cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 60 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2022)" : 60 Documents clear
ANALISIS KARATERISTIK MASSA BATUAN PADA BATU GAMPING TERHADAP KESTABILAN LERENG DI KABUPATEN MADURA Priskilla Pergelitty Latekay; Lucitania Grasella Rotyn Seran; Osfaldo Try Sa'ban; Ramdan Nurul Hamdani; Edrian Edrian; Mhd Hilal Fikri; Marshellino Azri Gowarno; Christian Vierri Haisoo; Fitri Indah Dwi Suci; Andy Andityaman Betaubun
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3224

Abstract

Dalam suatu lereng, untuk menanalisis stabilnya suatu lereng baik lereng buatan atau lereng yang terbentk secara alami dan lereng yang ditimbun, terdapat factor-faktor yang secara sederhana sebagai gaya penahan dan gaya penggerak, yang sangat berpengaruh terdapat kondisi stabil tidaknya suatu lereng. Disini membahas mengenai kestabilan lereng yang terbuat dari susuan batu gamping. Batu Gamping merupakan suatu batuan yang tergolong dalam kelas batu sedimen yang terbentuk atau disusun oleh CaCO3 (calcium carbonat) dan berasal dari organisme lau yang sudat mati diantaranya siput,coral¸dan kerang. Penelitian ini dimaksudkan agar dapat mengetahui karakteristik massa batuan pada batu gamping terhadap kestabilan lereng di Kabupaten Madura. Nilai yang didapatkan dari hasil perhitungan RMR pada lereng yang terletak di batu kapur di Bukit Jaddih, Bangkalan, Madura, Jawa Timur,  yakni batu gamping yang kualitas massa batuan nya berada pada kelas sedang  (III) dengan nilai RMR 41-60. Lereng tersebut tersusun atas komoditas batuan yang sama yaitu batu gamping. Berdasarkan Analisa yang di dapat nilai FK atau Faktor Keamanan lereng tersebut berada dalam kondisi natural, dengan pembobotan bernilai 1,68 yang berarti lereng dalam kondisi kritis atau lereng tersebut pernah terjadi longsor dan sangat tinggi potensi untuk terjadinya longsor
Evaluasi Penambangan Batu Andesit Untuk Memenuhi Target Produksi Umpan Pada Crusher Di PT. Sumber Gunung Galian Kabupaten Pasuruan Jawa Timur Albertus Galang Mahardika
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3274

Abstract

Dalam kegiatan operasi produksi penambangan, PT. Sumber Gunung Galian  melakukan kegiatan pemuatan dan pengangkutan hasil penambangan. Dalam hal ini perusahaan menggunakan unit alat angkut  Dump Truck Hino Ranger FM 260 JD dan unit alat muat Excavator Komatsu PC 200-8. Penelitian ini bertujuan untuk produktivitas penambangan untuk memenuhi target perusahaan dengan melakukan optimalisasi waktu edar dan minimalisasi agar target produksi yang ditentukan oleh perusahaan sebesar 5.000 ton per bulan dapat tercapai. Berdasarkan hasil penelitian untuk melakukan optimalisasi produktivitas perlu dilakukan penambahan lebar jalan angkut untuk mempercepat waktu edar alat angkut dan penambahan jumlah unit alat angkut. Selain itu juga disarankan agar melakukan perawatan unit alat berat agar hambatan kerja akibat kerusakan alat dapat minimal.
Asosiasi Fasies dan Lingkungan Pengendapan Batuan Sedimen Pliosen-Pleistosen Lembah Bumiayu, Jawa Tengah Akhmad Khahlil Gibran; Rachmad Setijadi; Eko Bayu Purwasatriya; Dimas Rizki Ananda; Muhammad Ilham Nabil
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3103

Abstract

Stratigrafi regional pada Lembah Bumiayu memiliki lingkungan pengendapan yang relatif berbeda terdiri dari Formasi Kalibiuk, Formasi Kaliglagah yang terendapkan pada lingkungan laut, Formasi Mengger dan Formasi Gintung yang terendapkan pada lingkungan non laut. Secara stratigrafi daerah penelitian tersusun atas 10 litofasies secara deskriptif, yaitu batulempung masif karbonat (Fm), batupasir sedang laminasi karbonat (Sh), batupasir kasar silang-siur (Sp), batupasir kasar laminasi (Sh), batupasir kasar laminasi karbonat (Sh), batupasir sedang silang-siur karbonat (Sp), Konglomerat massif karbonat (Gcm), Konglomerat massif (Gcm), Batupasir sedang silang-siur (St), dan batupasir sedang laminasi (Sh). Berdasarkan asosiasi fasies dengan pendekatan model fasies, rekonstruksi paleogeografi daerah penelitian terbagi menjadi 5 tahapan event perubahan asosiasi fasies yaitu pada N19 – N20 terendapkan fasies offshore dengan pengendapan progradasi, Pada N20 – N21 mengalami progradasi terendapkan fasies beach kemudian terjadi retrogradasi dan terendapkan fasies shoreface, Pada N21 – N22 terjadi pengendapan progradasi sehingga terendapkan fasies braided channel fluvial system, dan pada N22 – N23 terjadi kembali pengendapan retrogradasi sehingga terendapkan fasies shoreface.
Studi dan Analisis Uji Kuat Tekan Uniaksial pada Batu Andesit di Desa Krondonan dan Sekitarnya, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur Stephany Fransin Matmey; Hendra Bahar
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3374

Abstract

Penelitian uji kuat tekan uniaksial berada pada Desa Krondonan dan sekitarnya, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi geologi, geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi, dan analisis uji kuat tekan batuan untuk bahan dasar konstruksi jalan raya. Uji tekan memiliki tujuan untuk mengukur kuat tekan uniaksial sebuah contoh batuan dalam geometri yang beraturan, baik dalam bentuk silinder, balok ataupun prisma dalam satu arah (uniaksial). Metode penelitian adalah Uniaxial Compressive Strength untuk mengetahui nilai kelayakan batu andesit sebagai bahan dasar konstruksi jalan raya. Hasil analisis uji kuat tekan uniaksial pada batu andesit terhadap sampel batuan A yaitu bernilai 856,61 kg/cm2 dinyatakan layak sebagai bahan konstruksi jalan raya sedangkan pada sampel batuan B yaitu bernilai 342,65 kg/cm2 dinyatakan tidak layak.
STUDI AWAL VEGETASI RIPARIAN DI HILIR DAS WELANG JAWA TIMUR Farhani Nurshafa Rahmania; Alfin Fatwa M Afifudin; Rony Irawanto
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3084

Abstract

Indonesia memiliki kurang lebih 40.000 jenis keanekaragaman tumbuhan yang menyusun ekosistem. Ekosistem riparian dapat ditemukan pada Daerah Aliran Sungai (DAS), dari sumber air, hulu sungai sampai ke muara di hilir. Vegetasi riparian tumbuh pada habitat peralihan antara ekosistem terestrial dan akuatik berfungsi dalam menjaga kualitas air sungai dan menjadi habitat dari berbagai jenis organisme. Sungai Welang merupakan sungai di Provinsi Jawa Timur yang melalui 3 daerah administrasi yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan. Sungai Welang mempunyai DAS seluas 511,60 km2 dengan panjang sungai 40,09 km yang mengumpulkan air permukaan dari 57 anak sungai dan 79 sumber air di sekitar  Gunung Arjuna (+ 3.200 mdpl) dan Gunung Bromo (+ 2.400 mdpl). Namun saat ini Sungai Welang mengalami permasalahan lingkungan akibat aktivitas manusia. Solusi yang dapat diberikan untuk permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan vegetasi riparian sebagai fitoremediasi lingkungan. Target utama dalam Global Strategic Plant Conservation (GSPC) adalah studi keanekaragaman tumbuhan, terutama di habitat prioritas terancam. Sehingga studi awal keanekaragaman vegetasi riparian di hilir DAS Welang menjadi sangat penting karena bersaing dengan laju degradasi lingkungan yang sangat cepat. Studi awal dilakukan selama bulan April 2021, pada bagian hilir muara DAS Welang. Data yang didapatkan kemudian dianalisis secara dekriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Tercatat ada 37 Jenis vegetasi riparian berhabitus pohon yang didapatkan pada survey awal di bagian hilir DAS Welang yang termasuk dalam vegetasi mangrove (13,5%), vegetasi pantai (10,8%), dan vegetasi dataran rendah (75,7%).
Studi Petrogenesis Batuan Vulkanik Menggunakan Analisis Petrografi pada Formasi Jampang, Daerah Bodjong, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat Alyssa Salsabila; Elisabet Dwi Mayasari; Endang Wiwik Dyah Hastuti
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3229

Abstract

Daerah penelitian secara fisiografi termasuk dalam Zona Pegunungan Selatan Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik batuan vulkanik dan proses pembentukannya pada Formasi Jampang, Daerah Bodjong, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini memerlukan observasi lapangan guna mendapatkan data primer dari data yang ditemui pada singkapan yang kemudian dilakukan analisis petrografi dari sampel batuan vulkanik yang didapatkan saat melakukan pemetaan geologi. Terdapat dua metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis petrografi dengan cara mengamati tekstur khusus pada sayatan tipis batuan. Kemudian dengan analisis DEM (Digital Elevation Model) yang bertujuan mengetahui persebaran fasies vulkanik, serta untuk mengetahui pembentukan satuan batuan pada daerah penelitian. Terdapat tiga jenis satuan batuan yang diperoleh oleh aktivitas vulkanik selama periode Tersier di daerah telitian. Satuan batuan tersebut antara lain berupa satuan breksi gunungapi, satuan batuan andesit, dan satuan tuf. Pada satuan breksi gunungapi ditemukan tekstur khusus berupa zoning dan vitrofirik. Selanjutnya pada satuan batuan lava andesit ditemukan tekstur khusus seperti trakitik dan zoning.
STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI JATEN PADA FORMASI JATEN DAERAH PANDEAN, DONGKO, KABUPATEN TRENGGALEK, JAWA TIMUR Elian Mukti Prabowo; Dhea Puja Lestari; Arhananta Arhananta; Heza Putra Maulana Aji Sakti; Abdullah Khafid Ma’ruf
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3075

Abstract

Geologi zona Pegunungan Selatan telah banyak dipelajari secara sistematik dan luas. Namun pemahaman mengenai geologi Jawa terkhusus pada Zona Pegunungan Selatan masih terbatas. Penelitian mengenai stratigrafi di Trenggalek dalam kurun waktu 1992-2022 belum ada yang membahas mengenai lingkungan pengendapan dari formasi Jaten. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Dongko yang meliputi Desa Cakul, Desa Petung, Desa Salamwates dan Desa Pandean, yang berada di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian terdiri dari pengambilan data di lapangan dan analisis laboratorium untuk mengetahui zona bathymetry dan lingkungan pengendapan pada daerah penelitian. Berdasarkan hasil analisa profil dan mikropaleontologi, lingkungan pengendapan formasi Jaten pada daerah penelitian adalah tidal flat dan termasuk dalam zona bathymetry neritic tepi.
STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN PADA DAERAH KALI NGALANG, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nur Alif Yusuf Putra Karlina; Nazwa Khoiratun Hisan; Arhananta Arhananta; Elian Mukti Prabowo
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3072

Abstract

Lokasi penelitian berada di daerah Kali Ngalang dan sekitarnya, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara fisiografi, lokasi penelitian termasuk ke zona Pegunungan Selatan Jawa Timur bagian barat. Metode penelitian terdiri atas tiga tahapan yaitu akuisisi, analisis, dan sintesis. Tahapan akuisisi terdiri atas studi literatur dan pengambilan data di lapangan (fieldcheck). Tahapan analisis terdiri atas analisis petrografi dan mikropaleontologi. Tahapan sintesis terdiri atas pembuatan peta geologi, penampang stratigrafi terukur dan penentuan lingkungan pengendapan lokasi penelitian. Berdasarkan fieldcheck, satuan batuan di lokasi penelitian dapat dibagi menjadi 5 satuan dari tua ke muda yaitu Satuan breksi-Nglanggeran, Satuan batupasir-Sambipitu, Satuan batulempung-Sambipitu, Satuan batupasirkarbonatan-Sambipitu, dan Satuan batugamping-Wonosari. Struktur geologi yang berkembang adalah sesar mendatar kanan dan sesar mendatar kiri pada Kali Ngalang. Berdasarkan analisis penampang stratigrafi terukur, lingkungan pengendapan daerah penelitian terdiri atas lingkungan darat dan laut. Satuan breksi Nglanggeran diendapkan pada lingkungan darat yang berangsur berubah menjadi lingkungan laut dengan fasies gunungapi proksimal – medial. Satuan batupasir Sambipitu diendapkan pada laut dalam yaitu pada kipas bawah laut pada bagian suprafan lobes of middle fan tipe channel smooth, outer fan, dan lobes of middle fan tipe smooth portion dengan kedalaman batial tepi. Satuan batugamping Wonosari diendapkan pada lingkungan laguna di bagian back reef lagoon dan shelf margin.
SUMBER DAYA ALAM PERLU DIRAWAT DAN DILESTARIKAN GUNA FUNGSI DAN PERANNYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI P. Julius F. Nagel; Ani Suhartatik
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3015

Abstract

Sebagian besar pembangunan dianggap gagal karena  hanya melayani kebutuhan manusia dan cenderung merusak atau menghancurkan  sumber daya. Jika suatu negara tidak memiliki sumber daya alam, ia memiliki sedikit harapan untuk keberhasilan pembangunan ekonomi dan  sebaliknya. Dalam paper ini akan dibahas: Isu lingkungan hidup yang masih jadi fokus utama 2022. Mengapa manusia harus baik terhadap lingkungan? Apa yang terjadi bila kita tidak menjaga lingkungan sekitarnya? Apa penyebab kerusakan lingkungan hidup? Bagaimana cara mengatasi masalah lingkungan hidup yang sering terjadi? Apa fungsi dan peran sumber daya alam hayati dan non hayati dalam pembangunan ekonomi? Bagaimana tanggung jawab manusia terhadap alam? Bagaimana rasa tanggung jawab terhadap alam? Bagaimana prinsip tanggung jawab terhadap alam? Bagaimana sikap hormat terhadap alam? Mengapa manusia harus bersikap baik terhadap lingkungan. Di zaman modern, keberadaan hutan dan hewan telah digantikan oleh gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan, perkebunan, dan tempat tinggal manusia. Bagaimana upaya melindungi makhluk di sekitar kita. Apa penyebab kerusakan lingkungan? Apa saja cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup? Apa peran dan fungsi sumber daya alam hayati dalam pembangunan ekonomi? Apa peran sumber daya alam abiotik? Metode penelitian riset sekunder. Simpulan kita bisa menerapkan agar sumber daya alam berperan penting dalam peningkatan pendapatan nasional antara lain sebagai berikut: menghormati dan peduli terhadap komunitas kehidupan, meningkatkan kualitas hidup manusia. Peran SDA hayati terhadap pembangunan ekonomi antara lain adalah: menaikkan produk domestik bruto; penyediaan lapangan pekerjaan; menjadi basis pertumbuhan ekonomi. Sedangkan fungsi dan peran SDA Non Hayati terhadap pembangunan ekonomi Indonesia bisa diusahakan kembali keberadaannya (sinar matahari, air, angin, hasil tambang) dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.
KAJIAN PENILAIAN TINGKAT KEBERHASILAN REKLAMASI TAHAP OPERASI PRODUKSI DI PT. NAGA KARYA SULTRA DESA MAROMBO KECAMATAN LASOLO KABUPATEN KONAWE UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Filda Oktaviani Erong; Yazid Fanani; Lakon Utamakno
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2022.3246

Abstract

Naga Karya Sultra Ltd is a company engaged in nickel mining in Marombo Village, Lasolo District, North Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. Reclamation has become an important part of mining activities, thereby requiring evaluation of its success. This research was aimed at analyzing the implementation of reclamation at the production operation stage and its success rate through a quantitative method approach consisting of land management, revegetation, and maintenance. Based on the Minister of Forestry Regulation No. P. 60/Menhut-II/2009, the success rate of reclamation carried out by Naga Karya Sultra Ltd was categorized as moderate as it reached 85.6. It meant that the reclamation was accepted with a note of improvement. According to the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 1827 K/30/MEM/2018, it obtained 84.5%. After reviewing and considering factors of reclamation success rate, the value obtained was well received.