cover
Contact Name
Muhammad Ilham Akbar Alamsyah
Contact Email
231320043.muhammadilham@uinbanten.ac.id
Phone
+6285798995400
Journal Mail Official
hikmatul.luthfi@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani, Kemanisan, Kec. Curug, Kota Serang, Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Al-Fath
ISSN : 19782845     EISSN : 27237257     DOI : https://doi.org/10.32678/alfath
Al-Fath: published twice a year since 2007 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Interpretation of the quran. This journal is published by the Alquran and its Interpretation Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, Sultan Maulana Hasanuddin State Islamic University of Banten INDONESIA. Al-Fath focused on the Islamic studies, especially the basic sciences of Islam, including the study of the Qur’an, Hadith, and Theology. Editors welcome scholars, researchers and practitioners of Alquran and its Interpretation, Hadith, and Theology around the world to submit scholarly articles to be published through this journal. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2011): Desember 2011" : 5 Documents clear
Feminisme dan Kesetaraan Jender dalam Perspektif al-Quran dan Hadis Muhandis al-Zuhri
Al-Fath Vol 5 No 2 (2011): Desember 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i2.3261

Abstract

Feminism point of view - as a modern deliberation of IXth century, coming from western is not a peculiar entity for eastern (read : Islam). The figure of Rasululloh SAW presents that Islam messenger has shown humanist characteristics for females particularly on behalf of wives and Islamic females in earlier era of Islam by respecting jender equality therefore the rights of politics, economy and social between males and females are regarded same, there are no discriminations just by the differences in sex and jender. Perspectives and morality characters shown by Rasululloh SAW to females in this writing is completed by performing explorations through historical and hadists texts concerning females around the Prophet and his best friends. Based on the analysis, it can be concluded that the Holy Prophet Muhammad SAW is a profile of Prophet having feminist, non discriminative, humanist and universal ways of thinking.
Tarjamah al-Qur'an al-Karim ila al-Lughah al-Ajnabiyyah wa Ishkaliyatuha Endang Saeful Anwar
Al-Fath Vol 5 No 2 (2011): Desember 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i2.3262

Abstract

ولقد جاءت كلمة "عربي" احدى عشر مرة فى القرآن الكريم لوصف القرآن, ولعل لذلك سببا يعلمه الله وحده فى تكرار تلك الكلمه, فالله يعلم تماما ان العالم كله لايتحدث العربيه, ويعلم ان من الناس من سوف يتحول الى الاسلام, وليس امامهم اختيارا فى ممارسة دينهم سوى ان يتعلموا بعضا من الكتاب مما يكفى لممارسه اهم طقوسه وهى الصلاه. واللغة العربية ليست من السهولة حتى يتعلمها الناس ببساطة او بسرعة. ورغم كل ذلك, فالاسلام لايزال اكبر الاديان ازديادا بعدد الداخلين الجدد من الاديان الأخرى. كما لاننسى ان بلدنا إندونيسيا هو اكبر الدولة الإسلاميه فى العالم لاتتحدث العربية, ولذلك فإن ترجمة القرآن شيئ ضرورى لا نقاش فى ذلك.
Metode Bukhari dalam al-Jami‘ al-Sahih Masrukhin Muhsin
Al-Fath Vol 5 No 2 (2011): Desember 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i2.3257

Abstract

Bukhari adalah satu-satunya ahli hadits yang sangat hati-hati dalam menerima hadits, karena ia dikenal sangat teliti dan ketat dalam menverikasi hadits (al-Tashih wa al-Tadh’if). Baginya tidak cukup dikatakan sebuah hadits itu shahih jika tidak menjumpai langsung (al-Liqa’) dengan sumber asalnya (rawi atau gurunya). Metode yang dikembangkan Bukhari demikian menjadikan karya tulisnya al-Jami’ al-Shahih ditempatkan pada peringkat pertama dari kitab-kitab hadits lainnya. Metode yang dikembangkan Imam Bukhari dapat dilihat dari dua sisi: Pertama, dilihat dari penamaan kitabnya al-Jami’ al-Shahih, dan Kedua, langkah-langkah Bukhari dalam melakukan kajian dan penelitian (al-Istiqra) terhadap hadits. Bukhari hanya mengambil para perawi tingkatan pertama dari lima tingkatan murid al-Zuhri untuk diambil haditsnya. Dengan demikian baik syarat (syuruth al-Shihhah) hadits maupun tingkatan perawinya Bukhari tampaknya selalu mengambil kriteria yang tertinggi.
Menyelami Makna Dunia Bagi Kehidupan Manusia (Kajian Tafsir Maudhu’i) Septiawadi Septiawadi
Al-Fath Vol 5 No 2 (2011): Desember 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i2.3258

Abstract

Petunjuk Allah dalam Alquran mengenai dunia tempat manusia menjalani kehidupan menuju kehidupan akhirat bisa dikatakan sebagai informasi dan juga dapat dianggap sebagai konfirmasi. Kajian ini menyorot penggambaran Alquran tentang dunia serta bentuk prilaku manusia ketika menjalani hidup di dunia dengan merujuk pada kronologi ayat. Isyarat Alquran dapat menjadi konfirmasi bila manusia tidak terperdaya dengan kehidupan dunia yang melalaikan, sebaliknya petunjuk Alquran ini bisa berupa informasi penting bagi mereka yang sering mengabaikan aturan Allah karena sibuk melayani urusan dunia.
Sistem Pendidikan Islam M Sari
Al-Fath Vol 5 No 2 (2011): Desember 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i2.3260

Abstract

Sistem Pendidikan Islam adalah suatu pendidikan yang memilki karetaristik tersendiri, jika dibandingkan dengan sistem Pendidikan lain yang ada di dunia, baik dari segi sistem, metode, kurikulum (materi ajar) pendidikan dan kependidikannya Islam (pendidik dan peserta didiknya) sudah cukup dan lengkap didasarkan QS. Al-Maidah (5) ayat 3. Hanya saja tinggal resep dan koki juru masakannya saja (pengelolaan dan pengarahan sistem penyesuaian materi ajar antara perserta didik dan pendidiknya saja) agar kesesuaian materi pendidik dan kecocokan dengan tujuan dan arah, situasi dan kondisi serta kemampuan manusia (umat) menerimanya. Pengelolaan dan pengarahan (penyesuaian) materi ajar dan metode serta sistem kependidikan (pendidikan dan serta didik) yang bersumberkan dari didikan dan ajaran Allah Swt dan Rasul-Nya dulu (Taurat, Injil, Zabur dan Sunnah).

Page 1 of 1 | Total Record : 5