan aktivitas juga menghindari penggunaan tangan secara berlebih sehingga rasa nyeri dapat diminimalkan.
HUBUNGAN UMUR, JENIS KELAMIN, DAN RIWAYAT INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) DENGAN KEJADIAN HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENURUNAN KOTA BENGKULU TAHUN 2022
DIYAH TEPI RAHMAWATI;
FIYA DINIARTI;
ICE RAKIZAH SYAFRIE
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4144
HIV (Human immunodeficiency virus) merupakan salah satu masalah kesehatan Global berdasarkan laporan epidemi HIV global unit united nasional program HIV/AIDS tahun 2019 menyatakan bahwa terdapat 38 juta penduduk di dunia mengidap penyakit HIV pada tahun 2019 bahkan sebanyak 7,1 juta penduduk di dunia tidak mengetahui bahwa setelah terinfeksi HIV epidemi HIV merupakan masalah dan tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di dunia baik di negara maju maupun negara berkembang yang salah satunya adalah Indonesia (Kemenkes RI, 2019). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur, jenis kelamin dan riwayat IMS dengan kejadian HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini 41 orang responden di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Hasil dalam penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (53,7%) negatif HIV/AIDS, sebagian besar responden (70,7%) <40 tahun, sebagian besar responden (58,5%) dengan jenis kelamin laki-laki, sebagian besar responden (58,5%) tidak ada riwayat IMS. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square didapatkan bahwa Ada hubungan jenis kelamin (p=0,002), riwayat IMS (p=0,001) dan tidak ada hubungan umur (0,077) dengan kejadian HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022. Agar hasil penelitian ini dapat dijadikan landasan pelaksanaan program kegiatan bimbingan konseling kesehatan reproduksi sejak dini atau mulai dari remaja, PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu.untuk pencegahan dan membantu mengurangi kejadian HIV/AIDS.
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK DENGAN ANALISA MORFOLOGI SPERMA PADA CAIRAN SEMEN PEROKOK AKTIF DI KOTA BENGKULU
TEDY FEBRIYANTO;
JON FARIZAL;
HERU LAKSONO
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4146
Latar belakang: Persentase penduduk dunia yang menkonsumsi rokok didapatkan sebanyak 57% pada penduduk Asia dan Australia, dan ASEAN merupakan sebuah kawasan dengan 10% dari seluruh perokok dunia (Alamsyah, 2017). Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan jumlah perokok di Indonesia yang berumur ≥ 15 sebanyak 33,8%. Bengkulu merupakan salah satu provinsi dengan prevalensi perokok terbanyak di Indonesia. Proporsi perokok di Provinsi Bengkulu pada penduduk umur ≥ 10 tahun yaitu 53,52% (Riskesdas, 2018). Fakta bahwa asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan berbahaya yang dapat mengganggu sistem reproduksi. Gangguan yang terjadi berupa penurunan kualitas sperma yaitu menyebabkan terbentuknya sperma yang memiliki bentuk tidak sempurna (Apriora et al., 2015). Peneliti lain menemukan bahwa konsentrasi sperma pria perokok aktif turun sebanyak 23%, sperma bergerak 13 % lebih lambat, dan bentuk sperma yang abnormal lebih tinggi jumlahnya. Penurunan kualitas ini menyebabkan sperma sulit untuk membuahi sel telur (Kovac et al., 2018). Metode: Pada penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian (Notoatmodjo, 2012).Kemudian dilakukananalisis Uji Chi-square untuk melihat pengaruh atau hubungan merokok aktif dengan morfologi sperma di Kota Bengkulu. Hasil: Analisa morfologi sperma responden yang Abnormal 32,3% dan Normal 67,7% . Kebiasaan merokok responden <10 batang 35,5% dan ≥10 batang 64,5%. Lamanya responden merokok <7 tahun 45,2% dan ≥7 tahun 54,8%. Pengaruh kebiasaan merokok berdasarkan jumlah batang dan lama merokok dengan analisa morfologi sperma adalah H0 ditolak berarti adanya pengaruh atau hubungan antara kebiasaan jumlah batang dan lama merokok dengan morfologi sperma. Kesimpulan: Dari hasil dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh atau hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan analisa morfologi sperma pada cairan semen perokok aktif.