cover
Contact Name
Nelly
Contact Email
jurnalkharismata@gmail.com
Phone
+6282332575637
Journal Mail Official
jurnalkahrismata@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen Suprapto VI No. 86 Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta
ISSN : 26558653     EISSN : 26558645     DOI : 10.
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta merupakan jurnal ilmiah yagn diterbitkan secara online oleh Sekolah Tinggi Alkitab Jember yang bertujuan untuk memublikasi hasil penelitian para dosen di bidang teologi Kristen, baik di gereja, maupun pelayanan kristiani lainnya. Scope dalam KHARISMATA adalah: 1. Teologi Biblika 2. Teologi Sistematika 3. Teologi Praktika
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2: Januari 2023" : 10 Documents clear
Penginjilan Pribadi Berdasarkan Yohanes 4:1-42: Sebuah Tawaran Aplikatif bagi Jemaat GPdI “Siloam” Kencong Devi Anita Subagyo; Doni Heryanto
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.206

Abstract

This research aims to encourage the GPdI Siloam Kencong congregation to be called to be active in evangelizing missions. The lesson to be taught is taken by exposing the narrative of Jesus' conversation with the Samaritan woman in the Gospel of John. This passage is very abundant with various matters related to God's mission, including how to form and build a Biblical theology of evangelism. Yohanes presents a narrative in such depth because it touches on geography, identity, culture, polemic and so on. This is very relevant to the Indonesian context, especially for believers who have struggles to be personally involved in God's mission. This research resulted in several steps in building a biblical evangelism method. Keywords: Evangelism, Gospel of John, Jesus and the Samaritan Woman, Mission Theology
Revitalisasi Kompetensi Dosen Pendidikan Tinggi Teologi di Era Internet of Things Pestaria Happy Kristiana
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.205

Abstract

Era internet of thing telah membawa perubahan yang signifikan di dunia Pendidikan Tinggi Teologi. Terlebih lagi dengan adanya pandemi covid-19. Proses pembelajaran diharuskan dalam jaringan. Dosen Teologi dipaksa untuk mengakomodir model pembelajaran daring dan menggunakan teknologi. Namun pada kenyataannya, dosen Teologi belum memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan model belajar. Hal yang dilakukan memindahkan model Pendidikan lama ke dalam jaringan. Alhasil, proses pembelajaran bukan semakin baik, tetapi semakin mengalami kemunduran. Keadaan ini, memaksa para pemangku Pendidikan Teologi melakukan revitalisasi kompetensi dosennya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dan metode content analysis, yakni suatu teknik penelitian untuk memberikan inferensi yang dapat direplikasi (ditiru) dan sahih datanya dengan memerhatikan konteksnya. Revitalisasi ini dilakukan dengan mengembangkan dua hal pokok yaitu revitalisasi kompetensi diri dan kompetensi ketrampilan. Kompetensi diri dengan mengembangkan empat kompetensi diri yaitu literasi digital, literasi teknologi, literasi manusia dan kemampuan konseling. Sedangkan kompetensi ketrampilan dengan mengembangkan kemampuan menciptakan model pembelajaran yang menggabungkan model tatap muka dan daring.
Uang dan Pendeta Pantekosta: Studi Kasus Penatalayan Jemaat Imanuel Pucang Gading Demak Rudy Siahaan; Elia Tambunan; Ruwi Hastuti; Resky Orelemba Gaibu
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.194

Abstract

Penatalayanan merupakan tata kelola pastoral gerejawi termasuk mengenai uang dengan setia. Akan tetapi, banyak yang mempersoalkan apakah boleh dan pantaskah keuangan gereja ditangani gembala jemaat, hal tersebut merupakan tujuan tulisan ini yang akan dijawab. Penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Imanuel Pucang Gading Demak, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan justru oleh moralitas uang dengan cash and flow Pantekosta, yakni kepemilikan harta benda dalam prinsip-prinsip Alkitab, dijalankan bertanggung jawab, akuntabilitas pengelolaan, dan menghargai berkat Tuhan. Hal itu mampu meningkatkan neraca gereja khususnya persembahan perpuluhan jemaat. Sesuai dengan ketentuan organisasi, gembala justru menujukkan keteladanan dengan tertib dan terbuka dalam menyetor perpuluhan ke Majelis Wilayah berdampak baik kepada jemaat, sehingga mereka berbuat hal sama ke gereja lokal.
Evaluasi Pemahaman dan Praktik Ajaran Sehat Menurut 2 Timotius 1:1-18: Studi Kasus pada Pelayan di Jemaat GPdI “El Shadday” Sukowono Jember Jek Ming; Daud Manno
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.207

Abstract

This research shows that the values in II Timothy 1:1-18 can build practical theology that is relevant to the problems in GPdI Sukowono. This study produces several instruments that can be used to evaluate congregational problems in general regarding efforts to maintain healthy teachings in the congregation. Maintaining Healthy Teachings is a legacy of faith that requires consistency, sincerity, and faith. Thus the description of the values described can be developed into an instrument in assessing how believers should continue to pay attention to their daily spiritual life.
Implementasi Etika Kristen sebagai Tanggung jawab Moral Hamba Tuhan Dalam Pelayanan dan Kehidupan Sosial Maria Magdalena Swantina; Nicolien Meggy Sumakul
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan makna sesungguhnya etika Kristen sebagai tanggungjawab moral yang menjadi landasan sikap batin, perilaku, pertimbangan dan keputusan etis, bagi setiap hamba Tuhan sebagai orang yang menerima panggilan Tuhan untuk menjadi pelayan-Nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kajian literatur, dengan metode studi pustaka menggunakan sumber buku-buku dan literatur sebagai acuan untuk menemukan makna sesungguhnya etika Kristen dan tanggungjawab moral hamba Tuhan.  Kesimpulan penelitian ini adalah etika Kristen dan tanggungjawab moral, harus dibangun di atas dasar Alkitab sebagai landasan iman dan norma tertinggi bagi setiap pelayan Kristen; serta berpedoman kepada kehidupan dan ajaran Tuhan Yesus Kristus.  Bentuk implementasi dalam pelayanan dan kehidupan sosial dapat diwujudkan melalui sikap yang benar di hadapan Tuhan; track record yang baik dalam kehidupan pribadi; teladan dan integritas dalam keluarga; tim yang solid antar sesama pelayan Tuhan; serta gembala dan pemimpin bagi jemaat.
Pengaruh Pendidikan Kristen dalam Keluarga terhadap Pertumbuhan Gereja Jeffry Johanis Rindengan
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.210

Abstract

This research pays attention to various elements related to education in the family that contribute to the growth of the church. The church is an institution established by God as a partner on earth to reveal His plan and will. However, it cannot be denied that the challenges stemming from the development of the times have eroded many things from the church's duties. This research sees that Christian Education in the family is a significant thing for the growth of the church both in quality and quantity. Education that starts from the family can play a role in producing generations that can have a positive influence on the environment. On the other hand, if the church ignores Christian education in the family, something that will contribute negatively will be created.
Meningkatkan Pertumbuhan Rohani Melalui Penerapan Program Pemeliharaan Anggota Jemaat: Sebuah Kajian di Lingkungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Denny Austin Panjaitan; Rudolf Wendra Sagala; Alvyn C. Hendriks; Janes Sinaga
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.200

Abstract

Ditemukan bahwa gereja kehilangan anggota jemaatnya, baik anggota lama maupun anggota yang baru bergabung. Hal ini terjadi kurangnya program pemeliharan terhadap anggota jemaatnya. Jiwa-jiwa (anggota) jemaat di dalam gereja-Nya perlu dijaga dan dipelihara, karena pemeliharan dapat meningkatkan pertumbuhan rohani mereka serta Anda memiliki tanggung jawab untuk mengkhotbahkan Injil kepada generasi berikutnya. Jika mereka tidak dirawat dan dipelihara dengan baik maka kemungkinan besar mereka akan hilang. Pendekatan yang dapat dilakukan oleh penatua gereja adalah melalui program pemeliharaan yaitu dengan ada proyek, pelatihan, motivasi, pelaksana, promosi, pelatihan dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah agar melalui program pemeliharan yang dilakukan oleh gereja maka akan meningkatkan pertumbuhan rohani dan menuntun anggota jemaat dapat lebih setia dalam iman dan kehadiran dalam ibadah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat membuka wawasan yang luas kepada gereja dalam membangun dan menjalankan program-program pemeliharaan jemaat.
Peran Guru Sekolah Minggu dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Anak Usia 11-12 Tahun Evalina Chrisna Damanik; Lusia Rahajeng; Manat Siahaan; Rondo Alvirano Morihito Victoria Salomo; Desi Sianipar
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.109

Abstract

Critical thinking is one of the potentials of a child and needs to be developed. In Sunday School, teachers must play a role in developing critical thinking skills in children, especially for children aged 11-12 years. Therefore, this study aims to generate ideas about the role of Sunday School teachers in developing critical thinking skills in children aged 11-12 years. This study uses qualitative research methods through a literature study approach. The results of this study are Sunday School teachers can do several things to develop children's critical thinking skills, namely understanding the concept of Biblical theology about critical thinking, imitating Jesus as the Great Teacher in critical thinking, and guiding children in critical thinking. Sunday School teachers must understand each child with their thinking abilities; provide teaching materials that stimulate children to think critically; provide a variety of learning methods; provide opportunities for children to search for their learning materials; and encourage children to express their thoughts creatively and usefully. Keyword: The role of Sunday School teacher, critical thinking, children aged 11–12 year.
Implementasi Peranan Suami dalam Rumah Tangga Kristen berdasarkan Hosea 1-3 Dolvie Kristian Talaksoru; Gernaida Krisna R. Pakpahan
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.146

Abstract

Suami merupakan sumber segala sesuatu dalam keluarga. Posisinya sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan kerohanian istri serta anak-anak. Namun, bagaimana jika suami harus melakukan tindakan yang memalukan bagi keluarganya karena kepatuhan terhadap perintah Allah. Di Perjanjian Lama, terdapat nabi Hosea yang rela berkorban untuk keluarganya demi mematuhi perintah Allah. Artikel ini bertujuan untuk menelusuri peranan dan kehidupan nabi Hosea sebagai seorang kepala keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi hermeneutik terhadap Hosea 1-3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hosea menunjukkan peranan sebagai suami dengan benar. Hosea tetap mempertahankan pernikahannya meskipun istrinya telah mengkhianati dirinya. Dia menebus Gomer yang kembali melacurkan dirinya. Kesimpulannya, seorang suami harus berkorban dan setia untuk menjaga keutuhan keluarga.
Karakteristik Kepemimpinan Nabi Amos dalam Menghadapi Ketidakadilan Sosial Agus Heru Darjono
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/kharis.v5i2.145

Abstract

Keadilan sosial adalah cita-cita yang diharapkan oleh sebuah bangsa dan masyarakat. Tanpanya, penyimpangan dan ketimpangan pasti terjadi. Keadilan sosial seharusnya diperjuangkan oleh seluruh manusia, termasuk para pemimpin. Namun, karakteristik kepemimpinan seperti apa yang dapat menangkal ketidakadilan sosial dan menggemakan solidaritas persamaan. Tujuan penelitian ini melakukan tinjauan karakteristik kepemimpinan nabi Amos dalam menyampaikan pesan kenabiannya di tengah-tengah situasi masyarakat yang sedang mengalami ketidakadilan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa karakter kepemimpinan nabi Amos yang hidup pada masa terjadinya ketidakadilan di bangsa Israel, di antaranya integritas, objektif, menyuarakan kebenaran dan menunjukkan belaskasihan. Karakter-karakter kepemimpinan nabi Amos tersebut masih sangat relevan bagi para pemimpin pada saat ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 10