cover
Contact Name
Firman Yasa Utama
Contact Email
firmanutama@unesa.ac.id
Phone
+6281330677771
Journal Mail Official
subuhisnur@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Gedung E1 Kampus UNESA Ketintang Surabaya Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET)
ISSN : -     EISSN : 26232464     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/inajet
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) is a scientific journal that publishes peer-reviewed research papers in the fields of Engineering and Technology, both theoretical, experimental, and application studies, including: Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Informatics, Industrial Engineering, Civil Engineering.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022): April 2022" : 6 Documents clear
Rancang Bangun Mesin Pembuat Susu Kedelai Dilengkapi Pengemas Otomatis Rizdana Galih Pembudi; Rizky Eka Saputra; Puji Dwi Pangestu; Muhammad Nur Salim; Apria Nur Eka Falah; Yunus
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 4 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v4n2.p56-64

Abstract

UKM Susu Kedelai Pak Abbas merupakan salah mitra UKM yang menjadi mitra di PKM ini. Dalam proses pembuatan susu kedelai Pak Abbas selama ini masih menggunakan peralatan konvensional atau tradisional yang membutuhkan waktu lama, untuk 150 liter susu kedelai membutuhkan waktu 14 jam yang dikerjakan oleh empat (4) karyawan. Proses pembuatannya yang membutuhkan banyak proses membuat waktu produksi lama diperparah dengan masih menggunakannya peralatan-peralatan yang tradisional seperti pada proses pemasakan masih menggunakan tungku api dan kayu bakar sehingga api yang dihasilkan tidak merata. Kemudian pada proses pendinginan masih dengan cara konvensional yaitu dibiarkan di udara sekitar yang memungkinan bakteri masuk ke susu kedelai dan pada proses packaging masih dengan cara konvensional. Oleh karena permasalahan di atas dibuatlah Mesin Pembuat Susu Kedelai Dilengkapi Pengemas Otomatis. Mesin ini dilengkapi temperature control untuk mengatur suhu api, kemudian terdapat teknologi heat exchanger pada proses pendinginan, dan timer control. Mesin ini menggunakan bahan stainless-steel 305 SS standar foodfrade pada komponen pisau. Berdasarkan hasil perancangan mesin diperoleh hasil bahwa proses pengirisan  meningkat 10 kali dan mampu memenuhi permintaan pasar.
Perancangan Mesin Pendeteksi Telur Berdasarkan Berat Berbasis Internet of Things Markus Yohanes Ronaldo Da Santo; Edwin Fitkirana; Ricky Surya Pranata; Apria Nur Eka Falah; Vincentius Septian Dwi Saputra; Wahyu Dwi Kurniawan
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 4 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v4n2.p65-70

Abstract

Abstrak Telur merupakan bahan pangan yang kaya akan nutrisi karena kandungan protein yang tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan proyeksi konsumsi telur ayam ras pada tahun 2021 mencapai 1.721.830 Ton. Dengan tingginya minat pasar mengakibatkan meningkatnya standar mutu kualitas telur. Oleh karena itu standar mutu telur diatur berdasarkan SNI No. 3926:2008. Dalam UKM Bapak Sugeng kendala yang dialami yaitu dalam tahapan pemilahan berat telur yang masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang lama dalam sekali pemilahan. Berdasarkan permasalahan tersebut kami berencana mengusung tema melalui perancangan œMesin Pedeteksi Telur Berdasarkan Berat Berbasis Internet Of Things guna memberikan solusi terhadap permasalahan yang dialami oleh UKM untuk membantu proses pemilahan telur berdasarkan berat menjadi lebih cepat. Mesin ini dilengkapi dengan load cell sebagai sensor berat yang mampu mendeteksi berat telur secara akurat dan sudah berbasis internet of things sehingga memudahkan dalam mengontrol mesin serta mampu menyimpan data hasil pemilahan telur. Proses pemilahan dibantu dengan sensor proximity yang berguna untuk mendeteksi kedatangan dan motor servo sebagai gerbang saat telur mengantri dalam proses antrian yang mengarah langsung kebagian pemilahan yang menggunakan load cell. Dimensi mesin yang berukuran relatif kecil memberikan keuntungan dalam pemakaian mesin karena hanya membutuhkan ruang yang cukup kecil dan memudahkan dalam pemindahan mesin. Berdasarkan fitur yang digunakan, mesin ini memiliki keunggulan yang dimana mampu memilah telur berdasarkan beratnya ±4 detik setiap telurnya.
Implementasi Aplikasi Kontrol Progres Proyek Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Dan Kolaborasi Umi Kholifah; Nurulita Imansari; Ihtiari Prastyaningrum
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 4 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v4n2.p50-55

Abstract

Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Studi Proyek Independen mensyaratkan komunikasi yang intens antar pelaksana proyek. Komunikasi intens terjadi antara mahasiswa, dosen pendamping, dan mitra. Agar komunikasi ini efektif dan efisien serta menyeluruh pada semua aspek diperlukan sebuah sistem realtime yang dapat diakses secara mudah oleh semua pelaku proyek. Sistem ini diwujudkan dalam bentuk aplikasi yang dinamakan kontrol progress proyek. Melalui aplikasi ini seluruh rangkian kegiatan proyek akan terekam dengan baik. Disediakan juga akses untuk rangkaian bahan ajar lain yaitu buku ajar dan petunjuk praktikum. Aplikasi ini mengintegrasikan learning skills dan computational thinking skills terutama kemampuan komunikasi dan kolaborasi mahasiswa. Indikator dari komunikasi dan kolaborasi diorganisasi dalam bentuk kegiatan bermakna melalui aplikasi kontrol progres proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah one group pretest-postest design. Instrumen yang digunakan adalah angket dan lembar observasi yang dapat mengukur variabel komunikasi dan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan semua frekuensi perolehan indikator komunikasi dan kolaboraborasi meningkat setelah menggunakan aplikasi kontrol progress proyek. Semua indikator komunikasi dan kolaborasi berapa diatas 50% setelah mendapat perlakuan (menggunakan aplikasi kontrol progress proyek)
Pengolahan Citra Digital Buah Murbei Dengan Algoritma LDA (Linear Discriminant Analysis) Aditiya Tri Laksono; Endryansyah Endryansyah; Puput Wanarti Rusmamto; Muhammad Syariffuddien Zuhrie
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 4 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v4n2.p71-78

Abstract

Buah murbei merupakan buah yang berbuah disepanjang tahun dan banyak dibudidayakan oleh peternak ulat sutera. Buah murbei yang telah matang mengandung banyak mineral. Cara manual atau konvensional masih banyak digunakan untuk memperoleh buah murbei yang mempunyai tingkat kematangan sempurna. Hal tersebut tidak efisien jika buah murbei dalam jumlah yang banyak. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengembangkan sistem pengolahan citra digital yang dapat mengklasifikasi kematangan buah murbei berdasarkan nilai hue dan saturation. Citra harus direpresentasikan secara numerik dengan nilai diskrit agar dapat diolah dengan mudah. Pada penelitian ini, terdapat proses segmentasi, proses ekstraksi ciri dan proses klasifikasi. Proses ekstraksi ciri memperoleh nilai hue dan saturasi dari sebuah citra HSV untuk mempermudah proses klasifikasi. Selanjutnya, Linear Discriminant Analysis akan memperoleh proyeksi yang optimal untuk dapat memasuki ruang-ruang yang berdimensi lebih kecil. Berdasarkan pengolahan pada data latih didapatkan tingkat akurasi 80%, pada data uji didapatkan tingkat akurasi 91,6% dan hasil pengujian mendapatkan tingkat akurasi 85,8%. Kata kunci: Buah Murbei, Pengolahan Citra Digital, HSV, LDA
Analisis Kinerja Kapasitor Bank Berdasarkan Penempatan dan Rating Pada Pabrik II PT. Petrokimia Gresik Muhammad Feryan Sundiartiko; Tri Wrahatnolo; Achmad Imam Agung; Joko Joko
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 4 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v4n2.p79-88

Abstract

Pemasangan kapasitor bank sudah diterapkan banyak industri untuk memperbaiki kualitas daya pada sistem kelistrikannya. Artikel ini membahas tentang kinerja kapasitor bank berdasarkan penempatan dan rating atau Optimal Capasitor Placement dengan tujuan untuk memperbaiki nilai faktor daya pada sistem melalui kompensasi daya reaktif kapasitor bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen penelitian yaitu wawancara. Hasil dari simulasi yang sudah dilakukan menunjukkan adanya perbaikan nilai faktor daya, berkurangnya rugi-rugi tegangan dan nilai arus pada sistem. Kompensasi daya reaktif pada masing-masing bus, yaitu: 1) bus 11HVS-7 sebesar 1000 kVAr semula nilai faktor dayanya 0,873 menjadi 0,91 dan nilai arus semula 989,5 A menjadi 933,4 A; 2) bus 25HVS-31DE sebesar 700 kVAr semula nilai faktor dayanya 0,843 menjadi 0,891 dan nilai arus semula 846,1 A menjadi 790,5 A; 3) bus HVS-1(2) sebesar 450 kVAr semula nilai faktor dayanya 0,865 menjadi 0,909 dan nilai arus semula 1561,5,4 A menjadi 1463,3 A; 4) bus HVS-21(1) sebesar 1500 kVAr semula nilai faktor dayanya 0,85 dan tetap 0,85 tetapi memberikan suplai daya reaktif pada bus HVS-21(2) yang awalnya 0,85 menjadi 0,915 karena pada bus tersebut saling terhubung dan mendapatkan suplai yang sama dan nilai arus semula 645,8 A menjadi 637,5 A. Nilai losses pada sistem sebelum dilakukan OCP sebesar 793,5 kW dan setelah dilakukan OCP mengalami penurunan menjadi 732,4 kW. Implikasi dari penelitian ini yaitu nilai faktor daya mengalami peningkatan, nilai losses dan nilai arus mengalami penurunan setelah dilakukan kompensasi daya reaktif oleh kapasitor bank. Kata Kunci : Kapasitor Bank, Kompensasi Daya Reaktif, Perbaikan Faktor Daya
Pemodelan Transfer Energi Smartgrid Photovoltaic Dengan Sensor Suhu Untuk Efisiensi Energi Yusuf Rony Rony; Unit Three Kartini; Joko Joko; Tri Wrahatnolo
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 4 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v4n2.p89-98

Abstract

Energi surya dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yang sangat potensial di Indonesia karena letak geografis Indonesia yang mendapatkan energi matahari. Pemanfaatan energi matahari dapat mengurangi penggunaan energi fosil sebegai pembangkitan energi listrik di Indonesia. Maraknya pemanfaatan energi terbarukan oleh negara-negara maju sebagai pemasok energi listrik utama, Indonesia yang masih menggunakan energi batu bara sebagai pemasok utama energi listrik sedang menggembangkan pembangkit listrik energi panas matahari karena Indonesia sebagai negara tropis yang hampir setiap hari disinari matahari. Metode peramalan yang paling umum digunakan adalah runtun waktu (time series). Runtun waktu (time series) merupakan metode peramalan untuk menganalisis dan mempertimbangkan penggunaan waktu secara beruntun. Peramalan ini juga membutuhkan suatu metode untuk menganalisis daya yang akan dihasilkan untuk kedepannya. Pada penelitian ini menggunakan sensor suhu untuk menggetahui efisiensi penyerapan panel surya pada suhu tertentu dengan menggunakan metode ARIMA Autoregressive Integrated Moving Average untuk peramalan suhu yang akan terjadi pada hari selanjutnya. Untuk rata-rata ketepatan nilai dari kesalahan error atau Mean Absolute Percentage Error (MAPE) data aktualnya yaitu sebesar 1,65280, kemudian ketepatan nilai dugaan model dalam bentuk rata-rata absolut dari kesalahan atau Mean Absolute Deviation (MAD) sebesar 0,49048 dan untuk ketepatan nilai dugaan model dalam rata-rata kuadrat dari kesalahan atau Mean Square Deviation (MSD) sebesar 0,34984. Dengan menggunakan model ARIMA (1,0,1) maka mendapatkan peramalan suhu pada hari berikutnya sebagai acuan bahwa kenaikan suhu pada permukaan photovoltaic dapat mengurangi efisiensi penyerapan energi. Kata Kunci: Permodelan Smart grid photovoltaic, Efisiensi, Suhu Permukaan photovoltaic, (ARIMA).

Page 1 of 1 | Total Record : 6