cover
Contact Name
Muhamad Shoheh
Contact Email
tsaqofah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287774201904
Journal Mail Official
tsaqofah@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya
ISSN : 14126478     EISSN : 26227657     DOI : https://doi.org/10.32678/tsaqofah
Core Subject : Humanities, Social,
Tsaqôfah published twice a year since 2001 (June and December), is a multilingual (Indonesian, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic History and Culture. This journal is published by the Islamic History and Civilization Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, “Sultan Maulana Hasanuddin” State Islamic University of Banten. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic History Islamic Culture Islamic Civilization Islamic Tradition Islamic Literature Islamic Philology and Literature Islamic Archeology Local Islam and Culture Islamic Arts and Architecture
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 02 (2008): December 2008" : 10 Documents clear
Membangun Indonesia Modern: Telaah Pemikiran Awal Nurcholish Madjid Mohamad Rohman
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3503

Abstract

Membangun Indonesia Modern, kalimat ini tidak terlepas dari sosok intelektual Nurcholish Madjid, dalam tulisannya terutama seputar hubungan Islam dan program modernisasi Indonesia yang juga mencerminkan evolusi pemikirannya seputar permasakihan itu. Dan modernisasi menurutnya ialah rasionalisasi dan bukan westernisasi dan pemikirannya yang lain yaitu Keharusan Pembaharuan Pemikiran Islam dan Masalah Integrasi Umat. Dalam tulisan penulis berusaha memaparkan kedua pemikiran Nurcholish Madjid terutama, membangun Indonesia Modern. Kata Kunci : Nurcholishd Madjid, Modernisasi,Rasionalisasi, westernisasi.
Banten Bumi Religius Dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Masyarakat (Sebuah Analisa Filosofis) Erdi Rujikartawi
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3491

Abstract

Kehidupan masyarakat Banten penuh dengan berbagai kegiatan yang terealisasikan dari nilai-nilai pandangan hidup (way of live) yang melekat dalam polo struktur kehidupan masyarakatnnya. Pandangan hidup masyarakat yang ada di provinsi Banten yang terpola dalam gerak dan prilaku tidak mungkin terlepas dari nilai religi, selama nilai-nilai religi melekat dalam pola kehidupan masyarakat selama itu pula kehidupan masyarakat tergerakan dalam bingkai religi tersebut. Begitu kuat dan tangguh nilai religi melekat dalam masyarakat Banten sehingga Banten merupakan cerminan regiusitas ajaran yang mempengaruhi kehidupan masyarakatnya. Kata Kunci : Religius, Religiusitas, Kehidupan
Tradisi " Seleh Taun Mapag Taun " (Sebuah Kajian Budaya) Eva Syarifah Wardah
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3511

Abstract

Seleh Taun Mapag Taun adalah nama upacara tradisional dalam masyarakat sunda berkaitan dengan tahun baru Islam yaitu tahun baru hijriah, yang diperingati setiap tanggal 15 Muharam. Istilah "Seleh Taun Mapag Taun" dapat diartikan "seleh taun" maksudnya pergantian tahun, sedangkan "mapag taun" artinya menyambut tahun baru. "Seleh" identik juga dengan "seren" yang berarti serah terima atau melepas tahun lalu dengan segala kenangannya dan menyambut tahun baru untuk lebih baik lagi. Kegiatan upacara tersebut dilakukan di Bumi Adat dan dipimpin oleh Ketua Adat atau populer disebut Bapak Kuncen dan dibantu oleh sesepuh-sesepuh serta sebagian anggota masyarakat baik yang memiliki garis keturunan dengan Bumi Adat maupun tidak. Tujuan upacara "Seleh Taun Mapag Taun" ini adalah sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada "karuhun" (leluhur) yang telah mendirikan perkampungan untuk anak cucunya sampai sekarang. Adapun rasa syukur ditujukan semata-mata kepada Allah Swt, baik itu mata pencaharian, tempat tinggal yang subur, letentraman, dan kedamaian. Keberadaan simbol-simbol yang terdapat dalam upacara tersebut, seperti pembuatan tumpeng lulugu (pusaka), opak beureum (merah), opak bodas (putih), hayam hideung (ayam hitam), hayam bodas (ayam putih), dan hayam hawuk(ayam abu-abu, serta pakaian aria, yang dikenakan dalam upacara ini, memiliki makna nilai-nilai luhur yang mendalam. Terlepas dari kepercayaan masyarakat setempat, ternyata dalam pelaksanaan upacara ini mengandung mengandung sistem kerja yang harmonis secara gotong royong dan kekeluargaan. Kata Kunci : Upacara adat, Seleh Taun Mapag Taun, masyarakat Sunda.
Efektifitas Pembinaan Kepala Madrasah Dan Pengawas Terhadap Kompetensi Profesional Guru Min Kabupaten Serang Malik Mustofa
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3514

Abstract

Pembinaan kemampuan profesional yang dilakukan oleh Kepala Madrasah ditujukan pada upaya bagaimana merealisasikan penyusunan program kerja yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan pendidikan clan pembelajaran pada guru. Kenyataan menunjukkan bahwa pembinaan kompetensi profesional yang dilaksanakan oleh Kepala Madrasah secara umum telah berjalan sesuai harapan. Namun, kalimat-kalimat sumbang masih disuarakan oleh sebagian masyarakat yang menyebutkan : "Kemampuan guru belum profesional". Benarkah subsitansi berkaitan dengan kerja para guru Madrasah yang memiliki kelemahan tertentu. Oleh karena itu pembinaan kompetensi profesional guru harus mendapat pembinaan yang serius agar mutu lulusan dapat tercapai dengan baik. Secara umum penelitian ini difokuskan kepada masalah pokok yang dirumuskan: "Bagaimana Efektifitas Pembinaan Kepala Madrasah dan Pengawas Terhadap Kompetensi Profesional Guru MIN di Kabupaten Serang". Untuk menjawab permasalahan tersebut penelitian ini akan mencari informasi tentang pembinaan guru oleh Kepala Madrasah dan Pengawas, perkembangan terhadap kompetensi profesional guru dalam pembelajaran. Penelitian ini berlokasi di MIN Kabupaten Serang, yaitu MIN Baros, MIN Padarincang dan MIN Leuwinanggung yang dijadikan informasi kunci adalah seluruh Kepala Madrasah dan Pengawas, Guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi partisipatif dengan teknik pengumpulan data pengamatan, wawancara dan dokumenter. Setelah dilakukan ancdisa data, maka hasil penelitian menunjuklcan bahwa pembinaan Kepala Madrasah dan Pengawas terhadap kompetensi profesional guru melalui kegiatan KKG yang memiliki daya guna, hubungan personal para guru menjadi hubungan bersifat akademik, perkembangan kurikulum cepat terserap, adanya kesamaan persepsi implementasi kurikulum, meningkatkan kemampuan penyusunan alat evaluasi, adanya standardisasi tingkat materi pembelajaran dan hasil belajar. Sehingga kompetensi mengenai masalah kependidikan, psikologi pendidikan, metode dan studi pembelajaran serta penguasaan materi dapat diwujudkan. Kata kunci: kepala madrasah, kompetensi profesional guru, MIN
Orientasi Masa Depan Anak Remaja Hubungannya Dengan Diskusi Orang Tua Umayah Umayah
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3496

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Seperti juga perkembangan lainnya, individu yang berada pada masa remaja mulai dituntut untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas perkembangan Ketika remaja berada pada awal kehidupannya yang bebas, dimana mereka pertama kali diijinkan dan didukung oleh usia yang terus bertambah, untuk memikirkan rencana masa depan. Dalam tulisan ini penulis berusaha mengungkapkan motivasi anak remaja dan orang tua dalam diskusi tentang orientasi masa depan anak remaja. Kata Kunci : Remaja, Orientasi, motivasi,
Hakikat Hijrah Dalam Alquran Sholahuddin Al-Ayubi
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3500

Abstract

Makna hijrah bagi kaum muslim memiliki malaria yang mendalam, bukan saja memiliki makna perpindahan secara fisik, melainkan kaum muslimin dianjurkan untuk hijrah secara totalitas. Namun hijrah dapat dipahami dengan perpindahan dari negeri kaum kafir atau kondisi peperangan (daarul kufri wal harbi) menuju negeri muslim (darul illquran menjelask-an, kata hijrah dengan lafaz yang bermacam-macam, kalimat yang berbeda-beda dan susunan kata yang lebih variatif, terkadang lafaz dalam alquran menggunakan perintah yang jelas terkadang pula dengan ungkapan biasa saja, dan terkadang pula dengan bentuk janji atau ancaman, yang tentunya menunjukan perhatian besar yang diberikan alquran terhadap makna hijrah Kata Kunci : Makna, Hakikat, Pelaksanaan Hijrah
Evaluasi Pendidikan Dalam Pandangan Islam H E Syarifudin
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3516

Abstract

Pentingnya pendidikan Islam dalam menunjang tujuan hidup bangsa, yaitu melahirkan individu, keluarga dan masyarakat yang soleh, serta menumbuhkan konsep-konsep kemanusiaan yang balk diantara umat manusia dalam mencapai suasana saling pengertian, yakni konsep-konsep yang sesuai dengan budaya, peradaban, dan pewarisan umat, serta pandangannya tentang alam, manusia dan hidup. Matra penulis memilih judul evaluasi pendidikan dalam pandangan Islam untuk mengetahui sejauh mana evaluasi pendidikan Islam diterapkan khususnya di Negara kita dan bagaimanakah sistem evaluasi yang digunakan dalam pendidikan Islam, prinsip-prinsip apa yang dipegcmg dan kriteria keberhasilan belajar yang hendak dicapai. Kata Kunci : Sistem, prinsip pendidikan
Ateisme Dan "Ateisme" Helmy Faizi Ulumi
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3498

Abstract

Tulisan ini berusaha menggambarkan beberapa teori tentang ateisme, sejarah, dan jenis-jenisnya. Kata ateisme berakar dari kata Yunani atheos yang berarti tanpa tuhan. Secara garis besar, sejarah ateisme dibagi menjadi tiga zaman, yaitu abad ke-6 S.M., zaman modern, dan era kontemporer. Istilah ateisme merujuk pada penolakan tuhan dan segala hal yang berkaitan dengannya, yang bersifat teoritis maupun praksis; penolakan terhadap ajaran ketuhanan yang terlalu berjarak dengan manusia (teologi tuhan matt); dan berarti agama dan kepercayaan non-teistik, yang lebih menekankan pengembangan spiritualitas manusia. Kata Kunci: tuhan, ateisme, non-teistik, agama
Islam Progresif : Sebuah Pergeseran Paradigma Beragama Ade Fakih Kurniawan
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3493

Abstract

Tulisan ini mencoba mengulas tentang fenomena gerakan keagamaan, yakni Islam Progresif. Islam Progresif itu lahir sebagai konsekuensi dari gesekan sosiologis agama (khususnya Islam) dengan problem problem sosial yang ada di lingkungan di mana agama itu Nadir. Bisa juga dikatakan bahwa lahirnya reaksi ini disebabkan oleh sifat agama yang adaptif terhadap problem yang ada di masyarakat supaya tetap survive di tengah pergolakan yang terjadi dan bisa juga memainkan peranannya yang proporsional. Kata Kunci : Islam, Ijtihad, Kemanusiaan
Ba'du Muhtawayat Kitab Al-Bayani Wa At-Tabyini Liljahiz annida tusolihah; M Mui'zzudin
Tsaqofah Vol 6 No 02 (2008): December 2008
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v6i02.3507

Abstract

Mengkaji kitab al-Bayern wa at-Tabyin ditulis oleh Abu Usman Amr bin Bahr al-Jahii memiliki cita rasa kebalagahan yang sangat tinggi yang menghindari kesulitan dalam pemahaman kemaknaan sastra Arab yang selama ini dialami bagi pebelajar bukan penutur bahasa. Dalam kajian karya memberikan klasifikasi al-Bayern dengan kajian makna leksikal, makna isyarat, makna tulisan, makna konvensi ), dan pragmatik atau keadaan yang disebut makna nubah. Penjabaran tentang klasifikasi al-Bayern, al Jahiz telah mengklasifikasi lima aspek tentang makna, yaitu; makna leksikal berupa makna kata di dalam bahasa Arab, seperti makna denotatum (hakiki), makna konotatum (Majazi), makna murodif, makna mustarok dan lain-lainnya, makna isyarah berupa makna bahasa isyarat dengan menggunakan bahasa isyarat tangan, kepala, mata, kening sebagai bahasa isyarat anggota tubuh inanusia dan bisa juga dengan menggunakan bahasa isyarat alat lain, seperti membahasakan ajakan supaya datang kemari ketika dua orang komunikan yang berjauhan berkomunikasi dengan melambaikan pedang atau baju. Dan juga bisa saja dengan mengacungkan pedang atau cambuk keatas dengan diayun-ayun sebagai isyarat bahasa memberikan ancaman atau tantangan bagi komunitas bangsa Arab, makna tulisan sebagaimana difirmankan Allah Swt dalam (Q. S. al Alaq: 4-5). Kata Kunci: Balagah, al-Bayan, dan sastra Arab

Page 1 of 1 | Total Record : 10