cover
Contact Name
Heru Susanto
Contact Email
anto.eru84@gmail.com
Phone
+6285245145680
Journal Mail Official
cakrawala@stkipsingkawang.ac.id
Editorial Address
STKIP SIngkawang, Jalan STKIP - Kelurahan Naram Singkawang, Kalimantan Barat, INDONESIA, 79251
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Cakrawala Linguista
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 25979779     EISSN : 25979787     DOI : http://dx.doi.org/10.26737/cling
CAKRAWALA LINGUISTA is a peer-reviewed scientific open access, with e-ISSN 2597-9787 and p-ISSN 2597-9779 published by Institute for Managing and Publishing Scientific Journals at STKIP Singkawang, Indonesia in 2015. In Last 2016 Cakrawala Linguista has built Organization and Editorial team to publish scientific paper. Cakrawala Linguista is Journal of applied linguistic which publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in July and December. The scopes of the topics include, but not limited to: 1) Foreign language learning, Indonesian language, vernacular language and Malay language learning; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature. Articles can be written in English, Indonesian or Malay. Please send the articles to our OJS system.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022" : 7 Documents clear
SUBJEK DAN OBLIK BAHASA TIDUNG Achmad Dicky Romadhan
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i2.2680

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan melihat bagaimana properti subjek dan oblik dalam bahasa Tidung. Penelitian subjek dan oblik ini dipandang dari segi gramatikalnya. Penelitian ini diharapkan menambah kekhazanahan penelitian dalam kesubjekan dan oblik terutama dalam bahasa Tidung. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data lisan. Data lisan diambil langsung dari penutur asli bahasa Tidung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kesubjekan dalam bahasa Tidung memiliki kesamaan dengan tipologi kesubjekan dan oblik dan sesuai dengan berbagai alat uji yang digunakan. ABSTRACTThis study aims to see how the subject and oblique properties in the Tidung language. This subject and oblique research is viewed from a grammatical point of view. This research is expected to add to the richness of research in the subject and oblique, especially in the Tidung language. The data used in this study is oral data. Oral data were taken directly from native Tidung speakers. The data collection technique used in this study is the listening technique and the note-taking technique. The results of this study explain that the subjectivity of the Tidung language has similarities with the typology of the subject and oblique with the various test instruments used.
MANTRA BETANGAS MASYARAKAT MELAYU SAMBAS (KAJIAN SEMIOTIK) Fitri Wulansari; Lizawati Lizawati
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i2.2903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem tanda yang ada pada mantra dengan kajian semiotik berupa simbol, ikon, dan indeks. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, data berupa kutipan mantra yang mengandung simbol, ikon, dan indeks. Sumber data yaitu informan kunci/penutur mantra. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi langsung, wawancara terstuktur, dan studi dokumentasi, dengan menggunakan alat pengumpulan data panduan observasi, panduan wawancara, dan alat dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data berupa meningkatkan ketekunan, triangulasi sumber, dan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra betangas masyarakat Melayu Sambas terdapat tanda-tanda yang khas yang memiliki makna yang berbeda, yakni berupa simbol, ikon, dan indeks. Simbol merupakan tanda yang berdasarkan kesepakatan, peraturan, atau perjanjian yang disepakati bersama, tanda ini meliputi kata kecantikan wajah yang selalu bersih, dan manis sebagaimana jeruk manis yang segar .Ikon merupakan suatu tanda yang mirip dengan objek atau memiliki ciri yang sama dengan apa yang dimaksud atau diwakilinya, tanda ini meliputi Terangnya purnama juga menjadi ikon dari cahaya yang bersinar di malam yang gelap. Indeks merupakan tanda yang memiliki hubungan sebab akibat dengan apa yang diwakilinya, tanda ini meliputi air yang mengalir membersihkan pipi, wajah, menjadikan bersih sehingga cerah sebagaimana cahaya rembulan yang bersinar menyinari malam.
ANALISIS DIKSI DAN GAYA BAHASA ALBUM “RIUH” KARYA FEBY PUTRI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMK Iis Badriah; Slamet Triyadi; Wienike Dinar Pratiwi
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i2.3515

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini dengan melihat dilapangan bahwa siswa tidak antusias dalam pembelajaran Indonesia, sehingga mengalami kesulitan dalam menulis puisi dengan memperhatikan unsur pembangunnya. Fokus penelitian ini yaitu menganalisis diksi dan gaya bahasa album Riuh karya Feby Putri. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Mendeskripsikan diksi dan gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu pada album Riuh karya Feby Putri; dan (2) Menjelelaskan pemanfaatan hasil analisis dalam album Riuh karya Feby Putri dalam pembelajaran Teks Puisi di SMK kelas X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Aspek yang dikaji adalah diksi yang bermakna konotatif dan denotatif serta gaya bahasa yang terdiri dari gaya bahasa Aliterasi, Asonansi, Hiperbol, Paradoks, Simile, Metafora, Antonomasia, dan Epitet. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 66 diksi atau pemilihan kata pada lirik yang bermakna konotatif dan 22 diksi yang bermakna denotatif. Dalam hasil analisis gaya bahasa peneliti menemukan sebanyak 55 larik, yang terbagi ke dalam 8 gaya bahasa. Hasil akhir penelitian ini berupa pemanfaatan bahan ajar handout untuk pembelajaran unsur pembangun teks puisi.
BENTUK PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM PROGRAM KANAL YOUTUBE INDONESIA LAWYERS CLUB Novita sari; Roni Nugraha Syafroni; M. Januar Ibunu Adham
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i2.3527

Abstract

ABSTRACTLatar belakang dalam penelitian ini dengan melihat banyaknya masyarakat yang melakukan percakapan tidak sesuai dengan konteks, sehingga mitra tutur sulit untuk memahami maksud yang dibicarakan. Hal ini terjadi pada program Indonesia lawyers club. maka tersebut dapat dikatakan Pelanggaran Prinsip Kerja Sama. Fokus pada penelitian ini yaitu Menganalisis bentuk Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Program Indonesia Lawyers Club. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa banyak bentuk pelanggaran prinsip kerja sama yang terjadi didalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Aspek yang dianalisis yaitu tuturan yang diucapkan dalam lima episode program Indonesia lawyers club. Pelanggaran prinsip kerja sama ini berupa maksim. Hasi; penelitian ini terdapat 37 tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip kerja sama maksim. Diantaranya yaitu : maksim kuantitas sebanyak delapan belas data, maksim kualitas sebanyak 6 data, maksim relevansi sebanyak enam data, kemudian maksim pelaksanaan sebanyak 7 data. Jadi hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Program Indonesia Lawyers Club disetiap tuturannya terdapat tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip kerja sama yang meliputi 4 maksim.
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SUNGAI KAKAP Hariyadi Hariyadi Hariyadi; Muhammad Thamimi Thamimi Thamimi
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i2.4018

Abstract

Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa melalui pembelajaran online pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai Kakap. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai angket siswa dan hasil belajar siswa, data sekunder dalam penelitian ini adalah hasil wawancara yang diperoleh dari guru mata pelajaran dan hasil pengisian angket yang diisi oleh siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai Kakap dan guru bahasa Indonesia. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi teknik komunikasi langsung, komunikasi tidak langsung dan dokumentasi. Langkah-langkah analisisnya adalah sebagai berikut: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. (1). Penerapan pembelajaran online pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai Kakap sudah berjalan dengan baik, terlihat dari hasil perhitungan angket yang diberikan kepada siswa tentang pembelajaran online sebesar 82,50%. (2). Aktivitas belajar siswa melalui pembelajaran online pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai Kakap sudah berjalan cukup baik, hal ini terlihat dari hasil perhitungan angket yang diberikan kepada siswa tentang pembelajaran online sebesar 75,95%. (2) Upaya atau solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi aktivitas belajar siswa melalui pembelajaran online pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 3 Sungai Kakap adalah mencari solusi dengan menggunakan pembelajaran berbasis jaringan. Guru dituntut untuk inovatif dalam menggunakan model pembelajaran online.
Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKN 1 Singkawang Kalimanatan Barat Gunta Wirawan; Mirna Dwi Risnawati; Susan Neni Triani; Eti Sunarsih; Lili Yanti
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i2.3851

Abstract

Dalam pelaksanaan pembelajaran, ada beberapa komponen yang dapat menentukan keberhasilan proses pendidikan yang dilaksanakan. Komponen tersebut adalah kurikulum, guru, siswa, materi pembelajaran, dan strategi pembelajaran termasuk di dalamnya  metode dan media yang digunakan. Dalam penulisan ini, metode yang digunakan adalah deskriptif berbentuk kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil wawancara dengan dua orang guru Bahasa Indonesia SMKN 1 Singkawang, diketahui bahwa salah satu problematika pembelajaran adalah rendahnya minat siswa terhadap Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain paradigma siswa yang menganggap mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran tidak penting, bukan sebagai disiplin ilmu utama yang mesti mereka kuasai, sehingga cenderung diabaikan.
ALIH WAHANA CERITA LEGENDA BUAYA PUTIH CIREBON KE DALAM BENTUK BUKU ANAK Nurhannah Widianti; Aiditia Muara Padiarta; Heru Susanto; Abdul Mukhlis
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 5, No 2 (2022): VOLUME 5 NUMBER 2 DECEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v5i2.4091

Abstract

Tujuan penelitian ini, yakni mendeskripsikan proses alih wahana legenda Buaya Putih dalam bentuk lisan ke dalam bentuk tulis (buku anak). Metode yang digunakan, yaitu deskriptif kualitatif. Sementara itu, teori alih wahana ekranisasi Sapardi Djoko Damono berfungsi untuk landasan melakukan proses alih wahana. Sumber data penelitian ini adalah legenda “Buaya Putih Cirebon” yang disampaikan langsung oleh Akbarudin Sucipto selaku budayawan Cirebon. Data penelitian berupa penggalan tuturan yang disampaikan narasumber tersebut. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur dan dokumentasi berupa foto serta rekaman. Data dianalisis dengan tahapan pengumpulan data lapangan, verifikasi data melalui klarifikasi berdasarkan kategori tertentu, interpretasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga aspek yang dilakukan penulis dalam proses alihwahana, yakni (1) pengurangan yang berjumlah satu kali. Peneliti tidak mencantumkan keterangan waktu seperti hal yang disebutkan oleh narasumber sebagai pembuka cerita, (2) penambahan alur cerita dilakukan sebanyak enam kali yang tujuannya untuk memperjelas konteks, (3) perubahan variasi dilakukan sebanyak sembilan kali. Perubahan tersebut mencakup perubahan nama tempat, nama tokoh, diksi, dan kalimat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7