cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2013): JULI" : 5 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU BAYI BALITA TENTANG KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DENGAN SIKAP IBU BAYI BALITA DALAM PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DI POSYANDU CEMPAKA II BIRU PANDANAN WONOSARI KLATEN TAHUN 2012 Catur Setyorini; Deti Ekowati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.346 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.80

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU BAYI BALITA TENTANG KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DENGAN SIKAP IBU BAYI BALITA DALAM PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DI POSYANDU CEMPAKA II BIRU PANDANAN WONOSARI KLATEN TAHUN 2012. Dewasa ini perubahan berat badan merupakan indikator yang sangat sensitif untuk memantau pertumbuhan anak. KMS adalah kartu yang memuat kurva pertumbuhan normal berdasarkan indeks antropometri berat badan menurut umur. Melalui KMS, ibu dapat mengetahui kelompok bahan makanan sesuai gizi seimbang dan pedoman pemberian makanan yang sehat untuk balita ibu, sehingga diharapkan balita ibu akan bertumbuh dan berkembang. Mengingat pentingnya informasi yang ada dalam KMS, sebaiknya setiap ibu yang mempunyai balita memiliki KMS. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu bayi balita tentang KMS dengan sikap ibu bayi balita dalam penggunaan KMS. Metode penelitian yang digunakan adalah desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dimana sampelnya adalah ibu bayi balita yang datang ke posyandu cempaka II pada tanggal 23 Juni 2012 sebanyak 33 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yaitu kuesioner pengetahuan dan sikap. Uji statistik menggunakan Spearmen Rank pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan (p value < 0,05) antara tingkat pengetahuan ibu bayi balita tentang KMS dengan sikap ibu dalam penggunaan KMS di Posyandu Cempaka II Biru Pandanan Wonosari Klaten Tahun 2012. Kesimpulan semakin baik tingkat pengetahuan ibu bayi balita tentang KMS, maka semakin baik pula sikap ibu dalam penggunaan KMS sehingga terbentuk perilaku yang baik dalam penggunaan KMS. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Ibu Bayi Balita, Kartu Menuju Sehat
HUBUNGAN PREEKLAMPSIA DENGAN ANGKA KEJADIAN PARTUS PREMATURUS DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA PERIODE BULAN JANUARI – MARET TAHUN 2011 Desy Widyastutik; Adin Suciati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.191 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.81

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab angka kesakitan dan kematian ibu dan janin. Janin yang dikandung pada ibu yang preeklampsia akan terhambat sehingga akan terjadi bayi berat badan lahir rendah dan prematuritas. Angka kejadian prematuritas di Indonesia sekitar 19 % dan merupakan penyebab utama kematian perinatal. Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan antara preeklampsia dengan angka kejadian partus prematurus di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode bulan Januari –Maret tahun 2011. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang mengalami preeklampsia dan melahirkan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta bulan Januari – Maret tahun 2011 dan semua populasi yang diteliti dijadikan sampel yaitu sebanyak 69 ibu bersalin dengan preeklampsia. Teknik pengumpulan data dengan mengambil data sekunder dari bagian rekam medik di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian : Sebagian besar ibu bersalin dengan preeklampsia berat yaitu sebanyak 41 (59,4%) dan tidak mengalami partus prematurus sebanyak 28 (40,6%), dan sebagian kecil ibu dengan preeklampsia ringan sebanyak 28 (40,6%) dan mengalami partus prematurus sebanyak 1 (1,4%). Dan berdasarkan uji Chi Square di dapatkan ( X2 hit > X2 tab ) atau ( 8,144 > 3,481 ) maka hubungan signifikan yaitu preeklampsia memberikan hubungan yang signifikan (p ≤ 0,05) dengan angka kejadian partus prematurus di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode bulan Januari-Maret tahun 2011. Kesimpulan : Ada hubungan antara preeklampsia dengan angka kejadian partus prematurus di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode bulan Januari –Maret tahun 2011. Kata Kunci : Preeklampsia, Partus Prematurus, Hubungan, Angka Kejadian
GAMBARAN HASIL DETEKSI DINI MASALAH MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK PRASEKOLAH USIA 36 SAMPAI 72 BULAN DI PLAYGROUP DAN TK CHERRY KIDS CLUB ISLAMIC SCHOOL GROGOL SUKOHARJO TAHUN 2012 Lilik Hanifah; Mieske Prasetya Ningrum
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.931 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.77

Abstract

Upaya Pemerintah dalam rangka menurunkan angka kematian anak balita adalah dengan membuat berbagai kebijakan untuk mengatasi segala persoalan yang terjadi pada anak salah satu diantaranya adalah meningkatkan manajemen kesehatan. Dalam hal ini peningkatan manajemen pelayanan kesehatan melalui pendayagunaan tenaga kesehatan professional, yang mampu secara langsung mengatasi masalah kesehatan anak seperti bidan salah satunya adalah Deteksi Dini Masalah Mental Emosional yang merupakan kegiatan pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya masalah mental emosional pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran hasil deteksi dini masalah mental emosoional pada anak prasekolah usia 36 sampai 72 bulan di Playgroup dan TK Cherry Kidas Club Islamic School Grogol Sukoharjo Tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross secsional. Penelitian ini menggunakan Subyek penelitian yaitu seluruh anak Prasekolah usia 36 sampai 72 bulan. Penyajian data dalam penelitian ini berupa data sekunder dengan menggunakan master tabel. Sedangkan analisa data yang digunakan adalah data kuantitatif menggunakan distribudi frekuensi Relatif. Hasil Penelitian ini didapatkan anak yang tidak mengalami masalah mental emosional sebanyak 19 anak (65,5%) sedangkan anak yang mengalami masalah mental emosional sebanyak 10 anak (34, 5%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah mayoritas anak prasekolah usia 36 sampai 72 bulan di Playgroup dan TK Cherry Kids Club Islamic School Grogol Sukoharjo Tahun 2012 tidak mengalami masalah mental emosional. Kata Kunci : Deteksi Dini Masalah Mental Emosional, Anak Prasekolah Usia 36 sampai 72 bulan.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG SADARI TERHADAP PENGETAHUAN SADARI DI MAN MANTINGAN TAHUN 2012 Arva Rochmawati; Murtiningsih Murtiningsih
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.771 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.78

Abstract

Masih sedikitnya penemuan kasus kanker payudara dalam stadium dini menyebabkan upaya deteksi dini dan skrening menjadi sangat penting. Hal ini disebabkan karena rendahnya kesadaran untuk memeriksa payudaranya sendiri, tingginya angka kematian perempuan akan terus meningkat jika pengetahuan dan kesadaran wanita akan SADARI masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang SADARI terhadap pengetahuan SADARI di MAN Mantingan. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experimen) karena penelitian lapangan sulit untuk melakukan randomisasi, rancangan time series design, rancangan ini seperti rancangan pret test post test. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas 2 MAN Mantingan yang berjumlah 140 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunkan teknik purposive sampling didapatkan sampel berjumlah 58 siswi. Alat ukur yang digunakan menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat dan bivariat, analitik data dengan menggunakan rumus Paired T-Test. Hasil penelitian dan kesimpulan sebelum dilakukan penyuluhan nilai rata-rata pre tes siswi kelas 2 MAN Mantingan tahun 2012 sebesar 47,45. Setelah dilakukan penyuluhan nilai rata-rata post tes sebesar 70,55. Hasi uji paired t-test menunjukkan nilai p (0,000) < 0,05) maka Ha diterima, artinya ada beda nilai pre tes dan post tes. Dengan demikian ada pengaruh penyuluhan tentang SADARI terhadap pengetahuan SADARI. Penyuluhan SADARI dengan menggunakan metode ceramah, leafleat dan media audio visual dapat meningkatkan pengetahuan tentang SADARI pada siswi kelas 2 MAN Mantingan tahun 2012. Kata kunci : Penyuluhan, tingkat pengetahuan SADARI
HUBUNGAN POSISI MENERAN PADA IBU BERSALIN NORMAL DENGAN RUPTUR PERINEUM DI BPM TRI ERI BOYOLALI PERIODE JANUARI – APRIL TAHUN 2012 Anita Dewi Lieskusumastuti; Suwinah Suwinah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.953 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.79

Abstract

Latar belakang : Ruptur perineum merupakan robekan yang terjadi sewaktu persalinan dan disebabkan oleh beberapa faktor antara lain posisi persalinan, cara meneran, pimpinan persalinan dan berat badan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi meneran pada ibu bersalin normal dengan ruptur perineum di BPM Tri Eri Boyolali periode Januari-April tahun 2012. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan retrospektif.Subyek penelitian adalah semua ibu bersalin normal yang mengalami ruptur perineum sejumlah 35 responden. Alat ukur dengan rekam medis. Analisa data menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan posisi meneran dengan posisi miring kiri sebanyak 18 responden (51,4%) dan setengah duduk banyaknya 17 responden (48,6%). Kejadian ruptur perineum derajat 1 sebanyak 13 responden (37,1%), derajat 2 sebanyak 16 responden (45,7%), derajat 3 dan 4 masing-masing sebanyak 3 responden (8,6%). Hasil uji chi square diperoleh nilai ρ = 0,012 sehingga ρ < 0,05) dan hasil X2 adalah 10,878. Kesimpulannya ada hubungan signifikan antara posisi meneran pada ibu bersalin normal dengan ruptur perineum di BPM Tri Eri Boyolali. Kata kunci: Posisi Meneran, Ruptur Perineum, Ibu bersalin normal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5