cover
Contact Name
Cucuk Evi Lusiani
Contact Email
lusiani1891@polinema.ac.id
Phone
+6282140565353
Journal Mail Official
lusiani1891@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 9, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
ISSN : 19788789     EISSN : 27147649     DOI : http://dx.doi.org/10.33795/distilat
Core Subject : Engineering,
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi is an Open Access Journal with manuscripts in the form of research articles, literature review, or case reports that have not been accepted for publication or even published in other scientific journals.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021" : 9 Documents clear
HIDROLISIS RAW SUGAR SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN MONO NATRIUM GLUTAMAT DENGAN VARIASI pH, SUHU, DAN KONSENTRASI Wardani, Nadua Bella; Susanti, Mei; Maryanty, Yanty
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.178

Abstract

Analisis DS (Direct Sugar)/ TS (Total Sugar) merupakan suatu analisis yang digunakan untuk mengetahui kadar glukosa bebas yang terdapat dalam kandungan gula total dalam suatu karbohidrat. Analisis ini digunakan untuk mengetahui kandungan glukosa pada bahan baku pembuatan MNG (Mono Natrium Glutamat) seperti tetes tebu, tepung tapioka, tepung jagung, maupun raw sugar yang telah melalui proses hidrolisis yang divariasikan pada prosesnya. Hidrolisis merupakan proses dekomposisi kimia dengan menggunakan air untuk memisahkan ikatan kimia dari substansinya. Hidrolisis sukrosa (raw sugar) merupakan proses pemecahan molekul disakarida (sukrosa) menjadi monosakarida (fruktosa dan glukosa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum proses hidrolisis raw sugar dengan menggunakan analisis DS/ TS. Hasil dari penelitian ini didapatkan kondisi optimum proses hidrolisis raw sugar sebagai bahan baku cadangan pembuatan MNG (Mono Natrium Glutamat) terjadi pada pH 2,8, suhu 60oC, dan konsentrasi raw sugar 40%.
TUNING DARI PENGENDALI SUHU PADA OUTLET FURNACE-3 DI PPSDM MIGAS, CEPU Azizah, Nofiatul; Munawaroh, Siti Iffah; Mufid, Mufid; Suhadno, Afdal; Subur, Muh.
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.182

Abstract

Furnace-3 di PPSDM Migas Cepu berfungsi untuk memanaskan crude oil sebelum masuk ke evaporator. Penelitian ini dilakukan karena tidak pernah dilakukan tuning terhadap pengendali suhu pada outlet furnace. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menentukan nilai parameter baru (Kp, τI dan τD untuk Temperature Indicator Controller dan Kp dan τI untuk Pressure Indicator Controller) dengan menggunakan berbagai metode diantaranya metode Ziegler-Nichols, Chien-Servo, dan Astrom and Hagglund-Regulator serta menentukan hasil analisis terbaik diantara metode tersebut. Penelitian dilakukan dengan menganalisis pengendali suhu pada outlet Furnace-3 di PPSDM Migas Cepu dan tuning menggunakan berbagai metode yang disimulasikan dengan Simulink matlab. Nilai parameter baru (Kp, τI dan τD) Temperature Indicator Controller dari metode Ziegler-Nichols adalah 924, 10 dan 2.5, dari metode Chien-Servo adalah 462, 77 dan 2.5, dan dari metode Astrom and Hagglund-Regulator adalah 723.8, 10 dan 2.5. Nilai parameter baru (Kp dan τI) Pressure Indicator Controller dari metode Ziegler-Nichols adalah 54 dan 16.65, dari metode Chien-Servo adalah 21 dan 3.51, dan dari metode Astrom and Hagglund-Regulator 42 dan 11.5. Nilai parameter baru pressure indicator controller yang paling optimal adalah parameter dari metode Chien-Servo, sedangkan nilai parameter baru (Kp, τI dan τD) temperature indicator controller yang paling optimal adalah 75, 0.85 dan 2.8.
STUDI PENGARUH PRESSURE DROP TERHADAP EFISIENSI HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR#1.2 BERBASIS SIMULASI CHEMCAD Maula, Inayatul; Mustain, Asalil; Suryandari, Ade Sonya; Hariadi, Akhmad
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.184

Abstract

PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap) adalah instalasi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga gas dan uap untuk menghasilkan listrik. Bahan bakar yang digunakan pada PLTG berupa gas alam yang dibakar pada ruang bakar dengan udara dari atmosfer yang telah dikompres. Hasil dari pembakaran gas alam menghasilkan gas yang memiliki tekanan dan temperatur tinggi yang akan memutar turbin gas. Gas buang dari Gas Turbine (GT) masih memiliki tekanan dan temperature yang tinggi sehingga dimanfaatkan kembali sebagai media pemanas dari Heat Recovery Steam Generator (HRSG). Fungsi HRSG adalah untuk memanaskan air menjadi steam yang memiliki tekanan dan temperatur tinggi. Steam hasil dari HRSG akan memutar sudu-sudu turbin yang nantinya akan menghasilkan listrik. Adanya peranan penting HRSG, maka perlu dilakukan perhitungan efisiensi panas HRSG blok 1.2. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh variasi pressure drop terhadap efisiensi HRSG. Jumlah energi yang dibutuhkan untuk mengubah air menjadi uap dan juga energi yang disuplai dari gas buang turbin dapat diketahui dengan simulasi software ChemCAD. Jumlah energi yang hilang juga dapat diketahui dengan simulasi software ChemCAD 7.1.2. Hasil simulasi software ChemCAD dengan melakukan case study yang memvariasikan pressure drop pada alat LNG Exchanger didapatkan efisiensi panas HRSG 1.2 sebesar 51,296% dan heat losses sebesar 176852833,33 kJ/jam.
PEMANFAATAN FLY ASH SEBAGAI MATERIAL ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN LOGAM FE PADA LIMBAH CAIR DI UNIT WASTE WATER TREATMENT PLANT PT POMI Wardani, Avielia Putri; Maulidz, Safirda Dwi; Takwanto, Anang; Yulianto, Erwan
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.183

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan abu terbang batubara teraktivasi dan antrasit sebagai adsorben ion logam berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NaOH, suhu aktivasi fisika dan interaksi antara NaOH dengan suhu aktivasi fisika terhadap penurunan kandungan logam Fe pada limbah cair di PT POMI, serta untuk mengetahui pengaruh jenis adsorben terhadap penurunan kandungan logam Fe pada limbah cair PT POMI. Penelitian ini dimulai dengan mengaktivasi abu terbang, dengan 2 metode, yang pertama metode kimia dalam suasana basa menggunakan kosentrasi NaOH 1 M, kosentrasi NaOH 2 M, kosentrasi NaOH 3 M dan yang kedua metode fisika menggunakan variabel suhu 100°C, 120°C, 140°C dan 160°C selama 1 jam. Abu terbang yang telah diaktivasi dan antrasit (tanpa aktivasi) kemudian digunakan sebagai adsorben limbah cair PT POMI. Hasil adsorpsi diuji dengan AAS untuk mengetahui penurunan kandungan logamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kandungan logam Fe paling baik sebesar 4,459 ppm pada penggunaan larutan NaOH 3 M dengan suhu 160°C dari konsentrasi awal sebelum adsorpsi sebesar 4,46 ppm menjadi 0,001 ppm. Sedangkan hasil adsorpsi menggunakan adsorben antrasit penurunan kandungan logam Fe pada limbah cair sebesar 2,31 ppm dengan persentase penurunan sebesar 51,84%. Hal tersebut telah memenuhi standar syarat kandungan logam yang ada di PT POMI yaitu maksimal 3 ppm.
STUDI LITERATUR KARAKTERISTIK PRODUK PENGOLAHAN DAUR ULANG PLASTIK Marisma, Syafniar Auliya Reza; Salim, Ahmad Sabila; Rubianto, Luchis; Wibawa, Ari Suryaedi Mulya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.180

Abstract

Produksi sampah nasional terus meningkat seiring dengan terjadinya pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah penduduk. Salah satu jenis sampah yang menjadi perhatian adalah sampah plastik. Upaya untuk mengurangi permasalahan sampah yang dapat dilakukan yaitu dengan memanfaatkan sampah menjadi bahan baku kembali. Pokok permasalahan dalam kasus ini untuk menentukan pengaruh penambahan daur ulang dan menentukan rasio penambahan ulang yang sesuai terhadap bulk density, melt flow index, kekuatan tekan dan kekuatan tarik spesimen. Kajian ini menggunakan bahan murni dan daur ulang nya. Bahan tersebut dicampur dengan daur ulang yang jenis nya sama, kemudian dilakukan proses injeksi dengan menggunakan mesin injeksi kapasitas produksi. Mesin injeksi tersebut membentuk spesimen. Kemudian dilakukan uji bulk density, uji melt flow index, uji tekan dan uji tarik. Hasil dari studi literatur ini adalah penggunaan daur ulang berpengaruh pada karakteristik yang dikaji berupa bulk density, melt flow index, kekuatan tekan, dan kekuatan tarik. Semakin banyak penggunaan daur ulang maka karakteristiknya akan semakin menurun. Penggunaan daur ulang yang sesuai sebaiknya tidak melebihi 40% dan menggunakan variasi daur ulang satu kali. Berdasarkan standar karakteristik yang dikaji yaitu PT Berlina Tbk., ASTM D1238I, ASTM D790, ASTM E8.
EVALUASI PERFORMA SPIRAL HEAT EXCHANGER HE-201 PADA UNIT DEMONOMERISASI Urbaningtyas, Herda; Hendrawati, Nanik; Choirudin, Fanny
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.185

Abstract

Heat exchanger adalah proses perpindahan panas fluida dengan fluida lain tanpa terjadi perpindahan massa didalamnya dan dapat dipergunakan sebagai pemanas. Salah satu tipe alat heat exchanger yang dipakai pada unit demonomerisasi adalah Spiral heat exchanger. Pada Demonomerisasi di PT Ashahimas Chemical, Spiral heat exchanger HE – 201 digunakan untuk memanaskan atau meningkatkan suhu slurry demonomer. Spiral heat exchanger HE-201 tersebut terdapat di unit demonomerisasi pada proses PVC (Polyvinyl Chloride). Hal ini dilakukan karena slurry yang terproduksi mengalami penurunanan yang disebabkan terbentuknya kerak. Hal tersebut menyebabkan koefiesien perpindahan panas (Ud) menurun dan mencapai jenuh, oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui nilai perpindahan panas dan efisiensi performa alat. Berdasarkan hasil evaluasi dari perhitungan nilai flouling factor (Rd) pada HE-201 diperoleh Rd actual yang jauh lebih kecil dari Rd desain dan nilai ΔP aktual sebesar 1,6 Kg/cm2G. Nilai tersebut berada dibawah nilai pressure drop yang diizinkan yaitu sebesar 2,6 Kg/cm2G. Hal ini menunjukkan bahwa HE-201 pada unit demonomerisasi memiliki kondisi yang sangat baik, masih dapat beroperasi dan tidak perlu diperbarui.
PEMANFAATAN LUMPUR AKTIF SEBAGAI KOAGULAN DI UNIT WATER TREATMENT PPSDM MIGAS CEPU Khoiro, Nadda Amalia; Fahmia, Zumrotul; Takwanto, Anang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.172

Abstract

Air Sungai Bengawan Solo digunakan sebagai bahan baku dalam pengolahan water treatment di PPSDM Migas Cepu. Dalam pengolahannya menghasilkan limbah berupa lumpur endapan yang telah tercampur dengan koagulan yang akan dibuang kembali ke Sungai Bengawan Solo. Hal ini menyebabkan pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem yang berada di sungai. Penelitian pemanfaatan lumpur aktif sebagai koagulan dilakukan untuk mencegah adanya kerusakan ekosistem akibat pembuangan lumpur endapan hasil pengolahan serta mengurangi penggunaan koagulan dengan memanfaatkan koagulan yang masih aktif dalam lumpur endapan. Percobaan ini mengguanakan metode jar tes dengan rasio dosis koagulan 70 ppm, 100 ppm, 130 ppm, 160 ppm dan 190 ppm ,dosis flokulan 0,5 ppm. Kemudian dilakukan pengadukan cepat 120 rpm selama 1 menit dan dilanjutkan pengadukan lambat 60 rpm selama 30 detik. Selanjutnya dilakukan aerasi selama 30 detik dan yang terakhir sedimentasi selama 30 menit dengan parameter yang akan diamati berupa kekeruhan, angka KMnO4, pH dan TDS. Hasil penelitian menunjukkan dosis koagulan optimum diperoleh pada dosis 130 ppm pada campuran tawas+lumpur+PAC dengan perbandingan dosis 70:20:40. Koagulan PAC terbukti lebih efektif dibandingkan dengan koagulan yang lain untuk pengolahan air minum di unit WT PPSDM migas dengan nilai kekeruhan = 213 NTU, pH 7,3, angka KMnO4 = 7,869 mg/l dan TDS = 23 mg/l.
KUANTIFIKASI SENYAWA FLAVONOID DENGAN LC-MS/MS SECARA SIMULTAN Kaliawan, Kaliawan; Danardono, Prayogo
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.170

Abstract

Pengujian senyawa flavonoid dengan metode kromatografi cair spektrometri massa (LC-MS/MS) dikembangkan dan digunakan untuk kuantifikasi secara simultan. Senyawa flavonoid yang menjadi target pengujian adalah senyawa quercetin, quercetin-3-O-glikosida, taxifolin dan rutin. LC-M/SMS menjadi teknik pengujian menggunakan teknik ionisasi electrospray (ESI) dengan pola ionisasi positif maupun negatif. SRM (Selected Reaction Monitoring) dipilih untuk penentuan secara spesifik senyawa target berdasarkan quasi ion molekuler prekursor dan transisinya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa jauh nilai pengukuran pada pada LC-MS/MS terhadap linieritas, presisi, akurasi, batas terendah deteksi dan batas terendah kuantifikasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai linieritas mendekati satu, presisi dan akurasi dapat diterima/valid. Nilai LoD senyawa quercetin 42.9 ppb, quercetin 3-O-Glikosida sebesar 33 ppb, taxifolin 23.1 ppb, dan rutin 52.8 ppb. Sedangkan nilai LoQ senyawa quercetin 129 ppb, quercetin 3-O-Glikosida sebesar 99 ppb, taxifolin 69 ppb, dan rutin 159 ppb.
PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI EVAPORATOR PADA UNIT KILANG PPSDM MIGAS CEPU Munawaroh, Siti Iffah; Azizah, Nofiatul; Mufid, Mufid; Subur, Muh.
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i1.173

Abstract

Evaporator merupakan bagian dari unit pengolahan di kilang Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu, yang berfungsi untuk proses pemisahan uap minyak dengan cairannya atau fraksi berat dengan fraksi ringannya. Untuk mengetahui apakah proses yang berjalan dalam evaporator sudah baik atau belum, dapat dilihat dari efisiensinya, sehingga dilakukan perhitungan neraca massa dan neraca energi pada evaporator itu sendiri. Dari perhitungan neraca massa evaporator didapatkan antara jumlah total masuk tidak sama dengan total keluar, yang berarti terdapat massa yang hilang. Total massa kehilangan yang didapat adalah 419.65 kg/hari. Hal tersebut sudah terbilang relatif kecil dan sudah tergolong baik untuk pengoperasian evaporator (V-1) di unit kilang PPSDM Migas Cepu. Sedangkan, pada perhitungan neraca energi, untuk panas yang hilang di evaporator cukup banyak yaitu 245654961.5 btu/hari, dengan persen efisiensi panas evaporator sebesar 55.01%. Panas yang hilang merupakan salah satu parameter yang mempengaruhi efisiensi energi proses evaporasi. Hal tersebut sangat disayangkan mengingat panas yang hilang tergolong relatif besar, dan panas yang hilang seharusnya bisa digunakan untuk pengoperasian di evaporator untuk memisahkan komponen-komponen dengan lebih baik lagi. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah besarnya nilai panas yang hilang adalah dengan menambahkan insulator pada evaporator.

Page 1 of 1 | Total Record : 9