cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2018): JULI" : 10 Documents clear
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DENGAN PERSEPSI STRES PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS KARANGANOM KLATEN Maharani Dwi Astari; Henik Istikhomah; Murwati Murwati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.981 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.206

Abstract

Latar Belakang Ibu hamil trimester ketiga rentan terhadap stres karena kondisi psikologis ibu yang tidak menentu. Dampaknya pada ibu hamil akan merasakan keluhan fisik, gangguan aktivitas sehari-hari, dan perkembangan janin yang kurang optimal. Strategi koping merupakan salah satu upaya individu untuk menanggulangi stres dengan cara merubah pola pikir maupun perilaku guna memperoleh rasa aman dalam dirinya. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan antara strategi Koping dengan stress pada ibu hamil Trimester III di Puskesmas Karanganom Klaten Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling, sampel 32 responden ibu hamil trimester III di Puskesmas Karanganom Klaten. Teknik Analisa data yang digunakan adalah uji spearman rank. Hasil Penelitian Ibu hamil trimester III dengan strategi koping adaptif sebanyak 84,4%, tingkat persepsi stres tingkat sedang pada ibu hamil trimester III sebesar 68,7% dan diperoleh hasil uji analisis statistika nilai p = 0,000 dan nilai r sebesar 0,543. Kesimpulan Terdapat hubungan antara strategi koping dengan persepsi stres pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Karanganom Klaten. Kata Kunci Strategi koping, persepsi stres, koping adapti
GAMBARANKELUARGA BERDASARKAN INDEKS KELUARGA SEHAT DI BUSUKAN RT 01 RW 27 MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN 2017 Siti Maesaroh; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.401 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.211

Abstract

Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda ke -5 Nawa Cita, yaitu meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga terdiri dari empat prioritas yang meliputi penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan prevalensi balita pendek (stunting), penanggulangan penyakit menular dan penanggulangan penyakit tidak menular. Dalam penyelenggaraan program Indonesia sehat terdapat 12 indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarankeluarga berdasarkan indeks keluarga sehat di Busukan RT 1 RW 27 Mojosongo Jebres Surakarta tahun 2017 Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian subjek penelitian ini semua keluarga di Busukan RT 1 RW 27 Mojosongo Jebres Surakarta berjumlah 77 keluarga. Alat pengumpulan data menggunakan formulir profil kesehatan keluarga.Analisis datanya menggunakan analisa deskriptif dan disajikan dalam distribusi Frekuensi. Hasil menunjukkan gambaran keluarga berdasarkan Indeks keluarga sehat di Busukan RT 1 RW 27 mojosongo Jebres Surakarta dalam kategori sehat sebanyak 58 %, kategori pra sehat sebanyak 42%, dantidak ada keluarga dengan kategori tidak sehat. Simpulannya sebagian besar keluarga diBusukan RT 01 RW 27 Mojosongo Jebres Surakarta mayoritas dalam kategori Keluarga sehat Kata kunci : Indeks, keluarga, Sehat
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN KADER DALAM MEMPERKUAT PROGRAM PENDAMPINGAN IBU HAMIL DI DESA KAJORAN, KLATEN SELATAN, KLATEN Gita Kostania
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.386 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.207

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) kabupaten Klaten selama tiga tahun terakhir masih relatif tinggi, AKI tahun 2013 sebesar 113/100.000 kelahiran hidup, tahun 2014 sebesar 108/100.000 kelahiran hidup dan tahun 2015 sebesar 81/100.000 kelahiran hidup. Meskipun data tersebut menunjukkan adanya penurunan kematian ibu, namun kematian ibu masih menjadi permasalahan yang perlu ditatalaksana dengan baik.1Untuk mengatasi permasalahan ini, maka perlu adanya suatu upaya agar ibu hamil dapat mengenali faktor resiko terjadinya kematian ibu secara dini, sehingga dapat mencegah terjadinya kematian ibu. Dalam melaksanakan tugasnya, bidan perlu melibatkan keluarga dan masyarakat sebagai pendamping kehamilan. Keterlibatan masyarakat dapat melalui peran kader kesehatan.Untuk meningkatkan peran kader sebagai pendamping ibu hamil dalam menekan angka kematian ibu, maka perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam deteksi dini dan upaya promotif pada kasus-kasus kehamilan normal maupun resiko tinggi. Berdasarkan uraian tersebut, perlu adanya suatu upaya pemberdayaan pada masyarakat terutama kader kesehatan, melalui pelatihan kader dalam memperkuat program pendampingan ibu hamil di desa Kajoran, Klaten Selatan, Klaten. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Partisipatoris. Subjek penelitian ini adalah kader kesehatan yang mengikuti pelatihan kader guna menjadi pendamping dalam program pendampingan ibu hamil. Selama penelitian berlangsung, kader yang terlibat sebanyak 25 orang. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas: satuan acara pembelajaran dan modul. Alat ukur berupa instrumen tes (kuesioner) untuk mengukur pengetahuan partisipan, dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan partisipan. Langkah-langkah penelitian ini diadopsi dari Hanurawan (2012)4, yang terdiri atas empat langkah. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hasil pengamatan selamadua siklus, terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta antara Siklus I dan Siklus II (sebesar 30 poin). Begitu juga dengan keterampilan peserta dalam melakukan pendampingan mengalami peningkatan rata-rata antara Siklus I dan Siklus II pelatihan (sebesar 20 poin). Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan kader tentang pendampingan ibu hamil di desa Kajoran berdasarkan indikator pengetahuan dan keterampilan, berhasil dilakukan. Kata Kunci: pemberdayaan, kader, pelatihan, pendampingan ibu hamil
ANALISIS FAKTOR BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR BERDASARKAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU SELAMA KEHAMILAN Danik Riawati; Sri Suparti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.698 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.212

Abstract

Bayi baru lahir merupakan bayi yang lahir satu jam pertama kelahiran. Berat badan bayi lahir dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya dari ibu yaitu apabila berat badan ibu rendah sebelum konsepsi maka ada resiko melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah. hal ini terjadi karena selama kehamilan ibu hamil tidak mengalami peningkatan berat badan, sehingga menyebabkan pertumbuhanjanin terhambat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor berat badan bayi baru lahir dengan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan. Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi yang digunakan adalah semua bayi yang dilahirkan ibu di BPM Sri S Musuk Boyolali pada pulan Agustus 2017- Januari 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple rundom sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder. Analisa data menggunakan uji korelasi pearson dengan tingkat kepercayaan α=0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa koefisien korelasi sebesar 0,685 dengan signifikansi 0,000. Nilai signifikansi
ANALISIS FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK PRATAMA ASIH WALUYO JATI Dheska Arthyka Palifiana; Sri Wulandari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.383 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.203

Abstract

Istirahat dan tidur merupakan faktor pemulihan kondisi tubuh setelah sehari penuh melakukan aktivitas, setiap individu membutuhkan jumlah berbeda untuk tidur. Salah satu kondisi yang menyebabkan gangguan tidur pada ibu hamil adalah karena adanya perubahan fisik yang terjadi di tiap trimester. Gangguan tidur pada ibu hamil trimester tiga adalah seperti meningkatnya fekuensi buang air kecil, nyeri punggung, pergerakan janin, hipersalivasi. Sedangkan perubahan emosi meliputi kecemasan, rasa takut dan depresi. Faktor lain yang menyebabkan gangguan tidur pada ibu hamil trimester tiga adalah lingkungan fisik dan kebiasaan sebelum tidur. Kualitas tidur ibu hamil yang baik akan menentukan kesehatan janinya, ibu hamil yang mengalami gangguan tidur selama kehamilan dapat menyebabkan stress ringan sehingga akan terjadi peningkatan denyut jantung janin, tetapi stress yang tergolong berat dan lama akan membuat janin menjadi hiperaktif. Selain beresiko bagi janin, gangguan tidur pada ibu hamil dapat menyebabkan hipertensi dalam kehamilan dan jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan pre eklampsia.Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis Faktor Dominan yang Mempengaruhi Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pratama Asih Waluyo Jati. Metode penelitian ini menggunakan Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan di Klinik Pratama Asih Waluyo Jati, Sampel penelitian 71 ibu hamil trimester III yang belum memasuki masa inpartu. Analisis uji statistik menggunakan Chi Square dan analisis multivariat regresi logistik. Teknik Sampling dengan Total Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur reponden 20-35 tahun sebanyak 93%, pendidikan menengah sebanyak 52,1%, paritas mutigravida sebanyak 50,7%. Tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan dalam kategori cemas sedang sebanyak 91,5%, ketidaknyamanan dalam kehamilan sebagian besar mengalami ≤ 4 macam ketidaknyamanan sebanyak 59,2%, tidak pernah mengikuti senam hamil sebanyak 67,6%, lingkungan fisik dalam kategori tidak nyaman sebanyak 67,6%, sebagian besar mempunyai kebiasaan tidur yang tidak mendukung sebanyak 88,7%, Kualitas tidur ibu hamil trimester III sebagian besar dalam kategori buruk sebanyak 74,6%. Tidak Ada Hubungan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan dengan Kualitas Tidur (0,166>0,05), Ada Hubungan Ketidaknyamanan dalam Kehamilan dengan Kualitas Tidur (0,0060,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Tidak Ada Hubungan Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan, Lingkungan Fisik, Kebiasaan Tidur dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pratama Asih Waluyo Jati. Ada Hubungan Ketidaknyamanan Kehamilan, Keikutsertaan Senam Hamil dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pratama Asih Waluyo Jati. Faktor Penentu Peningkatan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pratama Asih Waluyo Jati adalah Keikutsertaan dalam Senam Hamil. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Ibu Hamil Trimester III, Ketidaknyamanan Kehamilan
PENGARUH MINUMAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI HAID PRIMER Rosi Kurnia Sugiharti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.315 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.208

Abstract

Remaja akan mengalami masa transisi menjadi dewasa dimana terjadi pacu tumbuh (growth spurt). Pada masa remaja ini biasanya terjadi nyeri haid primer. Nyeri haid dapat diatasi dengan pemberian terapi nonfarmakologis yaitu minuman kunyit asam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan skala nyeri haid sebelum dan sesudah pengaruh minuman kunyit asam terhadap penurunan tingkat nyeri haid primer pada mahasiswi kebidanan D3 STIKES Harapan Bangsa Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment design dengan one group pre and post tes yaitu dengan menggunakan satu kelompok yang diberikan intervensi minuman kunyit asam. Teknik Sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil perhitungan dengan menggunakan Uji T berpasangan yaitu dengan membandingkan perbedaan skala nyeri haid sebelum dan sesudah intervensi didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh minuman kunyit asam terhadap nyeri haid primer pada remaja yang ditunjukan dengan nilai p value 0,0001. Simpulan dari penelitian ini adalah minuman kunyit asam dapat menurunkan nyeri haid primer pada remaja. Kata Kunci : Pengaruh, Minuman Kunyit Asam, Nyeri Haid Primer
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA KLINIS (SADANIS) PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS KALASAN, SLEMAN, DIY Nonik Ayu Wantini; Novi Indrayani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.183 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.204

Abstract

Berdasarkan data Globocan (IARC/ International Agency for Research on Cancer) 2012, kanker payudara menempati urutan pertama seluruh kanker pada perempuan (incidence rate 40 per 100.000). Sampai dengan tahun 2016, cakupan SADANIS di Indonesia sebesar 4,34% yang masih jauh dari target nasional sebesar 10% pada akhir tahun 2015. Pemeriksaan SADANIS dapat dilakukan di Puskesmas dan salah satu tantangan adalah belum optimalnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan SADANIS. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 350 wanita, dipilih dengan teknik consecutive sampling. Waktu penelitian Maret sd Mei 2018.Teknik pengambilan data dengan wawancara terstruktur, instrumen kuesioner. Uji analisis menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan sebagian besar rendah (94%), sikap positif (97,4%), 91,1% yakin bahwa kanker payudara akan sembuh jika ditemukan lebih dini, 90% tidak melakukan SADANIS dalam 3 tahun terakhir. Terdapat hubungan pengetahuan (p-value = 0,012), tidak terdapat hubungan sikap dengan SADANIS (p-value = 0,607), tidak terdapat hubungan kepercayaan dengan SADANIS (p-value = 0,341). Kesimpulan : faktor yang berhubungan dengan deteksi dini adalah pengetahuan tentang kanker payudara. Kata kunci : pengetahuan, sikap, kepercayaan, SADANIS
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP DERAJAT NYERI HAID PADA MAHASISWI STIKES PAGUWARMAS MAOS CILACAP TAHUN 2018 Indah Sulistyoningrum; Norif Didik Nurimanah; Ellyzabeth Sukmawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.156 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.209

Abstract

Senam dismenore merupakan salah satu teknik relaksasi yang menghasilkan hormon endorphin yang menimbulkan rasa nyaman dan meningkatkan kadar endorphin. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap derajat nyeri haid pada mahasiswi Stikes Paguwarmas Maos Cilacap. Metode Penelitian ini menggunakan quasi experiment design yaitu pendekatan non equivalent control group. Sampel penelitian 15 mahasiswi diberi perlakuan senam dismenorhoe dan 15 mahasiswi tidak diberikan perlakuan. Analisis bivariat menggunakan rumus t-test. Setelah dilakukan uji normalitas hasilnya tidak normal sehingga menggunakan uji wilcoxon. Hasil Diperoleh z hitung sebesar -3,606, p value 0,00 dan z tabel sebesar –1,96, α =0,05 adalah -3,606 sehingga ztabel (α=5%)= z(α-α/2)=Z(0,05-0,05/2)= Z0,475 =1,96 atau -1,96 maka zhitung>ztabel atau -zhitung
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA IBU HAMIL DI RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA Mardianti Mardianti; Santi Santi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.378 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.205

Abstract

Angka Kematian Ibu merupakan indikator dalam melihat derajat kesehatan masyarakat, sehingga menjadi salahsatu target yang telah ditentukan dan harus dicapai dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu penyebab kematian ibu adalah abortus. Menurut World Health Organization ( WHO ), abortus didefinisikan sebagai upaya terminasi kehamilan yang dilakukan sebelum janin mampu hidup di luar kandungan. Kejadian Abortus di RSUD Bayu Asih masih tinggi, Pada tahun 2014 jumlah abortus sebanyak 141 kasus atau 43,52%, dari 324 kehamilan yang mengalami komplikasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus di Rumah Sakit Bayu Asih Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah keseluruhan objek penelitian dari objek yang akan diteliti. Populasi yang diambil pada penelitian ini adalah semua ibu hamil yang usia kehamilannya ≤ 28 minggu yang di rawat di Rumah Sakit Bayu Asih pada Tahun 2015, dengan kriteria ekslusi molahidatidosa dan kehamilan ektopik terganggu yaitu sebanyak 300. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan Systematic random sampling. Hasil penelitian dari 185 responden terdapat 125 responden (67,6%) yang abortus dan terdapat 60 responden (32,4%) yang tidak abortus.Dari 4 variabel yang diteliti terbukti secara statistis terdapat satu variabel yang memiliki hubungan yang bermakna, yaitu umur ibu dengan P value = 0,000. Sedangkan variabel yang tidak mempunyai hubungan yang bermakna adalah paritas dengan P value = 0,393 (p>0,05), usia kehamilan dengan P value = 0,650 (p> 0,05), dan penyakit ibu dengan P value = 0, 393(p>0,05). Tenaga kesehatan disarankan meningkatkan penyuluhan kesehatan kepada pasien yang mengalami abortus dengan menganjurkan untuk merencanakan kehamilan pada umur 20-30 tahun, sebelum memiliki anak lebih dari 3, dalam keadaan sehat serta sering periksa hamil terutama pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu, sehingga komplikasi kehamilan khususnya abortus tidak tejadi. Kata kunci : abortus, umur ibu, paritas, usia kehamilan, penyakit ibu
PENGARUH UMUR DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI BPM TITIK SRI SUPARTI KARANG KENDAL MUSUK BOYOLALI Ani Nur Fauziah; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.802 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.210

Abstract

Kepesertaan Keluarga Berencana (KB) sekarang ini digalakkan untuk menciptakan keluarga yang berketahanan sehingga melahirkan generasi emas untuk masa depan. Salah satu upaya dalam menekan angka kelahiran anak adalah melalui penggunaan alat kontrasepsi yang salah satu tujuannya adalah mencegah terjadinya kehamilan dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh umur dan tingkat pendidikan terhadap metode kontrasepsi jangka panjang di BPM Titik Sri Suparti Karang Kendal Musuk Boyolali Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah akseptor KB di BPM Titik Sri Suparti Karang Kendal Musuk Boyolali dengan tehnik accidental sampling sejumlah 32 orang. Analisis deskriptif dilakukan dengan menyajikan data melalui tabel data distribusi frekuensi. Analisis inferesial digunakan untuk menguji hipotesis.dengan menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas umur responden adalah kurang dari 30 tahun sebanyak 21 orang ( 66%), tingkat pendidikan mayoritas rendah ( SD – SMP) sebesar 15 orang (47%) dan pemilihan kontrasepsi mayritas memilih metode non kontrasepsi jangka pendek sebesar 20 orang ( 62%). Tidak ada pengaruh umur dan tingkat pendidikan terhadap metode kontrasepsi jangka panjang di BPM Titik Sri Suparti Karang Kendal Musuk Boyolali. Kata Kunci : Umur, Pendidikan, Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

Page 1 of 1 | Total Record : 10