Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles
585 Documents
PENGARUH MODEL TPS BERBANTU MEDIA PAPONTAR TERHADAP HASIL BELAJAR DILIHAT DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA
Prasanti, Risna;
Purnomo, Djoko
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i3.19278
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik dan siswa masih kurang aktif dan berantusias dalam mengikuti pembelajaran serta masih rendahnya pemahaman tentang materi yang diajarkan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya korelasi antara aktivitas belajar siswa dengan hasil belajar siswa serta untuk mengetahui adanya perbedaan antara siswa yang aktivitasnya tinggi dengan siswa yang aktivitasnya rendah. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian experimen dengan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group pretest-posttest Design dengan bentuk Pre Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 05 Kabunan Pemalang Tahun Ajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara aktivitas belajar siswa dengan hasil belajar siswa dengan model Think Pair Share (TPS) berbantu media papontar kelas IV SDN 05 Kabunan Pemalang dan berdasarkan uji regresi pengaruhnya sebesar 84,96%, serta terdapat perbedaan rata-rata antara siswa yang aktivitasnya tinggi dengan siswa yang aktivitasnya rendah dengan dibuktikanya perhitungan hasil uji t diperoleh ttabel = 2,048 sedangkan thitung = 2,190 dengan t1-1/2 ? dengan taraf signifikan sebesar 5%. Sehingga thitung >ttabel atau 2,190 > 2,048. Hal ini menunjukkan bahwa model Think Pair Share (TPS) berbantu media papontar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dilihat dari aktivitasnya. Kata Kunci: Model TPS berbantu media papontar, hasil belajar, aktivitas belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA
Putra, P.G. N.;
Margunayasa, I G.;
Wibawa, I M. C.
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v1i2.19329
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep IPA antara siswa kelas IV semester II yang menerapkan model pembelajaran kooperatif group investigation dengan siswa kelas IV semester II yang menerapkan pembelajaran konvensional di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan eksperimen semu danmenggunakan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan penelitian diperoleh hasil rata-rata kelompok ekperimen sebesar 22,71, sedangkan pada kelompok kontrol memperoleh rata-rata skor sebesar 13,92. Berdasarkan kategori data penguasaan konsep IPA diketahui bahwa data penguasaan konsep IPA pada kelompok eksperimen termasuk ke dalam kategori sangat tinggi, sedangkan data penguasaan konsep IPA kelompok kontrol termasuk ke dalam kategori sedang. Berdasarkan analisis diperoleh thitung = 7,402, dan ttabel = 2,021. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA antara siswa kelas IV semester II yang menerapkan model pembelajaran kooperatif group investigation dengan siswa kelas IV semester II yang menerapkan pembelajaran konvensional di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: Peningkatan group investigation, penguasaan konsep, IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC AUDITORY VISUALIZATION INTELLECTUALY) BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA
Sulaksana, Y. T.;
Margunayasa, I G.;
Wibawa, I M. C.
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v1i3.19346
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V SD yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI berbantuan LKS di Gugus III Kecamatan Kintamani. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non equivalen post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus III Kintamani. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN Banua dan SDN Katung yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,743 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,001. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI berbantuan LKS dan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 24,1 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu 21,3. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI berbantuan LKS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2017/2018. Kata Kunci: Hasil Belajar IPA, SAVI, LKS
Model Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Kartu Gambar Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
Gosachi, I Made Adistha;
Japa, I Gusti Ngurah
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.25260
Pembelajaran berlangsung kurang efektif sehingga siswa mengalami kendala ketika menerima atau memahami materi matematika, kurangnya partisipasi serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, dipertengahan pembelajaran siswa kurang memperhatikan pembelajaran, kurangnya penggunaan media menyebabkan semangat belajar siswa menurun dan cepat bosan sehingga berdampak terhadap hasil belajar siswa, tidak semua siswa bisa berkonsentrasi dalam waktu yang relatif lama dan kemampuan pemahaman peserta didik dalam mata pelajaran matematika berbeda-beda. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make A Match berbantuan media kartu gambar terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD. Jenis penelitian adalah ekperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan desain post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD yang berjumlah 70 siswa. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan teknik sampling purposive. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes objektif berupa tes pilihan ganda. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan analisis deskriptif, diperoleh bahwa retata skor kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan dengan retata kelompok kontrol (19,47 > 17,59). Uji-t diperoleh hasil bahwa t= 2,65, dan p (taraf signifikan 5%) = 1,995. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match berbantuan Media Kartu Gambar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Lab Singaraja. Model model pembelajaran Make A Match berbantuan Media Kartu Gambar dapat diaplikasikan pada pelajaran matematika di sekolah dasar sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara maksimal pada pelajaran matematika.
PENGARUH MODEL TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS V SEMESTER II SD DI GUGUS I KECAMATAN GEROKGAK TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Pandita Utama, I Gusti Made;
Dibia, I Ketut;
Renda, Tanggu
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17619
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model Talking Stick dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD di Gugus I Kecamatan Gerokgak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control grup design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gerokgak dengan jumlah total 126 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SD Negeri 3 Tukadsumaga sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Tukadsumaga sebagai kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif hasil belajar PKn. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Independent sample t-tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model Talking Stick dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Besarnya adalah 3,048, sedangkan pada taraf signifikasi 5% dan db = 42 adalah 2,021. Hal ini berarti . Adapun rata-rata skor hasil belajar PKn siswa yang belajar dengan model Talking Stick (23,08) lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (19,26). Dengan demikian, model model Talking Stick berpengaruh terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V Semester II di Gugus I Kecamatan Gerokgak Tahun Pelajaran 2017/2018 Kata Kunci: Talking Stick, Hasil Belajar PKn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE SHARED BERBANTU MEDIA POP- UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR
Nikmah, Shofiatun;
Nuroso, Harto;
Reffiane, Fine
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i2.17920
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Sukorejo 02 Semarang melalui model pembelajaran terpadu tipe shared berbantu media pop-up book. Sebelumnya hasil belajar siswa masih rendah dikarenakan dalam kegiatan belajar mengajar guru belum menggunakan model pembelajaran, guru hanya menggunakan metode ceramah dan dilanjut dengan mengerjakan soal pada buku sehingga siswa merasa cepat bosan.Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sukorejo 01 Semarang sebagai kelas kontrol dan SDN Sukorejo 2 Semarang sebagai kelas eksperimen yang memiliki jumlah keseluruhan 60 siswa.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuantitatif menggunakan Quasi Experimental Design dengan jenis Nonequivalent Control Grup Design.Desain ini terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara rondom (R). Kelompok pertama diberi perlakuan (X) dan yang lain tidak diberi perlakuan. Kelompok yang diberi berlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBASIS PENILAIAN PROYEK TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN PKN
Septiari, Ni Luh Putu Dima;
Sri Asri, I.G.A. Agung;
Suniasih, Ni Wayan
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v1i2.19323
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Value Clarification Technique berbasis penilaian proyek dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus Letda Made Putra yang terdiri dari 393 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 75 siswa, penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling. Data kompetensi pengetahuan PKn dikumpulkan dengan instrument berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai kajian yang relevan khususnya sebagai penunjang bagi peneliti dengan kajian yang lebih luas dan memperdalam teori mengenai model pembelajaran Value Clarification Technique berbasis penilaian proyek. Kata Kunci: Value Clarification Technique, penilaian proyek, kompetensi pengetahuan PKn.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA
Indra Wahyuni, Dewa Ayu;
Adnyana Putra, I Ketut;
Darsana, I Wayan
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v1i3.19341
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Tahun Ajaran 2017/2018. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara yang berjumlah 216 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 9 Pedungan dengan jumlah 51 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 14 Pedungan dengan jumlah 45 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t polled varian. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Time Token dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Selatan tahun ajaran 2017/2018. Dengan analisis data diperoleh thitung = 3,744 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 94 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 3,744 > ttabel = 2,000. Adapun nilai rerata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen = 77,98 > = 71,98 rerata kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok control. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Time Token terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Ki Hajar Dewantara Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci: Model Time Token, Kompetensi Pengetahuan IPA
Pembelajaran Inquiry dengan Optimalisasi Pertanyaan 5w+1h Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Geografi
Wirta, I Ketut
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i1.24400
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Geografi siswa kelas X IPS2 dengan menggunkan model pembelajaran Inquiry dengan optimalisasi pertanyaan 5W+1H. Penelitian tindakan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Nusa Penida. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS2 pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 27 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar Geografi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan yakni: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes hasil belajar dan penyebaran angket, setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini standar keberhasilan yang dijadikan patokan adalah hasil belajar secara klasikal siswa kelas X IPS2 di SMA Negeri 1 Nusa Penida. Tindakan yang dianggap berhasil jika hasil belajar mencapai KKM 75 ke atas, sedangkan secara klsikal dikatakan berhasil jika tingkat ketuntasan mencapai 85% ke atas dengan hasil belajar kategori cukup tinggi setelah dibandingkan dengan nilai prosentase hasil belajar siswa ke dalam PAP dengan skala lima.  Hasil Penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry dengan optimalisasi pertanyaan 5W+1H dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X  IPS2 SMA Negeri 1 Nusa Penida. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata skor dari siklus I ke siklus II cukup signifikan.
Model Pembelajaran STAD Berorientasi THK Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Winaastari, Ni Putu Ayu;
Yudiana, Kadek;
Kusmariyatni, Ni Nyoman
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v3i2.26617
Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan model pembelajaran yang kurang inovatif yang mengakibatkan rendahnya kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Student Teams Achivement Devision (STAD) berorientasi Tri Hita Kara (THK) terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat quasi eksperiment menggunakan desain non-equivalent post-test only control group desaig pada populasi siswa sebanyak 210 orang dengan menggunakan sempel sebanyak 26 siswa pada kelompok eksperimen dan 22 orang siswa pada kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah metode tes, bentuk tes yang dikembangkan adalah tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan menentukan mean, median, modus dan stadar deviasi serta menggunakan analisis statistik inferensial dengan melakukan uji homogenitas varian dan uji normalitas data serta uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh  = 6,398. Sedangkan  pada taraf sighifikan 5% adalah 2,021 yang menunjukan bahwa   (6,398 > 2,021), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Student Teams Achievement Devision (STAD) berorientasi Tri Hita Karana (THK) terhadap kompetensi pengetahuan IPA di kelas V SD.