cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
Perbandingan Metode Penjadwalan Line Of Balance (LoB) Dengan Precedence Diagram Method (PDM) Pada Proyek Kontruksi Repetitif (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Struktur Villa Cemongkak Pecatu Kabupaten Badung) I Komang Alit Astrawan Putra; I Wayan Diasa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati; I Gusti Ngurah Eka Partama; I Made Yogi Antara Putra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.771

Abstract

Perkembangan pekerjaan konstruksi khususnya yang berskala besar pada saat ini cukup pesat. Disamping membutuhkan biaya yang besar, juga membutuhkan metode kerja yang baik agar dapat meningkatkan kualitas proyek. Para kontraktor sering kali dihadapkan dengan pekerjaan konstruksi yang terdiri dari beberapa unit yang sama seperti pada pekerjaan jalan raya, perumahan atau villa, dan pembangunan apartemen. Proyek pembangunan struktur Villa Cemongkak adalah proyek dengan jenis pekerjaan berulang. Proyek ini terdiri dari enam unit bangunan Villa yang sama. Lokasi proyek terletak di daerah Kuta Selatan tepatnya di jalan Pantai Cemongkak, Pecatu, Badung, Bali. Rencana metode penjadwalan  proyek ini menggunakan metode barchart dalam bentuk kurva S. Proyek ini mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya karena dalam proses pengerjaan ada item pekerjaan yang tidak bisa dilaksanakan karena terkendala pekerjaan yang merupakan lintasan kritis dan villa yang lain masih dalam proses pekerjaan galian sehingga belum bisa dilanjutkan untuk pekerjaan item selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan metode penjadwalan lain untuk mengetahui efesiensi biaya dan waktu yang sesuai dibandingkan dengan kurva S. Proyek repetitif memiliki durasi item pekerjaan yang seragam dan jumlah pekerjaan yang relatif sedikit, sehingga penggunaan metode LoB dikenal lebih efektif. PDM merupakan metode jaringan kerja yang penyajiannya lebih sederhana jika diterapkan pada pekerjaan konstruksi yang repetitif. Hasil yang didapatkan  dengan menggunakan metode LoB yaitu 151 hari dan metode PDM yang lebih efektif yaitu 73 hari, sehingga menghasilkan metode PDM lebih cepat pengerjaan 78 hari dibandingkan dengan metode LoB dengan biaya yang hampir mirip yaitu metode LoB membutuhkan biaya sebesar Rp. 158.951.026 dan untuk metode PDM membutuhkan biaya sebesar Rp. 155.618.055. Terdapat selisih perbandingan biaya sebesar Rp. 3.332.971.
Pengembangan Website Profil Untuk Online Branding Pada Omah Ampiran Wonolopo Mijen Kota Semarang Maya Utami Dewi; Siswanto Siswanto; Putu Gde Sukarata
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.795

Abstract

Potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di Omah Ampiran Kelurahan Wonolopo Mijen Kota Semarang belum bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan dikarenakan media promosi yang belum maksimal dan efektif. Dengan berbagai macam kampung tematik yang mempunyai nilai menarik untuk dikunjungi wisawatan, maka eksistensi website profil dengan konten yang selalu mengalami pembaruan secara berkelanjutan sangat dibutuhkan, sekaligus dengan menggunakan nama domain yang sesuai dengan lokasi destinasi dan juga terhubung dengan berbagai macam sosial media dan jejaring sosial. Maka dari itu, pengembangan website dengan teknologi Content Management System direalisasikan untuk hasil yang lebih baik.
Pengaruh Potongan Harga Dan Promosi Penjualan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Canvasing Nirmala Di Klungkung Bali Tjokorda Gde Agung Wijaya Kesuma Suryawan; Made Mulia Handayani; Ni Putu Pebriani
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.763

Abstract

Semenjak terjadinya pandemi Covid-19, banyak perusahaan mengalami penurunan dalam penjulannya termasuk Canvasing Nirmala yang berada di kabupaten  Klungkung  yang mengalami fluktuasi penjualan selama tahun 2021 dan tidak dapat mencapai target penjualan bulanan. Hal ini membuat Canvassing Nirmala melakukan berbagai inovasi dalam meningkatkan penjualannya. Beberapa diantaranya adalah dengan  memberikan potongan harga dan melakukan promosi penjualan yang diharapkan dapat meningkatkan keputusan pembelian para konsumen. Diharapkan dengan meningkatnya keputusan pembelian akan berdampak pada peningkatan hasil penjualan. Populasi pada penelitian ini sebanyak 134 orang konsumen tetap pada Canvassing Nirmala di Kabupaten Klungkung. Pengambilan sampel, dilakukan dengan menggunakan metode purposive random sampling sebanyak 58 orang responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif yang terdiri dari uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis determinasi, analisis statistik uji F (F-test) dan analisis statistik uji t (t-tes). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan dan parsial antara potongan harga dan promosi penjualan terhadap keputusan pemebelian di Canvassing Nirmala di Kabupaten Klungkung.
Peran Transportasi Dalam Dunia Industri Ni Putu Decy Arwini; I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.794

Abstract

Transportasi memiliki peran yang sangat penting dalam dunia industri. Pada tahap awal produksi, transportasi mulai diperlukan saat produsen mulai mencari rekanan sebagai pemasok bahan baku, proses mendatangkan bahan baku ke lokasi produksi, hingga penempatan masing-masing bahan baku di tempat yang paling tepat untuk mempermudah proses produksi. Selama proses produksipun, seringkali ditemukan bahwa transportasi diperlukan untuk memindahkan produk yang masih dalam proses pengerjaan ke lokasi lain untuk mendapatkan perlakuan lebih lanjut agar menjadi sebuah barang jadi seutuhnya. Setelah proses produksi selesai, seringkali diperlukan transportasi dari lokasi produksi ke gudang milik pabrik dan kemudian dilanjutkan ke saluran distribusi yang seringkali memiliki lokasi yang cukup jauh dari pabrik.Masalah-masalah yang muncul akibat proses transportasi barang antara lain kendaraan angkutan barang yang berhenti di sembarang tempat, parkir diatas trotoar, kelebihan muatan dan masalah lingkungan menyangkut kebisingan, getaran, gas buang dan gangguan pandangan. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi masalah tersebut antara lain penentuan waktu dan lokasi parkir khusus untuk kendaraan angkutan barang, penetapan rute dan berat maksimal kendaraan angkutan barang, dan lain sebagainya.Untuk infrastruktur transportasi Indonesia, berada di posisi 55 dari 141 negara.
Manajemen Proyek Pembangunan Entrance Gate Menggunakan Pondasi Jenis Strauss Pile Ni Ketut Utami Nilawati; I Gde Eka Dharsika
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.792

Abstract

Manajemen sangat penting dalam pelaksanaan suatu usaha atau kegiatan karena maju mundurnya suatu usaha atau kegiatan sangat ditentukan oleh mutu manajemennya. Oleh karena itu penerapan azas manajemen yang baik merupakan suatu hal yang mutlak untuk mencapai tujuan suatu usaha atau kegiatan secara efektif dan efisien. Khususnya dalam bidang industri jasa konstruksi, dalam hal ini proyek “pembangunan entrance gate”        Untuk mewujudkan suatu proyek menjadi nyata sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai, dibutuhkan suatu manajemen proyek yang bermutu sebagai pengendali pelaksanaan proyek tersebut. Dalam rangka pencapaian sasaran proyek tersebut maka seorang kontraktor, perencana maupun pengawas proyek yang baik harus memiliki kemampuan atau ilmu manajemen proyek yang baik sehingga terwujud 4T yaitu Tepat Mutu, Tepat Waktu, Tepat Biaya dan Tepat AdministrasiPondasi merupakan struktur bagian paling bawah dari suatu konstruksi yang berhubungan langsung dengan tanah dan berfungsi sebagai pendistribusian beban bangunan ke tanah. Pondasi secara umum terbagi dalam dua jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam.    Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana Penerapan Manajemen Proyek Pada Pembangunan Entrance Gate Menggunakan Pondasi Jenis Strauss Pile. Pondasi Strauss Pile untuk kondisi tanah lunak dengan kedalaman 7m, Diameter Pile 250mm, jumlah Pondasi Strauss Pile adalah 28 titik
Proses Digitalisasi Dokumen Laboratorium Dengan Menggunakan Omnipage Software I Gede Suputra Widharma; I Gde Nyoman Sangka; I Nengah Sunaya; I Made Sajayasa; I Gde Ketut Sri Budarsa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.796

Abstract

Teknologi digital sudah banyak sekali dimanfaatkan di berbagai bidang, baik terasa maupun tidak terasa. Digitalisasi adalah proses alih media dari bentuk tercetak, audio, dan video menjadi bentuk digital. Demikian juga pada digitalisasi dokumen laboratorium (lab) yang merupakan sistem yang dikembangkan menggunakan pendekatan berdasarkan penggunaan teknologi digital yang terintegrasi dengan sistem mekanisasi pengolahan data sebagai penyedia informasi untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan administrasi dan operasional lab. Untuk menjalankan proses digitalisasi ini memerlukan perangkat lunak berupa pengolahan file menjadi bentuk digital yaitu omnipage software. Setiap lab memiliki sistem untuk menyimpan data yang berhubungan dengan peralatan dan administrasi lab. Selama ini hal tersebut masih dilakukan secara manual, yang dapat menghabiskan waktu lama dan kemungkinan menyebabkan kesalahan dalam proses pencatatan data. Proses digitalisasi dokumen laboratorium ini terdiri atas seleksi documen, persiapan alat dan bahan, instalasi jaringan, instalasi system digital, pelatihan digitalisasi kepada tim, scanning dokumen, dokumentasi perlengkapan laboratorium, media transfer (microfilm ke digital), menterjemah dan membuat panduan penggunaan alat yang berbahasa Inggris, membuat analysis dan validasi data, mengedit file digital, input dan meng-upload data, memberikan label/kode pada peralatan, dan membuat back up data. Dengan pemanfaatan omnipage software pada proses digitalisasi ini memberikan hasil digitalisasi yang lebih efisien dalam kapasitas dan kualitasnya.
Strategi Perencanaan Kawasan Industri Dalam Tata Ruang Perkotaan I Made Agus Mahendra; I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.793

Abstract

Perencanaan kawasan industri dalam tata ruang perkotaan membutuhkan implementasi dan integrasi yang berkelanjutan. Penataan ruang kawasan perkotaan pada hakekatnya bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dengan mewujudkan kawasan perkotaan yang aman,nyaman,produktif,berkelanjutan,dan sebagai pusat kegiatan ekonomi berskala nasional maupun internasional  yang terintegrasi dengan kawasan industri. Studi ini lebih menekankan pada metode kualitatif dengan menerapkan pendekatan deskriptif dan studi literatur sebagai analisis pembanding dalam memecahkan permasalahan. Peran kawasan industri dalam tata ruang perkotaan yang signifikan adalah Mengatasi permasalahan tata ruang dan sekaligus mengendalikan masalah dampak lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan industri. Pembangunan suatu kawasan industri memerlukan persyaratan-persyaratan tertentu yaitu harus memenuhi kaidah-kaidah kelayakan teknis, ekonomis dan finansial,  di samping dukungan peraturan dan kebijakan pemerintah yang kondusif, yang diatur dalam suatu Pedoman Teknis Kawasan Industri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis perencanaan kawasan industri dalam tata ruang perkotaan yang sinergis dan berkelanjutan. Hasilnya Komposisi ideal  implementasi kawasan industri dalam tata ruang perkotaan harus sesuai dengan ketentuan rencana tata ruang wilayah  (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) daerah yang tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan integrasi antara lingkukan sekitarnya.  Kawasan industri juga dapat diimplementasikan Sebagai Sarana untuk mencerminkan identitas (citra) sebuah ruang perkotaan.
Evaluasi Kinerja Codec Citra Medis Berbasis Wavelat Dan Entropy Coding Ayuni Harianti; I Made Oka Widyantara; Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.815

Abstract

Salah satu bidang yang memanfaatkan data citra adalah di bidang medis,karena citra medis memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia medis saat ini., biasanya citra medis membutuhkan penyimpanan yang cukup besar pada komputer dan bertujuan untuk melakukan kompresi pada citra medis menggunakan discrete wavelet  transform (DWT) dan entropy coding (Huffman dan Arithmetic). Lima jenis codec yaitu Coiflet, Symlet, Daubechies, Biorthogonla dan Dmeyer digunakan dalam penelitian ini membandingkan PSNR. Penelitian ini menggunakan nilai threshold 5. Percobaan yang dilakukan menggunakan citra medis yang mewakili jenis citra hasil CT-Scan dan MRI sebagai data testing. Penelitian ini menunjukkan bahwa codec Haar/Daubhecies1, Symlet1 dan Biorthogonal1 memberikan hasil yang lebih baik dalam hal kualitas citra (PSNR).
Intervensi Ergonomi Dalam Penggunaan Vibrator Sebagai Alat Pemadat Beton I Made Sastra Wibawa; Ni Putu Suda Nurjani
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.773

Abstract

Beton adalah merupakan campuran dari koral, semen, pasir, dan air, serta kadang kala ditambahkan additive. Pada saat muda beton dapat dibentuk sesuai keinginan yang penting cetakan atau acuannya dapat dibentuk dan selanjutnya dibuka. Kondisi ini disebabkan karena beton muda masih kenyal dan encer. Sebenarnya beton dibentuk oleh bahan-bahan yang keras (bebatuan), maka untuk mendapatkan hasil pengecoran yang baik, mulus, dan padat diperlukan pemadatan yang baik dan dengan alat yang tepat. Untuk pengecoran yang berskala besar dan dimensi pengecoran yang tebal, maka alat pemadat yang dipakai adalah mesin penggetar vibrator. Karena mesin vibrator merupakan alat penggetar, maka dalam pengoperasiannya dapat menimbulkan gangguan pada tangan operator/pekerja seperti terasa kesemutan apabila penggunaan alat vibrator dalam waktu yang lama dan terus menerus. Dalam aturan penggunaan vibrator tidak boleh dilepas harus terus dipegang atau dikendalikan, agar jarumnya tidak menyentuh bekisting maupun tulangan. Oleh sebab itu untuk dapat mengatasi permasalahan kesemutan pada tangan operator dan diperoleh kualitas pengecoran yang baik, maka dalam hal ini diperlukan intervensi ergonomi.
Desain Ruang Parahyangan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Berkonsep Ekologi Frysa Wiriantari; Made Mariada Rijasa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.785

Abstract

Parahyangan atau yang lebih dikenal dengan sebutan pura merupakan sebuah ruang atau wadah tempat masyarakat Hindu Bali melakukan aktivitas untuk menjalankan sradha bakti kepada Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Parahyangan sebagai tempat suci acapkali dilupakan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Saat ini pembangunan masih berorientasi pada fasilitas fasilitas untuk masyarakat skala luas dan mengesampingkan kaum minoritas. Di Bali sendiri keberadaan parahyangan memegang nilai vital dan merupakan jiwa bagi masyarakat Hindu, sehingga keberadaannya patut untuk dilestarikan. Fenomena diataslah yang menjadi dasar diangkatnya penelitian ini, bahwa sangat penting untuk menjaga dan melibatkan tata ruang parahyangan/pura dalam konsep pembangunan berkelanjutan. Ruang lingkup penelitian terbatas pada bentuk, fungsi dan makna dari ruang parahyangan dalam kaitannya dengan pembangunan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan metode descriptive kualitatif, dengan memfokuskan pencarian data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan berbagai pihak yang diyakini mampu mewakili masyarakat untuk memberikan jawaban atas pertanyaan yang ada.Dari hasil penelitian di peroleh bahwa Tri Hita Karana sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam tata ruang dan kehidupan masyarakat Hidu Bali juga tercermin dalam tata ruang parahyangan yakni terdapatnya tiga pembagian ruang berupa Jaba sisi, jaba tengah dan jeroan. Serta adanya bentuk parahyangan yang menyesuaikan dengan orientasi matahari dan sumbu bumi sebagai poros dunia. Bagian tersuci dari parahyangan merupakan arah terbitnya matahari sebagai makna kemakmuran dan juga merupakan tempat tertinggi sebagai makna tempat yang disucikan dan tempat berstananya para Dewa.Sebagai wadah untuk menunjukkan sradha bakti kepada Tuhan sebagai pencipta alam semesta, nilai nilai dan makna simbolik merupakan makna yang paling dirasakan dan diakui oleh masyarakat mengenai keberadaan parahyangan. Penggunaan material dari alam dan keberadaan ruang terbuka akan menciptakan iklim mikro memberikan kenyaman bagi masyarakat yang berada di sekitarnya. Terpenuhinya aspek ekonomi, social dan budaya dalam ruang parahyangan menjadikan ruang skala meso ini sangat layak sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10