Articles
88 Documents
PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.87
Menurut prespektif manajemen keuangan, nilai perusahaan yang maksimal menjadi salah satu tujuan utama perusahaan. Dari Sembilan sektor perusahaan yang terdaftar di BEI, sektor finance menjadi sektor dengan perkembangan PBV yang lebih rendah dibanding sektor lainnya selama periode 2016-2018. Dari 5 subsektor finance sub sektor securities company menjadi sub sektor dengan rata-rata nilai perusahaan yang tertinggi. Sedangkan rata-rata nilai perusahaan terendah berada pada subsektor perbankan. Rendahnya nilai perusahaan mengindikasikan bahwa manajemen belum optimal dalam mengelolah aktiva perusahaan. Persepsi investor pada keberhasilan perusahaan dapat dilihat dari nilai perusahaan. Nilai perusahaan sendiri dapat diindikasikan dengan price to book value (PBV). Semakin tinggi PBV maka semakin tinggi juga kepercayaan pasar terhadap prospek perusahaan kedepan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sub sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 45 bank. Adapun jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 13 perusahaan. Hasil perhitungan menunjukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Untuk penelitian berikutnya diharapkan dapat meneliti faktor lain yang memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Karena profitabilitas bukan lah satu-satunya faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan bias saja dari struktur modal, atau bahkan risiko perusahaan.
PENGARUH KONDISI KERJA DAN PENGAWASAN ATASAN TERHADAP SIKAP KERJA DI PT NAULI KARYA ABADI CIREBON
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.88
Hasil observasi terhadap pegawai ditemukan masih belum baiknya kondisi kerja dan pengawasan yang dilakukan selama ini sehingga sikap kerja pegawai belum optimal untuk mendukung penyelesaian pekerjaan. Manajemen merupakan alat untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yag telah ditetapkan. Dalam pelaksanaannya perlu menciptakan kondisi kerja yang sehat dan penerapan pengawasan sehingga dapat membentuk sikap kerja pegawai menjadi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gambaran kondisi kerja dan pengawasan serta pengaruh positif antara kondisi kerja dan pengawasan baik masing-masing maupun simultan terhadap sikap kierja karyawan pada PT Nauli Karya Abadi Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, metode asosiatif dan metode kuantitatif. Adapun teknik analisa data yang dipakai adalah uji korelasi sederhana, koefisien determinasi dan uji regresi linier sederhana, sedangkan pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sebanyak 32 responden. Hasil penelitian kondisi kerja (X1) menunjukan bahwa respoden setuju dengan kondisi kerja saat ini cukup baik tapi perlu perbaikan, kondisi kerja (X1) menunjukan bahwa respoden setuju dengan kondisi kerja saat ini cukup baik tapi perlu perbaikan dan sikap kerja karyawan (Y) menunjukan bahwa respoden kurang setuju, sikap kerja belum baik perlu perbaikan. Disimpulkan secara parsial terdapat pengaruh X1 dan X2 terhadap Y, demikian juga terdapat pengaruh secara simultan X1X2 terhadap Y. Koefisien determinasi antara X1 dan X2 terhadap Y sebesar 67,9%, sedangkan sisanya 32,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Disarankan perlu peningkatan kondisi kerja seperti perbaikan fasilitas kerja dan ruang kerja, pengawasan dalam bekerja yang belum maksimal serta meningkatkan sikap kerja pegawai seperti semangat kerja dan kedisiplinan kerja.
Analisis Financial Leverage sebagai faktor yang mempengaruhi Earning Per Share (EPS) pada PT. Mayora Indah, Tbk.
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.89
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Financial Leverage terhadap Earning Per Share sebagai bentuk sentimen harga saham yang berfluktuatif pada periode 2010-2019 PT. Mayora Indah, Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder berupa laporan keuangan PT. Mayora Indah, Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam periode tahun 2010-2019. Adapun teknik analisis data yang dipakai adalah uji korelasi sederhana, koefisien determinasi dan uji regresi linier sederhana. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa nilai regresi sederhana yaitu y = 862.760 + 11.161 x ini menunjukkan bahwa adanya hubungan searah antara Financial Leverage terhadap Earning Per Share. Dengan nilai r = 0,610 artinya Financial Leverage berpengaruh positif terhadap Earning Per Share pada P.T. Intanwijaya Internatonal Tbk. Serta nilai r² diperoleh nilai sebesar 0,373 artinya sebesar 37,3 % Financial Leverage berpengaruh terhadap Earning Per Share dan sebanyak 63,7 % dipengaruhi oleh faktor dari luar yang tidak diteliti. Berdasarkan analisis, hasil uji korelasi diperoleh keterangan bahwa Financial Leverage memiliki pengaruh yang kuat terhadap Earning Per Share dengan nilai kolerasi sebebsar 0,610, besarnya nilai koefisien determinasi 37,3% dan sisanya (63,7%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian dan uji regresi yang berpengaruh besar dengan nilai y = 862.760 + 11.161 x. Ini menyatakan bahwa Financial Leverage berhubungan positif dengan earning per share. Berdasarkan pembahasan yang telah penelitilakukan, perusahaan diharapkan lebih berhati – hati dalam penggunaan Financial Leverage agar tidak membahayakan perusahaan. Karena apabila perusahaan terlalu besar dalam penggunaan utang dikhawatirkan perusahaan terjebak dan sulit untuk melepaskan beban utang. PT. Mayora Indah, Tbk juga harus menjaga Earning Per Share agar tetap sehat, guna Mempertahankan kestabilan nilai dan keuangan yang baik pada perusahaan sehingga harga EPS dapat ditingkatkan setiap tahunnya dan banyak investor yang akan tertarik untuk berinvestasi dan membuat perusahaan lebih terkenal.
TINJAUAN RESTRUKTURISASI PEMBAYARAN KREDIT MIKRO TAHUN 2020 STUDI PADA BANK BJB CABANG GARUT
PRISMAKOM Vol 20 No 1 (2022): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54918/prismakom.v20i1.90
restrukturisasi kredit mikro, kolektibilitas kredit mikro setelah restruturisasi, hambatan dalam merestrukturisasi pembayaran kredit mikro, upaya upaya merestrukturisasi pembayaran kredit mikro pada bank bjb cabang Garut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Hasil dari pembahasan dapat peneliti sampaikan bahwa prosedur restruturisasi kredit harus mengacu kepada peraturan Otoritas jasa keuangan dan standar operasional prosedur (SOP) yang yang berlaku di internal bank bjb. Penerimaan kembali angsuran kredit mikro setelah restrukturisasi cukup besar pada Triwulan II sebesar 66,79%, triwulan III 11,79% dan triwulan IV 21,42 % , hal ini dapat menyelamatkan asset bank dan terhindar dari resiko kerugian secara financial sedangkan kolektibiltas kredit mikro setelah restrukturisasi menunjukan baik yaitu 94,54% atau Non performing loan (NPL) sebesar 5,46% hal ini menunjukan bahwa kinerja atau performance kredit mikro setelah restrukturisasi lebih baik. Hambatan dalam marestrukturisasi kredit mikro diantaranya, faktor debitur yang tidak memiliki catatan administarsi keuangan dan pengelolaan usaha yang masih secara tradisional sedangkan dari pihak bank berupa perhatian terhadap debitur kredit mikro kurang maksimal, upaya upaya yang dialukan pihak bank harus memberikan pembinaan dan pelatihan dalam hal administrasi keuangan dan meningkatkan skil SDM debitur dalam mengelola usaha.
PENGARUH KETERAMPILAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI (STUDI PADA KANTOR BAPENDA GARUT) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI "YASA ANGGANA" GARUT
Anisa Rosdiana
PRISMAKOM Vol 21 No 1 (2023): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keterampilan dan lingkungan kerja merupakan bagian terpenting yang dapat meningkatkan faktor lain yaitu produktivitas kerja, karena produktivitas kerja akan meningkat jika keterampilan dan lingkungan kerja baik dan nyaman untuk pegawai melaksanakan tugas sehari-hari. Diketahui terdapat permasalahan mengalami fluktuasi yaitu adanya peningkatan dan penurunan jumlah pajak air tanah pada Kantor BAPENDA Garut pada tahun 2019. Adapun yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja pegawai adalah Keterampilan yang baik dan lingkungan kerja yang nyaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan asosiatif . Jenis data yang digunakan yaitu kuantitatif dan skala ordinal. Pegawai yang diambil dalam penelitian ini adalah Pegawai Kantor BAPENDA Garut dengan pengambilan sampel 68 responden. Selanjutnya diolah menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji kolerasi sederhana, uji koefisien determinasi dan uji kolerasi berganda. Untuk mengetahui pengaruh Keterampilan dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja pegawai dilakukan melalui uji koefisien kolerasi berganda dan koefisien determinasi . Hail uji koefisien kolerasi berganda sebesar 0,764% dan koefisien determinasi sebesar 58,3% dan sisanya 41,7% dipengaruhi oleh faktor faktor lain yang tidak diteliti yaitu karakter, bakat, dan motivasi.
Pengaruh Cash Ratio Terhadap Return On Asset (ROA)
PRISMAKOM Vol 21 No 1 (2023): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterkaitan atau pengaruh Cash Ratio terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. BPR Intan Jabar. Data yang diambil berupa data sekunder yang diperoleh melalui Laporan Keuangan Pertriwulan Tahun 2018 - 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah dari Cash Ratio dengan Return On Asset, analisis korelasi sederhana, analisis regresi sederhana koefisien determinasi dan perhitungan dibantu dengan menggunakan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa selama Per triwulan tahun 2018 - 2019, Cash Ratio dan Return On Asset pada PT. BPR Intan Jabar mengalami fluktuasi (naik-turun). Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana diperoleh hasil persamaan regresi linier sederhana Y = 1.000 + 0.214X, yang bisa diartikan bahwa setiap peningkatan 1 Cash Ratio akan mempengaruhi peningkatan Return On Asser sebesar 0.214. Untuk mengetahui tingkat keeratan hubungan antara Cash Ratio dengan Retrun On Asset dapat diperoleh nilai koefisien korelasi yaitu sebesar 0,293. Hal ini menunjukan bahwa antara Cash Ratio dengan Retun On Asset mempunyai hubungan yang rendah. Dan dari hasil perhitungan analisis koefisien determinasi diperole nilai R Square sebesar 0,086 nilai ini berarti bahwa pengaruh Cash Ratio terhadap Return On Asset adalah sebesar 8.6% sedangkan sisanya 91,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.
DETERMINASI DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN ON EQUITY (ROE) (STUDI PADA KOPERASI PETERNAK GARUT SELATAN (KPGS) KABUPATEN GARUT)
PRISMAKOM Vol 21 No 1 (2023): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) selama 6 tahun terus mengalami penurunan untuk nilai Return On Equity (ROE) nya rata- rata berada pada nilai 3 yang berarti berada pada interval 3% s/d 9% pada standar ROE yang tergolong dalam kriteriabelum cukup baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinasi Debt To Equiy Ratio (DER) Terhadap Return On Equity (ROE) studi pada Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) tahun 2016-2021. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Laporan Neraca dan Selisih Hasil Usaha Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) thaun 2016-2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik analisa data yang digunakan adalah studi dokumentasi, pustaka dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai thitung sebesar 1,873 lebih kecil dibandingkan ttabel 2,776 atau thitung1,873 < 2,776 ini menunjukkan bahwa Debt To Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Equity (ROE) di Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS),
PENGARUH MAINTENANCE TERHADAP PROSES PRODUKSI (Studi pada PT. Paku Payung Garut)
nur_ hasanah
PRISMAKOM Vol 21 No 1 (2023): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mesin merupakan sebuah fasilitas utama yang harus tersedia dalam sebuah proses produksi. Dengan menggunakan mesin, maka perusahaan dapat menekan tingkat kegagalan produk. Mesin merupakan faktor utama serta merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap proses produksi. Dengan menggunakan mesin, maka perusahaan dapat menekan tingkat kegagalan produk serta dapat mencapai ketepatan waktu dalam menyelesaikan produknya sesuai dengan permintaan pelanggan. Berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa terdapat permasalahan dalam proses pemeliharaan mesin di PT. Paku Payung Garut. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh maintenance atau pemeliharaan terhadap proses produksi pada PT. Paku Payung Garut. Metode yang akan digunakan adalah metode random sampling dimana peneliti mengambil data responden atau karyawan penanggung jawab mesin di PT. Paku Payung Garut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan, observasi dan wawancara. Dari data yang terkumpul dilakukan pengolahan data menggunakan korelasi, koefisien determinasi, uji F, uji t, uji regresi linear sederhana dan uji heteroskedastis. Adapun hasilnya didapatkan bahwa maintenance (X) berjalan dengan cukup baik, kelancaran proses produksi (Y) secara keseluruhan berjalan cukup baik. Sedangkan secara parsial maintenance berpengaruh positif terhadap proses produksi. Hal tersebut dapat diperkuat dengan F hitung (343,829) > F tabel (3,96).
Pengaruh Promosi Melalui Medsos dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat berkunjung pada
arti sukma
PRISMAKOM Vol 21 No 1 (2023): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Minat berkunjung pada wisatawan dapat terjadi ketika adanya pengaruh dari dalam bisa kemauan untuk berkunjung, motivasi untuk liburan sedangkan pengaruh dari luar bisa dari bujukan teman, adanya situasi yang mengakibatkan wisatawan tersebut datang untuk berkunjung. Minat berkunjung yang dapat diartikan sebagai Minat Beli erat hubungannnya dengan dalam menerapkan promosi bagi para calon konsumen dalam hal ini wisatawan. Demikian juga dengan kualitas pelayanan, agar konsumen dapat merasakan kenyamanan ketika berkunjung pada akhirnya menimbulkan minat berkunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh promosi melalui media sosial dan kualitas pelayanan terhadap Minat Berkunjung pada TWA Gunung Papandayan Metedologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung pada TWA Gunung Papandayan sebanyak 68 responden dengan menggunakan teknik non propabilitiy sampling dengan jenis random sampling. teknik analisis data menggunakan instrumen uji validitas, reabilitas, koefesiens korelasi, korelasi berganda, determinasi, uji T dan uji f dengan menggunakan aplikasi Stastical Packege For The Sciences (SPSS)26 For Windows Hasil pengolahan data yang di peroleh dari uji korelasi bahwa promosi melalui media sosial dan kualitas pelayanan mempunyai pengaruh sangat sedang terhadap minat brkunjunhg wisatawan dengan nilai 0,483 dan koefesien dterminasi sebesar 23 % sisanya di pengaruhi faktor-faktor lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Berdasarkan dari uji F terdapat pengaruh positif dan signifikan antar promosi melalui media sosial dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung sebesar 0,000 berarti sig < 0,05 dan nilai F hitung 9,889 > 3,13 .
Pengaruh Personal Selling Terhadap Loyalitas Nasabah TAPLUS BNI
PRISMAKOM Vol 21 No 1 (2023): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Loyalitas nasabah adalah nasabah yang tidak hanya melakukan transaksi ulang suatu produk dan jasa tetapi juga mempunyai komitmen dan sikap yang positif terhadap perusahaan jasa, misalnya dengan merekomendasikan orang lain untuk membeli Terjadinya loyalitas pada nasabah disebabkan oleh pengaruh kepuasan atau ketidakpuasan dengan produk atau jasa tersebut yang terakumulasi secara terus-menerus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Personal Selling terhadap Loyalitas Nasabah TAPLUS BNI (Studi pada Nasabah Bank BNI KCU Garut).Populasi dalam penelitian ini adalah Nasabah Bank BNI KCU Garutyang menggunakan TAPLUS BNI berjumlah 67 orang. Besarnya sampel berdasarkan jumlah populasi sebanyak 67Nasabah dan dinyatakan sampel jenuh karena kurang dari 100 responden, maka jumlah sampel yang diambil yaitu 67 responden.Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan analisis koefisien korelasi PearsonProduct Moment secara parsial Personal Selling (X) berpengaruh terhadap Loyalitas Nasabah (Y) dapat diperoleh hasilnya sebesar 0,730 yang menunjukkan adanya pengaruh yang kuat antara Personal Selling dan Loyalitas Nasabah.Semakin tinggi Personal Selling yang diberikan kepada Nasabah, maka akan semakin tinggi tingkat Loyalitas Nasabah Terutama yang memakai TAPLUS BNI. Selanjutnya diperkuat berdasarkan hasil perhitungan di atas, maka dapat diperoleh nilai koefisien determinasi (KD) sebesar0,526 atau52,6%. Dari hasil tersebut, dapat dinterprestasikan bahwa besarnya kontibusi pengaruh X(personal selling) terhadap variabel Y (loyalitas nasabah) yaitu sebesar52,6%dan sisanya sebesar 47,4%dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.