cover
Contact Name
Prodi Penelitian & Evaluasi Pendidikan, Pascasarjana UNNES
Contact Email
jere@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jere@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Postgraduate, Universitas Negeri Semarang Kelud Utara III, Semarang 50237 Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Research and Educational Research Evaluation
ISSN : 22526420     EISSN : 25031732     DOI : https://doi.org/10.15294/jere
Core Subject : Education,
Journal of Research and Educational Research Evaluation is a fully refereed international journal publishing original academic articles that promote educational processes and outcomes that are both well-informed and evidence-based. The journal is deliberately multi-disciplinary and broad in its scope, and addresses rigorous research and evaluation at all levels, and in all sectors and ages of education. The journal publishes papers which report results of: original research and evaluation studies; secondary analyses of existing (international) data sets; meta-analyses and reviews synthesizing evidence and guidelines for practice. Journal of Educational Research and Evaluation also invites articles about the use and evaluation of evidence in practice, theoretical, conceptual, methodological and substantive issues in research and evaluation, as well as position papers related to issues about evidence-based education.
Articles 285 Documents
MODEL PENGEMBANGAN INSTRUMEN SUPERVISI BIMBINGAN DAN KONSELING
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) memberikan gambaran model instrumen supervisi BK yang diterapkan selama ini, (2) menghasilkan model instrumen supervisi BK yang handal yang dapat menggali lebih dalam unjuk kerja profesional guru BK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen supervisi BK yang dikembangkan mampu menggali semua komponen unjuk kerja profesional guru BK sebagaimana yang diatur dalam Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Kompetensi Konselor yang penjabaran layanannya merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81.A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum, khususnya pada lampiran IV bagian VIII, memanifestasikan komponen arah pelayanan program BK pada lima komponen pelayanan.This reaserch is purposed to: (1) to depict the model of the supervision instrument of guidance and counselling teachers which is currently implemented, (2) to create the smarter model of the supervision instrument of guidance and counselling which is able to dig up deeper skill and more profesional guidance and counseliing teachers. Result of the research describes that the developed supervision instrument of the job of professional guidance and counselling teacher which is related to the regulation of the Natural Ministry of Education (Permendiknas) number 27, 2008 on the subject of the standard of academic qualification of the counsellor competence, which its implementation related to the regulation of the Ministry of Education and Culture number 81A, 2013 on the subject of the curriculum implementation, especially on the attachment IV article VIII to conclude the componence aimed to service programme on guidance and counselling which contains of five components.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN OTENTIK UNJUK KERJA MATERI BANGUN RUANG DI SEKOLAH DASAR
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen unjuk kerja atau dalam mata pelajaran pendidikan matematika memungkinkan guru untuk melihat kompetensi siswa yang teramati dalam pembelajaran matematika secara nyata. Menanggapi kenyataan tersebut, perlu upaya pengembangan instrumen penilaian kinerja yang layak digunakan untuk menilai kinerja siswa secara otentik. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dari Borg and Gall meliputi (1) pendahuluan; (2) pengembangan produk (develop); (3) Penyajian (deliver) produk hasil pengembangan. dihitung validitasnya menggunakan validasi ahli dari ke-empat penilai terhadap instrumen asesmen unjuk kinerja adalah dapat digunakan dilihat dari nilai expert judgment menggunakan Teknik Delphi. Nilai realibilitas instrumen unjuk kerja pada skala kecil soal nomor satu 0,89, Soal nomor dua 0,90, soal nomor tiga 0,82 dan untuk soal nomor tiga sebesar 0,78. Untuk nilai realibilitas pada skala besar menggunakan ICC. Hasil analisis kesepakatan antar rater sebesar 0,935 Sedangkan untuk orang rater konsistensinya adalah 0.940 artinya instrumen mempunyai kualitas stabilitas yang Cukup tinggi.Performance assessment or the subjects of mathematics education allows teachers to see student competence in mathematics learning observed in practice. Responding to this fact, it should be efforts to develop appropriate performance assessment instrument used to assess the performance of students in an authentic way. Development model used in this research is the development of a model of Borg and Gall include (1) introduction; (2) product development (develop); (3) Presentation (deliver) the product development results. calculated using the validation expert validity of the four assessors on the assessment instrument performance is the performance can be seen from the values used expert judgment using the Delphi Technique. Value reliability of the instrument performance on a small scale about the number 0.89, 0.90 Problem number two, number three about 0.82 and to about number three was 0.78. To the value of reliability on a large scale using the ICC. The results of the analysis of inter-rater agreement was 0.935, while for the rater consistency was 0.940 meaning that the instrument has a high enough quality stability.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI PROGRAM PRAKTIK KERJA INDUSTRI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO SMK
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan instrumen evaluasi program Prakerin adalah perangkat yang telah di kembangkan sehingga dapat di gunakan untuk mengevaluasi program Prakerin kompetensi teknik audio video yang mencakup komponen input yang meliputi siswa, kurikulum, guru mapel produktif, sarana prasarana, komponen proses meliputi kesiapan siswa, kinerja guru pembimbing, kinerja pembimbing DUDI, output kemanfaatan program Prakerin bagi siswa dan DUDI. Langkah analisis dalam penelitian ini mengacu pada Borg dan Gall ( 2003:271 ) Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik angket, wawancara, observasi, dan studi dokumen. Validitas instrumen pada penelitian ini dianalisis dengan mengunakan korelasi bivariat antar masing masing skor indikator dengan skor total, reliabilitas instrument dianalisis dengan menggunakan formula alfa cronbach berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan komponen input 92%, komponen proses 93%, komponen produk 96%, instrument yang di kembangkan telah valid kategori sangat baik. Koefisien reliabilitas angket siswa 0,952, guru mapel produktif 0,974, guru pembimbing 0,936, pembimbing DUDI 0,950, sehingga instrument dikatakan reliabel. Berdasarkan data uji coba pada tahap implementasi, seluruh instrument valid, reliabel, dan praktis, dihasilkan menjadi buku panduan.Development of evaluation instruments industrial practice programs (prakerin) are tools that have been developed that can be used to evaluate the competence Prakerin audio engineering programs that include component video inputs that include students, curriculum, teacher maple productive, infrastructure, components of the process include the readiness of students, counselor performance, DUDI supervisor performance, output Prakerin benefit programs for students and DUDI. Analysis in this study refers to Borg and Gall (2003: 271) research data collection techniques using questionnaires, interviews, observation, and documents. The validity were analyzed by using bivariate correlations between each indicator scores with the total score, the reliability were analyzed using Cronbach alpha formula 16 aided SPSS for windows. The results showed 92% of input components, process components 93%, 96% product components, instruments which have developed very good valid category. Questionnaire reliability coefficient of 0.952 students, teachers productive maple 0.974, 0.936 tutor, mentor DUDI 0.950, so the instrument said to be reliable. Based on test data on the implementation phase, the entire instrument is valid, reliable, and practical, resulting into a guide book.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES LITERASI MATEMATIKA MODEL PISA
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen literasi matematika model PISA (Programe International Student Assessment) untuk peserta didik usia minimal 15 tahun atau setingkat siswa SMA kelas X yang teruji kelayakan dan keunggulannya untuk mengukur literasi matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development), dengan model Borg and Gall (2003). Metode pengumpulan data menggunakan angket dan tes literasi matematika model PISA. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah : 1) review dari ahli menyatakan instrumen tes literasi matematika model PISA yang berada pada kategori baik. 2) Hasil tanggapan peserta didik untuk aspek keterbacaan pada ujicoba one-to-one sebesar 90, 48% kategori sangat baik. 3) hasil uji validitas butir pada ujicoba luas diperoleh 33 butir valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,918. 4) hasil uji validitas konstruk diperoleh hasil bahwa setiap butir secara signifikan dapat mengukur 7 variabel literasi matematika, yaitu : komunikasi, matematisasi, menyajikan kembali, menalar dan memberi alasan, menggunakan strategi, menggunakan symbol, serta menggunakan alat matematika. 5) model konseptual literasi matematika model PISA yang dirancang berada pada kategori goodf fit dengan nilai RMSEA 0.019, CFI 0,91 dan GFI 1,00. 6) Instrumen tes literasi matematika model PISA Praktis kategori sangat baik dengan nilai sebesar 92%.The aim of this research is develop mathematic literacy PISA Model test for students at least 15 years of age or tenth grade level high school students who tested the feasibility and superiority to measure mathematical literacy. Type of research is research and development by Borg and Gall (2003) model. Methods of data collection is using a questionnaire and mathematics literacy PISA model test. Data were analyzed as descriptive and quantitative analysis. The results are: 1) Review of expert stated that the instrument tes of literacy mathematical PISA models d in good category. 2) the validity of the test obtained extensive trial valid from 33 grains with value of reliability 0.9 18. 3) The construct validity showed that each grain significantly measuring 7 of mathematical literacy variables: communication, matematisasi, restate, give reasoning reason, using strategy, using symbols, and using mathematical tools. 4) Construct validity of the test results also obtain a conceptual model of literacy PISA mathematical models that are designed to be in the category of good fit with a RMSEA by 0.019, CFI by 0,91 and GFI of 1.00. 5) The result of user feedback (teacher) to aspects of practicality as much as 92% with very good category.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PSIKOMOTOR PEMBELAJARAN IPA MATERI TUMBUHAN HIJAU BERBASIS STARTER EXPERIMENT APPROACH BERWAWASAN KONSERVASI
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian psikomotor IPA berbasis kompetensi yang valid, reliabel dan praktis. Instrumen penilaian diujicobakan pada siswa kelas V SD tahun pelajaran 2013/2014 dengan melibatkan 5 guru sebagai sampel penilai.Penelitian ini menggunakan desain eksperimental. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, terpilih SDN 2 Windusari sebagai kelas eksperimen, SDN 1 Windusari sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, observasi, dan angket. Analisis data bersifat kuantitatif untuk mengetahui efektivitas model secara empirik dengan menggunakan analisis multivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwaprosedur pengembangan model di SD mampu menghasilkan instrumen penilaian yang valid,riliabel dan praktisdengan skor rerata masing-masing sebesar 3,7 (valid); 3,7 (reliabel) dan 3,7 (praktis). Koefesien κ inter rater hasil penilaian terhadap keefektifan instrumen sebesar 0,75, sehingga memenuhi syarat reliabel; tingkat keterlaksanaan model memiliki konsistensi yang tinggi,terbukti percentage of egreement mencapai 84,85%; dan ditemukan adanya perbedaan prestasi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Olah data uji banding dua sampel T-test didapat angka sig = 0,938 = 93,8%. Hasil penelitian, disimpulkan bahwa instrumen PAP-IPA materi tumbuhan hijau berbasis kompetensi layak dan dapat meningkatkan penguasaan kompetensipsikomotor. Padapenerapan, seluruh instrumen valid, reliabel, dan praktis.This study aims to produce a psychomotor assessment instrument competency-based valid, reliable and practical. This study used an experimental design. Sampling using random cluster sampling, SDN 2 Windusari as an experimental class, SDN 1 Windusari as the control class. Methods of data collection using the methods of documentation, observation, and questionnaires. Analysis of quantitative data to determine the effectiveness of the model empirically by using MANOVA one lane. The results showed that the model development procedure in SD is able to produce a valid assessment instruments and riliabel, with a mean score of 3.7 each (valid); 3.7 (reliable). Κ coefficient of inter-rater assessment of the effectiveness of the instruments of 0.75, making it eligible reliably; keterlaksanaan level model has a high consistency, proven percentage of egreement reached 84.85%; and achievement differences were found between the experimental class and control class. If the comparative test data two samples T-test figures obtained sig = 0.938 = 93.8%. Comparative tests obtained sig = 0,000 t = 0. Based on the findings, it was concluded that the IPA instrument PAP-green plant material competency-based approach to conservation-minded SEA feasible and may improve psychomotor competency mastery. At implementation, the entire instrument is valid, reliable, and practical.
PENILAIAN BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTER DEMOKRATIS SISTEM POLITIK INDONESIA DENGAN METODE ROLE PLAYING BERBASIS KONSERVASI
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development dengan tujuan untuk memotret penilaian pembelajaran yang sudah ada, mengembangkan instrumen penilaian pembelajaran dan menguji validitas, reliabilitas serta keefektifan produk. Pengembangan instrumen mengacu pada model Borg and Gall. Instrumen ini dirancang untuk mengukur ranah afektif (karakter demokratis) dan ranah kognitif (kemampuan berfikir kritis). Teknik pengumpulan data dengan metode tes, dokumentasi, observasi, wawancara, dan angket. Analisis data pada produk awal divalidasi oleh pakar untuk mendapatkan validitas isi. Selanjutnya, instrumen diujicobakan secara terbatas kepada peserta didik di SMA Negeri 1 Welahan Jepara. Hasil ujicoba instrument kemampuan berfikir kritis diukur validitas dengan rumus product moment. Sedangkan uji reliabilitas menggunakan rumus alpha. Tingkat kesukaran soal dan daya pembeda juga diukur. Pada instrument penilaian karakter demokratis yang diukur adalah validitas dan reliabilitas. Hasil pengukuran menunjukkan instrument penilaian pembelajaran yang dikembangkan valid, reliabel, praktis dan efektif.This study used Research and Development (R&D) whose objective were to highlight the existing learning assessment and to develop a new learning assessment by testing validity and reliability, as well as the effectiveness of the well-developed product. This study referred to Borg and Gall model. The instrument of this study, that is the developed product, was organized to assess the affective domain (democratic character) and the cognitive domain (critical thinking ability). Additionally, the methods of data collection were using tests, documentation, observation, interviews, and questionnaires. The data analysis of the preliminary product was validated by some experts to obtain the content validity. Afterwards, the well-developed product was only tried out to the students of State Senior High School 1 of Welahan-Jepara. The try out result of critical thinking ability was analyzed by using the formula of ‘product moment’ to measure the validity. Meanwhile, the reliability test was using the formula of ‘alpha’. Furthermore, the difficulty level of the items and discrimination power were also measured. Moreover, the instrument of democratic character assessment also measured the validity and reliability. Finally, the resultsof this study showed that the instrument of well-developed learning assessment was valid, reliable, practical, and effective.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN UNJUK KERJA PADA PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PROBLEM SOLVING BERBASIS TIK
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian guru terfokus pada ranah kognitif. Pemecahan masalah tersebut, peneliti mengembangkan instrumen Penilaian Unjuk Kerja (PUK). Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development bertujuan menghasilkan instrumen PUK pada pembelajaran matematika materi segitiga kelas VII dengan model problem solving berbasis TIK yang valid dan reliabel. Model pengembangan instrumen penelitian ini mengacu model Borg and Gall (2003: 271), yang disesuaikan. Instrumen PUK diterapkan pada model pembelajaran problem solving dengan empat langkah dan penyelesaian tugas rumah melalui e_mail.   Produk instrumen PUK ini divalidasi isi oleh 7 ahli dan praktisi. Instrumen yang dikembangkan diujicobakan, hasilnya menunjukkan: (1)Instrumen  PUK karakter tanggung jawab dan keterampilan memecahlan masalah valid oleh validator dan valid secara empiris diukur menggunakan analisa factor eksploratori, nilai loading factornya melampaui  cut off point (0,55). (2)Instrumen PUK kemampuan memecahkan masalah menggunakan uji product moment, uji daya beda dan uji tingkat kesukaran, menunjukkan 6 butir soal valid dari 8 butir soal.  (3)Reliabilitas instrumen PUK karakter tanggung jawab dan keterampilan memecahkan masalah diuji menggunakan ICC, memenuhi kriteria yang ditetapkan ( > 0,70). (4)Reliabelitas instrumen PUK kemampuan memecahkan masalah diuji menggunakan  rumus Sperman-Brown, nilainya  0,810. Instrumen PUK dikembangkan terbukti valid, reliabel dan efektif
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SENI LUKIS BERBANTUAN APLIKASI TUX PAINT GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR ALAM DI SEKOLAH DASAR
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan model pembelajaran berbantuan aplikasi tux paint merupakan penelitian yang mengembangkan bentuk kegiatan belajar mengajar apresiasi seni lukis melalui game education yang menampilkan gambar lebih menyenangkan guna meningkatkan kemampuan menggambar alam bagi siswa. Pengembangan produk pembelajaran mengacu pada model 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan dessiminate Thianggarajan (1974). Produk penelitian ini berupa panduan model tux paint yang terdiri dari Silabus, RPP, dan panduan langkah – langkah penerapan menggambar dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan: (1) panduan model tux paint yang dikembangkan meliputi ; (a) pengenalan tools aplikasi tux paint, (c) langkah – langkah penerapan menggambar alam berdasarkan tema, dan (d) lampiran yang berisi rencana pelaksanan pembelajaran dan silabus; (2) produk pembelajaran yang dikembangkan valid dengan skor RPP 85,4, Panduan menggambar alam 93,4,dengan skor maksimal 100; (3) pembelajaran efektif ditunjukkan dengan: (a) analisi befor- after dengan uji homogenitas, dan uji normalitas (b) ekperimen pretes – post tes dengan uji homogenitas, dan uji normalitas serta daya beda dari nilai pretes – postes kelas eksperimen dan kelas control; (4) hasil angket respon siswa positif dengan rata-rata 94% dan hasil pengamatan kemampuan guru mengelola kelas baik dengan skor 80, jadi perangkat pembelajaran praktis.Assisted learning model development tux paint application is research to develop forms of teaching and learning activities appreciation of art through education game that displays images more enjoyable to increase the ability of the natural draw for students. Learning product development refers to the 4D model comprising define, design, develop, and dessiminate Thianggarajan (1974). The products of this research is a model guide tux paint consisting of syllabus, lesson plans, and a step - a step in the learning drawing application. The results showed: (1) manual models developed tux paint covering; (a) the introduction of tux paint application tools, (c) step - step application of natural drawing based on the theme, and (d) an attachment that contains lesson plans and syllabi implementation; (2) learning products developed RPP valid with a score of 85.4, 93.4 Free drawing nature, with a maximum score of 100; (3) Effective learning is shown by: (a) analysis befor- after the homogeneity test, and test for normality (b) experimental pretest - post test the homogeneity test, and test for normality and the power difference of the value of pretest - posttest experimental class and control class ; (4) the results of positive student questionnaire responses with an average of 94% and the observations of the teacher's ability to manage a good class with a score of 80, so the practical learning.
MODEL TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN TARI KUNTULAN BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh produk perangkat pembelajaran seni tari di sekolah dasar yang valid, efektif dan praktis. Jenis penelitian ini adalah pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah yang dikembangkan oleh Thiagarajan atau 4-D dengan 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate) yang dalam penelitian ini tidak dilakukan karena keterbatasan waktu penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dengan teknik percobaan perbandingan sempurna dengan pretest, pemberian perlakuan berbeda, dan posttest. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan komponen perangkat pembelajaran seni tari kuntulan valid. Hasil belajar kemampuan ekspresi seni tari kelompok eksperimen memperoleh rerata 76,48 dan kelompok kontrol 69,58. Berdasarkan hasil uji t dengan taraf signifikansi 0,001<0,5 maka dapat disimpulkan ada perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Pengelolaan guru dalam pembelajaran terlaksana dengan skor 4,51 dengan kategori sangat baik. Respon siswa dalam pembelajaran mendapat rerata 3,68 dan termasuk berkategori sangat baik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan komponen perangkat pembelajaran seni tari kuntulan valid, efektif dan praktis digunakan pada materi tari nusantara kelas 6 sekolah dasar. This study aims to obtain the product of learning the art of dance in primary schools valid, effective and practical. This type of research is developing. Development model used was developed byThiagarajan or 4-D with 4 phases: defining phase (define) , desigining phase (design) , developing phase (develop), and disseminating phase (disseminate). The study was conducted with an experimental method with perfect technique comparison with the pretest trial , giving different treatment , and posttest . The results of the study indicate that the shape and learning the art of dance component Kuntulan Results of learning ability a group of dance expression obtain experimental control group mean 76.48 and 69.58 . Based on t test significance level of 0.001<0.5 , it can be concluded that there is a significant difference between the experimental and control classes. Data management in learning terlaksanana teacher with a score of 4.51 with a very good category . The response of students in learning have a mean of 3.68 and including the excellent category . Conclusion The study shows that the shape and learning the art of dance component Kuntulan valid , effective and practical.
PERILAKU BELAJAR PENGELOLAAN WIRAUSAHA LAUNDRY DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji dan menganalisis perilaku belajar wirausaha dalam pengelolaan usaha laundry di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang, (2) mengkaji dan menganalisis perilaku belajar sebagai masukan produk/jasa yang diterapkan dalam usaha laundry di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang, (3) mengkaji dan menganalisis strategi-strategi belajar apa yang ditempuh untuk mewujudkan kepuasan pelanggan usaha laundry di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data adalah pemilik, karyawan dan pelanggan laundry. Teknik penarikan sampling dengan purposivesampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi, display data serta verifikasi dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku belajar wirausaha dalam pengelolaan usaha laundry di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang dalam aspek perencanaan adalah menetapkan tempat, tenaga kerja, alat-alat, bahan, dan fasilitas pendukung untuk publikasi. Perilaku belajar sebagai masukan produk/jasa yang diterapkan dalam usaha laundry di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang.This study aims to (1) assess and analyze the behavior of entrepreneurial learning in the laundry business management around Semarang State University campus, (2) assess and analyze the behavior of learning as input products / services that are applied in the laundry business around Semarang State University campus, (3) assess and analyze the strategies of learning what is taken to achieve customer satisfaction oflaundry business around Semarang State Universitycampus. This study is a descriptive study with a qualitative approach. The data sourcesare the owner, employee and customer facilities. The validity of the data uses triangulation techniques and methods. The results shows that entrepreneurial behavior learned in the management of the laundry business around Semarang State University campus in the aspect of planning is to set the place, tools, materials, and supporting facilities for publication.The behavioral learning as the input products / services that are applied in the laundry business around Semarang State University campus.