cover
Contact Name
Ivan Sunata
Contact Email
sunataivan@gmail.com
Phone
+6285274603444
Journal Mail Official
sunataivan@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Jl. Kapten Muradi, Kec. Sungai Liuk, Kerinci, Jambi, Indonesia 37112
Location
Kab. kerinci,
Jambi
INDONESIA
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah
ISSN : 27146510     EISSN : 27156273     DOI : https://doi.org/10.32939/ishlah
Core Subject : Religion,
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah is a journal that publishes current original researches on ushuluddin, adab and dakwah phenomenon and studies related to social and cultural context in Indonesia in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies. The focus study of Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah are: Interpretation of the Quran and Hadis; Humanities and Philology; Islamic Historical and Cultural Studies; Islamic communication/public speaking (Tabligh); Islamic counseling (Irsyad); Da’wah management (Tadbir); Islamic community development (Tamkin); Religion Studies.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020): Desember" : 8 Documents clear
Teologi Pembebasan Ali Syari’ati (Kajian Humanisme dalam Islam) Siti Syamsiyatul Ummah
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.8

Abstract

Abstract As one of the most prominent Muslim thinkers of modern times, Ali Syari 'ati's role in resisting the repression of Pahlevi's regime is undeniable. He presented himself as a propagandist gusting the spirit of youth in Iran in the 1970's to rise up and resist the authoritarian and oppressive regime of Pahlevi. Ali Syari 'ati had succeeded in building a revolutionary islamic ideology on the foundations of tauhid to elevate degrees and support egalitarianism in humans. In the view of Ali Syari 'ati, tauhid is a oneness between god, human, and the universe. Therefore, any form of social discrimination, injustice, depotism, and persecution must be opposed because it is separate from the rivals of tauhid. It's a library research which deals with liberation theological thinking in the perspective of Ali Syari 'ati in lifting and fighting for emancipation, responsibility and human freedom. The subject of this post is the biography of Ali Syari 'ati, the views of the tauhid world: the tauhid is the free previews of Ali Syari 'ati, the religious humanistic concept Ali Syari'ati, and the tauhid scheme of thought in the religious humanistic concept of Ali Syari'ati. Abstrak Sebagai salah satu pemikir Muslim terkemuka di zaman modern, peran Ali Syari’ati dalam melawan penindasan rezim Pahlevi tidak dapat dimungkiri lagi kebenarannya. Ia tampil sebagai propagandis yang membakar semangat kaum muda di Iran pada 1970-an untuk bangkit dan melawan rezim Syah Pahlevi yang otoriter dan menindas. Ali Syari’ati berhasil membangun ideologi Islam yang revolusioner dengan fondasi tauhid untuk mengangkat derajat dan menyokong egalitarianisme (persamaan) pada manusia. Dalam pandangan Ali Syari’ati, tauhid adalah kesatuan antara Tuhan, manusia, dan alam semesta. Maka, segala bentuk diskriminasi sosial, ketidakadilan, kedzaliman, dan penindasan harus dilawan karena termasuk hal yang syirik (lawan tauhid). Tulisan ini merupakan library research yang membahas tentang pemikiran teologi pembebasan dalam prespektif Ali Syari’ati dalam mengangkat dan memperjuangkan emansipasi, tanggung jawab dan kebebasan manusia. Sub pembahasan dalam tulisan ini adalah biografi Ali Syari’ati, pandangan dunia tauhid: Tauhid yang membebaskan prespektif Ali Syari’ati, konsep religius humanistik Ali Syari’ati, serta skema pemikiran tauhid dalam konsep religius humanistik Ali Syari’ati.
Tipologi Kajian Tafsir: Metode, Pendekatan dan Corak dalam Mitra Penafsiran al-Qur’an Ummi Kalsum Hasibuan; Risqo Faridatul Ulya; Jendri, Jendri
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.9

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang metode, pendekatan dan corak tafsir Alquran. Adapun metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui makna-makna dari metode, pendekatan dan corak ketika hendak melakukan penelitian tafsir, untuk mengupas tentang metode, pendekatan dan corak dalam tafsir Alquran. Dari pembahasan dalam tulisan ini, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa: pertama, metode tafsir adalah suatu cara, langkah-langkah ataupun kerangka yang harus ditempuh ketika melakukan penafsiran Alquran, sehingga dalam hal ini terdapat beberapa metode penafsiran Alquran, yaitu; metode tafsir tahlili, ijmali, muqaran, maudhu’iy dan hermeneutika. Kedua; pendekatan tafsir adalah sudut pandang dari prosesnya tafsir dan dari pendekatan itu akan membuahkan corak, sehingga antara pendekatan dan corak tafsir itu saling keterkaitan antara keduanya. Adapun pendekatan dalam tafsir adalah pendekatan tekstual, kontekstual, bahasa, historis dan sosio-historis. Ketiga; corak tafsir adalah suatu nuansa, dominasi, warna ataupun kecenderungan pemikiran atau ide yang mendominasi suatu karya tafsir dan yang termasuk kepada corak tafsir Alquran adalah corak falsafi, fiqhi, sufi, ‘ilmi, adabi al-ijtima’iy.
Pemikiran Kontemporer Tafsir al-Qur’an di Indonesia: (Tinjauan Terhadap Buku Pesan-Pesan al-Qur’an Mencoba Mengerti Intisari Kitab Suci Karya Djohan Effendi) Ummi Kalsum Hasibuan
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.17

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang pemikiran tafsir Djohan Effendi yang terdapat dalam buku Pesan-Pesan al-Qu’ran Mencoba Mengerti Intisari Kitab Suci. Tujuan tulisan ini untuk menyingkap potret kehidupan intelektual Djohan Effendi, untuk mengetahui, mengkaji dan menganalisa tentang pemikiran kontemporer dari Djohan dalam melakukan penafsiran al-Qur’an yang dikemukakan dalam bentuk contoh dan untuk menganalisa karakteristik penafsiran dari buku pesan-pesan al-Qur’an yang dikarang oleh Djohan. Adapun metode yang dipakai adalah metode deskriptif-analisis dengan memakai pendekatan historis. Dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa Djohan Effendi merupakan intelektual Islam yang berasal dari Banjarmasin dan sudah tidak asing lagi di dengar dari kalangan pemikir Islam, selain itu ia juga sangat antusias terhadap penafsiran al-Qur’an, sehingga lahirlah karya terakhirnya yang monumental tersebut. Selanjutnya terkait pemikiran kontemporer tafsir Djohan dalam melakukan sebuah penafsiran ia bersumber kepada bi al-ra’yi dan berupaya membuat sebuah pemahaman pribadinya dengan modal ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dilaluinya, sebagaimana ketika menafsirkan kata rabb dengan Tuhan pelantan. Kemudian Djohan juga tidak mencantumkan ayat-ayat al-Qur’an di dalamnya, hanya tulisan kaligrafi saja yang terdapat di dalamnya. Bahkan penafsiran kontemporer Djohan yang teruang dalam bukunya tersebut ia lebih menggunakan bahasa-bahasa sastra maupun indah bagi para pembaca. Tulisan ini akan mencoba untuk mendiskusikan atau meninjau lebih dalam lagi seputar terbitnya buku Pesan-pesan al-Qur’an Mencoba Mengerti Intisari Kitab Suci karangan dari Djohan Effendi.
Strategi Komunikasi Kepemimpinan & Manajemen Konflik dengan Konsep LCCVASE (Listening, Clarifying, Confirming, Verifying, Action-Solving, Evaluating) Muftitama, Adriansyah
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.31

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan jendela wacana baru yang memaparkan suatu bentuk strategi komunikasi kepemimpinan untuk mengatasi konflik internal kelompok. Kajian di dalam tulisan ini berangkat dari akar masalah atau konflik individu yang sering terjadi di dalam suatu kelompok kecil ataupun besar karena pada dasarnya setiap kelompok membutuhkan sosok yang mampu mengayomi secara massive setiap langkah kelompok dengan benar agar tujuan kelompok dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Melalui studi literatur, terciptalah gagasan/proposisi atau konsep tentang strategi komunikasi yang disingkat menjadi LCCVASE (listening, clarifying, confirming, verifying, action-solving, evaluating) ini dapat diterapkan pada berbagai proporsisi komunikasi dan manajemen konflik individu di dalam kelompok, jika dilakukan dengan baik dan benar maka permasalahan kelompok diharapkan dapat mereda atau selesai dengan cepat yang level pencapaiannya tetap dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti: kecerdasan pemahaman (kognisi), sense atau feeling, pendidikan, emosi, dan lain-lain. Strategi ini diterapkan sebagai sebuah teknik membaca dan memahami situasi-situasi yang terjadi
Refleksi Kepemimpinan dan Strategi Perang Nabi Muhammad (Studi Kontekstual Legitimasi Sejarah Perang Uhud) Habibi, Nicolas; Jalwis; Izzat Muhammad Daud
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.32

Abstract

Dalam titik-titik sejarah perang Uhud, perang ini merupakan perang kedua yang terjadi sejak didirikannya pemerintahan Islam oleh nabi Muhammad di Madinah. Perang ini disebabkan oleh faktor agama, faktor sosial, faktor ekonomi dan faktor politik. Beberapa literatur menyebutkan bahwa nabi Muhammad dan pasukannya mengalami kekalahan dalam peperangan ini karena banyaknya jumlah mujahid yang wafat. Namun, dalam perspektif ketercapaian tujuan awal faktor penyebab dari perang ini, tidak satupun keberhasilan yang diperoleh Quraisy dan infantrinya. Setelah perang ini, legitimasi kepemimpinan nabi Muhammad dan pemerintahannya justru semakin eksis di Madinah. Kelihaian dan kepiawaian nabi Muhammad mengatur strategi pada perang Uhud, menjadi mir’ah dalam sejarah dunia Islam.
Metode Menentukan Kesahihan Hadis: Teori dan Aplikasi aL-Hakim dalam Kitab aL-Mustadrak ‘Ala Shahihain Zulfikar, Eko
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.33

Abstract

Al-Hakim adalah tokoh ahli hadis yang berpengaruh dalam dunia Islam. Salah satu karyanya yang familiar adalah al-Mustadrak ‘ala al-Shahihain, yang merupakan bentuk manifestasi aplikasi metode al-Hakim dalam menentukan kesahihan hadis. Tulisan ini bermaksud melakukan eksplorasi lebih jauh metode al-Hakim dalam menentukan kesahihan hadis yang dia manifestasikan dalam karyanya tersebut. Dengan metode deskriptif-analitis, didapati kesimpulan bahwa al-Hakim menggunakan prinsip ijtihad dalam menentukan metode kesahihan hadis, dan ia membaginya menjadi empat paradigma sudut pandang; (1) dilihat dari kriteria kesahihan hadis, (2) dilihat dari klasifikasi hadis, (3) dilihat dari pendekatan status sanad dan matan, dan (4) dilihat dari standar penentuan kesahihan hadis. Adapun langkah yang dilakukan dalam menentukan kesahihan hadis berdasarkan syarat perawi, al-Hakim membagi menjadi lima kategori, yakni; (1) hadis yang sesuai dengan syarat Shahihain, (2) hadis yang sesuai dengan syarat al-Bukhari, (3) hadis yang sesuai dengan syarat Muslim, (4) hadis yang sesuai dengan syarat al-Hakim, dan (5) hadis yang tidak dinilai al-Hakim.
Konsep Jihad dalam Tafsir Al-Maraghi (Studi Tafsir Tematik Tentang Jihad dalam QS. At-Taubah) Ulya, Risqo; Hafizzullah
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.34

Abstract

Artikel ini membahas tentang Konsep Jihad dalam Tafsir al-Maragi (Studi Tafsir Tematik tentang Jihad dalam QS. At-Taubah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap: 1) Konsep jihad dalam surah at-Taubah pada tafsir al-Maragi, dan 2) Relevansi jihad dengan konteks masa kini menurut tafsir al-Maragi. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research) dengan metode penelitian tematik surah. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer, yaitu Tafsir al-Maragi, sedangkan sumber data sekunder, yaitu Kitab al-Mu’jam al-Mufahrasy li al-Fazdil Quran Karim, ensiklopedia, jurnal dan literatur yang relevan dengan jihad. Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan studi dokumen, yang dianalisis menggunakan langkah-langkah dalam metode tematik. Kesimpulan penelitian ini adalah: 1) Adapun al-Maragi membagi konsep menjadi beberapa bagian: a. Objek jihad yakni orang-orang musyrik, munafik dan kafir. b. Media jihad seperti harta dan diri mereka. c. Cara berjihad: untuk melawan orang-orang kafir dan munafik yaitu berjihad dengan tangan dan berjihad dengan lisan. d. Macam-macam jihad: jihad yang haq dengan tujuan untuk membatalkan yang batil. e. Tujuan berjihad atau berjuang di jalan Allah yaitu merupakan jalan untuk memelihara keberadaan umat dan ketinggian kalimatnya, membersihkan mereka dari keimanan yang lemah dan kelalaian terhadap hak-hak Islam, menegakkan neraca keadilan, serta menegakkan yang haq. f. Keutamaan jihad yaitu lebih agung derajatnya, kemuliaannya, tinggi kedudukannya dalam martabat keutamaan dan kesempurnaan, lebih besar pahalanya, menikmati kesenangan di dunia, serta Allah menjanjikan bahwa yang berjihad akan memperoleh berbagai kebahagiaan abadi di akhirat. Dengan melihat beberapa konsep yang ditawarkan tafsir al-Maragi apabila telah mengikuti cara yang tertera di atas. Maka, langkah selanjutnya tafsir al-Maragi ini menekankan bahwa menggerahkan segenap kekuatan, kemampuan, dan kesanggupan untuk melawan musuh. sedangkan 2) Relevansi jihad masa kini pada kitab tafsir al-Maragi dalam surah at-Taubah ialah jihad dengan media, jihad dengan ekonomi, jihad dengan ilmu dan jihad dengan diri
Pertahanan Budaya dan Agama: Upaya Organisasi Gerakan Muslimin Minangkabau di Tengah Tantangan Kristenisasi Mardianto, Pisdoni
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v2i2.347

Abstract

The organization of the Minangkabau Muslim Movement of West Sumatra, established on August 17, 1999, which was spearheaded by H. Rusman Ipon R.S., H. Nurman Agus, H. Muhammad Ma'ad Makkah bin Achin R.B. and Abusammah Siregar This idea emerged based on the increasing Christianization efforts carried out by missionaries against Muslims in West Sumatra, especially starting from the kidnapping case, the apostasy and rape of Wawah that occurred in the city of Padang in 1998. The implementation of this organization carries out various activities related to apostasy such as the case of the disappearance of one of the IAIN Imam Bonjol Padang Postgraduate students on behalf of Mimi who was allegedly run away by Slamet (Aristo), apostasy carried out by two lecturers and two students of Unand Politani Tanjung Pati Lima Puluh Kota in addition to the activities carried out by this organization, namely tabliq akbar, safawi da'wah, seminars, magazine publishing, educating converts and da'i of West Sumatra, establishing the Amil Zakat Institute. This organization, in addition to collaborating with various organizations in Indonesia, also collaborates with Malaysian, Saudi Arabia and London British organizations. Organisasi Gerakan Muslimin Minangkabau Sumatera Barat, berdiri pada tanggal 17 Agustus 1999, yang dipelopori oleh H. Rusman Ipon R.S., H. Nurman Agus, H. Muhammad Ma’ad Makkah bin Achin R.B. dan Abusammah Siregar ide ini muncul didasarkan karena semakin maraknya upaya Kristenisasi yang dilakukan para misionaris terhadap umat Islam di Sumatera Barat, khususnya berawal dari kasus penculikan, pemurtadan dan pemerkosaan terhadap Wawah yang terjadi di kota Padang tahun 1998. Adapun implementasi organisasi ini melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pemurtadan seperti kasus hilangnya salah seorang mahasiswa Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang atas nama Mimi yang diduga dilarikan Slamet (Aristo), pemurtadan yang dilakukan oleh dua orang dosen dan dua orang mahasiswa Unand Politani Tanjung Pati Lima Puluh Kota di samping itu kegiatan yang di lakukan oleh organisasi ini yaitu tabliq akbar, safawi dakwah, seminar-seminar, penerbitan majalah, melakukan pendidikan kepada para mualaf dan da’i Sumatera Barat, mendirikan Lembaga Amil Zakat. Organisasi ini selain menjalin kersama dengan berbagai organisasi di Indonesia juga menjalin kerjasama dengan organisasi Malaysia, Arab Saud dan London Inggris.

Page 1 of 1 | Total Record : 8