cover
Contact Name
Fatma Siti Fatimah
Contact Email
fatmasitifatimah@almaata.ac.id
Phone
+6285643752595
Journal Mail Official
ijhaa@almaata.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.almaata.ac.id/index.php/IJHAA/about/editorialTeam
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Hospital Administration
ISSN : 2621265X     EISSN : 26212668     DOI : -
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Hospital Administration (IJHAA) is the journal which will publish scientific article about research in health and hospital management. The focus of this journal is in Occupational Health and safety, Financial Management, Health Regulation and Policy, Human Resources Management, Medical Record Management, Quality Management of Health Services, Public Health Management, Hospital Accreditation, infection control management and patient safety. These article is analyzed by quantitaticely and qualitatively.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "VOL 6, NO 2 (2023)" : 6 Documents clear
Faktor Faktor Retensi Karyawan di Rumah Sakit Muhammadiyah Mardhatillah Pemalang pada Tahun 2022 Amna, Faza Khilwan
Indonesian Journal of Hospital Administration VOL 6, NO 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2023.6(2).63-70

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas dan sarana penyelenggara upaya kesehatan. Maka dari itu perlu adanya retensi karyawan untuk mendukung optimalnya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit kepada pasiennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada retensi karyawan. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan crosstab. Penelitian dilakukan dengan kuesioner menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 responden. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Muhammadiyah Mardhatillah. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2022. Alat ukur instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penelitian ini dapat disimpulkan terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi retensi karyawan antara lain komponen organisasional, komunikasi, rancangan pekerjaan, kompensasi, peluang karir dan hubungan karyawan. Sehingga hal ini perlu perhatian khusus dari manajemen Rumah Sakit untuk mengoptimalkan faktor-faktor yang berpengaruh signifikan sehingga  retensi karyawan dapat menjadi optimal.
Analisis Budaya Organisasi Tenaga Kesehatan Menggunakan Brand Equity Theory: Studi Deskriptif Mastamah, Mastamah; Werdati, Sri; Oetami, Arida
Indonesian Journal of Hospital Administration VOL 6, NO 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2023.6(2).47-52

Abstract

Budaya organisasi adalah belief, value, norma, dan sistem yang membentuk dan mewarnai perilaku pimpinan dan anggota organisasi sehingga menjadi kebiasaan yang sulit diubah. Untuk merubah budaya organisasi menjadi baru diperlukan rebranding, salah satu teori dalam melakukan rebranding ialah brand equity. Brand equity adalah nilai tambah pada jasa atau produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi tenaga kesehatan di Soerojo Hospital menggunakan Teori brand equity untuk memperbaiki citra pelayanan kesehatan atau rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional study. Rancangan penelitian mengunakan pendekatan cross sectional. Subyek pada penelitian ini adalah perawat, dokter dan manajer rumah sakit Sampel penelitian ini sebanyak 98 responden, ditentukan dengan pendekatan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner “Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI)” Hasil reliabilitas 0.67 sampai 0,83 dengan Validitas 0,764. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa domain Clan (kekeluargaan) saat sekarang (26) serta masa depan (28) serta terdapat selisi sebanyak -2, domain Adhocrazy (berstruktur) saat sekarang (23) serta masa depan (25) serta terdapat selisi sebanyak -2, domain Market (hasil produksi pemasaran) saat sekarang (25) serta masa depan (22) serta terdapat selisi sebanyak 3 bahwa, serta domain Hierarchy (orientasi terhadap kreatifitas) saat sekarang (26) serta masa depan (25) serta terdapat selisi sebanyak 1, sehingga disimpulkan bahwa budaya organisasi di Soerojo Hospital Magelang pada saat ini dihasilkan dengan nilai tertinggi pada tipe Clan (kekeluargaan) dengan total 26 poin, selanjutnya pada masa yang akan datang didapatkan tipe Clan meningkat menjadi 28 poin. Sehingga budaya organisasi tenaga kesehatan yang baik bisa diketahui salah satunya menggunakan brand equity
Gambaran Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien oleh Perawat Berdasarkan Standar Akreditasi Rumah Sakit di Instalasi Rawat Inap RSUD Kabupaten Karanganyar Saputra, Raihan Alif; Rizky, Wahyu
Indonesian Journal of Hospital Administration VOL 6, NO 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2023.6(2).53-62

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu dimensi mutu yang saat ini menjadi pusat perhatian para praktisi pelayanan kesehatan dalam skala nasional maupun internasional. Sasaran keselamatan pasien dapat mendorong perbaikan dalam keselamatan pasien untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sasaran keselamatan pasien oleh perawat berdasarkan standar akreditasi rumah sakit di instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 80 perawat. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sasaran keselamatan pasien diperoleh hasil capaian baik sebesar 93,8%, identifikasi pasien yang benar diperoleh hasil capaian baik sebesar 88,8%, peningkatan komunikasi yang efektif diperoleh  hasil capaian baik sebesar 86,3%, peningkatan keamanan obat-obatan yang harus diwaspadai diperoleh hasil capaian baik sebesar 95,0% , memastikan sisi yang benar, prosedur yang benar, pasien yang benar pada pembedahan diperoleh hasil capaian baik sebesar 93,8%, pengurangan resiko infeksi akibat perawatan kesehatan diperoleh hasil capaian baik sebesar 87,5%, dan pengurangan risiko cedera pasien akibat jatuh diperoleh hasil capaian baik sebesar 88,8%. Sasaran keselamatan pasien di instalasi rawat inap RSUD Kabupaten Karanganyar secara keseluruhan telah melaksanakan sesuai standar yang ditetapkan dengan baik.
Analisis Persiapan Reakreditasi Puskesmas Sedayu 1 Indriantoro, Angie; Fatimah, Fatma Siti; N, Luh Sindy; Leoni, Petra M
Indonesian Journal of Hospital Administration VOL 6, NO 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2023.6(2).71-75

Abstract

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Akreditasi Puskesmas Sedayu 1 sebelum di akreditasi yaitu terakreditasi madya. Akreditasi merupakan pengakuan terhadap suatu instansi puskesmas, yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh menteri setelah memenuhi standar pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana persiapan reakreditasi puskesmas sedayu 1. Metode penelitian ini menggunakan metode check list persiapan, kuesioner wawancara secara mendalam (in-depth interview), Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dimana sampel terdiri dari 3 informan yaitu bagian manajemen puskesmas, upaya kesehatan masyarakat (UKM), dan bagian peningkatan mutu puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan puskesmas mendapatkan skor 10 (terpenuhi) pada setiap elemen penilaian, walaupun pada kenyataannya terdapat hambatan yang dialami yaitu pada dokumentasian kegiatan yang tercecer akibat tidak disimpan dengan baik, Puskesmas Sedayu 1 telah memenuhi standar dalam pelaksanaan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Program-program yang menunjang peningkatan mutu puskesmas seperti manajemen risiko, sasaran keselamatan pasien, pencegahan pengendalian infeksi dll sudah terlaksana dengan baik sehingga memenuhi standar dalam Peningkatan Mutu Puskesmas (PMP). Kesimpulan nya  Puskesmas Sedayu 1 Yogyakarta sudah siap untuk menghadapi Reakreditasi Puskesmas tahun 2023 dikarenakan puskesmas sudah melengkapi semua elemen penilaian yang sesuai standar akreditasi puskesmas.
Analisis Kesiapan Klinik Soragan 100C Menghadapi Akeditasi Sholawati, Putri Mustika; Putri, imram Radne Rimba; Prastiwi, Anisya Dwi; Wajdi, Nara Arumbinang
Indonesian Journal of Hospital Administration VOL 6, NO 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2023.6(2).76-80

Abstract

Klinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan pertama secara perorangan dan memiliki fasilitas pelayanan medis dasar atau spesialistik, dalam meningkatkan pelayanan yang aman dan baik maka perlunya untuk meningkatkan kualitas pelayanan klinis.untuk meningkatkan dan memperbaiki mutu pelayanan agar berjalan dengan baik,ama dan minimal dalam menghadapi risiko maka perlu melakukan akreditasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persiapan reakreditasi Klinik Soragan 100C. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan menggunakan kuesioner standar penilaian akreditasi klinik dari lembaga LAMFI.Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar akreditasi yang disusun dalam tiga bab terdapat 104 elemen penilaian dengan skor pencapaian saat ini untuk bab I dan 2 sudah 100% terpenuhi sedangkan untuk bab 3 69% terpenuhi.
Analisis Persiapan Reakreditasi Puskesmas Gamping 1 Perwitasari, Adelia P; Sarwadhamana, Raden Jaka; Adhibrata, Dharma; Rachmawati, Intan N; Perangin-angin, Michael L
Indonesian Journal of Hospital Administration VOL 6, NO 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2023.6(2).81-87

Abstract

Puskesmas wajib melakukan akreditasi dan dilaksanakan secara bertahap setiap 5 (lima) tahun sekali. dengan adanya akreditasi, puskesmas diharapkan mampu menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas tinggi sesuai standar yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persiapan reakreditasi Puskesmas Gamping 1. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mixed methods dengan desain penelitian concurrent triangulation designs sebagai alat untuk mengumpulkan, menggabungkan, serta menafsirkan hasil data kuantitatif dan kualitatif secara bersamaan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terkait bagaimana kesiapan puskesmas dalam menghadapi akreditasi. Teknik pengambilan sampel pada informan yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Dimana sampel yang diambil pada penelitian ini terdiri dari 3 (tiga) informan, yaitu sub bagian Tata Usaha, sub bagian Upaya Kesehatan Masyarakat, dan sub bagian Peningkatan Mutu Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap elemen penilaian mendapat skor 10 (sepuluh) yang bermakna tercapai penuh meskipun terdapat hambatan yakni kurangnya waktu yang digunakan untuk melakukan persiapan segala dokumen atau bukti yang dibutuhkan ketika pelaksanaan akreditasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6