cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2012): JULI" : 5 Documents clear
Pentingnya Pengetahuan dan Sikap Bidan Dengan Kasus Rujukan Gawat Darurat Obstetrik Masniah Masniah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.335 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.71

Abstract

Kegawatdaruratan dalam obstetrik adalah suatu keadaan gawat darurat pada ibu hamil, bersalin dan nifas. Kasus gawat darurat obstetri apabila tidak segera ditangani akan berakibat kematian ibu dan janinnya. Mengingat manifestasi klinik kasus gawat darurat obstetrik sangat sukar dikenali, tergantung pengetahuan, kemampuan daya pikir dan daya analisis, serta pengalaman bidan sebagai tenaga penolong. Dalam organisasi kesehatan bidan merupakan salah satu sumber daya manusia kesehatan yang memiliki standar kompetensi yang wajib sebagai karakteristik terhadap standar kualitas profesionalnya dalam bekerja. Bidan adalah pemberi pelayanan kepada ibu sepanjang daur kehidupannya, melakukan penanganan kasus gawat darurat obstetrik tidak terlepas dari pengetahuan dan sikap dalam bertindak untuk melakukan rujukan. Rujukan untuk kasus gawat darurat obstetric adalah rujukan tepat waktu. Rujukan tepat waktu akan berhasil bila didukung dengan empat syarat yang bisa mencegah terjadinya empat terlambat (4T), dalam penanganan kasus gawat darurat obstetrik. Sistem rujukan yang adekuat memerlukan tenaga kesehatan terutama bidan, bidan sebagai ujung tombak pelayanan gawat darurat obstetrik. Pengetahuan dan sikap yang tinggi sangat penting dibutuhkan bagi seorang tenaga kesehatan terutama bidan, karena kemampuan (ability) yang tinggi akan membentuk kompetensi seorng pegawai/pekerja merupakan upaya meningkatkan akselerasi penurunan angka kematian ibu dalam kasus penanganan gawat darurat obstetric. Kata Kunci: Kasus rujukan gawat darurat obstetrik, pengetahuan dan sikap
GAMBARAN PENERAPAN METODE KANGURU DALAM PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BBLR DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA TAHUN 2011 Lilik Hanifah; Evi Ernawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.785 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.67

Abstract

GAMBARAN PENERAPAN METODE KANGURU DALAM PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BBLR DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA TAHUN 2011. Metode kanguru adalah perawatan bayi baru lahir dengan melekatkan bayi di dada ibu (kontak kulit bayi dan kulit ibu) sehingga suhu tubuh bayi tetap hangat). Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran Penerapan Metode Kanguru Dalam Pencegahan Hipotermi Pada bayi Berat Lahir Rendah di Bangsal KBRT, mawar 1,2 dan 3 RSUD dr. Moewardi Surakarta Periode Bulan Januari – Maret 2011. Desain penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitiannya adalah seluruh BBLR yang dilakukan metode kanguru di RSUD Dr. Moewradi Surakarta pada bulan Januari-Maret 2011 dengan jumlah30 BBLR. Diperoleh data dari rekam medis RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan terlihat bahwa sebagian besar bayi berat lahir rendah mengalami peningkatan suhu tubuh baik yag berdasarkan masa gestasinya kurang bulan sebanyak 12 BBLR (40%) maupun yang cukup bulan sebanyak 9 BBLR (30%). Dari semua bayi berat lahir rendah yang tidak mengalami peningkatan suhu tubuh berdasarkan masa gestasi yang kurang bulan sebanyak 7 BBLR (23,33%) maupun yang cukup bulan sebanyak 2 BBLR (6,67%). Berdasarkan penelitian didapatkan ada peningkatan suhu setelah dilakukan metode kanguru mengalami peningkatan sebesar 0,2-1,2 0C Kata Kunci : Metode Kanguru, Hipotermi, BBLR
HUBUNGAN PARITAS DENGAN LAMANYA PELEPASAN PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI BPS SARWO ENDAH KADIPATEN, ANDONG, BOYOLALI JANUARI – APRIL TAHUN 2011 Gita Kostania; Desty Eka Purnamasari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.021 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.68

Abstract

Latar Belakang Masalah : Perdarahan merupakan penyebab terbesar kematian maternal. Pelepasan plasenta lebih lama akan menyebabkan perdarahan postpartum. Faktor yang mempengaruhi pelepasan plasenta salah satunya adalah paritas, terutama paritas lebih dari satu (multiparitas). Multiparitas memiliki resiko tinggi karena pada multiparitas uterus cenderung tidak efisien dalam semua kala persalinan, sehingga paritas mempengaruhi lamanya pelepasan plasenta. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan paritas dengan lamanya pelepasan plasenta pada ibu bersalin di BPS Sarwo Endah Kadipaten, Andong, Boyolali Januari – April Tahun 2011. Metode Penelitian : Penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif. Alat pengumpul data yang digunakan adalah rekam medik, analisis data yang digunakan adalah bivariat dengan uji chi square. Dalam penelitian ini subyek penelitiannya adalah semua ibu bersalin yang bersalin di BPS Sarwo Endah Kadipaten, Andong, Boyolali Januari – April Tahun 2011. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan X2 hitung 12,198 > X2 tabel yaitu 3,841, dan koefisien kontingensi 0,400 > p value 0,05, berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan lamanya pelepasan plasenta pada ibu bersalin. Kata Kunci : paritas, lamanya pelepasan plasenta, ibu bersalin
TINGKAT KEPUASAN IBU BERSALIN PENGGUNA JAMPERSAL DALAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI RSUD KOTA SURAKARTA TAHUN 2012 Angesti Nugraheni; Bakhrul Sifa Insani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.422 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.69

Abstract

TINGKAT KEPUASAN IBU BERSALIN PENGGUNA JAMPERSAL DALAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI RSUD KOTA SURAKARTA TAHUN 2012. Angka Kematian ibu masih cukup tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, salah satunya adalah akibat cakupan persalinan oleh bidan yang cenderung menurun, maka dari itu pemerintah menetapkan kebijakan yaitu jaminan persalinan. Dengan adanya kebijakan tersebut tempat pelayanan kesehatan juga harus tetap menjaga mutu pelayanan, yang dapat dilihat dari kepuasan ibu bersalin. Tujuan penelitian: Mengetahui tingkat kepuasan ibu bersalin pengguna jampersal dalam asuhan persalinan normal di RSUD Kota Surakarta. Metode penelitian: Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan variabel tunggal. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin pengguna jampersal di RSUD Kota Surakarta tahun 2012 sebanyak 46 ibu, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yaitu sebanyak 33 ibu. Analisis data menggunakan rumus kepuasan dari Imbalo S. Pohan. Hasil penelitian: Tingkat kepuasan ibu bersalin pengguna jampersal dalam asuhan persalinan normal di RSUD Kota Surakarta pada minggu pertama sampai minggu ketiga bulan Juni adalah sebesar 77,63%. Sedangkan tingkat kepuasan berdasarkan dimensi kepuasan adalah pada dimensi reliability sebesar 79%, pada responsiveness sebesar 64%, pada assurance sebesar 59%, pada empathy sebesar 63% dan pada tangibles sebesar 66%. Ibu bersalin pengguna jampersal di RSUD Kota Surakarta berdasarkan karakteristiknya adalah sebagian besar berumur 21– 25 tahun sebanyak 9 orang (27,27%), sebagian besar pendidikannya adalah SMA sebanyak 12 orang (36,36%) dan sebagian besar penghasilannya dibawah UMR kotamadya Surakarta tahun 2012 sebanyak 23 orang (69,69%). Simpulan: Tingkat kepuasan ibu bersalin pengguna jampersal di RSUD Kota Surakarta sebesar 77,63%. Kata kunci : Kepuasan, Ibu bersalin normal, Jampersal
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS PURWANTORO I WONOGIRI TAHUN 2011 Anita Dewi Lieskusumastuti; Sylvia Widha Ayu Arini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.557 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.70

Abstract

Gizi anak berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Apabila kekurangan gizi berakibat keterbatasan pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Purwantoro I Wonogiri Tahun 2011. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh anak usia 3-5 tahun yaitu umur 36 bulan, 42 bulan, 48 bulan, 54 bulan dan 60 bulan di wilayah kerja puskesmas Purwantoro I Wonogiri bulan Mei 2011 sejumlah 673 anak. Dengan tekhnik insidental sampling, menggunakan sampel 49 anak. Alat pengumpulan data menggunakan formulir PSG dan KPSP. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder dan wawancara. Analisa data menggunakan Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkanstatus gizi baik sejumlah 25 anak, memiliki perkembangan normal sebanyak 56% (14 anak), 4% (1 anak) mengalami penyimpangan perkembangan. Kasus gizi kurang sejumlah 12 anak, terdapat 58,3% (7 anak) dengan perkembangan normal dan tidak ada yang mengalami penyimpangan perkembangan. Kasus gizi buruk sejumlah 12 anak, terdapat 58% (7 anak) dengan perkembangan normal dan terdapat 8,3% (1 anak) mengalami penyimpangan perkembangan.Kesimpulannya antara status gizi dengan perkembangan anak usia 3-5 tahun tidak ada hubungan signifikan,dibuktikan dari uji statistik Kendall Tau yaitu ρ = 0,932 (ρ > 0,05) pada taraf signifikasi 5%. Kata kunci: Status Gizi, Perkembangan Anak

Page 1 of 1 | Total Record : 5