cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
+628126493527
Journal Mail Official
jibioma@uma.ac.id
Editorial Address
Program Studi Biologi Fakultas Biologi Universitas Medan Area jl. Kolam No. 1 Medan Estate-Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA)
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : 27229777     DOI : 10.31289
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) focuses on the publication of the results of scientific research related to fields. This article is published in the internal and external academic community of the University of Medan Area (UMA) especially in the field of Biology. Published articles are the results of research articles, studies or critical and comprehensive scientific studies on important issues related to the field of biology. Publication in May and November.
Articles 103 Documents
Isolasi dan Karakteristik Bakteri Endofit pada Akar Pepaya (Carica papaya L) Guspi Wilda Sari Sianipar; Sartini Sartini; Riyanto Riyanto
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.312

Abstract

Bakteri endofit adalah mikroorganisme yang seluruh atau sebagian hidupnya berada dalam jaringan tumbuhan (Akar, Batang, Daun, dan Bunga). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bakteri endofit pada akar pepaya (Carica papaya L) secara makroskopis dan mikroskopis. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif yang dilakukan dengan tiga tahapan yaitu prepasi sampel dan media, isolasi dan karakterisasi melalui uji biokimia. Hasil penelitian ditemukan 2 isolat bakteri endofit yang diberi kode AP1 dan AP2. Pewarnaan gram menunjukkan kedua isolat bakteri endofit berbentuk basil gram positif yang berwarna ungu. Dari hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik morfologi dan uji biokimia isolat bakteri endofit diduga merupakan genus Bacillus.
Perbandingan Kadar Hemoglobin Pasca Transfusi Menggunakan Darah Segar dan Darah Simpan Pada Penderita Anemia Aplastik Febria Ariandani; Meida Nugrahalia; Rahmiati Rahmiati
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i1.540

Abstract

This study aims to determine the comparison of hemoglobin levels in patients with aplastic anemia who are transfused using fresh blood and save blood in H. Adam Malik General Hospital Medan. This study was conducted descriptively by comparing the results of the increase in post-transfusion hemoglobin levels using fresh blood and save blood in patients with aplastic anemia. The results showed that the average value of hemoglobin in patients with aplastic anemia before being transfused with fresh donor blood was 6.4 gr/dL, increasing to  8.9  gr/dL, while the  average value of  hemoglobin levels in  patients with aplastic anameia before transfusion of save blood is 6.8 gr/dL increased after transfusion to 7.9 gr/dL. It can be concluded that blood transfusion using fresh blood is better than storing blood transfusion in increasing hemoglobin levels in patients with aplastic anemia, with an average percentage increase in fresh blood of 38.0% and donor save blood an average of 17.4%.
INVENTARISASI LYCOPODIACEAE di KAWASAN TAMAN WISATA ALAM SICIKE-CIKEKABUPATEN DAIRI SUMATERA UTARA Nurhaika br Hutajulu; Riyanto riyanto; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.315

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-Cike merupakan hutan hujan tropis dataran rendah,  umumnya hutan dengan dataran rendah banyak dijumpai tumbuhan paku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku yang tergolong ke dalam famili Lycopodiaceae yang berada di Kawasan Taman Wisata Alam Sicike-Cike Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik eksplorasi. Teknik pengambilan sampel secara sengaja (purposive sampling) dengan menjelajahi Kawasan Taman Wisata Alam Sicike-Cike. Hasil penelitian diperoleh 7 jenis Lycopodiaceae yang terdiri dari : Lycopodium clavatum (5 Populasi), Lycopodium hamiltonii (4 Populasi), Lycopodium cernuum (8 Populasi), Lycopodium squarrosum (39 populasi), Lycopodium sp1 (5 Populasi), Huperzia ribourtii (4 Populasi) and Huperzia phlegmaria (16 Populasi).
ANALISIS KANDUNGAN KARBON PADA DAUN MANGROVE Rhizophora apiculata di KAMPUNG NIPAH KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA Roswita Raya Hasibuan; Emmy Harso Kardhinata; Riyanto Riyanto
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.260

Abstract

Analisis Kandungan Karbon Pada Daun Mangrove Rhizophora apiculata di Kampung Nipah Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara. Bertujuan untuk mengetahui nilai kandungan karbon yang tersimpan pada daun Rhizophora apiculata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu memberikan gambaran mengenai situasi atau kejadian suatu kawasan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah  purposive  random  sampling  yaitu  pengambilan  sampel  dengan  pertimbangan tertentu. Dari hasil penelitian diperoleh kandungan karbon pada daun dengan diameter batang 7-9 cm yaitu : 41,85% dan pada diameter batang 5-6 cm sebesar 24,07%. Hal ini menyatakan daun belum maksimal dalam menyerap karbon.
Gambaran Kontaminasi Bakteriologis Udang di Pusat Pasar Tradisional Medan Yeni Artika; Sartini Sartini; Meida Nugrahalia
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i1.544

Abstract

Terasi is a culinary concoction made from fermented fish or shrimp. This shrimp paste has a savory taste, but can add flavor to the dish. This study aims to determine the description of bacterial contamination of shrimp paste in traditional markets in the city of Medan. This research was conducted descriptively by describing the types of bacteria found in shrimp paste in the center of Medan's traditional market. Factors observed included the number of colonies and types of bacteria infected with shrimp paste that emerged from 7 samples of shrimp paste made from this shrimp paste, namely Escherichia coli, Peseudomonas aeroginosa, Proteus vulgaris, Shigella disentryvical, and Salmonella parathypi B/C.
PEMANFAATAN TELUR KEONG EMAS (Pamacea canalicula) SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus, E. coli dan Lactobacillus Hayyun Maghfiroh; Sartini Sartini; Rahmiati rahmiati
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.316

Abstract

Penelitian tentang Pemanfaatan Telur Keong Emas (Pamacea canalicula) Sebagai Media Pertumbuhan Bakteri  Staphylococcus, E.  coli  dan  Lactobacillus dilakukan untuk  mengetahui pertumbuhan bakteri pada media telur keong emas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu a) Pembuatan media telur keong emas, b) Penanaman Koloni Bakteri  Staphylococcus, Lactobacillus dan E.coli pada Media Telur Keong Emas dan c) Pewarnaan Gram Pada Biakan Bakteri Staphylococcus, Lactobacillus dan E.coli   dalam media telur keong emas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk bakteri E.coli, dan Staphylococcus ditemukan adanya tanda-tanda pertumbuhan bakteri baik secara fisik terlihat adanya perubahan warna, kekeruhan serta terdapat buih pada media  dan mikroskopis terlihat adanya bakteri pada slide yang telah diwarnai dengan pewarnaan gram. Tetapi untuk bakteri Lactobacillus tidak ditemukan tanda-tanda pertumbuhan bakteri baik secara fisik dan mikroskopis. Maka dapat disimpulkan bahwa telur keong emas memiliki potensi sebagai media pertumbuhan bakteri E.coli dan Staphylococcus
Preferensi Pohon Bagi Burung di Kawasan Restorasi Resort Sei Betung Taman Nasional Gunung Leuser Sumatera Utara Poppy Rizky Arini Lumbantobing; Mufti Sudibyo; Mugi Mumpuni
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.314

Abstract

Penelitian tentang Preferensi Pohon Bagi Burung di Kawasan Restorasi Resort Sei Betung Taman Nasional Gunung Leuser Sumatera Utara telah dilakukan pada bulan Januari - Maret 2017.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pohon restorasi yang paling sering dikunjungi oleh burung, aktivitas dominan yang dilakukan oleh burung pada pohon, dan faktor yang mempengaruhi kehadiran burung pada pohon di kawasan restorasi Resort Sei Betung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei eksploratif, dengan menggunakan binokuler, kamera digital, dan buku panduan identifikasi burung. Pengamatan jenis dan aktivitas burung dilakukan pagi dan sore hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis jenis pohon restorasi yang paling sering dikunjungi oleh burung yaitu Vitex pubescens, Phyllanthus sp, Calicarpa pentandra, Callerya artropurpurea, dan Macaranga indica. Pohon Vitex pubescens merupakan pohon dengan kunjungan burung paling banyak yaitu 73 kali kunjungan. Phyllanthus sp adalah jenis pohon dengan kujungan burung paling banyak kedua yaitu sebanyak 51 kunjungan. Pohon Macaranga indica, pohon Calicarpa pentandra, dan pohon Callerya atropurpurea, masing-masing sebanyak 30, 28, dan 26 kunjungan burung. Aktivitas dominan yang dilakukan oleh burung pada pohon adalah aktivitas singgah. Faktor yang mempengaruhi tingkat kehadiran burung pada pohon adalah ketersediaan pakan, kondisi tajuk, tinggi tajuk, ukuran cabang dan kelebatan daun.
Uji Antibakteri Ekstrak Biji Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Shigella Dysentriae Yulia Erviana; Emmy Harso Kardhinata; Rahmiati Rahmiati
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i2.750

Abstract

Pepaya  (Carica  papaya) merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat alternatif, mulai dari bagian akar, batang, daun, dan buah.  Karena diketahui mengetahui mengandung senyawa tanin yang memiliki aktifitas antibakteri terhadap beberapa jenis bakteri phatogen seperti Shigella, Salmonella thypii, dan Eschericia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak biji pepaya dalam menghambat pertumbuhan Shigella dysentriae. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan metode Rancangan acak lengkap satu faktor dan metode difusi. Konsentrasi ekstrak biji buah pepaya yang digunakan yaitu 10%, 20%, 30%, 40% dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji buah pepaya dengan masing-masing konsentrasi tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae. Tidak ada perbedaan yang nyata antara konsentrasi 40%, 30%,  dan  20%,  sehingga  konsentrasi 20% merupakan konsentrasi  paling efektif.
Pengaruh Konsentrasi Air Kelapa dan Air Cucian Beras dan Lama Perendaman Terhadap Perkecambahan Benih Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Srimaulinda Srimaulinda; Kiki Nurtjahja; Riyanto Riyanto
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i2.751

Abstract

Air kelapa adalah senyawa alami kompleks yang sering digunakan sebagai pengatur tumbuh alami.   Penggunaan air kelapa sebagai bahan organik merupakan alternatif dari penggunaan bahan sintetis pada tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi limbah dalam air kelapa dan air cucian beras serta lama perendaman terhadap perkecambahan biji kacang hijau. Parameter yang diamati adalah tinggi globul, jumlah radikula, dan panjang radikula. Berdasarkan hasil penelitian, air kelapa dan air cucian beras berpengaruh terhadap tinggi bulu dimana bulu tertinggi terdapat pada kombinasi (20 ml air kelapa + 80 ml air cucian beras dan perendaman 2 jam). Panjang radikula terpanjang ditemukan pada kombinasi (10 ml air kelapa + 90 ml air cucian beras dan perendaman 6 jam). Jumlah akar paling banyak terdapat pada kombinasi (50 ml air kelapa + 50 ml air cucian beras dan perendaman 6 jam).
Kemampuan Daya Hambat Beberapa Produk Sabun Cair Antibakteri Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Novita Sari Dewi Brahmana; Emmy Harso Kardhinata; Ida Fauziah
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i2.758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri enam sabun antibakteri berlabel A, B, C, D, E, dan F terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan metode difusi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Zona hambat maksimum sabun yang paling efektif (32,17 mm) ditunjukkan oleh sabun cair "A", yang ditemukan paling mungkin menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Aktivitas antibakteri kuat lainnya juga ditunjukkan oleh sabun cair "B" dengan zona supresi 20,83 mm. Aktivitas antibakteri juga ditunjukkan oleh sabun "C" dengan daya hambat 14,67 mm dan sabun "D" dengan zona hambat 9,5 mm, namun dua sabun cair lainnya tidak menunjukkan aktivitas antibakteri.

Page 4 of 11 | Total Record : 103