cover
Contact Name
S. Khorriyatul Kotimah
Contact Email
khotim_psi@uinsby.ac.id
Phone
+62817593246
Journal Mail Official
khotim_psi@uinsa.ac.id
Editorial Address
IPR Editorial Office A. Yani Str 117, Surabaya, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Psychological Research
ISSN : 26559013     EISSN : 26551640     DOI : 10.29080
Indonesian Psychological Research aims at a broad area of questions from theoretical and methodological domains of psychology, as well as applications of psychology to everyday life. We propose to publish original articles, reviews, actualities, preliminary methodological notes etc. Our goal is to provide psychologists and authors from related science fields the platform for the public presentation of their research findings, opinions or impressions about recent literature, and for another to offer the opportunity to acquaint the professional community with these findings and views. Indonesian Psychological Research is a journal that contains articles from both quantitative and qualitative research related to the field of Psychology which emphasises the novelty and originality of studies, including the areas of Islamic Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Social Psychology, and other related fields.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2021)" : 7 Documents clear
Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi COVID 19 Sutangsa Sutangsa
Indonesian Psychological Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v3i2.479

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran jarak jauh dan untuk mendeskripsikan pengalaman belajar mengajar siswa, guru dan orang tua dalam pembelajaran ajarak jauh. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitan kualitatif dskriptif dengan strategi fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah 22 siswa dan 3 orang guru dari sekolah yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan evaluasi terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pembelajaran siswa tidak memenuhi ketuntasan klasikal, dan terdapat beberapa hambatan yang dirasakan oleh siswa, guru dan orang tua dalam pembelajaran jarak jauh diantaranya yang berkaitan dengan motivasi siwa, kesiapan guru dan partisipasi pendampingan orang tua. Implikasi dari penelitian ini sebagai masukan bagis siswa, guru dan orang ua dan sekolah untuk meningkatkan kesiapan dalam penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh untuk menunjang hasil belajar siswa.
Hubungan antara Konsep Diri, Regulasi Diri dan Tingkat Religiusitas dengan Penyesuaian Diri pada Santri Pondok Pesantren Al-Berr Pasuruan Agus Poerwanto; Hetty Murdiyani
Indonesian Psychological Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v3i2.511

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri, regulasi diri dan tingkat religiusitas dengan penyesuaian diri pada santri Pondok Pesantren Al Berr Pasuruan. Penelitian ini dilakukan pada santri baru Pondok Pesantren Al-Berr dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner model skala Likert yang terdiri dari skala konsep diri, skala regulasi diri, skala tingkat religiusitas dan skala penyesuaian diri. Metode analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis dengan satu variabel terikat yaitu penyesuaian diri dan tiga variabel bebas yaitu konsep diri, regulasi diri, dan tingkat religiusitas diperoleh nilai F=15.358, dengan nilai Rx1x2x3 sebesar 0,614 dan nilai p = 0,000 (p<0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan konsep diri, regulasi diri, tingkat religiusitas dengan penyesuaian diri pada santri pondok pesantren Al Berr Pasuruan.
Social Story untuk Menurunkan Perilaku Agresif Anak dengan Retardasi Mental Novia Solichah
Indonesian Psychological Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v3i2.540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas social story untuk mengurangi perilaku agresif pada anak dengan retardasi mental. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang berbentuk single subject research dengan desain grafik A-B-A’. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak dengan retardasi mental ringan (WISC, IQ: 69), berjenis kelamin perempuan di sebuah Sekolah Dasar. Subjek memiliki kecenderungan perilaku agresif,. Subjek kesulitan untuk memulai berinteraksi dengan orang lain dengan guru maupun teman, subjek sering menendang, memukul, dan menggigit orang lain pada saat subjek berinteraksi dengan orang lain. Data diukur menggunakan frekuensi untuk melihat berapa kali subjek melakukan tindakan memukul, menendang, dan menggigit orang lain. Metode pengumpulan data menggunakan observasi langsung. Secara kuantitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan mampu menurunkan perilaku memukul, menendang, menggigit. Setelah intervensi, subjek menunjukkan perubahan yang positif dalam perilakunya. Dengan kata lain, social story mampu menurunkan perilaku agresif anak dengan retardasi mental.
Hubungan Kontrol Diri dan Kesepian dengan Nomophobia pada Remaja Achmad Fathoni; Siti Nur Asiyah
Indonesian Psychological Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v3i2.542

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kontrol diri dan kesepian dengan nomophobia pada remaja. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. jumlah responden adalah 346 siswa/siswi di SMK Negeri 12 Surabaya, SMA Negeri 22 Surabaya, dan MAN Kota Surabaya. Skala yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga, yaitu skala kontrol diri yang didasarkan pada aspek-aspek konrtol diri menurut teori Tangney, (2004), dan skala kesepian yang disusun dari aspek-aspek menurut Perlman & Peplau, (1981) yang diadopsi dari Muhammad Abdul Jalil Jauhar, (2019), sedangkan penyusunan skala nomophobia didasarkan pada skala NMP-Q (Nomophobia Questionnair) dari Yildrim, (2014) yang diadopsi dari Nadya Atikah Putri, (2019). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan proses SPSS 16.0 for windows. hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kontrol diri dan kesepian dengan nomophobia pada remaja di di SMK Negeri 12 Surabaya, SMA Negeri 22 Surabaya, dan MAN Kota Surabaya dengan uji hipotesis korelasi parsial antara kontrol diri dengan nomophobia sejumlah 0.137 sedangkan signifikansi memiliki nilai sejumlah 0,006, yang artinya terdapat hubungan positif signifikan antara nomophobia dengan kontrol diri pada remaja, kemudian pada variabel kesepian dengan nomophobia mempunyai nilai korelasi sejumlah 0,288 dan nilai signifikansi sejumlah 0,000, yang artinya terdapat hubungan positiif signifikan antara nomophobia dengan kesepian pada remaja. Pada uji korelasi regresi simultan diketahui F-hitung dengan nilai 23.572 dan nilai F tabel sejumlah 3,022. Hal ini menunjukkan bahwa diperoleh hubungan signifikan antara Kontrol Diri dan Kesepian dengan nomophobia pada remaja. Sumbangan efektif yang diberikan dari variabel kontrol diri sebesar 2,7%. Sedangkan sumbangan efektif variabel kesepian sebesar 9,4%. Kedua variabel ini memberikan sumbangan efektif, namun sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel kesepian lebih banyak dari pada kontrol diri. Selebihnya itu variabel nomophobia dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang tidak diungkap pada penelitian ini.
Hubungan antara Kematangan Emosi dan Religiusitas dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Perantau di Asrama Daerah Mahasiswa Yogyakarta Yulieta Sari
Indonesian Psychological Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v3i2.548

Abstract

Overseas students are often faced with various changes that require them to be able to adjust to a new environment. However, there are still many overseas students who have difficulty adjusting themselves. One of the factors that influence self-adjustment is emotional maturity and religiosity. This study aims to determine the relationship between emotional maturity and religiosity with adjustment in overseas students. This research was conducted on overseas students aged 18 to 25 years and were overseas students who lived in dormitories in Kalimantan, Nusa Tenggara and Bali. The sample of this study was 108 overseas students who were taken using cluster random sampling technique. The data were collected using a self-adjustment scale, the emotional maturity scale, and the religiosity scale. The statistical analysis technique used is multiple regression techniques. The results of the analysis showed that there was a relationship between emotional maturity and religiosity with self-adjustment in migrant students with a significance value of 0.000 (P <0.05). This means that the higher the emotional maturity and individual religiosity, the higher the adjustment. Emotional maturity and religiosity together contribute effectively to self-adjustment of 47.4%. Emotional maturity contribute effectively to self-adjustment of 45.1%, while religiosity made an effective contribution to self-adjustment of 2.3%.
Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi: Sebuah Nilai Budaya untuk Upaya Pencegahan Bullying dengan Memaksimalkan Peran Bystander Andi Halima; Asniar Khumas; Kurniati Zainuddin
Indonesian Psychological Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v3i2.549

Abstract

Bystander plays an important role in the recurrence of bullying episodes, so that they needs to be empowered in order to prevent bullying. bullying prevention need to be culturally sensitive. The values of Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge appear to be in line with anti-bullying value. This study is a preliminary studies that aimed to find whether those cultural values could encourage the bystander to be actively involved and how to apply them in the social relationships. Therefore, the study used a qualitative method with a semi-structured interview on four bullying defenders. The result showed that the values of Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge arose in religious values that socialized within family. Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge were not only recognized as cultural values but also appeared as strategies to intervene bullying. These findings can be suggested to promote the religious and cultural-based association value as a prevention of school bullying. Keyword: Bullying prevention, Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi, Bystander
Hubungan Self Confidence dan Self Awareness dengan Komunikasi Efektif pada Mahasiswa Sirri Nahzatun Qowimah; Kays Jiddan Almahira; Delvina Alifah Rahma; Akmal Budi Satrio; Hanum Miftahun Nuzul; Shofwatun Nada Yuliana Puteri; Nova Lusiana; Esti Novi Andyarini
Indonesian Psychological Research Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v3i2.565

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara self confidence dan self awareness terhadap variabel komunikasi efektif, aspek tersebut menjadi hal yang sangat dibutuhkan bagi SDM di era industri saat ini. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 Mahasiswa Psikologi UINSA yang masih aktif dalam tahun ajaran 2020-2021. Analisa data yang digunakan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hubungan self confidence dan self awareness dan komunikasi efektif adalah sangat signifikan, terlihat dari nilai F sebesar 17,268 dengan nilai p adalah 0,000 (< 0,05). Variabel self confidence dan self awareness masing-masing memiliki nilai koefisien korelasi 0,393 dan 0,453 terhadap variabel Komunikasi. Hasil uji hipotesis didapatkan kesimpulan bahwa self confidence dan self awareness berhubungan positif terhadap variabel komunikasi efektif dan berdasarkan nilai korelasi dapat dikatakan bahwa self awareness lebih berpengaruh terhadap komunikasi efektif. R Square sebesar 0,263 menunjukkan self confidence dan self awareness secara simultan memberikan kontribusi dalam mempengaruhi komunikasi efektif sebesar 26,3%, sedangkan sisanya 73,7% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 7