cover
Contact Name
Teguh Darsono
Contact Email
physcom@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
physcom@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung A Pascasarjana Universitas Negeri Semarang Kampus Kelud Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Physics Communication
ISSN : 25285971     EISSN : 2528598X     DOI : https://doi.org/10.15294/physcomm
Core Subject : Science,
Physics Communication is devoted to reporting important new developments in the area of physics. Papers cover the fields of: atomic and molecular physics condensed matter and theory of statistical physics nuclear theory fluid theory and plasmas elementary particle physics and quantum field theory quantum mechanics and quantum optics theoretical astrophysics cosmology relativity Certain new interdisciplinary subjects such as theoretical biophysics, mathematical physics and computational physics are also incorporated.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): February 2018" : 16 Documents clear
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING BERPENDEKATAN INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Sumarli, Sumarli; Nugroho, Sunyoto Eko; Yulianti, Ian
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.813 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.11540

Abstract

Model pembelajaran creative problem solving berpendekatan inquiry mampu meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 34 siswa di kelas X MIA5 tahun ajaran 2016/2017 pada salah satu SMA di kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes berbentuk uraian dan dianalisis melalui uji ketuntasan klasikal dengan menggunakan uji Z dan uji peningkatan keterampilan proses sains dengan menggunakan uji N-gain. Model pembelajaran creative problem solving berpendekatan inquiry efektif terhadap keterampilan proses sains siswa dengan kriteria: keterampilan proses sains siswa telah memenuhi proporsi ketuntasan klasikal dengan nilai Zhitung = 1,756 > Ztabel = 1,645 dan terdapat peningkatan keterampilan proses sains siswa yaitu pada indikator mengamati dengan N-gain 0,14 (kategori rendah), indikator klasifikasi dengan N-gain 0,94 (kategori tinggi), indikator interpretasi dengan N-gain 0,41 (kategori sedang), indikator memprediksi dengan N-gain 0,81 (kategori tinggi), indikator mengajukan pertanyaan dengan N-gain 0,92 (kategori tinggi), indikator berhipotesis dengan N-gain 0,93 (kategori tinggi), indikator merencanakan percobaan dengan N-gain 0,43 (kategori sedang), indikator menggunakan alat/bahan dengan N-gain 0,90 (kategori tinggi), indikator menerapkan konsep dengan N-gain 0,32 (kategori sedang), dan indikator berkomunikasi dengan N-gain 0,89 (kategori tinggi).
DESKRIPSI KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIK DALAM PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA PERKULIAHAN LISTRIK MAGNET Harra Hau, Rambu Ririnsia; Marwoto, Putut; Putra, Ngurah Made Dharma; Wiyanto, Wiyanto
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1662.061 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.10686

Abstract

Kemampuan representasi matematis dalam memecahkan masalah listrik magnet, mahasiswa akan mengungkapkan karakteristik listrik magnet. Topik listrik magnet tergolong konsep yang abstrak dan teoritis berupa matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematik mahasiswa dalam memecahkan masalah fisika pada perkuliahan listrik magnet. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Fisika UNNES. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal pada mahasiswa yang sebelumnya telah mendapatkan materi garis medan dan hukum Gauss pada mata kuliah listrik magnet. Hasil analisis data berdasarkan langkah-langkah hasil pekerjaan mahasiswa menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematik dalam memecahkan masalah fisika pada perkuliahan listrik magnet pada kategori tinggi dengan jumlah paling sedikit yaitu sebesar 9%, selanjutnya kategori sedang dengan jumlah mahasiswa paling banyak yaitu sebesar 75%, dan kategori rendah yaitu sebesar 16%.
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA PADA PRAKTIKUM ASAS BLACK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DAN BERBANTUAN MAKROMEDIA FLASH Sriatun, Sriatun; Ellianawati, Ellianawati; Hardyanto, Wahyu; Milah, Isna Lukluil
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.461 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.12157

Abstract

Pembelajaran di dalam laboatorium membantu siswa dalam mengasah keterampilan mereka menemukan masalah yang ada dalam pembelajran. Siswa dapat berperan aktif dalam pelaksanaan praktikum dan dapat mengobservasi masalah apa yang terjadi serta menemukan cara penyelesaian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kreatif peserta didik SMK Cordova Margoyoso setelah diterapkan model Problem Based Learning (PBL) dalam praktikum asas black menggunakan makromedia flash. Hasil analisis menggunakan skor rata-rata tes pre test awal sebesar 17,25 dan skor rata-rata post tes akhir sebesar 33,85. Berdasarkan hasil yang diperoleh, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning dalam praktikum asas black menggunakan makromedia flash. Model Problem Based Learning dalam praktikum asas black menggunakan makromedia flash mengharuskan siswa aktif dan membiasakan untuk berpikir kreatif. Model ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang fleksibel dan mempunyai alasan mengapa memilih cara tersebut (elaborasi).
PEMBELAJARAN BERBASIS PRODUKSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PRODUKTIFITAS SISWA SMK Nuri, Nuri; Rusilowati, Ani
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.435 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.11338

Abstract

Pembelajaran berbasis produksi bagi siswa Teknik Pemesinan SMK Tunas Harapan Pati telah dilakukan sebagai upaya membekali keterampilan berwirausaha dan persiapan siswa memasuki dunia kerja serta mengantisipasi pemutusan hubungan kerja. Pembelajaran berbasis produksi dilakukan dengan cara penugasan produksi alat teknologi rekayasa. Pembelajaran fisika berbasis produksi dilaksanakan empat tahapan yakni tahap perencanaan disain, persiapan kerja, poses produksi, penilaian produk. Penugasan melalui beberapa tahap yakni tahap perencanaan disain, persiapan kerja, produksi, penilaian produk. Pembelajaran  fisika berbasis produksi dapat meningkatkan nilai rata-rata aspek produktifitas dan akuntabilitas sebelum pembelajaran proyek adalah 80,00  setelah pembelajran proyek nilai rata-ratanya menjadi 87,00 dengan N-gain 0,36. Nilai rata-rata desain siswa adalah 90,25 termasuk dalam kriteria sangat kompeten. Nilai rata-rata produk hasil produksi siswa adalah 84,33 termasuk dalam kriteria kompeten. Pembelajaran  fisika berbasis produksi mampu meningkatkan keterampilan produktifitas siswa SMK.
FOTONOVELA WITH COGNITIVE CONFLICT APPROACH AS MEDIA TO DISCLOSES THE EASY AND DIFFICULT REMEDIED MISCONCEPTION Rahayu, Arista; Hartono, Hartono; Sutikno, Sutikno
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.692 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.12942

Abstract

identifikasi miskonsepsi menggunakan CRI dan wawancara sehingga diketahui adanya miskobsepsi pada materi kubematika gerak lurus. penggunaan fotonovela berpebdekatan konflik kognitif dapat menurunkan miskonsepsi sebesar 14,81%.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL RUMAH UMEKBUBU DALAM BAHAN AJAR MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA Husin, Vivi Elvi; Wiyanto, Wiyanto; Darsono, Teguh
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.177 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.11491

Abstract

Wujud kearifan lokal dapat berupa tradisi, yang tercermin dalam nilai-nilai yang berlaku dalam kelompok masyarakat tertentu. Kearifan lokal lebih menggambarkan satu fenomena spesifik yang biasanya menjadi ciri dari komunitas masyarakat tertentu. Kearifan lokal dapat berupa pesan-pesan moral dan juga terkait dengan fisik. Misalnya, membuat bangunan rumah bulat (umekbubu), menggunakan sumber energi alternatif, menggunakan bahan alam sebagai pewarna alami, menggunakan tanaman tertentu untuk obat ataupun pembersih, dll. Umekbubu di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) merupakan contoh bangunan yang didesain berdasarkan kearifan lokal yang bisa digunakan sebagai sumber belajar fisika bagi siswa. Rendahnya motivasi belajar siswa dalam belajar Fisika menuntut guru untuk bisa menciptakan suasana belajar yang dapat meningkatkan motivasi belajar. Potensi lokal yang ada di lingkungan tempat tinggal siswa dapat diintegrasikan dalam materi  sebagai peluang untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam belajar Fisika. Fokus yang dilakukan adalah mengidentifikasi kearifan lokal yang ada di Kabupaten Timor Tengah Selatan, menemukan bentuk pengintegrasian kearifan lokal pada materi suhu dan kalor untuk siswa SMA, mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa SMA dengan pengintegrasian kearifan lokal tersebut ke dalam materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed method) model sequential eksploratory, yakni kualitatif dilakukan untuk menemukan hipotesis dan kuantitatif  dilakukan untuk menguji hipotesis dari hasil kualitatif. Pendekatan kualitatif menggunakan purposive sampling sedangkan pendekatan kuantitatif menggunakan pretest-posttest noermalized gain. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa di Kabupaten TTS terdapat 6 potensi lokal yang masih dijaga dan dilestarikan hingga saat ini, dari 6 potensi lokal ini hanya 1 potensi lokal yang digunakan  sebagai bahan untuk diintegrasikan dalam materi suhu dan kalor yaitu Rumah bulat (umekbubu). Potensi lokal umekbubu kemudian diintegrasikan dalam bentuk bentuk bahan ajar berbasis kearifan lokal untuk materi  suhu dan kalor. Motivasi siswa dalam belajar fisika menggunakan bahan ajar berbasis kearifan lokal menunjukkan kategori tinggi. Hasil belajar siswa meningkat dengan nilai N-Gain sebesar 0,97 dengan kategoti tinggi.
RANCANG BANGUN ALAT GEOLISTRIK BERBASIS ARDUINO MEGA2560 Widodo, Widodo; Lapanporo, Boni Pahlanop; Jumarang, Muhammad Ishak
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.72 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.12748

Abstract

Rancang bangun alat geolistrik berbasis Arduino Mega2560 telah selesai dilaksanakan. Alat yang dirancang dapat bekerja dengan baik. Penelitian ini berhasil membuat alat geolistrik dengan penguat tegangan s.d 350 Volt dan dilengkapi dengan fitur injeksi arus secara otomatis, sistem penyimpanan data hasil pengukuran, dan stacking chart database. Alat geolistrik yang dirancang memiliki 3 sistem utama, yaitu sistem penguat tegangan, sistem penyimpanan data dan sistem kontrol. sistem penguat tegangan yang dirancang menggunakan IC CD4047, sistem penyimpanan data menggunakan modul SD Card, dan sistem kontrol menggunakan Arduino Mega2560. Alat geolistrik yang dirancang diuji dan dikalibrasi menggunakan alat ukur standar yaitu ARES (Automatic Resistivity System). Hasil pengujian alat geolistrik yang dirancang memiliki nilai error sebesar 13,95% dibandingkan dengan alat ukur standar yaitu ARES.
PROFIL MISKONSEPSI CALON GURU FISIKA PADA MATERI GERAK HARMONIK SEDERHANA Mahen, Ea Cahya Septia; Nuryantini, Ade Yeti
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.716 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.10876

Abstract

Mata kuliah Fisika Dasar memiliki peran penting, khususnya bagi mahasiswa calon guru Madrasah Aliyah di Program Studi Pendidikan Fisika. Namun, pada perkuliahan yang penting ini masih terdapat mahasiswa yang kesulitan pemahaman karena tidak tahu konsep maupun miskonsepsi. Untuk mengetahui hal tersebut, kami menggunakan teknik CRI (Certainty Response Index) yang dimodifikasi untuk menganalisis kesulitan pemahaman konsep mahasiswa calon guru Fisika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain yang dipilih adalah one shoot case study. Deskripsi dan interpretasi statistik digunakan untuk analisis data. Sampel yang dipilih, yaitu seluruh mahasiswa calon guru di Program Studi Pendidikan Fisika semester 1 tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 90 orang. Berdasarkan teknik CRI yang dimodifikasi pada materi elastisitas dan gerak harmonik sederhana didapatkan kelompok tidak tahu konsep (36,8%) dan miskonsepsi (32,2%) selanjutnya tahu konsep (28,6%) dan sebagian kecil (2,5%) tahu konsep tetapi kurang yakin.
Deskripsi Kemampuan Representasi Matematik dalam Pemecahan Masalah Fisika pada Perkuliahan Listrik Magnet
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.10686

Abstract

Kemampuan representasi matematis dalam memecahkan masalah listrik magnet, mahasiswa akan mengungkapkan karakteristik listrik magnet. Topik listrik magnet tergolong konsep yang abstrak dan teoritis berupa matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematik mahasiswa dalam memecahkan masalah fisika pada perkuliahan listrik magnet. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Fisika UNNES. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal pada mahasiswa yang sebelumnya telah mendapatkan materi garis medan dan hukum Gauss pada mata kuliah listrik magnet. Hasil analisis data berdasarkan langkah-langkah hasil pekerjaan mahasiswa menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematik dalam memecahkan masalah fisika pada perkuliahan listrik magnet pada kategori tinggi dengan jumlah paling sedikit yaitu sebesar 9%, selanjutnya kategori sedang dengan jumlah mahasiswa paling banyak yaitu sebesar 75%, dan kategori rendah yaitu sebesar 16%.
Analisis Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa pada Praktikum Asas Black Berbasis Problem Based Learning dan Berbantuan Makromedia Flash
Physics Communication Vol 2, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/physcomm.v2i1.12157

Abstract

Pembelajaran di dalam laboatorium membantu siswa dalam mengasah keterampilan mereka menemukan masalah yang ada dalam pembelajran. Siswa dapat berperan aktif dalam pelaksanaan praktikum dan dapat mengobservasi masalah apa yang terjadi serta menemukan cara penyelesaian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kreatif peserta didik SMK Cordova Margoyoso setelah diterapkan model Problem Based Learning (PBL) dalam praktikum asas black menggunakan makromedia flash. Hasil analisis menggunakan skor rata-rata tes pre test awal sebesar 17,25 dan skor rata-rata post tes akhir sebesar 33,85. Berdasarkan hasil yang diperoleh, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning dalam praktikum asas black menggunakan makromedia flash. Model Problem Based Learning dalam praktikum asas black menggunakan makromedia flash mengharuskan siswa aktif dan membiasakan untuk berpikir kreatif. Model ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang fleksibel dan mempunyai alasan mengapa memilih cara tersebut (elaborasi).

Page 1 of 2 | Total Record : 16