Madrasa: Journal of Islamic Educational Management
Madrasa: Journal of Islamic Educational Management fokus menerbitkan hasil-hasil penelitian dalam bidang pengelolaan lembaga pendidikan Islam diberbagai jenis dan jenjang, termasuk di lembaga pendidikan umum yang memiliki visi keislaman. Bidang ini mencakup bidang ilmu manajemen perguruan tinggi Islam, pesantren, madrasah, sekolah Islam, diniyah, raudatul athfal, taman pendidikan al-Qur’an, ma’had aly, majelis taklim, baik yang berada dalam wewenang Kementerian Agama maupun Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dan lembaga pendidikan Islam lainnya di seluruh dunia. Madrasa: Journal of Islamic Educational Management erat hubungannya dengan bidang ilmu manajemen pendidikan Islam akan tetapi juga menyambut baik naskah yang berhubungan dengan disiplin ilmu lain, khususnya menyangkut penggunaan dan pemanfaatan sistem dan teknologi informasi digital serta media sosial dalam pengelolaan pembelajaran Sains Kealaman, Kejuruan atau Vokasional, Matematika, Ilmu Sosial dan Humaniora, sepanjang proses diselenggarakan di lembaga pendidikan Islam. Kiriman naskah yang berhubungan dengan manajemen tetapi tidak ada relevansinya dengan pendidikan Islam dan pendidikan umum yang memiliki visi keislaman, tidak akan kami pertimbangkan untuk dipublikasikan. Para penulis yang masih ragu dan hendak menanyakan tentang kemungkinan naskahnya diterima silakan menghubungi pemimpin redaksi (Editor-in-Chief) sebelum mengirim naskah. Madrasa: Journal of Islamic Educational Management menerima dan menerbitkan jenis-jenis naskah atau artikel, sebagai berikut: Naskah penelitian empiris; Naskah ini merupakan ringkasan laporan penelitian empiris yang didukung oleh data yang akurat, berbasis pada teori dan literatur yang relevan serta dikaji secara kritis. Naskah harus mencakup penjelasan tentang metodologi dan prosedur penelitian yang digunakan, teknik analisis yang dilakukan dan simpulan yang dicapai, menarik implikasi bagi teori dan praktik pengelolaan pendidikan Islam, serta menunjukkan kemungkinan penelitian lanjutan bisa dilakukan di masa depan. Naskah yang termasuk dalam kategori akan kami prioritaskan untuk diterbitkan. Makalah kelungguhan; Makalah ini berupa esai analitis, interpretatif atau persuasif mengenai asal-usul, sifat dan kemungkinan menunjukkan cara mengidentifikasi masalah, tantangan atau peluang, baik yang sedang dihadapi atau mungkin akan dihadapi oleh praktik pengelolaan pendidikan Islam di seluruh dunia. Pembahasannya dapat berhubungan dengan masalah-masalah ekonomi, sosial, politik, budaya dan agama yang sedang aktual (trending topic). Makalah yang masuk dalam kategori ini terutama berupaya mendialogkan dan mempromosikan secara informatif tentang situasi dan kondisi pengelolaan pendidikan Islam Indonesia kepada dunia. Makalah teoretis; Makalah ini membahas sifat-sifat dasar dan akademis teori-teori tentang pemikiran, penelitian dan praktik pengelolaan pendidikan Islam diberbagai belahan dunia. Makalah yang masuk dalam kategori ini dapat ditulis dari perspektif historis, teologis, sosiologis, antropologis, psikologis, atau filosofis tertentu. Ulasan yang kritis disertai dengan analisis literatur yang primer atau berbasis pada penelitian terdahulu mengenai tema tertentu yang relevan dengan pengelolaan pendidikan Islam secara universal masuk dalam kategori ini. Makalah yang ditulis secara cermat dan argumentatif ini meskipun memiliki sudut pandang yang berbeda dengan arus utama pemikiran dan praktik pendidikan Islam pada umumnya, akan kami sambut baik. Makalah Kritik; Tulisan ini dapat berupa artikel yang harus mengandung pendapat atau informasi yang berhubungan dengan naskah, makalah dan artikel yang diterbitkan sebelumnya, atau menginformasikan hal-hal yang amat penting bagi para pelaku dan pengelola profesional lembaga pendidikan Islam dan pendidikan umum yang memiliki visi dan misi keislaman. Artikel ini merupakan sebagian dari visi Madrasa: Journal of Islamic Educational Management agar para pembaca yang berprofesi sebagai penyelia dan pengelola/pimpinan/manajer pendidikan mendapat kesempatan mengungkapkan pandangannya secara rasional mengenai masalah-masalah yang relevan dengan pengelolaan pendidikan berperspektif Islam. Kiriman tulisan untuk kategori ini dibatasi hingga 2000 kata.
Articles
15 Documents
PENINGKATAN KINERJA GURU MADRASAH MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERVARIASI
Nurmala, Ela
Madrasa: Journal of Islamic Educational Management Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Perkumpulan Sarjana Manajemen Pendidikan Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.023 KB)
|
DOI: 10.32940/mjiem.v2i1.217
Based on the results of the Competency Knowledge Test (UPK) specifically regarding writing skills in class XI religious (IIK)-1 state madrasa aliyah (MAN) 2 Sumedang, it turns out that from the total of 34 students only 15 people or 42.86% whose value exceeds the specified Minimum Completion Criteria (KKM) value limit that is 78. This shows that learning achievement in English, especially writing skills in class IIK-1 is still low. The facts above show that students' learning achievement in English subjects is still low. One way out is to change the learning model by applying the Picture Word Inductive Model Strategy learning model to English subjects. This study aims to describe the application of the Picture Word Inductive Model Strategy in improving learning activities and Educator Performance and learning outcomes of English Class XI Religious (IIK) -1 MAN 2 Sumedang Students Even Semester Academic Year 2016/2017. From the results of the research conducted in March, May 2017 with 2 cycles there are the following findings: The increase in the performance value of educators from cycle 1 to cycle 2 increased by 10 points while from cycle 2 to cycle 3 increased by 8 points. Furthermore, in terms of categories also increased from C in cycle 1, B to cycle 2 and A in cycle 3. The increase in this activity value from cycle 1 to cycle 2 increased by 9.99 points while from cycle 2 to cycle 3 increased by 7.53 points . Furthermore, in terms of categories also increased from C in cycle 1, B in cycles 2 and A in cycle 384 to 82.54 on average cycle 2 learning achievement. An increase in learning achievement from cycle 1 to cycle 2 increased by 9.99 points while from cycle 2 to cycle 3 increased by 7.53 points. Furthermore, in terms of categories also increased from C in cycle 1, B in cycles 2 and A to cycle 3. Based on the findings in the research above, it can be concluded that: the increase in learning achievement from cycle 1 to cycle 2 increased by 9.99 point while from cycle 2 to cycle 3 increased by 7.53 points. Furthermore, in terms of categories also increased from C in cycle 1, B in cycles 2 and A in cycle 317
MANAJEMEN `USTÄż DAN `USTÄżAH DI PESANTREN MODERN
Ulfa, Maria;
Irawan, Irawan
Madrasa: Journal of Islamic Educational Management Vol 1 (2018): Desember
Publisher : Perkumpulan Sarjana Manajemen Pendidikan Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.234 KB)
|
DOI: 10.32940/mjiem.v1i0.1
The target of managing `ust?? (Islamic Educators) at the Ummul Quro Al-Islami, Modern Islamic Boarding School (PMUQI) is not clearly defined. Teachers who teach are often not in accordance with postgraduate qualifications. Teacher salaries are often deducted. This study aims to reveal the processes of recruitment, selection, placement, training, assessment and salary/compensation of educators in PMUQI Bogor, West Java, Indonesia. The research method used is a qualitative method. The results of the study show that (1) the recruitment of educators always considers the increase in the number of santri and the number of classes each year, prioritizing alumni; (2) selection is done by collecting administrative files and interviews. There is no test in the selection of teaching staff; (3) placement non test is adjusted to educational qualifications and the ability of educators; (4) training and development are carried out in Islamic boarding schools and madrasas; (5) performance appraisal is carried out by establishing an Honorary Board of Teachers (HBT) and giving performance assessment report cards from foundations and pesantren, (6) giving salary to educators based on length of service, structural positions, teaching hours and educational qualifications.
PRAKTIK KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR ISLAM
Haeruman, Andri
Madrasa: Journal of Islamic Educational Management Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Perkumpulan Sarjana Manajemen Pendidikan Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.093 KB)
|
DOI: 10.32940/mjiem.v2i2.219
Kepala Sekolah Dasar (SD) Islam Ta?allamul Huda yaitu Indra Gautama merangkap jabatan sebagai guru seni. Hal tersebut terjadi karena beliau adalah seorang praktisi seni bidang musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kepala sekolah dalam memfasilitasi minat bakat siswa pada bidang seni musik di SD Islam Ta?allumul Huda. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan kepala sekolah dan siswa, obervasi fasilitator dalam pelaksanaan pembinaan, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kepala sekolah sebagai pendidik, manajer, administrator, supervisor, pemimpin, inovator maupun motivator dalam memfasilitasi minat siswa pada bidang seni musik sudah dilaksanakan dengan baik.
STAFFING DAN FENOMENA RANGKAP JABATAN DI SEKOLAH ISLAM
Nurmalasari, Inten;
Prayoga, Ari;
Irawan, Irawan
Madrasa: Journal of Islamic Educational Management Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Perkumpulan Sarjana Manajemen Pendidikan Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.542 KB)
|
DOI: 10.32940/mjiem.v2i1.111
Some programs of Junior High School (SMP Muslimin 5 Kota bandung) were not implemented optimally because the position of teachers qualifications and competencies were not suitable for the mandate. In addition, double positions was unavoidable. This article aims to uncover the staffing process and the raising of double position phenomena in SMP Muslimini 5 Kota Bandung, West Java. The results showed that staffing had an impact on the raising of double positions. Double positions cannot be avoided because of the demands of fulfilling teaching hours, avoiding job vacancies and learning, inequality of competencies and potential teachers and the need for promotion and regeneration. Double or multiple positions have not optimized the potential SMP Muslimin 5 Bandung as an Islamic education institution (Islamic school). Positions related to the implementation of Islamic religious education have not attracted the interest of the teachers who wish to promote such as being the supervisor of the Madrasah Science Competition and Islamic religious extracurricular coaches.
FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MADRASAH
Nurdiana, Mia;
Prayoga, Ari
Madrasa: Journal of Islamic Educational Management Vol 1 (2018): Desember
Publisher : Perkumpulan Sarjana Manajemen Pendidikan Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.084 KB)
|
DOI: 10.32940/mjiem.v1i0.2
The application of management functions in scout extracurricular activities in these three schools differs according to the policies of the madrasa head and the madrasa/school culture so that the output is different. This study aims to describe management functions in three madrasas/schools, starting from planning, organizing, actuating and controlling extracurricular. The research method used is qualitative. The results of the study indicate that (1) Planning includes activities to determine extracurricular goals, extracurricular goals, activities schedule and extracurricular coaches; (2) Organizing includes division of tasks, cooperation built with external parties and grouping of students; 3) Mobilization includes the implementation of extracurricular activities, participation of students and the assessment system of students; 4) Controlling is carried out with oral and written reporting.